• Tidak ada hasil yang ditemukan

View of Penerapan Unified Modelling Language Untuk Pemodelan Sistem Custommer Relationship Management

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "View of Penerapan Unified Modelling Language Untuk Pemodelan Sistem Custommer Relationship Management"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

Duta.com Volume 16 Nomor 1 Februari 2023 43

Penerapan Unified Modelling Language untuk Pemodelan Sistem Customer Relationship Management

Wijiyanto1*, Nurohman2

12Universitas Duta Bangsa Surakarta, Indonesia [email protected]*

ABSTRAK

Pemodelan adalah bagian tahapan yang sangat diperlukan untuk membangun sebuah sistem informasi. Pemodelan ini mengambarkan rencangan awal terhadap sebuah sistem informasi yang akan dibangun. Salah satunya adalah untuk membuat pemodelan sistem Customer Relationship Management (CRM) yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang memiliki persaingan yang sangat ketat saat ini dalam rangka untuk menjaga pelangganya agar tetap bertransaksi dan puas dengan UKM-nya.

Dalam pemodelan sistem CRM ini digunakan Unified Modelling Language (UML) yang sesuai dengan pengembangan sistem berbasis objek saat ini. Hasil dari pemodelan sistem ini dimulai dari penentuan orang atau bagian yang terlibat dalam sistem (aktor), diagram use case untuk menggambarkan sistem yang dapat diakses oleh user, diagram activity yang menjelaskan setiap kegiatan dalam sistem serta diagram class untuk menjelaskan struktur dari sistem yang mulai dikembangkan.

Kata Kunci: Pemodelan, sistem, diagram, UML, CRM

LATAR BELAKANG

Semakin meningkatnya jumlah Usaha Kecil dan Menengah (UKM) setelah pandemi covid-19 menunjukan sinyal positif untuk perkembangan ekonomi yang lebih baik lagi. Namun karena banyaknya persaingan usaha yang lebih ketat, terutama adalah untuk UKM yang bidang uasahanya sama atau sejenis. Salah satu persaingan yang perlu mendapatkan perhatian adalah tentang pelanggan. Sesuai dengan perkembangan teknologi informasi, setiap UKM dituntut untuk selalu berinovasi dan beradaptasi dengan cepat dalam rangka untuk mempertahakan atau meningkatkan usahanya. Karena semakin banyaknya kebutuhan pelanggan saat ini yang dapat di akses dari mana saja, maka UKM juga harus dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. Oleh karena itu CRM (Customer Relationship Management) adalah alternatif pilihan metode yang tersedia dan dapat digunakan dalam rangka untuk mengelola pelangganya, mulai dari mengetahui kebutuhan pelanggan saat ini, meningkatkan palayanan dalam rangka peningkatan kepuasan pelanggan dan menjaga pelanggan tetap memilih dan membeli barang atau produk yang sesuai (Leni Nurhayati, 2019).

(2)

Setiap UKM yang memiliki banyak bidang jasa atau produk seperti kuliner, fashion, agribisnis, kecantikan dan lain sebagainya biasanya sudah memiliki pelanggan sendiri sendiri. Namun demikian data pelanggan tersebut belum dikelola secara maksimal seperti kontak dengan pelanggan hanya menggunakan media handphone, sehingga data yang tersimpan menjadi sangat terbatas, sehingga dapat berdampak pada penurunan pendapatan. Setiap UKM yang belum memiliki pengelolaan data pelanggan secara maksimal harus memiliki inovasi yang baik dalam rangka untuk memaksimalkan loyalitas atau bahkan meningkatkan jumlah pelanggan baru.

Salah satu inovasi baru yang dapat dilakukan dalam rangka untuk meningkatkan pelayanan kepada setiap pelanggan adalah dengan penerapan CRM yang bias dijelajahi secara mobile.

Pilihan metode pemodelan sistem adalah dengan Unified Modelling Language (UML), karena UML ini sangat sesuai dengan pengembangan sistem yang berbasis objek (OOP). Dengan penerapan CRM ini, setiap UKM dapat mengelola pelangganya dengan lebih maksimal, sehingga terjaga interaksi atau hubungan yang sangat baik dengan pelanggan yang pada muaranya dapat meningkatkan keuntungan. Oleh sebab itu, UKM perlu menerapkan Unified Modelling Language untuk pemodelan sistem CRM-nya. Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Rahma Syabania, Neny Rosmawarni tahun 2021, bahwasanya penerapan CRM pada sisi Operasional (CRM Operational) dalam hubungan penjualan dan pembelian yang dilakukan dapat mendongkrak layanan kepada pelanggan lebih baik.

