Sistem Produksi
Ir. Agus Ruhimat, ST., MT., IPM.
Pertemuan ke-1
Pengantar Sistem Produksi
Teknik Industri
UMT / 2020 - 2021
Contents
PENGANTAR SISTEM PRODUKSI ... 3
Pengertian ... 3
Sistem ... 3
Produksi ... 4
Kumpulan elemen ... 6
Terorganisasi ... 7
Saling Berinteraksi ... 8
Bergerak bersama dan memiliki tujuan bersama ... 9
Aktivitas merubah nilai tambah (proses) ... 10
Bahan awal (input) ... 11
Sumber daya dan faktor produksi ... 12
PENGANTAR SISTEM PRODUKSI
Pengertian Sistem
Sistem merupakan sekumpulan komponen atau elemen, yang terorganisasi, saling berinteraksi, bergerak bersama menuju suatu tujuan.
Keyword sistem:
- Kumpulan elemen - Terorganisasi
- Saling Berinteraksi - Bergerak bersama
- Memiliki satu tujuan bersama
Produksi
Produksi merupakan suatu aktivitas merubah suatu bentuk awal menjadi barang akhir sehingga terjadi peningkatan nilai tambah pada barang tersebut dengan cara mengoptimalkan pemakaian seluruh sumber daya yang dimiliki dan melibatkan semua faktor produksi.
Keyword produksi:
- Aktivitas merubah bahan - Meningkatkan nilai tambah - Optimalisasi sumber daya
- Melibatkan semua faktor produksi
Aktivitas merubah nilai tambah tersebut melibatkan aspek perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindakan berikutnya atau dikenal dengan PDCA (Plan Do Check Action), aktivitas tersebut dapat disebut dengan proses mengelola atau manajemen.
Dengan demikian, sistem produksi adalah kumpulan dari sub sistem aktivitas yang saling berintegrasi untuk merubah nilai tambah suatu bentuk barang menjadi barang akhir untuk mencapai target yang ditentukan.
Kita akan bahas satu per satu dari key word dan sub sistem di atas pada
perkuliahan Sistem Produksi ini.
Kumpulan elemen dan subsistem
Elemen dari sistem produksi adalah dikenal dengan kata yang memiliki huruf M depannya, yaitu:
- Man (Manusia).
- Machine (Mesin dan Peralatan).
- Material (Bahan).
- Method (Metode Kerja).
- Measurement (Cara Pengukuran).
- Money (Investasi).
- Mother Nature (Lingkungan).
- Market (kontrak / order).
- Management (aturan).
Kumpulan dari elemen tersebut membentuk sub-sistem produksi diantaranya:
- sub-sistem pengadaan bahan baku - sub-sistem perencanaan produksi - sub-sistem proses produksi
- sub-sistem perawatan mesin - sub-sistem procure to pay - sub-sistem order to cash
Terorganisasi
Supaya terorganisasi maka sistem produksi harus dalam naungan sebuah badan badan hukum perusahaan (PT atau CV).
1. Sistem ERP perusahaan
▪ SAP
▪ Oracle
▪ Ms. Dynamics Axapta
▪ ERP buatan sendiri
2. Sistem Manajemen - Mutu (ISO9001)
- Lingkungan (ISO14001)
- Keselamatan (OHSAS, SMK3)
Saling Berinteraksi
Terdapat proses aliran informasi dan aliran barang serta proses PDCA dimana termasuk evaluasi, review, serta feedback untuk perbaikan.
Diantaranya terlihat dari:
- Bussiness plan perusahaan (produksi)
- Diagram alir barang dan informasi
Bergerak bersama dan memiliki tujuan bersama Bergerak bersama menuju tujuan bersama.
Dalam hal sistem produksi maka targetnya QCDS - SMPE:
A. Pemenuhan permintaan pelanggan.
Diwakili dengan 4 huruf QCDS:
1. Quality (kualitas) yang superior.
2. Cost (harga jual) yang kompetitif.
3. Delivery (waktu pengiriman) yang just in-time.
4. Service (pelayanan) yang membantu.
B. Pemenuhan target internal Diwakili dengan 4 huruf SMPE:
5. Safety, nihil kecelakaan bahkan nearmiss.
6. Moral, basic attitude dan awareness karyawan.
7. Produktivitas, menghasilkan dan bernilai tambah.
8. Environment, memberikan dampak baik bagi lingkungan.
Yang terdampak langsung dengan sistem produksi adalah QCDS dan Produktivitas.
Aktivitas merubah nilai tambah (proses)
Aktvitas ini adalah proses produksi, dimana terdapat beberapa cara proses produksi disesuaikan dengan jenis produknya dan sifat dari pesanannya, diantaranya:
- Make to Order (MTO), pull system.
- Make to Stock (MTS), push system.
- Engineering to Order (ETO)
Mata kuliah sistem produksi akan lebih banyak membahas tentang
tahapan ini yaitu mendukung tercapainya proses produksi yang efektif
dan efisien. Diantaranya pembahasan mengenai:
1. Pull system vs Push system
2. Perencanaan dan Penjadwalan Produksi 3. ERP: MRP / DRP / PTP / OTC
4. JIT dan Lean Manufacture 5. Theory of Constraint
6. Biaya Pokok Produksi
Bahan awal (input)
Bahan awal dapat diartikan masukan atau input ke dalam sistem dengan demikian dalam bentuk material dapat berupa:
- barang raw material,
- bahan setengah jadi atau komponen, atau
- informasi pemesanan barang/jasa.
Sumber daya dan faktor produksi
Sumber daya pasti selau terbatas jumlah dan keberadaannya, oleh karena itu harus digunakan secara optimal dengan meminimalkan waste (pemborosan) yang terjadi. Sumber daya produksi utamanya adalah:
- Material, - Manusia, - Mesin, dan - Enerji
o Gas,
o Oil,
o Water,
o Electricity.
Faktor produksi adalah sama dengan elemen produksi yang telah disebutkan di atas yaitu:
- Man (Manusia):
o baik direct manpower maupun o Indirect manpower.
- Machine (Mesin dan Peralatan):
o peralatan produksi,
o testing dan laboratorium, o handling.
- Material (Bahan):
o direct material dan o indirect material.
- Method (Metode Kerja):
o Prosedur,
o WI,
o Checksheet / Form.
- Measurement (Cara Pengukuran): IEC, ASME, ANSI, SNI.
- Money (Investasi):
o operational expense (Opex), o capital expense (Capex) .
- Mother Nature (Lingkungan): lingkungan kerja internal dan sorrounding.
- Market: adanya permintaan pasar atau order.
- Management: aturan-aturan organisasi dan budaya perusahaan.
Terima Kasih
Stay Positive Mind, Stay Clean, Stay Healthy