PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Batasan Masalah
Tujuan Penelitian
Kegunaan Penelitian
Kajian Penelitian Terdahulu
Tesis: Tingkat Kepuasan Menonton Acara Mamah Dan Aa dalam Aksi Indosiar dan Islam Itu Indah Trans TV (Studi pada Anggota Dewan Taklim Ar-Risala). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kepuasan menonton acara Mamah dan Aa Beraksi pada dimensi informasi dan identitas pribadi. Tidak terdapat perbedaan kepuasan yang signifikan antara program Mamah dan Aa Beraksi dengan program Islam Itu Indah.
Tesis: Persepsi masyarakat terhadap tayangan acara Mamah dan Aa Beraksi di Indosiar (Studi Kasus Majlis Jamaah. Tingkat kepuasan menonton acara Mamah dan Aa Beraksi di Indosiar dan Islam Itu Indah Trans TV (Studi pada anggota Ar- Majelis Risala Taklim).
Sistematika Penulisan
Dari segi dakwah, media televisi dengan berbagai kelebihan dan kelebihannya dapat menjadi media dakwah yang efektif apabila dikelola dan digunakan secara profesional. Selain relevansi sosiologis media televisi dengan masyarakat Indonesia yang pada umumnya masih dalam taraf melihat dan melihat, masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam mempunyai peluang yang besar untuk memanfaatkan media televisi sebagai alat untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan melalui media televisi. 'wah. 8. Persamaan penelitian Ahmad Atabik dengan penelitian yang akan peneliti lakukan adalah subjek investigasi acara televisi, dan perbedaan penelitian yang akan dilakukan pada variabel yang dibahas dalam penelitian Ahmad Atabik lebih mirip televisi secara umum dalam penelitian peneliti menggunakan variabel yang lebih spesifik yaitu acara televisi, Mamah dan Aa dalam tindakan dan nilai agama, selanjutnya perbedaan objek penelitian dan metode penelitian.
LANDASAN TEORI
Pengertian dakwah dan Unsur-unsurnya
Pemahaman Nilai-Nilai Relegius
Hasil penelitian ini adalah persepsi jemaah majlis ta'lim perempuan RW 03 Pancakarya Kelurahan Rejosari Kecamatan Semarang Timur adalah positif dan baik terhadap tayangan tayangan Mama dan Aa Beraksi di Indosiar. Persepsi kognitif dari acara tayangan Mama dan Aa Beraksi di Indosiar memberikan pengetahuan terkait Islam yang mudah dipahami dan dikenali dalam kehidupan sehari-hari. Persepsi afektif terhadap tayangan acara Mama dan Aa Beraksi di Indosiar menimbulkan nilai dan perasaan yang baik serta mempengaruhi kehidupan jemaah Majlis Ta'lim Kotamadya RW 03 Ibu-Ibu.
Terdapat persamaan antara penelitian Adhitya Akbar Pradana dengan penelitian yang akan dilakukan peneliti yaitu subjek penelitiannya adalah variabel acara televisi Mamah dan Aa Beraksi dan perbedaan penelitian yang akan dilakukan adalah pada variabel persepsi masyarakat dalam penelitian peneliti dengan menggunakan variabel nilai agama berikut perbedaan objek penelitian dan metode penelitian. Beberapa hal di atas antara lain 'ubudiyah, yaitu ibadah ritual yang diperintahkan dan diatur dalam Al-Qur'an dan Sunnah. Vertikalnya berupa hubungan manusia dengan Allah (habl minallah), seperti shalat, do'a, puasa, membaca Al-Qur'an, dan lain-lain.
Jadi aspek ini mencakup empat bidang, yaitu keimanan, ibadah, akhlak, serta pengetahuan Al-Qur'an dan hadis.
Dakwah di Televisi
- Pengertian dan Fungsi Televisi
- Televisi Sebagai Media Dakwah
- Program-Program Dakwah di Televisi
Daya tarik media televisi begitu besar sehingga pola kehidupan rutin manusia sebelum munculnya televisi berubah total. Media televisi sebagai sarana penyiaran realitas sosial penting bagi masyarakat untuk memantau dirinya dalam kehidupan bermasyarakat. Hal terpenting bagi media televisi dalam membuat paket program yang berkaitan dengan isu pembangunan kepada pemirsanya adalah berusaha mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Dengan daya tarik televisi yang memadukan langsung gambar dan suara, banyak pihak yang memanfaatkan media televisi untuk berbagai keperluan seperti: ekonomi, politik, budaya, hukum, sosial dan juga sebagai media dakwah salah satunya acara televisi. Kemunculan media televisi dalam kehidupan manusia memang membawa peradaban khususnya dalam bidang komunikasi massa dan proses informasi. Media televisi telah menjadi role model (berita keagamaan) baru bagi kehidupan manusia, namun hal-hal tersebut jelas mempunyai akibat positif dan negatif bagi masyarakat yang menontonnya.55.