Dalam penelitian Apriade Voutama. pada tahun 2022 mengatakan perancangan sistem dengan alat bantu UML sangat efektif digunakan untuk memberikan kemudahan dalam proses perancangan sistem. Dalam perancangan sangat membantu seorang analis atau perancang sistem memberikan gambaran awal sebelum objek tersebut dibangun, serta mengurangi tingkat resiko kegagalan sehingga meminimalisir tingkat kerugian. Dengan konsep CRM dapat memberikan kemudahan bagi para pelanggan untuk mengetahui profil dan dapat terjalin hubungan baik dengan pelanggan serta loyalitas pelanggan dapat dibangun. Sehingga dapat meningkatkan keuntungan dan nilai owner di mata kostumer dan dapat menarik kostomer baru karena lebih mudah mengakses informasi. UML adalah pilihan yang dapat digunakan untuk

(3)

Duta.com Volume 16 Nomor 1 Februari 2023 45

memodelkan sistem dengan sangat terperinci, baik untuk menganalisis dan mencari kebutuhan sistem (Suendri, 2019).

METODOLOGI PENELITIAN

Dalam penelitian kualitatif deskriptif ini digunakan data primer serta sekunder. Sedangkan Metode yang diterapkan untuk mengembangankan sistem mengacu pada model prototype, dimana prototype ini merupakan metode dengan mengutamakan proses sistem yang menitikberatkan pada kebutuhan pelanggan, dimana prosesnya meliputi lima tahap seperti yang nampak pada gambar berikut ini (Pressman:2015) .

Gambar 1. Metode prototype (sumber: pressman, 2015)

Kelima tahapan prototype adalah komunikasi, perencanaan secara cepat, pemodelan perancangan secara cepat, pembuatan prototype dan penyerahan sistem serta feedback. Namun demikian dalam penelitian ini, proses yang dilakukan sampai tahap ke tiga yaitu pemodelan sistem menggunakan UML

HASIL DAN PEMBAHASAN

Sistem CRM yang dirancang menggunakan UML bermaksud agar dapat memberi penggambaran yang baik dan detail yang dimulai dengan menggambarkan diagram use case, aktor yang dilibatkan, activity diagram dan class diagram. Berikut ini adalah tahapan pemodelan system CRM menggunakan UML.

1. Diagram Use Case pengembangan sistem CRM

(4)

Diagram Use Case ini dipakai dalam menggambarkan sistem yang menunjukkan keterkaitan antar aktor-aktor di sistem ini.

Gambar 2. Use case diagram untuk sistem CRM

2. Definisi aktor sistem CRM

Aktor yang terlibat dalam sistem costumer relationship management ada 3 yang memiliki akses masing-masing sesuai dengan haknya. Adapun rincian aktor dan hak aksenya adalah sebagai berikut:

SISTEM • • • • • • • • • •• • •• • •• • • • •• •• • • • • • • • • •

Customer

Reseller

Admin Login

Transaksi pembelian

pembayaran

tracking pengiriman

Mengelola barang

Mengelola Transaksi

Mengelola Pengiriman

Mengelola Pembayaran

mengelola customer

Mengelola Reseller Mengelola Potongan

Harga Mendaftar Reseller

transaksi pembelian

verifikasi password

menampilkan error

«extends»

«extends»

Mengelola Chating Mengelola Laporan

(5)

Duta.com Volume 16 Nomor 1 Februari 2023 47

Tabel 1. Aktor sistem CRM Nama Aktor Deskripsi

Admin

Admin dapat mengelola data barang, data transaksi, mengelola pengiriman, Mengelola hasil pembayaran, mengelola customer, mengelola reseler dam mengelola potongan harga

Customer

Customer dapat melakukan pendaftaran akun atau login, melakukan transaksi pembelian barang, melakukan pembayaran serta dapat memantau tracking pengiriman barang

Reseler Reseler dapat melakukan pendaftaran sebagai reseler, dan melakukan transaksi pembelian sebagai reseler 3. Activity diagram untuk sistem CRM

Activity diagram dalam sistem CRM ini bertujuan untuk menggambarkan pemodelan proses yang terjadi. Diagram activity sistem CRM ini meliputi:

a. Diagram activity untuk memiliki akun yang baru.

Diagram activity ini digunakan oleh aktor dalam menggambarkan aktifitas untuk melakukan pendaftaran akun baru sebagai syarat untuk mengakses sistem.

