Ada dua permasalahan yang diteliti dalam skripsi ini, yaitu (1) bagaimana pemanfaatan smartphone sebagai penunjang pembelajaran pada masa Covid-19 di MI Plus Nur Rahma Kota Bengkulu, (2) apa bentuk kerjasama orang tua dan guru dalam pengajaran penggunaan smartphone yang dimiliki. oleh siswa pada masa covid-19 di MI Plus Nur Rahma Kota Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui apa saja yang digunakan siswa ketika menggunakan smartphone pada masa covid-19 di MI Plus Nur Rahma Kota Bengkulu, (2) menganalisis bentuk-bentuk kerjasama antara orang tua dan guru pada saat penggunaan smartphone oleh siswa pada masa COVID-19. Periode 19.19 di MI Plus Nur Rahma Kota Bengkulu. Dengan adanya penggunaan smartphone di luar dunia pendidikan maka diperlukan kerjasama antara orang tua dan guru yaitu komunikasi yang intensif baik dari orang tua maupun guru dalam memberikan perhatian kepada siswa ketika menggunakan smartphone.
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya. Penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul: Memanfaatkan Partisipasi Orang Tua-Guru dalam Penggunaan Smartphone di Era Covid-19 di MI Plus Nur Rahma Kota Bengkulu.
PENDAHULUAN
Batasan Masalah
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Kegunaan Penelitian
Diharapkan penelitian ini dapat memberikan sumbangan pemikiran bagi dunia pendidikan khususnya mengenai implementasi kolaborasi orang tua-guru dalam penggunaan smartphone. Kerja sama orang tua dan guru dalam pembelajaran sangatlah penting, terutama dalam mencapai tujuan pendidikan. Aktifitas belajar siswa salah satunya dipengaruhi oleh pola hubungan kerjasama antara orang tua dan guru.
18 Syarif Hidayat, Pengaruh Kerja Sama Orang Tua dan Guru Terhadap Disiplin Siswa di Sekolah, Jurnal Ilmiah Widya, Vo.
Pola Kerjasama Orangtua dan Guru
Mesosistem mencakup hubungan antar mikrosistem seperti orang tua dan guru yang saling berinteraksi dalam sistem sekolah, keluarga dengan teman sebaya, dan sekolah dengan rumah ibadah. Berdasarkan kelima sistem lingkungan di atas, dapat dipahami bahwa perkembangan seorang anak sebenarnya dipengaruhi oleh serangkaian interaksi dalam keluarga, sekolah, masyarakat, sekolah dan orang tua, sekolah dan masyarakat, serta masyarakat dan orang tua. Oleh karena itu, tumbuh kembang anak tidak lepas dari hubungan antara sekolah dan orang tua yang termasuk dalam lingkungan mesosistem.
Dengan latar belakang tersebut dapat dikemukakan betapa pentingnya keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak sebagai pihak yang berinteraksi langsung dalam lingkungan mesosistem. Terlepas dari teori ekologi di atas, orang tua dalam keluarga harus dan berkewajiban untuk memperhatikan dan mendidik anak-anaknya.
Kerjasama Orang Tua Dan Guru
Orang tua menginginkan pasangan28 yang membantu mendidik anaknya dengan menyekolahkan anaknya. Untuk mewujudkan kerjasama tersebut tentunya banyak cara yang bisa dilakukan, misalnya: pertemuan orang tua, kunjungan rumah guru, konsultasi antara guru dengan orang tua dan lain sebagainya. Demikian pula tugas pendidik tidak boleh mengabaikan pentingnya gotong royong antara orang tua dan guru demi kemaslahatan anak dan juga cita-citanya.
Berdasarkan uraian di atas, dengan adanya kerjasama ini orang tua dapat memperoleh ilmu dan pengalaman dari guru dalam mendidik anaknya. Sebab sekolah atau guru tidak hanya sekedar mengajar tetapi juga berusaha membentuk kepribadian anak agar menjadi anak yang berkarakter baik. 28 Nur Khosiah, Kerjasama Orang Tua dan Guru dalam Pembentukan Kepribadian Anak Islami dalam Raudlotul Atfal, Jurnal Pendidikan Anak, Vol.
