• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penerbit Salemba Medika; 2009.p. 243. 2. Anw

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Penerbit Salemba Medika; 2009.p. 243. 2. Anw"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Universitas YARSI 62 DAFTAR PUSTAKA

1. Efendi F, Makhfudli. Keperawatan Kesehatan Komunitas. Jakarta:

Penerbit Salemba Medika; 2009.p. 243.

2. Anwar AI. Hubungan Antara Status Kesehatan Gigi Dengan Kualitas Hidup Manula Di Kecamatan Malili, Luwu Timur. Jurnal Dentofasial.

2014 Oct; 13(3): 160-4.

3. Kosasih PW, Jubhari EH. Kondisi Gigi yang Lengkap Mempengaruhi Kualitas Hidup Manula di Kota Makassar. Jurnal Dentofasial. 2014 Oct;

13(3): 165-9.

4. Ratmini NK, Arifin. Hubungan Kesehatan Mulut dengan Kualitas Hidup Lansia. 2011 Agust; 2(2): 139-147.

5. Riadiani B, Dewi RS, Ariani N, Gita F. Tooth Loss and Perceived Masticatory Ability in Post-Menopausal Women. Journal of Dentistry Indonesia. 2014; 21(1): 11-5.

6. Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Kesehatan Gigi dan Mulut. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan, Republik Indonesia; 2007.

7. Syahrial. Tingkat Pengetahuan Kesehatan Gigi Mulut Dan Status Gigi Tiruan Terhadap Kualitas Hidup Lansia. (Thesis). Jakarta: Universitas Indonesia; 2014.p. 19-21. [diunduh 05 Okt 2016].

8. Rodakowska E, Mierzyriska K, Baginska J, and Jamiolkowski J. Quality of life measured by OHIP-14 and GOHAI in Elderly People from Bialystok,North-East Poland. BMC Oral health. 2014; 14: 1-9.

9. Laporan Kinerja UPT Puskesmas Kelurahan Bojongnangka Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Tahun 2015.

10. Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (POSBINDU PTM).

Direktorat Jendral Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Direktorat Pengendalian Penyakit Tidak Menular. Bakti Husada; 2012.

11. Dr. Muhammad Tauhid Nur, M. Ag. Menggapai Hukum Pidana Ideal:

Kemaslahatan Pidana Islam dan Pembaruan Hukum Pidana Nasional Ed 1st. Yogyakarta: Deepublish.p. 36-48, 195.

12. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 Tentang Kesejahteraan Lanjut Usia. Available From URL: http//www.dpr.go.id. [diunduh 06 Sep 2016].

13. Kementerian Kesehatan RI. Gambaran Kesehatan Lanjut Usia di Indonesia. Jakarta: Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan; 2013.

p. 4-8, 33.

14. Maryam RS, Ekasari, MF, Rosidawati, dkk. Mengenal Usia Lanjut dan Perawatannya. Jakarta: Penerbit Salemba Medika; 2008 .p. 9-14.

15. Petersen P.E., D. Kandelman., S. Arpin., H. Ogawa. Global Oral Health for Older People – Call for Public Health Action, BASCD 2010; 27(2):

257-268.

(2)

Universitas YARSI 63 16. Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik

Indonesia; Tahun 2015.

17. Amurwaningsih M, Nisaa U, Darjono A. Analisis Hubungan Kualitas Hidup Yang Berhubungan Dengan Kesehatan Mulut (OHRQoL) dan Status Kecemasan dengan Status Nutrisi Masyarakat Usia Lanjut.

Semarang: Universitas Unisulla; 2010.p. 1-9.

18. Bakar A. Buku Kedokteran Gigi Klinis. Ed 2nd. Yogyakarta: CV. Quantum Sinergis Media; 2012.p. 51-2.

19. Guyton AC, Hall JE. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Ed 11th. Jakarta:

Penerbit Buku Kedokteran EGC; 2007.p. 1046.

20. Arivayangan. Shantakumari. Perbedaan Kualitas Hidup Lansia dengan Edentulus yang Memakai dan Tidak Memakai Gigi Tiruan Penuh di Kelurahahn Tanjung Rejo Kecamatan Medan Sunggal Tahun 2012.

Medan. Universitas Sumatera Utara; 2013.p. 24-27. [diunduh 06 Sep 2016].

21. Saintrain MV, Souza EH. Impact of Tooth Loss on The Quality of Life.

Gerodontology.2012. 29; 632-6.

22. Manurung AKW. Pengaruh Xerostomia Terhadap Kesehatan Gigi dan Mulut Terkait Kualitas Hidup Pada Usila (Karya Tulis Ilmiah). Semarang:

Universitas Diponogoro; 2012.

23. Kusdhany LS, Sundjaja Y, Fardhaniah S, Ismail RI. Oral Health Related Quality of Life In Indonesian Middle-Aged and Elderly Women. Jurnal Med Indones. Feb 2011; 20(1): 62-5.

24. Nikita S, Vonny N, Lydia T. Kualitas Hidup Manusia Lanjut Usia Pengguna Gigi Tiruan di Kecamatan Wanea. Jurnal e-GiGi. 2016 Jul-Des;

4(2): 133-9.