Gambar 3. Diagram activity pendaftaran akun baru

Sistem Aktor

menekan tombol pendaftaran akun customer atau reseler

PENDAFTARAN AKUN BARU

Menampilkan form pendaftaran akun

Meng-input data pendaftaran akun verifika si

Menyimpan data

Ya Tidak

(6)

b. Diagram activity untuk login ke sistem.

Bagan ini digunakan untuk menggambarkan pemodelan proses login.

Gambar 4. Diagram activity untuk melakukan login

c. Diagram activity untuk melakukan proses mentransaksikan pembelian.

Bagan ini digunakan untuk menjelaskan pemodelan yang terdapat di pembelian

Gambar 5. Diagram activity transaksi pembelian

SISTEM AKTOR

Menekan tombol login Menampilkan form login

memasukkan user name, pasword dan kode keamanan

menampilkan dasboard utama sistem LOGIN SISTEM

Tidak Ya

Verifikasi

Beli lagi

SISTEM CUSTOMER

MELAKUKAN TRANSAKSI PEMBELIAN

mencari barang yang akan dibeli Menampilkan daftar barang yang dicari

Memilih barang yang dibeli Menampilkan form pembelian

Menginputkan data pembelian Menampilkan daftar pembelian

Kembali ke dasboard atau logout Tidak

(7)

Duta.com Volume 16 Nomor 1 Februari 2023 49

d. Diagram Activity proses pembayaran.

Diagram ini digunakan untuk menggambarkan pemodelan proses transaksi pembayaran

Gambar 6. Diagram activity transaksi pembayaran

e. Diagram activity untuk melakukan tracking pengiriman barang.

Diagram ini digunakan untuk menggambarkan pemodelan proses tracking pengiriman.

SISTEM CUSTOMER

TRANSAKSI PEMBAYARAN

Memilih pembayaran yang akan dilakukan Menampilkan detail pembelian

menerima faktur pembelian dan pembayaranya

Menginputkan pembayaran sesuai metode yang dipilih

Menampilkan Form Pembayaran

Konfirmasi Pembayaran Berhasil

Validasi pembayaran

Berhasil

Tidak

(8)

Gambar 7. Diagram activity tracking pengiriman

f. Diagram activity untuk melakukan pendaftaran sebagai reseller.

Diagram ini digunakan untuk menggambarkan pemodelan proses pendaftaran sebagai reseller.

Gambar 8. Diagram activity pendaftaran reseller

ADMIN SISTEM

CUSTOMER

Melakukan pengiriman Barang Menampilkan Nomor Pengiriman

Menerima Nomor Pemgiriman

menginput nomor pengiriman

TRACKING PENGIRIMAN BARANG

Menampilkan status pengiriman Menerima barang

SISTEM RESELLER

Menekan tombol pendaftaran reseller Menampilkan form pendaftaran reseller

Mengisi form pendaftaran reseller

Menampilkan keanggotaan sebagai Reseller Menerima Karto anggota Reseller

Validasi syarat

Ya Tidak PENDAFTARAN RESELLER

(9)

Duta.com Volume 16 Nomor 1 Februari 2023 51

g. Diagram activity untuk mengolah barang.

Diagram ini digunakan untuk menggambarkan pemodelan proses pengelolaan data barang.

Gambar 9. Diagram activity mengolah barang h. Diagram activity untuk mengolah hasil pembayaran.

Diagram ini digunakan untuk menggambarkan pemodelan proses pengelolaan hasil pembayaran.

SISTEM ADMIN

MENGOLAH BARANG

Menekan tombol data barang Memperlihatkan tampilan data barang

Menginputkan data barang

Menyimpan barang tidak

ya Validasi

(10)

Gambar 10. Diagram activity mengolah hasil pembayaran i. Diagram activity untuk mengolah potongan harga.

Diagram ini digunakan untuk menggambarkan pemodelan proses mengelola potongan harga.

Gambar 11. Diagram activity mengolah potongan harga

ADMIN SISTEM

MENGELOLA HASIL PEMBAYARAN

Notifikasi pembayaran Melihat Data Pembayaran

Mencocokan Data pembayaran dengan Data Pembelian

Nota Pembayaran Validasi

Merubah Status Pembayaran valid

ADMIN SISTEM

MENGELOLA POTONGAN HARGA

Memilih menu potongan harga potongan Menampilkan Form potongan harga

Input Potongan Harga Menyimpan data potongan harga

(11)

Duta.com Volume 16 Nomor 1 Februari 2023 53

j. Diagram activity mengolah chating.

Diagram ini digunakan untuk menggambarkan pemodelan proses mengelola chating.

