• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENERAPAN METODE EXTREME PROGRAMMING PADA PENYEWAAN ALAT OUTDOOR BERBASIS WEB (STUDI KASUS CAMP OUTDOOR) - Teknokrat Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PENERAPAN METODE EXTREME PROGRAMMING PADA PENYEWAAN ALAT OUTDOOR BERBASIS WEB (STUDI KASUS CAMP OUTDOOR) - Teknokrat Repository"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dari sisi lain penyewaanNadalah sebuahNpersetujuan yang dimana transaksi pembayaranNdilakukan atas penggunaanNsuatu barang secara sementara oleh orangNlain. Munculnya ide-ide bisnis baru yang membuka peluang usaha bagi para penggemar mendaki gunung atau kegiatan di alam terbuka salah satunya adalah bisnis penyewaan alat camping/alat mendaki gunung. Para pelaku usaha membuat solusi baru bagi masyarakat yang tidak mempunyai alat-alat camping yang lengkap. (Muhammad Rizki Anzar, 2021)

Camp outdoor adalahNsebuah Usaha Mikro KecilNdan Menengah (UMKM) yang bergerak dibidang jasa penyewaan alat outdoor di Kabupaten Pringsewu. Unit usaha ini sudah berdiri 2 tahun lalu. Jumlah alat yang disediakan di Camp outdoor untuk penyewaan yaitu 60 alat yang terbagi dalam beberapa jenis contohnya tenda camping kapasitas 4 orang, tenda camping kapasitas 2 orang, tas ransel, kompor, matras dll. Di setiap minggunya mereka dapat mengeluarkan kurang lebih 50 alat dari beberapa jenis alat tersebut. Tetapi semua sistem penyewaan masih meggunakan proses manual tanpa sistem yang terkomputerisasi. Kurangnya penggunaan teknologi informasi dalam proses pemesanan sewa alat dan pengolahan data penyewaan. Hal tersebut menjadi kendala bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Camp outdoor dalam melakukan sistem penyewaannya. Oleh karena itu sangat dibutuhkan sistem yang terkomputerisasi dan sistematis sehingga dapat mempermudah pemilik dan penyewa dalam proses pemesanan sewa alat dan pencatatan penyewaan alat outdoor serta mempercepat pencarian stok alat yang tersedia bagi customer.

(2)

2 Dengan kemajuan teknologi yang pesat saat ini, dan atas kebutuhan pemilik untuk sistem penyewaan dan penyampaian informasi mengenai proses usahanya, maka sangat dibutuhkan sistem informasi penyewaan alat outdoor berbasis web yang diharapkan mampuNmenyampaikan dan mengolahNinformasi secara cepat sehinggaNproses bisnis penyewaan dapat berjalan dengan baik dan lancar serta memberikan keuntungan bagi pemilik usaha ini. Selain ituNdengan adanya sistemNinformasi penyewaan alat outdoor ini pemilik/admin tidak perlu harus mengecek alat yang masih tersedia karena sudah di buatkan dalam sistem mengenai ketersediaan stok alat yang masih tersedia, dan tidak perlu untuk menulis transaksi dalam penyewaan secara manual karena di dalam sistem tersebut sudah di lengkapi dengan proses pencatatan transaksi penyewaan. Bagi customer sangat memudahkan mereka saat akan memesan alat karena mereka

dapat melihat informasi mengenai stok yang masih tersedia apa saja, Sistem ini tentunya diharapkan dapat memberikan manfaat dan kemudahan bagi pihak penyedia jasa penyewaan alatNoutdoor dalam melakukan usahanya.

1.1.1 Rumusan Masalah

Dalam rumusan masalah penulis mengambil rumusanNmasalah berdasarkan latarNbelakang diatasNNyaitu “ Bagaimana dapatNNmembangun sistem informasi penyewaan alat outdoor berbasis web di Camp outdoor yang dapat mempermudah pekerjaan pemilik dalam menjalankan usahanya? “

1.1.2 Batasan Masalah

Berikut ini beberapa batasan masalah dalam penelitian ini, yaitu :

1.

Sistem informasi berbasis web yang dibangun hanya digunakan pada lingkup pemilik dan customer.

(3)

3

2.

Sistem Informasi ini hanya dapat memesan alat tidak dapat melakukan pembayaran lewat sistem ini.

3.

Sistem informasi yang dibuat tidak dapat membahasNkerusakan dan kehilangan barang yang dipinjam.

4.

Penelitian ini tidak membahas pengkodean secara detail.

1.1.3 Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari penelitian yang dilakukan penulis yaitu untuk membangun sebuah sistem informasi penyewaan alat outdoor berbasis web yang dapat mempermudah pekerjaan pemilik UMKM dalam pengelolaan usahanya dan mempermudah dalam pencatatan transaksi, pembuatan laporan secara cepat, dan mempermudah customer untuk memesan barang atau mengecek barang yang tersedia.

1.1.4 Manfaat Penelitian

Berikut ini manfaat dari penelitian adalah sebagai berikut :

1. Bagi penulis penelitian ini dapat menguji kemampuan penulis dalam menerapkan ilmu yang sudah ditempuh selama kuliah di jenjang S1 Sistem Informasi di Universitas Teknokrat Indonesia.

2. Bagi pemilik Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dapat mempermudah dalam melakukan usahanya.

3. Bagi bidang keilmiahan sebagai referensi bagi peneliti selanjutnya khususnya dalam bidang yang sama nantinya, serta menambah pengetahuannbaginpembaca.

