• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penentuan Lot Produksi dan Pemesanan Optimal (EQO, EMQ)

N/A
N/A
Dzikri Faozi

Academic year: 2024

Membagikan " Penentuan Lot Produksi dan Pemesanan Optimal (EQO, EMQ)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

1. Model Economic Production Quantity (EPQ) atau Economic Manufacturing Quantity (EMQ) digunakan ketika terdapat situasi di mana barang-barang diproduksi secara internal dalam suatu pabrik atau fasilitas produksi. Sedangkan model Economic Order Quantity (EOQ) digunakan ketika barang-barang dibeli dari pemasok eksternal.

2. Asumsi utama yang berbeda antara model EOQ dan EPQ adalah:

- EOQ mengasumsikan bahwa barang diterima sekaligus dalam satu pengiriman.

- EPQ mengasumsikan bahwa produksi dilakukan secara bertahap dengan laju produksi konstan.

3. Jika casing handphone dibeli dari supplier dengan demand deterministik 1000 pcs/bulan, ongkos simpan $24/unit/tahun, ongkos set up $200 per pesanan, dan pesanan dapat diterima sekaligus, maka:

- Ukuran lot ekonomis (EOQ) = √(2 x 1000 x 200) / 24 = 183 pcs

- Total ongkos persediaan = (1000 x 15.000) + (1000/183 x 200) + (183/2 x 24) = Rp.

15.273.072

4. Jika casing handphone dibuat di dalam pabrik dengan demand deterministik 1000 pcs/bulan, ongkos simpan $24/unit/tahun, ongkos set up $200 per produksi, dan produksi dilakukan bertahap dengan kecepatan 100 pc/hari, maka:

- Ukuran lot ekonomis (EPQ) = √((2 x 1000 x 200) / (24 + (200 / 10))) = 447 pcs

- Total ongkos persediaan = (1000 x 15.000) + (1000/447 x 200) + (447/2 x 24) = Rp.

15.134.496

5. Jika casing handphone dibeli dari supplier dengan demand stokastik rata-rata 850

pcs/bulan dan varians 24 pcs/bulan, ongkos simpan $24/unit/tahun, ongkos set up $200 per pesanan, dan pesanan dapat diterima sekaligus, maka:

- Ukuran lot ekonomis (EOQ) dengan permintaan stokastik dihitung dengan formula yang sama seperti pada kasus deterministik, tetapi dengan menggunakan rata-rata permintaan.

- EOQ = √(2 x 850 x 200) / 24 = 173 pcs

- Total ongkos persediaan = (850 x 15.000) + (850/173 x 200) + (173/2 x 24) + (Safety Stock x Ongkos Simpan)

Untuk mengatasi fluktuasi permintaan jika ukuran lot ditetapkan dengan pendekatan deterministik, perlu ditetapkan safety stock (persediaan pengaman) untuk mengantisipasi kekurangan persediaan akibat permintaan yang lebih tinggi dari rata-rata.

6. Jika casing handphone dibeli dari supplier dengan demand stokastik rata-rata 850

pcs/bulan dan varians 24 pcs/bulan, ongkos simpan $24/unit/tahun, ongkos set up $200 per pesanan, dan pesanan diterima bertahap dengan kecepatan 100 pc/hari, maka:

- Ukuran lot ekonomis (EPQ) dengan permintaan stokastik dihitung dengan formula yang sama seperti pada kasus deterministik, tetapi dengan menggunakan rata-rata permintaan.

- EPQ = √((2 x 850 x 200) / (24 + (200 / 10))) = 419 pcs

- Total ongkos persediaan = (850 x 15.000) + (850/419 x 200) + (419/2 x 24) + (Safety Stock x Ongkos Simpan)

Untuk mengatasi fluktuasi permintaan jika ukuran lot ditetapkan dengan pendekatan

(2)

deterministik, perlu ditetapkan safety stock (persediaan pengaman) untuk mengantisipasi kekurangan persediaan akibat permintaan yang lebih tinggi dari rata-rata.

Referensi

Dokumen terkait

Dengan model dasar EOQ, model tersebut diharapkan mampu mengurangi frekuensi pemesanan untuk meminimasi biaya pemesanan dan mengoptimalkan kuantitas pembelian.. Dari model

Hasil pencarian solusi menggunakan algoritma Wagner Within (WW) dengan batasan kapasitas gudang mendapatkan total biaya persediaan minimum sebesar 24.100 dengan pemesanan

Model persediaan dengan permintaan sebagai tipe ramp fungsi waktu yang sensitif terhadap harga menghasilkan algoritma untuk menentukan total keuntungan optimal produk musiman

 Dalam penentuan persediaan yang optimal dapat digunakan model kuantitas pemesanan yang ekonomis : Economic Ordering Quantity Model = EOQ.  EOQ adalah Kuantitas persediaan

Economic Order Quantity (EOQ) adalah teknik untuk melakukan pengadaan persediaan stok dalam suatu perusahaan yang menentukan jumlah efektif untuk setiap pemesanan stok dengan

Dari hasil analisis teknik pemesanan material ( lotting ) pekerjaan beton menunjukkan bahwa kuantitas pemesanan yang optimal dengan total biaya persediaan minimum pada

Dari hasil analisis teknik pemesanan material (lotting) pekerjaan beton menunjukkan bahwa kuantitas pemesanan yang optimal dengan total biaya persediaan minimum pada

Makalah ini membahas mengenai penentuan ukuran lot produksi yang mempergunakan model persediaan terintegrasi, dengan total ongkos persediaan melibatkan sistem persediaan