• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pendidikan kesetaraan

N/A
N/A
ahmad rojikin

Academic year: 2023

Membagikan "Pendidikan kesetaraan "

Copied!
71
0
0

Teks penuh

14 KURIKULUM PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET B PENDIDIKAN PANSACIL DAN KEWARGANEGARAAN PPKN 15 KONTEKSTUALISASI KOMPETENSI ESENSIAL DAN KOMPETENSI ESENSIAL. 16 KURIKULUM PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET B PENDIDIKAN PANSACIL DAN KEWARGANEGARAAN PPKN 17 KONTEKSTUALISASI KOMPETENSI ESENSIAL DAN KOMPETENSI ESENSIAL.

KONTEKSTUALISASI KURIKULUM 2013 PENDIDIKAN KESETARAAN

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Jenjang : Paket B Setara SMP/MTS

Rasional

22 PAKET KURIKULUM PENDIDIKAN INDONESIA BARABAR 23 dengan lancar dan percaya diri selama belajar di sekolah dan sepanjang hidup. Pencapaian kompetensi di atas hendaknya dijadikan acuan dalam pembelajaran mata pelajaran bahasa Indonesia pada Paket Pendidikan Setara B setara SMP.

Tujuan

Mengingat tujuan pendidikan kesetaraan lebih berorientasi pada pemberdayaan dan kemampuan menyikapi permasalahan serta meningkatkan kecakapan hidup, maka selain dilakukan dari segi pengetahuan, kontekstualisasi juga harus dilakukan dari segi sikap dan keterampilan. Meskipun ketiga aspek tersebut telah dikontekstualisasikan, namun standar kompetensi dan mutu lulusan tetap harus setara dan mengacu pada standar kompetensi dan mutu lulusan yang terdapat pada pendidikan formal.

Ruang Lingkup

Menelaah penyajian dan pola bahasa teks, slogan, atau poster iklan (yang membuat orang bangga dan berkesan) dari berbagai sumber yang dibaca dan didengar.

Mata Pelajaran : Matematika Jenjang : Paket B Setara SMP/MTS

Memahami konsep matematika, algoritma, operasi atau prosedur dan strategi secara fleksibel, akurat, efisien, efektif dan tepat dalam kehidupan atau dalam memecahkan masalah sehari-hari. Penggunaan bilangan bulat, pecahan, pangkat dan akar, pola bilangan, barisan dan deret dalam menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Pemanfaatan himpunan, ekspresi aljabar, relasi dan fungsi, persamaan, aritmatika sosial, persamaan linier dan pertidaksamaan satu variabel, sistem persamaan linier dua variabel, persamaan garis lurus, persamaan kuadrat dan fungsi dalam menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari.

Mengolah, menyajikan dan menafsirkan data serta menggunakan pilihan (empiris dan teoritis) untuk memecahkan masalah sehari-hari D.

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Jenjang : Paket B Setara SMP/MTS

Ruang lingkup

Penyelenggaraan pendidikan yang setara menghadapi tantangan objektif, sehingga perlu memanfaatkan potensi sumber daya manusia, sumber daya alam, dan pengembangan masyarakat untuk meningkatkan daya saing negara. Mata pelajaran IPA paket B pada pendidikan setara memuat materi yang sesuai dengan pendidikan formal sehingga kompetensi yang dicapai setara dengan mutu lulusan pendidikan formal. Mengingat permasalahan dan tantangan khusus yang dihadapi pendidikan untuk kesetaraan, maka kontekstualisasi aspek pembelajaran perlu dilakukan.

Ruang lingkup mata pelajaran IPA Paket B menekankan pada pengamatan fenomena alam dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Meliputi objek ilmu pengetahuan, klasifikasi makhluk hidup, organisasi kehidupan, energi dalam kehidupan, interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya, pencemaran lingkungan, pemanasan global, sistem pergerakan manusia, struktur tumbuhan, sistem pencernaan, sistem ekskresi, sistem reproduksi, keturunan dan perkembangan populasi.

Kontekstualisasi Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum Pendidikan Kesetaraan

Ini mencakup ciri-ciri materi; sifat material; bahan kimia; unsur, senyawa dan campuran; pemisahan campuran; perubahan fisika dan perubahan kimia;. Meliputi energi, suhu, regangan dan panas, gerak lurus, gaya dan hukum Newton, bidang sederhana, tekanan fluida, getaran, gelombang dan suara, perangkat cahaya dan optik, listrik statis dan dinamis, magnet dan induksi elektromagnetik. 52 KURIKULUM PENDIDIKAN SETARA PAKET B ILMU 53 (gotong royong, kerjasama, toleransi, damai), santun, responsive dan proaktif.

Setara Kelas IX

Pengolahan, penyajian, dan penalaran dalam ranah konkrit (penggunaan, penguraian, komposisi, modifikasi, dan kreasi) dan ranah abstrak (menulis, membaca, berhitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang diajarkan di sekolah dan sumber lain yang sejenis. .syn/theory 3.1 Sistem koneksi.