Gambar 12. activity diagram mengelola chating 4. Class Diagram untuk sistem CRM

Gambar 13. Class diagram untuk sistem CRM

ADMIN SISTEM

MENGELOLA CHATING

Memilih menu chating Menampilkan Halaman Chating

Merespon chating yang masuk

Menyimpan Data chating

+koneksi_terbuka() +koneksi_tertutup() +query_menambah() +query menutup() -db_CRM_UML KONEKSI_BASIS_DATA

+Login() +mengelola_barang() +mengelola_transaks_pembelian() +mengelola_pengiriman() +mengelola_pembayaran() +mengelola_customer() +mengelola_reseller() +mengelola_potongan() +mengelola_chating() +mengelola_laporan() MAIN +validasi_login() +keluar sistem() LOGIN

+get_nama_user() +get_nama_kunci() -nama_user -nama_kunci USER

+tambah_barang() +lihat_barang() MENGELOLA_BARANG

+get_kode_barang() +get_nama_barang() +get_jenis_barang() +get_jumlah() -kode_barang -nama_barang -harga -jenis_barang -jumlah

BARANG

+menambah_transaksi_pembelian() +melihat_transaksi_pembelian() MENGELOLA_TRANSAKSI PEMBELIAN

+get_nomor_transaksi_pembelian() +get_tanggal_transaksi() +get_total() +get_potongan() +get_bayar() +get_nomor_customer() -nomor_transaksi_pembelian -tanggal_transaksi -total -potongan -bayar -nomor_customer

TRANSAKSI_PEMBELIAN +get_nomor_transaksi_pembelian() +get_kode_barang() +get_jumlah_beli() -nomor_transaksi_pembelian -kode_barang -jumlah_beli

DETAIL_TRANSAKSI_PEMBELIAN

+Menambah_data_customer() +Melihat_data_customer()

MENGELOLA_CUSTOMER

+get_nomor_customer() +get_nama_customer() +get_ttl_customer() +get_kelamin_customer() +get_alamat_customer() +get_kelurahan() +get_kecamatan() +get_kab_kota() +get_kode_pos() +get_email() +get_no_hp() +get_level() -nomor_customer -nama_customer -ttl_customer -kelamin_customer -alamat_customer -kelurahan -kecamatan -kab_kota -kode_pos -email -no_hp -level

CUSTOMER +menambah_potongan() +mengubah_potongan() +melihat potongan() MENGELOLA_POTONGAN

+memasukkan_chating() +melihat_chating()

MENGELOLA_CHATING

+get_id_potongan() +get_nama_potongan() +get_besar_potongan() -id_potongan -nama_potongan -besar_potongan POTONGAN

+get_id_chat() +get_tgl_chat() +get_isi_chat() -id_chat -tgl_chat -isi_chat CHATTING

+get_id_pengiriman() +get_nama_pengiriman() +get_tgl_pengiriman() +get_berat() +get_biaya() -id_pengiriman -nama_pengiriman -tgl_pengiriman -berat -biaya

PENGIRIMAN +menambah_pengiriman() +melihat_pengiriman() MENGELOLA_PENGIRIMAN

+menambah_pembayaran() +melihat_pembayaran() MENGELOLA_PEMBAYARAN

+get_nomor_pembayaran() +get_tgl_pembayaran() +get_nomor_pembelian() +get_potongan() +get_jumlah_pembayaran() +get_total_pembayaran() -nomor_pembayaran -tgl_pembayaran -nomor_pembelian -potongan -jumlah_pembayaran -total_pembayaran

PEMBAYARAN +menambah_reseller()

+melihat reseller() MENGELOLA RESELLER

+laporan_periode() MENGELOLA_LAPORAN

(12)

KESIMPULAN

Pemodelan sistem Custommer Relationship Management yang menggunakan Unified Modelling language dapat memberikan gambaran sistem yang akan dikembangkan yang terdiri Diagram use case untuk mengetahui hubungan antar user, identifikasi aktor untuk mungetahui user (aktor) di sistem beserta dengan hak aksesnya yaitu customer, reseller dan admin, Activity diagram untuk memberikan penjelasan alur kegiatan yang ada dalam sistem, diagram class untuk dapat memberikan gambaran pemodelan sistemnya. Pemodelan CRM terdapat pengelolaan potongan harga dan fasilitas chating.

DAFTAR PUSTAKA

Alamsyah, Nur. "Customer Relationship Management (CRM) Untuk Produk Aplikasi Hotelmu Berbasis Website." Nuansa Informatika 14.1 (2020): 56-61.