(4)

4 1.1.5 Keaslian Penelitian

Tabel 1.1 Tabel matrik literatur & posisi penelitian

No Judul Penulis dan

tahun General Ide Hasil Kekurangan Perbandingan

1 Sistem informasi penyewaan alat outdoor berbasis web (Studi kasus : ex adventure solo).

Hariya Gusti Setia Pambudi, 2021

Dapat

mengoptimalkan pemanfaatan sistem informasi di bidang

penyewaan alat outdoor.

SistemNinformasiNpenyewaan alat outdoorNini telahNselesai dibuat denganNtujuan

menyediakanNinformasi terkait penyewaan alatNoutdoor dan mempemudahNadminNdalam mangelolaNtransaksi penyewaan.

Dalam sistem tidak dapat mencetak laporan transaksi hanya dapat mencatat transaksi.

Metode yang di gunakan waterfall, sistem informasi yang masih ada kekurangan di pencetakan laporan transaksi.

2 Sistem informasi penyewaan alat outdoor di rinjani adventure.

Pradina Muharditya, 2020

memudahkan proses

penyewaan alat outdoor serta mempercepat pencarian data pelanggan.

HasilNimplementasiNaplikasi sistemNinformasiNpenyewaan dapatN menghendel aktivitas yang diusulkan pada

RinjaniNNNAdventureNNdapat mengoptimalkanNN aktivitas pendataanNNdaftarNNbarang, persediaan stokNmaupun proses penyewaan NalatNoutdoor sehingga permasalahanNyang dihadapiNdapatNteratasi dngan baik,

Dalam penelitian ini sistem yang di buat masih ada kekurangan tidak ada Validasi Ketika barang di pesan.

Metode yang di gunakan waterfall, sistem informasi yang di buat tidak terdapat Validasi pemesanan barang.

(5)

5 3 Sistem Informasi

Penyewaan Alat Camping

Berbasis Web Di Elbrus Outdoor.

Ashari Salam, 2020

Memudah pemilik untuk mengontrol proses penyewaan barang yang sedang di sewa oleh pelanggan.

Dengan di buatnya sistem informasi jasa penyewaan ini memberikan kemudahan bagi karyawan dalam mengontrol proses pencatatn di elbrus outdoor. Dengan dibuatnya system ini pelanggan dengan mudah untuk melihat barang yang tersedia, tanpa harus datang ke tempat penyewaan elbrus outdoor.

Kekurangan pada penelitian ini adalah tidak ada perulangan Ketika

stokbarang yang sedang di sewakan dan di kembalikan.

Sistem yang di rancang terdapat laporan transaksi penyewaan, terdapat

perulangan Ketika barang di sewa dan di

kembalikan.

4 Sistem informasi penyewaan alat outdoor berbasis web di shelter outdoor.

Denni faiq amrullah, 2020

Membuat sistem informasi

penyewaan alat outdoor di shelter outdoor yang meliputi pengelolaan dan pelaporan data.

Sistem informasiNpenyewaan alatNoutdoorNyang

dikembangkanNdapat mempermudahNUser penyewaanNalatNoutdoor dalamNmelakukanNtransaksi pemesananNsewaNalatNoutdoor.

SistemNdapatNmenampilkan laporanNpenyewaanNalatNdalam bentukNgrafikNyangNdapat digunakanNsebagaiNacuan menambahNjumlahNstokNalat yang paling sering disewa dan

Penelitian yang di buat terdapat kekurangan sistem yang tidak ada Validasi ketika customer memesan alat melalui web.

Penelitian yang di buat

menggunakan metode waterfall Activity Diagram yang kurang lengkap dalam proses

penyampaian alur kerja sistem, dalam sistem tidak ada proses

Validasi

(6)

6 mengurangi jumlah stok alat

yang jarang disewa.

pemesanan barang.

5 Rancang

bangunNaplikasi sistemninformasi penyewaannalat outdoorndimitri berbasisnandroid.

Muh. Ihsan, 2020

Untuk

memberikanN kontribusiN kepada masyarakat di bidang sistem informasi.

Dengan’adanya’aplikasi

penyewaan’alat’outdoor’berbasis android’ini’konsumen’dapat mengetahui’informasi’barang yang akan dipinjam’dan’dapat melakukan’booking’barang melalui’aplikasi’tanpa’harus datang ke’tempat’penyewaan.

Dalam proses pencatatan

penyewaan ketika customer

menyewa lebih dari satu barang masih di catat satu persatu alat yang di sewa bukan

keseluruhan alat yang di sewa oleh cutomer.

Pencatatan transaksi lebih sepraktis mungkin karena barang ketika sudah di sewa sudah terinput secara otomatis ke laporan penyewaan.

(7)

7 1.2 Metedologi Penelitian

Dalam tahap ini penulis mengunakan beberapa tahapan dalam penelitian ini untuk mendukung berjalannya penelitian ini agar menghasilkan karya ilmiah yang relevan.

1.2.1 Metode Penelitian

Metode pengembangan sistem informasi yang digunakan pada penelitian ini adalah metode extreme programming, metode pengembangan perangkat lunak yang ringan dan lebih cenderung pengembangan yang lebih responsif terhadap kebutuhan pengguna.

1.2.2 Metode Pengumpulan Data

Penulis melakukan pengumpulan data kebutuhan penelitian ini terdapat beberapa tahap, di bawah ini proses pengumpulan data penelitian ini :

1. Pengamatan 2. Wawancara.

3. Dokumentasi.

4. Studi pustaka.

Referensi

Dokumen terkait

The agreement itself under Article 1313 of the Civil Code/ BW is “an act by which one or more persons commit themselves to one or more others.”Employment Agreement under Article 14 of

Tujuan Penelitian Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangun sebuah aplikasi pengelolaan rumah kost dengan berbasis web yang dapat berjalan dengan baik dan dapat