Menurut Hanim, pengguna alat komunikasi ini sudah mulai beragam, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Karena semakin mudahnya akses yang dimiliki smartphone saat ini, bahkan anak-anak pun terkadang melampaui batas wajar penggunaan dan menimbulkan dampak negatif. Anak-anak mungkin membuka konten yang tidak sesuai usia, sehingga dapat mengarah pada perilaku yang tidak sesuai usia.
Menurut Putra dan Rahmawati, di Indonesia, smartphone sendiri kini banyak digunakan oleh anak-anak yang kurang bersosialisasi. 29 Oktaviany Setyowati, Implementasi proses desain interaksi pada telepon seluler untuk anak berbasis Arduino Nano, Jurnal Perkembangan Teknologi dan Ilmu Komputer, Vol.
Pemanfaatan Smartphone
Hampir semua orang di dunia menggunakan alat canggih ini, mulai dari wanita, pria, orang tua, orang dewasa, hingga anak-anak yang tidak sempat menggunakan smartphone. Perkembangan teknologi terkini, termasuk mesin cetak, telepon, dan Internet, telah mengurangi hambatan fisik terhadap komunikasi dan memungkinkan orang berkomunikasi secara bebas dalam skala global. Andrografi, smartphone atau telepon seluler telah bertransformasi sedemikian luas sehingga tidak lagi menjadi alat komunikasi saja, namun menjadi bagian dari gaya hidup dimana smartphone digunakan untuk mendedikasikan momen atau dapat digunakan untuk bermain game online yang kini banyak dilakukan oleh anak-anak, baik SD maupun SD. sekolah menengah atas. sekolah menengah atas.
31 Tri Suhardi, Ayah dan Ibu Atasi Kecanduan pada Anak, Sleman: Syalmhat Publihing, 2017), h. 32 Enda Permata Sari, Kerjasama Orang Tua dan Guru MI Hijriyah IV Palembang dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Smartphone, Vol. Ponsel Android memiliki fitur-fitur canggih dan didukung jutaan aplikasi yang dapat membantu dalam melakukan berbagai tugas manusia sehari-hari yang saat ini banyak dilakukan melalui perangkat elektronik. Smartphone Android mendukung banyak aplikasi media sosial yang memudahkan masyarakat untuk berkomunikasi satu sama lain meski berjauhan.
Biasanya waktu manusia lebih banyak dihabiskan untuk menyelesaikan tugas rumah atau sekolah, dengan bantuan ponsel android masyarakat mempunyai waktu lebih banyak untuk mengerjakan pekerjaannya sendiri. Saat ini masyarakat lebih banyak melakukan aktivitasnya secara online, dan sebagian besar dari mereka menggunakan ponsel Android untuk melakukan aktivitasnya. Oleh karena itu, peran kolaboratif orang tua dan guru dalam penggunaan ponsel pintar di kalangan anak-anak harus menjadi hal yang paling penting ketika anak-anak diberikan ponsel pintar.
Selain keterlibatan langsung orang tua dalam membimbing anak dapat merangsang kemampuan literasi dan pengetahuan pada anak, anak mungkin tidak dapat menggunakan ponsel pintarnya untuk hal lain dan anak juga memiliki batasan waktu untuk bermain ponsel pintar. Jika tidak ada kerjasama antara orang tua dan guru dalam pengawasan saat anak bermain smartphone, maka anak bisa leluasa membuka website yang belum diketahui anak dan bermain game online tanpa ada batasan dari orang tua, dengan itu kita.