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Jenjang : Paket B Setara SMP/MTS

Kontekstualisasi Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum IPS Pendidikan Kesetaraan Program Paket B Setara SMP

Kontekstualisasi kompetensi kurikuler dilaksanakan sesuai dengan tantangan pemerataan pendidikan tanpa mengubah atau menurunkan standar mutu atau kompetensi lulusan yang ingin dicapai pada pendidikan formal. Prinsip-prinsip yang digunakan dalam kontekstualisasi disesuaikan dengan permasalahan, tantangan, kebutuhan dan karakteristik pendidikan kesetaraan, yaitu: (1) memastikan kompetensi dasar pendidikan kesetaraan setara dengan kompetensi dasar pendidikan formal; (2) rumusan atau uraian kompetensi yang lebih operasional; dan (3) memberikan penekanan khusus pada pembentukan kompetensi mengenai aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap, agar dapat tercapai sesuai kebutuhan yang diharapkan, sehingga pendidikan kesetaraan dapat berfungsi sebagai pendidikan alternatif dalam memecahkan permasalahan, serta futuristik dalam meningkatkan mutu dan pengembangan pendidikan. Kompetensi inti sikap spiritual yang harus dimiliki peserta didik adalah “Memahami dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya”, kompetensi inti sikap sosial yaitu peserta didik.

Kedua kompetensi tersebut dicapai dan dibangun melalui proses pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu melalui keteladanan, kebiasaan dan budaya pada satuan pendidikan dan masyarakat, dengan memperhatikan ciri pemerataan pendidikan, mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya terhadap ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya; berkaitan dengan fenomena dan kejadian yang terlihat oleh mata. 66 KURIKULUM PAKET PENDIDIKAN SETARA B ILMU SOSIAL 67 kebiasaan dan budaya pada satuan pendidikan dan masyarakat dengan.

Mata Pelajaran : Bahasa Inggris Jenjang : Paket B Setara SMP/MTS

Pencapaian kompetensi tersebut hendaknya dijadikan acuan dalam pengajaran mata pelajaran Bahasa Inggris pada Pendidikan Paket B setara SMP. Tujuan mata pelajaran Bahasa Inggris Paket B dan Paket C sama, yaitu mengembangkan potensi siswa agar memiliki kompetensi komunikatif dalam wacana interpersonal, transaksional, dan fungsional. Kontekstualisasi dilakukan dalam ranah pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang sesuai dengan permasalahan, tantangan, karakteristik, dan kebutuhan yang dihadapi pendidikan pemerataan yang berorientasi pada pemberdayaan.

Bahasa Inggris juga memungkinkan siswa untuk mulai mengenali nilai-nilai luhur dan karakter positif yang berkembang di berbagai bangsa, belajar menghargainya bahkan mencoba menirunya. Tidak dapat dipungkiri bahwa bahasa Inggris juga membiarkan berbagai hal negatif masuk ke dalam bangsa ini. Penguasaan bahasa Inggris juga disebut-sebut menjadi kunci pembelajaran agar dapat memperoleh wawasan seluas-luasnya dalam mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi siswa.

Setara Kelas VII dan VIII

Menerapkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis ketika memberi dan meminta informasi mengenai maksud, tujuan, dan persetujuan untuk melakukan suatu tindakan/kegiatan, tergantung konteks penggunaannya. Menyusun teks interaksi transaksional lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang memberikan dan meminta informasi tentang maksud, tujuan, persetujuan untuk melakukan suatu tindakan/kegiatan, memperhatikan fungsi sosial, struktur teks dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai dengan konteksnya. . Menerapkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis ketika memberi dan meminta informasi mengenai situasi/tindakan/kegiatan.

Menangkap makna kontekstual terkait fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks khusus berbentuk iklan, pendek dan. Penerapan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis dalam memberi dan meminta informasi terkait situasi/tindakan/kegiatan/. Menangkap makna kontekstual terkait fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks narasi baik lisan maupun tulis, sangat pendek dan sederhana, berkaitan dengan dongeng.

Mata Pelajaran : Seni Budaya Jenjang : Paket B Setara SMP/MTS

Dari sisi pengetahuan, kontekstualisasi juga harus dilakukan dari sisi sikap dan keterampilan. Mata pelajaran Seni Budaya bertujuan untuk mengembangkan kepekaan estetika dan seni, sikap kritis, apresiatif dan kreatif pada setiap peserta didik secara keseluruhan. Mata pelajaran seni budaya pada pendidikan setara dalam hal ini memuat materi yang sesuai dengan pendidikan formal, sehingga kompetensi yang dicapai setara dengan mutu lulusan yang dihasilkan pendidikan formal.

Pencapaian kompetensi di atas hendaknya dijadikan acuan dalam pengajaran mata pelajaran Seni Budaya pada Pendidikan Setara Paket B setara SMP. 88 PAKET B SENI DAN BUDAYA KURIKULUM PENDIDIKAN SETARA 89 alternatif pemecahan masalah sekaligus futuristik dalam peningkatan mutu dan pengembangan pendidikan. Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap diwujudkan pada saat proses pembelajaran agar terjadi harmonisasi dengan kehidupan peserta didik sehari-hari dan dapat dijadikan bahan pertimbangan pendidik dalam pengembangan karakter peserta didik selanjutnya. Kontekstualisasi kompetensi inti dan kompetensi inti dirumuskan sebagai berikut pada tabel di bawah ini.