Arifin, Nofri Yudi, et al. Analisa Perancangan Sistem Informasi.

Cendikia Mulia Mandiri, 2022.

Nugraha, Adhy. "Perancangan Aplikasi Point of Sales (POS) Pada Apotek Mitra Sejahtera Berbasis Web." ikraith- informatika 5.1 (2021): 74-81.

Nurhayati, Leni. "Rancangan aplikasi customer relationship management pada UKM (studi kasus CV.

AlBarru)." Infoman's 13.1 (2019): 43-57.

Purba, Ramen A., et al. Pengembangan Sistem Informasi:

Analisis, Pemodelan, dan Perangkat Lunak. Yayasan Kita Menulis, 2022.

Prabawa, Sigit, Indah Nofikasari, and Afu Ichsan Pradana. "Sistem Customer Relationship Management (CRM) Guna Meningkatkan Penjualan Berbasis Web." DutaCom 15.2 (2022): 72-79.

Rahwanto, Henderi Dr Untung Rahardja Efana. UML Powered Design System Using Visual Paradigm. CV Literasi Nusantara Abadi, 2022.

Ridwan, Mohamad, et al. Sistem informasi manajemen. Penerbit Widina, 2021.

Rosidi, Pegi Hasyim, Wijiyanto Wijiyanto, and Vihi Atina.

"Penerapan Sistem Rekomendasi Pada Rancang Bangun Aplikasi Start-up Penyedia Informasi Event." DutaCom 15.1 (2022): 37-45.

(13)

Duta.com Volume 16 Nomor 1 Februari 2023 55

R. S. Pressman and B. R. Maxim, Software Engineering: A Practitioner’s Approach., Eight. New York City:

McGraw-Hill Education, 2015

Suendri, Suendri. "Implementasi Diagram UML (Unified Modelling Language) Pada Perancangan Sistem Informasi Remunerasi Dosen Dengan Database Oracle (Studi Kasus: UIN Sumatera Utara Medan)." Algoritma:

Jurnal Ilmu Komputer Dan Informatika 2.2 (2019): 1 Sumiati, Mia, Rahman Abdillah, and Alqomari Cahyo.

"Pemodelan UML untuk Sistem Informasi Persewaan Alat Pesta." Jurnal Fasilkom 11.2 (2021): 79-86.

Sunarya, Po Abas, Neli Widi Astuti, and Ria Dwi Anjani.

"Perancangan Sistem Customer Relationship Management Terhadap Keluhan Pelanggan Pada PT.

Prospera Perwira Utama." Journal Sensi Online ISSN 2655: 5298.

Syabania, Rahma, and Neny Rosmawarni. "Perancangan Aplikasi Customer Relationship Management (Crm) Pada Penjualan Barang Pre-Order Berbasis Website." Jurnal Rekayasa Informasi 10.1 (2021): 44-49

Voutama, Apriade. "Sistem Antrian Cucian Mobil Berbasis Website Menggunakan Konsep CRM dan Penerapan UML." Komputika: Jurnal Sistem Komputer 11.1 (2022):

102-111.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian dengan pemodelan UML (Unified Modelling Language) sangat membantu dalam proses perancangan sebuah sistem informasi geografis pasar tradisional serta

Pada penelitian ini menghasilkan pemodelan sistem Customer Relationship Management untuk pemasaran obat tradisional yang dapat membantu pemilik toko untuk

“UML ( Unified Modelling Language ) adalah ‘bahasa’ pemodelan untuk sistem atau perangkat lunak yang berparadigma ‘berorientasi objek’ pemodelan ( modeling )

Tahap Kedua: Perancangan sistem, yaitu melakukan perancangan sistem yang meliputi perancangan proses menggunakan diagram Unified Modelling Language (UML) yang

Implementasi Diagram UML (Unified Modelling Language) Pada Perancangan Sistem Informasi Remunerasi Dosen Dengan Database Oracle (Studi Kasus: UIN Sumatera Utara

“Unified Modeling Language (UML) merupakan standard modeling language yang terdiri dari kumpulan-kumpulan diagram, dikembangkan untuk membantu para pengembang sistem

Perancangan Perancangan sistem ini menggunakan Bahasa pemodelan UML Unified Modelling Language, Diagram yang digunakan antara lain adalah; diagram use-case bertujuan untuk

Dilakukan pengembangan dari sistem konvensional dengan menggunakan metode Unified Modelling Language UML agar output hasil dari proses pengelolaan kas kecil dapat terjaga dan lebih aman