• Tidak ada hasil yang ditemukan

penerapan metode bermain peran dalam

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "penerapan metode bermain peran dalam"

Copied!
87
0
0

Teks penuh

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimana metode role play dapat mengembangkan kecerdasan sosial emosional anak usia dini di TK Purnama Sukarame Bandar Lampung”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan metode role play untuk mengembangkan kecerdasan sosial emosional pada anak usia 4-5 tahun di TK Purnama Sukarame Bandar Lampung. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimana metode role play dapat mengembangkan kecerdasan sosial emosional pada anak usia dini di TK Purnama Sukarame Bandar Lampung”.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan metode role play untuk mengembangkan kecerdasan sosial emosional anak usia 4-5 tahun di TK Purnama Sukarame Bandar Lampung. KECERDASAN SOSIAL EMOSIONAL DI TK PURNAMA BANDAR LAMPUNG” benar-benar merupakan karya karangan sendiri, tidak menduplikasi atau mengandalkan karya orang lain, kecuali bagian-bagian yang diacu dan diacu pada/catatan kaki atau daftar pustaka. Penulis mengikuti KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Desa Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung. Penulis juga pernah mengikuti PPL (Praktik Pengalaman Lapangan) di TK Purnama Bandar Lampung, pada tahun 2021.

Kepala Sekolah dan Guru di TK Purnama Bandar Lampung yang telah membantu dalam kegiatan penelitian di sekolah tersebut. Lampiran 2: Jaringan observasi menggunakan metode role play dalam pengembangan kecerdasan sosial emosional AUD di TK Purnama Bandar Lampung.

Tabel 1 :   Indikator  Pencapaian  Perkembangan  Sosial  Emosional  AUD
Tabel 1 : Indikator Pencapaian Perkembangan Sosial Emosional AUD

Penegasan Judul

Latar Belakang Masalah

16 Anak Usia, Tahun Masuk dan T K Kartika, “PENGGUNAAN METODE ROLE PLAY DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK KARTIKA 1-4 PEKANBARU Henik Srihayati,”. 17 Amelia Lina dan Ramadhani Lisa, “penggunaan metode role play dalam meningkatkan keterampilan berbicara anak kelompok b di TK bohhatema aceh besar” III, no. Penerapan Metode Role Playing dalam Mengembangkan Empati pada Anak Usia 5-6 Tahun 1, “ Didaxei : Jurnal Pendidikan 1, no.

19 Rahmawati Ahnayanti, “Metode Role Play dan Alat Bermain Edukatif untuk Mencerdaskan Empat Anak Usia Dini,” Jurnal Pendidikan Anak III. Permainan peran hampir selalu melibatkan anak lain, sehingga dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perkembangan sosial anak. 24Amelia Lina dan Ramadhani Lisa, “penggunaan metode role play untuk meningkatkan keterampilan berbicara anak kelompok b di TK bohhatema aceh besar” III, no.

25Alfian Ashshidiqi3 Neneng Hamidah1, Leonita Siwiyanti2, “Penggunaan metode role play untuk memahami bahasa pada anak usia dini Neneng,” Jurnal Bunda Window 7, no Metode yang digunakan untuk mendukung pembelajaran sosial emosional Pendekatan role play direkomendasikan untuk anak dalam hal ini ulasan.

Table Pra Penelitian Perkembangan Kecerdasan Sosial Emosional  Anak kelas B1 di Taman Kanak-Kanak Purnama Bandar
Table Pra Penelitian Perkembangan Kecerdasan Sosial Emosional Anak kelas B1 di Taman Kanak-Kanak Purnama Bandar

Fokus dan Subfokus Penelitian

Melalui metode role play, peneliti berharap anak dapat mengembangkan kecerdasan sosial emosional dan aspek perkembangan lain di luar kecerdasan sosial emosional.

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Melalui metode role play, peneliti berharap anak dapat mengembangkan kecerdasan sosial emosional dan aspek perkembangan lain di luar kecerdasan sosial emosional. 2) Untuk mengetahui penerapan metode role play dalam pengembangan kecerdasan sosial emosional pada anak usia dini.