Mata Pelajaran : Pendidikan Olahraga dan Rekreasi Jenjang : Paket B Setara SMP/MTS

Pencapaian kompetensi di atas hendaknya dijadikan acuan dalam pengajaran mata pelajaran Pendidikan Olahraga dan Rekreasi pada Pendidikan Setara Paket B, setara SMP. Mata pelajaran olah raga dan hiburan pada pendidikan setara dalam hal ini memuat materi yang setara dengan pendidikan formal, yaitu pengembangan kurikulum. Kontekstualisasi kompetensi kurikulum dilakukan sesuai dengan tantangan pemerataan pendidikan tanpa mengubah atau menurunkan standar mutu atau kompetensi lulusan yang ingin dicapai seperti yang terdapat pada pendidikan formal.

108 KURIKULUM PENDIDIKAN SETARA PAKET B PENDIDIKAN OLAHRAGA DAN REKREASI 109 Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan pada saat proses pembelajaran agar terjadi harmonisasi dengan kehidupan peserta didik sehari-hari, dan dapat dijadikan bahan pertimbangan pendidik dalam pengembangannya. karakter siswa lebih lanjut Kontekstualisasi kompetensi inti dan kompetensi dasar dirumuskan seperti pada tabel berikut. Kedua kompetensi tersebut dicapai dan dibangun melalui proses pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan dan budaya pada satuan pendidikan dan masyarakat dengan memperhatikan ciri-ciri pendidikan kesetaraan, mata pelajaran, serta kebutuhan dan keadaan. siswa. 110 PAKET KURIKULUM PENDIDIKAN SETARA B PENDIDIKAN OLAHRAGA DAN REKREASI 111 yang menarik bagi guru, namun menarik bagi siswa agar siswa tidak terpaksa melakukannya dan PJOK menjadi hama bagi siswa).

Mata Pelajaran : Prakarya Jenjang : Paket B Setara SMP/MTS

  • Tujuan material
  • Tujuan formal
  • Rekayasa
  • Budidaya
  • Pengolahan

114 PAKET KURIKULUM PENDIDIKAN SAMA B SENI, BUDAYA DAN KERJA 115 kemampuan menjawab permasalahan dan meningkatkan keterampilan atau kemampuan dalam hidup, maka selain dilakukan pada aspek pengetahuan, kontekstualisasi juga harus dilakukan pada aspek sikap dan keterampilan. Konkritnya, mata pelajaran kriya diajarkan untuk mencapai tujuan materi dan tujuan formal sebagai berikut. Landasan pembelajaran berbasis budaya pada mata pelajaran Kriya diharapkan dapat mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal dan nilai ‘identitas diri’, sehingga timbul semangat kemandirian, kewirausahaan dan sekaligus kemauan melestarikan potensi dan nilai-nilai kearifan lokal semakin berkembang.

Tercapainya kompetensi atau visi mata pelajaran Prakarya di atas harus dijadikan acuan dalam pembelajaran mata pelajaran Prakarya pada Pendidikan Setara Paket B setara SMP. Mata pelajaran kejuruan pada pendidikan kesetaraan dalam hal ini memuat materi sesuai dengan yang terkandung dalam pendidikan formal, sehingga tercapai kompetensi yang setara dengan mutu lulusan yang dihasilkan pendidikan formal. Penataan muatan mata pelajaran Kerajinan disusun mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta berbasis pada budaya/kearifan lokal sehingga tumbuh semangat kemandirian, kewirausahaan sekaligus kemauan untuk melestarikan potensi dan nilai-nilai kearifan lokal.

Setara Kelas VII dan VIII KERAJINAN

Mengolah, menyajikan, dan menalar dalam ranah konkrit (menggunakan, menganalisis, menyusun, memodifikasi, dan mencipta) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang diajarkan di sekolah dan sumber lain yang sejenis. sudut pandang/teori 3.1 Menjelaskan pengertian, jenis-jenis,.

Referensi

Dokumen terkait

Pelaksanaan pendidikan kesetaraan gender dalam pelajaran PPKn di SMK Negeri 8 Surakarta sudah melaksanakan kesetaraan akses melalui penugasan serta tanya jawab, kesetaraan

pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) berdasarkan kurikulum 2013 di kelas X SMA Negeri 2 Karanganyar tahun pelajaran 2013/2014 dan untuk

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) berdasarkan kurikulum 2013 di kelas X SMA

PENDIDIKAN PANCASILA DAN

SYARIFUDIN A RAHMAN Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) SMKN 1 Tanjung Kab.. FADLI Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) SMP NEGERI SATAP

Penelitian ini menunjukkan ada pengaruh pelaksanaan program perbaikan dan pengayaan terhadap prestasi belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan siswa kelas IX

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) berdasarkan kurikulum 2013 di kelas X

Dokumen ini berisi tentang konten mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk kelas VIII semester 2 dengan kurikulum