Faktor Pendukung dan Penghambat Kerjasama Orangtua dan Guru dalam Upaya Pemanfaatan Smartphone
Penelitian Yang Relevan
- Kerangka Berpikir
2 Peran orang tua dalam mengatasi dampak negatif penggunaan gawai pada usia 3-6 tahun di Desa Bukit Ulu Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Rawas Utara. Upaya orang tua dalam mendampingi anak selama penggunaan smartphone pada anak masa kini mulai dari usia anak sekolah dasar hingga anak memasuki usia remaja. Sebagaimana dijelaskan bahwa keluarga mempunyai peranan yang sangat penting dalam mendampingi anak bermain smartphone.
Sebab, hubungan yang harmonis antar keluarga akan membantu pengawasan terhadap anak agar tidak terjadi penyalahgunaan smartphone oleh anak. Dampak positif dari smartphone adalah: (1) Smartphone dapat memudahkan komunikasi (2) menambah pengetahuan tentang perkembangan teknologi (3) membantu siswa dalam pembelajaran online. Dibalik dampak positifnya yang dapat memajukan siswa, ternyata smartphone juga memberikan dampak negatif bagi siswa.
Hal ini didasari dengan kesibukan orang tua, anak masih membutuhkan bantuan ketika bermain smartphone, dengan adanya peran orang tua terhadap anak maka tidak akan terjadi penyalahgunaan smartphone oleh anak. Anak mempunyai tingkat rasa ingin tahu yang tinggi apabila anak sudah membuka website atau memainkan suatu permainan, artinya anak akan menangkap apa yang didapatnya.
Kerangka Berfikir
- Setting Penelitian 1. Tempat penelitian
- Subjek dan Informasi penelitian
- Tekni Pengumpulan Data
- Teknik Keabsahan Data
- Teknik Analisis Data
- Identitas Sekolah
- Visi dan Misi MI Plus Nur Rahma Kota Bengkulu
- Struktur Organisasi Madrasah Ibtidaiyah Plus Nur Rahma Kota Bengkulu
- Keadaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan
- Keadaan Siswa
- Sarana dan Prasarana MI Plus Nur Rahma Kota Bengkulu
- Identitas Informan
- Hasil Penelitian
- Pemanfaatan smartphone yang dilakukan oleh siswa kelas VB MI Plus Nur Rahma Kota Bengkulu
- Bentuk penerapan kerjasama orang tua dan guru dalam pemanfaatan smartphone yang dimiliki siswa pada masa covid-
- Pembahasan
Dalam penelitian ini yang dilakukan adalah melihat penerapan kerjasama orang tua-guru dalam penggunaan smartphone di MI Plus Nur Rahma Kota Bengkulu. Penelitian ini digunakan untuk mendeskripsikan dan memperoleh data yang sebenarnya terjadi di lapangan dalam kaitannya dengan implementasi kerjasama orang tua-guru terhadap penggunaan smartphone di MI Plus Nur Rahma Kota Bengkulu. Dalam penelitian ini wali kelas merupakan informan yang akan memberikan informasi mengenai peran orang tua dan guru dalam penggunaan smartphone pada masa Covid-19 di MI Plus Nur Rahma Kota Bengkulu.
Teknik ini digunakan untuk mengetahui peran kerjasama orang tua-guru dalam penggunaan smartphone di MI Plus Nur Rahma dengan bukti data. Informan penelitian adalah subjek yang memberikan informasi tentang fenomena dan situasi yang terjadi di lapangan. Dalam penelitian ini informan terkait penerapan kerjasama orang tua-guru dalam penggunaan smartphone pada masa Covid-19 di MI Plus Nur Rahma Kota Bengkulu. Di bawah ini peneliti akan memaparkan wawancara mengenai penerapan kolaborasi orang tua-guru terhadap penggunaan smartphone pada masa Covid-19 MI Plus Nur Rahma Kota Bengkulu.
Intinya, kerjasama orang tua dan guru sangat penting ketika anak diberikan smartphone saat pembelajaran. Kerja sama yang baik antara orang tua dan guru ini banyak pengaruhnya terhadap diri siswa. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang dilakukan peneliti mengenai bentuk implementasi kerjasama orang tua-guru terhadap penggunaan smartphone yang dimiliki oleh kelas VB MI Plus Nur Rahma Kota Bengkulu.