Manfaat Penelitian

Kajian Penelitian terdahulu yang relavan

  • Tempat dan Waktu Penelitian
  • Subjek dan Objek Penelitian
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Sistematika Pembahasan

Melalui kegiatan proyek dapat meningkatkan keterampilan sosial emosional anak usia dini di TK Nurul Ihsan Ilmi Medan Tambung. Persamaan penelitian ini dengan penelitian yang ingin saya lakukan adalah sama-sama ingin mengembangkan kecerdasan sosial emosional. Penerapan metode bermain peran (Role Playing) untuk mengembangkan kecerdasan intrapersonal dan intrapersonal pada anak di TK Anak Sukabumi Bandar Lampung.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, penggunaan metode bermain peran (Role Playing) untuk mengembangkan kecerdasan intrapersonal dan interpersonal anak di TK Anak Pratama Sukabumi bBandar Lampung sudah baik. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan metode role-playing dapat mengembangkan kecerdasan interpersonal dan intrapersonal anak. Bedanya dalam pengembangan ini adalah penggunaan metode role play untuk mengembangkan kecerdasan intrapersonal dan intrapersonal, sedangkan saya mengembangkan kecerdasan sosial emosional dengan metode role play.

Pengembangan rasa percaya diri pada anak usia dini dengan metode bermain makro di Balai PAUD Bungong Tanjung Kabupaten Aceh Besar.” menyimpulkan bahwa rasa percaya diri anak dapat dikembangkan melalui metode bermain peran di PAUD Bungong Tanjung Aceh Besar. Kabupaten Secara lebih rinci dapat disimpulkan bahwa: Perkembangan rasa percaya diri pada anak usia dini 4-5 tahun melalui metode role play di PAUD Bungong Tanjung Kabupaten Aceh Besar mengalami perkembangan.Metode role play dapat mengembangkan diri anak -Percaya diri yaitu anak yang berani maju ke depan kelas, bermain bersama temannya dan berkomunikasi.

32 Anizae Ahmad dan Siti Naila Fauzia, “Menumbuhkan Rasa Percaya Diri pada Anak Usia Dini Dengan Metode Macro Role Playing di PAUD Bungomg Tanjung Kabupaten Aceh Besar,” Jurnal Ilmiah Siswa Pendidikan Anak Usia Dini 5, no. Perkembangan Aspek Sosial Emosional Pada Anak Melalui Kegiatan Berbagi Kebiasaan Di TK Aisyiyah IV Purwokerto”. 35 Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan (Bandung: Alfabeta Bandung, 2017). . ingin melihat bagaimana “Penerapan metode permainan dengan peran dalam pengembangan kecerdasan sosial emosional di TK Purnama Bandar Lampung ―. 2. Tempat dan Waktu Pencarian.

Dalam penelitian ini peneliti melakukan observasi terhadap guru kelas B1 dengan menggunakan metode role play. Dokumentasi dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh data mengenai perencanaan dan penggunaan metode role-playing dalam pengembangan kecerdasan sosial emosional di TK Purnama. Instrumen penelitian ini digunakan untuk mengetahui sejauh mana penggunaan metode role-playing dalam meningkatkan kecerdasan sosial emosional melalui wawancara, observasi dan dokumentasi untuk memperoleh data dari proses kegiatan penelitian yang sedang berlangsung.

PENDAHULUAN

Pengujian keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi metode. Triangulasi adalah teknik pemeriksaan keabsahan data yang menggunakan sesuatu selain data untuk keperluan pemeriksaan atau sebagai pembanding data. 39 Triangulasi metode dilakukan untuk memeriksa penggunaan metode pengumpulan data yang meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi.

LANDASAN TEORI

DESKRIPSI OBJEK PENELITIAN

ANALISIS PENELITIAN

Metode Bermain Peran

Menurut Jamilah, metode bermain peran adalah suatu metode meniru tingkah laku seseorang dalam sebuah lakon. Sedangkan metode bermain peran menggunakan pengaruh atau gerakan kinestetik ketika subjek diminta melakukan peran tertentu. 44 Fika Novia Lisa dan Nurhafizah, “Penggunaan metode role-playing dalam pengembangan keterampilan sosial anak usia dini,” Jurnal Pendidikan Tembelai.

Pembentukan pola dalam bermain peran disesuaikan dengan tujuan yang memerlukan bentuk partisipasi tertentu, yaitu pemain, pengamat, dan instruktur. Melalui role play atau bermain pura-pura, anak juga belajar bagaimana berperan sebagai orang tua (ibu, ayah) atau guru, asisten dokter dan lain-lain. Artinya, melalui bermain peran siswa belajar menggunakan konsep peran, menyadari bahwa ada peran yang berbeda dan memikirkan perilakunya sendiri dan perilaku orang lain.