25. Wardhana GS, Baehagi M, Amalia R. Pengaruh Kehilangan Gigi Posterior Terhadp Kualitas Hidup Individu Lanjut Usia. ODONTO Dental Jurnal.

2015 Jul; 2(1): 40-3.

26. Khasanah AI, Priyanto D. Pengaruh Ganguan Sendi Temporomandibula Terhadap Kualitas Hidup Terkait Kesehatan Gigi Dan Mulut Pada Lansia.

Jurnal PDGI. 2012 Sep-Des ; 61 (3). 102-9.

27. Eliane CR, Fausto B. Temporomandibuar Disorder and disfungctional Breathing. Journal Oral Sci. 2004 Jul-Sep; 3(10): 498-502

28. Carl E. Misch. Dental Implants Prosthetics Ed 2nd. St. Louis. Elseiver Mosby; 2015.p. 11.

29. Andi Ika P. Pengarh Kehilangan Gigi Sebagian Terhadap Kualitas Hidup Manula di Kota Makassar. Makassar: Universitas Hasanuddin; 2014.

[diunduh 13 Jan 2017].

30. Muhammad Izzudin Taufiq. Psikologi Islam. Jakarta: Gema Insani Press;

2006.p. 206-7.

31. Al-Qur’an, Al-Quran Terjemahan, Yayasan Penyelenggara Penterjemah/Penafsiran Al-Qur’an. Departemen Agama RI. Jakarta; 2005.

(3)

Universitas YARSI 64 32. Prof. Dr. Abdul BM. Pola Makan Rasulullah. Jakarta. Penerbit Almaira;

2006.p. 48-9.

33. Nabil Thawil. Rahasia Sehat Ala-Rasulullah SAW: Belajar Hidup Sehat Melalui Hadist-Hadist Nabi. Jakarta: Mirqat Group; 2007.p. 56-63.

34. Syekh Fauzi Muhammad. Hidangan Islam: Ulasan Komphrensif Berdasarkan Syariat dan Sains Modern Ed 1st. Jakarta: Gema Insani Press;

1997.p. 46-7.

35. Budiarti R. Tingkat Keimanan Islam dan Status Karies Gigi. Jakarta:

Keperawatan Gigi Poltekes. [diunduh 12 Des 2016].

36. Suwidi. Kumpulan Fatwa DSN MUI. Jakarta: Penerbit Erwandi Tarmizi A; 2000-2006.p. 3.

37. M. Fathoni Mashun. Baju Bertuah Nabi Yusuf: Menguak Sisi Lain Dari Kisah-Kisah Al-Quran dan Hadits. Yogyakarta: Indie Book Corner;

2012.p. 65-6.

38. Al-Ghazali. Mutiara Ihya Ulumuddin. Bandung: PT Mizan Pustaka;

2014.p. 133-8.

39. Dr. Mohammad Ali Toha Assegaf. 365 Tips Sehat Ala Rasulullah. Jakarta:

Noura Books; 2015.p. 48-9.

40. Rena EP. Biologicaliosophy. Bandung. Penerbit Asrifa; 2014.p. 57.

41. Mutafa AD. Fikih Pendidikan Anak: Membentuk Kesalehan Anak Sejak Dini. Jakarta: Qisthi Press; 2016.p. 232.

42. Maulana Muhammad Ali. Kitab Hadits Pegangan. Jakarta: Darul Kutubi Islamiyah; 2016.p. 350.

43. Dr. Raehanul Bahren, Dr. Hafid, Dr. Muhammad SH, dkk. Majalah Kesehatan Muslim Ed 9th. Yogyakarta: Pustaka Muslim; 2014.p. 70-1.

44. Amru Muhammad Khalid. Indah dan Mulia. Jakarta: Penerbit Serambi;

2002.p. 233-4.

45. Prof. H. A. Djazuli. Kaidah-Kaidah Fiqih Ed 1st. Jakarta: Penerbit Kencana Prenadamedia Group; 2006.p. 31.

Referensi

Dokumen terkait

Untuk mengetahui hubungan jumlah karies gigi dengan kualitas hidup. yang terkait dengan kesehatan gigi

Profil  Pelayanan  Kesehatan  Gigi  2014  ini  memuat  perkembangan  status  kesehatan  gigi  dan  mulut  masyarakat serta  situasi dan  kondisi  Pelayanan 

besar pada kelainan atau penyakit sistemik sehingga kualitas hidup (terkait kesehatan gigi dan mulut) pada lansia yang mengalami ganguan sendi temporomandibula

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas hidup pasien usia produktif pengguna gigi tiruan sebagian lepasan (GTSL) yang dibuat di Rumah Sakit Gigi dan Mulut

Pada penelitian ini diketahui bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara status karies gigi dengan status kualitas hidup anak dalam hubu­ ngan dengan kesehatan gigi dan

besar pada kelainan atau penyakit sistemik sehingga kualitas hidup (terkait kesehatan gigi dan mulut) pada lansia yang mengalami ganguan sendi

Universitas YARSI 80 Marimbun, B.E.2016 ‘Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Status Karies Gigi pada Penyandang Tunanetra’ .Jurnal E-Gigi Eg, 42, pp..

Hubungan perilaku ibu tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut terhadap status karies gigi anak Tinjauan Berdasarkan Pengetahuan, Tingkat Pendidikan, dan Status Sosial di TK ABA 1