Berdasarkan hasil penelitian akan dibahas sebagai berikut, a) Penggunaan smartphone yang dilakukan oleh siswa kelas VB MI Plus Nur Rahma Kota Bengkulu, b) Bentuk implementasi kerjasama orang tua dan guru dalam pembelajaran penggunaan smartphone milik siswa pada masa covid-19 di MI Plus Nur Rahma Kota Bengkulu. Bentuk implementasi kerjasama orang tua-guru dalam penggunaan smartphone yang dimiliki siswa pada masa Covid-19 di MI Plus Nur Rahma Kota Bengkulu. Dalam penelitian ini peneliti mengungkap suatu bentuk kerjasama yang dilakukan guru dan orang tua dalam penggunaan smartphone yang dimiliki siswa.
Dalam penelitian yang dilakukan ditemukan pentingnya kerjasama antara orang tua dan guru.
PENUTUP
Saran
DAFTAR PUSTAKA
Nurlina, Peran Orang Tua dalam Membentuk Kepribadian Anak di Era Digital, 2017, Jurnal Kajian Gender dan Anak. Nazarudin, Pola Kerjasama Guru dan Orang Tua Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan MIN 2 Kota Palembang, 2018. Kerjasama Orang Tua dan Guru MI Hijriyah IV Palembang dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Smartphone, 2019, PENDIDIKAN DASAR (JURNAL PEAR).
Tafonao Talizaro, Peran Guru dalam Mengatasi Perilaku Menyimpang di Kalangan Siswa Milenial, 2019, Jurnal Peran Orang Tua. Zulfitria, Pola Orang Tua Penggunaan Smartphone pada Anak Sekolah Dasar, 2017, Jurnal Ilmiah PGSD. Judul: Memanfaatkan Partisipasi Orang Tua-Guru dalam Penggunaan Smartphone di Era Covid-19 di MI Plus Nur Rahma Kota Bengkulu.
Kerja Sama Bentuk kerjasama Orang tua dan guru saling menjalin komunikasi atau bertemu sebulan sekali. Ini memberikan batas waktu untuk bermain dengan ponsel cerdas Anda. Website atau aplikasi yang bisa dibuka saat menggunakan smartphone. Menggunakan smartphone dengan segala kelebihannya Faktor itu. Menurut sang ibu, peran orang tua sangat penting dalam membatasi penggunaan smartphone di kalangan pelajar.
Seberapa sering guru berkomunikasi dengan orang tua sehubungan dengan aktivitas siswa menggunakan smartphone dalam pembelajaran. Apa yang dilakukan ketika menggunakan smartphone pada saat belajar dan setelah belajar pada saat pembelajaran daring.
DOKUMENTASI
Pengantaran surat izin penelitian kepada kepala sekolah MI Plus Nur Rahma
Foto Kelas VB MI Plus Nur Rahma Kota Bengkulu
Foto kegiatan penjelasan kepada anak-anak kelas VB
Foto Kegiatan Sholat Dhuha Kelas VB MI Plus Nur Rahma
Wawancara Bersama Wali Kelas VB
Wawancara dengan salah satu Guru bidang Studi
Wawancara dengan Narasumber Ahmad Raihan
Wawancara dengan Narasumber Aji Suka Pangestu
Wawancara dengan Narasumber Alan Asian
Wawancara dengan Narasumber Mandala Pratama
Wawancara dengan Narasumber Mutiara Nisdawati
Ruangan Kepala sekolah MI Plus Nur Rahma
Wawancara dengan orangtua bernama Ani Nuraini
Wawancara dengan orangtua bernama Nova
Wawancara dengan orangtua bernama Juan Batara Harahap
Wawancara dengan orangtua bernama Dodi Hardoyo
Wawancara dengan orangtua bernama Rida Hasibuan