Pembelajaran melalui role play merupakan suatu proses belajar mengajar dengan melibatkan siswa untuk memerankan tokoh-tokoh yang digambarkan sesuai dengan tema yang ada. Dengan bermain peran diharapkan anak dapat menghayati suatu karya dengan menggambarkan tokoh-tokoh dalam karya sastra tersebut, misalnya cerita tentang Sangkuriyang. Melalui kegiatan bermain peran, anak berinteraksi dengan orang lain yang juga memainkan peran sesuai tema yang dipilih.

Melalui permainan peran, anak akan belajar menggunakan konsep peran, menyadari perbedaan peran dan memikirkan perilaku dirinya sendiri dan perilaku orang lain. Menurut Hamzah B, Uno, proses bermain peran ini memberikan contoh perilaku manusia yang berguna sebagai sarana positif bagi anak. Peran dalam pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terletak pada keterlibatan emosional aktor dalam situasi masalah nyata yang dihadapinya.

Agar proses pelaksanaan pembelajaran melalui role play tidak mengalami kekakuan, maka diperlukan langkah-langkah yang harus dipahami terlebih dahulu. Langkah-langkah tersebut hendaknya dimasukkan dalam pelaksanaan pembelajaran dengan memainkan peran tersebut, agar tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dapat seoptimal mungkin. Setelah permainan peran satu kali selesai, sebaiknya guru memilih siswa yang dapat memenuhi peran tersebut.

Kecerdasan Sosial Emosional Anak

73 Heleni Filtri, “Perkembangan Emosi Anak Usia 5-6 Tahun Bertujuan Ibu Bekerja,” Lectura PAUD: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 1, no Faktor-faktor yang mempengaruhi kecerdasan emosional Tiga faktor yang mempengaruhi perkembangan kecerdasan sosial-emosional pada anak usia dini masa kecil adalah sebagai berikut. Faktor umum yang mempengaruhi perkembangan anak usia dini adalah: jenis kelamin, tiroid dan kesehatan.

Strategi yang dapat diterapkan oleh pendidik PAUD atau orang tua untuk mengoptimalkan pengembangan kecerdasan sosial emosional pada anak usia dini adalah. Perilaku positif pada anak usia dini dapat diciptakan dengan memberikan latihan berupa pembiasaan dan pengondisian. Istilah anak usia dini di Indonesia mengacu pada anak sejak lahir hingga usia enam tahun.

Dalam lembaga pendidikan prasekolah, pendidik berkewajiban untuk mengembangkan potensi yang dimiliki anak agar kelak anak dapat menghadapi permasalahan kreatif. Tujuan penelitian anak usia dini adalah untuk mengetahui bagaimana pengertian ketidakmampuan belajar. 91 Adzroil Ula dan M.bagus Kurnia PS Alaika, “PENDIDIKAN ANAK DINI”, Jurnal Penelitian Agama Medan.

Anak usia dini (0-8 tahun) merupakan individu yang mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Mengembangkan Rasa Percaya Diri pada Anak Usia Dini Menggunakan Metode Macro Role Playing di Pendidikan Anak Usia Dini Bungom Tanjung Kabupaten Aceh Besar. "Analisis Penggunaan Gadget Terhadap Keterampilan Interaksi Sosial Pada Anak Usia Dini." Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2015.

PENERAPAN METODE ROLE-PLAYING TERHADAP PEMAHAMAN BAHASA PADA ANAK PERTAMA NENENG.” Jurnal Jendela Bunda 7, no. Evaluasi Program Pendidikan Anak Usia Dini di PKBM Danis Jaya Kota Tasikmalaya." Jurnal Cendekiawan Ilmiah, 2018. Upaya meningkatkan kecerdasan naturalistik anak usia -5 tahun melalui permainan pasir." Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 2, no.

Upaya meningkatkan kecerdasan emosional anak melalui bermain peran di TK kelompok B Dharma Wanita Kabupaten Tampingan Tahun Ajaran Anak Usia Dini Kabupaten Kendal: Jurnal Penelitian Bidang Pendidikan Anak Usia Dini 2, no.

Gambar

Tabel 1 :   Indikator  Pencapaian  Perkembangan  Sosial  Emosional  AUD
Table Pra Penelitian Perkembangan Kecerdasan Sosial Emosional  Anak kelas B1 di Taman Kanak-Kanak Purnama Bandar

Referensi

Dokumen terkait

Kurva Cadsvs t untuk penentuan waktu kontak optimum Berdasarkan kurva Cads terhadap t untuk penentuan waktu kontak optimum, dapat dilihat bahwa lamanya waktu kontak pada proses