Syekh Ali Mahfuz menyatakan maju dan mundurnya Islam sangat bergantung pada aktivitas dakwah Islam atau penyiaran yang dilakukan oleh umat Islam itu sendiri. masih menarik untuk dibahas. Acara dakwah yang ditayangkan di televisi merupakan bagian dari talk show. Talkshow merupakan perpaduan seni. Talkshow mempunyai daya tarik tersendiri karena hadir beberapa pelaku berita secara bersamaan, seperti moderator, panelis, narasumber, dan penonton.
Para penggiat dakwah Islam yang melihat berbagai manfaat media televisi merasa terinspirasi untuk menggunakan media audiovisual tersebut sebagai sarana atau alat untuk menyampaikan pesan dakwah. Dakwah melalui media televisi dapat disampaikan kepada masyarakat melalui suara (audio) dan gambar (visual) yang dapat didengar dan dilihat oleh pemirsa. Sedangkan dari segi pemirsa (mad'u), televisi dapat menjangkau jutaan pemirsa di seluruh tanah air bahkan luar negeri, sehingga dakwah menjadi lebih efektif dan efisien.
METODE PENELITIAN
- Lokasi dan Waktu Penelitian
- Informan Penelitian
- Sumber Data
- Teknik Pengumpuan Data
- Teknik Analisis Data
- Teknik Keabsahan Data
Untuk mengetahui pengaruh peristiwa Mamah dan Aa Beraksi terhadap pemahaman nilai-nilai keagamaan masyarakat Desa Gunung Mesir Bengkulu Selatan. Berdasarkan hasil wawancara dengan informan penelitian, diperoleh pendapat informan tentang keberadaan acara Mamah dan Aa Beraksi di salah satu stasiun TV Nasional Indonesia, berdasarkan hasil wawancara. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan informan Ghazali, mengetahui pengaruh program Mamah dan Aa Beraksi terhadap nilai ibadah.
Data di atas menyatakan bahwa seluruh narasumber memahami materi yang disampaikan pada acara Mamah dan Aa Beraksi. Sedangkan kesimpulan dampak peristiwa Mamah dan Aa Beraksi terhadap pemahaman nilai-nilai keagamaan masyarakat Desa Gunung Mesir Kabupaten Bengkulu Selatan merupakan hasil wawancara.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Deskripsi Objek Penelitian
Gunung Mesir adalah sebuah desa yang terletak di kecamatan Pasar Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, Indonesia. Kelurahan Gunung Mesir terletak di Kelurahan Gunung Mesir yang batas wilayahnya terdiri dari P.1 terletak di aliran Sungai Air Manna dengan koordinat X=269437 dan Y=9504687 kemudian menarik lurus ke kawasan pemukiman P. 2 dengan koordinat ditarik lurus ke P.3, batas antara 3 (tiga) desa/kelurahan yaitu Desa Gunung Mesir, Desa Batu Kuning dan Desa Batu Lambang dengan koordinat X=269228 dan Y=9505640 kemudian ditarik lurus ke jalan P. 4 dengan koordinat dan Y=9505756 kemudian ditarik lurus ke batas antara 3 (tiga) desa/kelurahan yaitu Desa Gunung Mesir, Desa Batu Lambang dan Desa Tanjung Mulia P.5 dengan koordinat X=268603 dan Y=9505930 kemudian ditarik ke dalam kawasan pemukiman P.6 dengan koordinat X=268449 dan Y=9505687; dan 2. Kondisi sosial budaya penduduk Desa Gunung Mesir Bengkulu Selatan Menurut data statistik Desa Gunung Mesir Bengkulu Selatan pada tahun 2020 jumlah penduduk Desa Gunung Mesir Bengkulu Selatan sebanyak 1.570 jiwa.
Masyarakat di Kecamatan Gunung Mesir, Bengkulu Selatan mempunyai jenis pekerjaan yang berbeda-beda seperti petani, peternak, PNS, pedagang, buruh tani. Mata pencaharian masyarakat Desa Gunung Mesir Bengkulu Selatan sudah terdiri dari lima sektor, sektor peternakan merupakan sektor terbesar yang ada pada masyarakat Desa Gunung Mesir. Keadaan pendidikan di Kecamatan Gunung Mesir cukup baik, hal ini terlihat dari masyarakatnya yang rata-rata berpendidikan lebih rendah dari jenjang menengah, namun fasilitas pendidikan yang tersedia masih kurang memadai.
Dari informasi di atas, masyarakat di Kecamatan Gunung Mesir, Bengkulu Selatan, mayoritas berpendidikan. Pendidikan sangat baik, berbasis pendidikan masyarakat sampai perguruan tinggi. Dari keterangan di atas, sarana dan prasarana masyarakat di Desa Gunung Mesir, Bengkulu Selatan cukup lengkap.
Profil Informan Penelitian
Berdasarkan data di atas, karakteristik informan dalam penelitian ini adalah perempuan sebanyak 8 orang dan laki-laki sebanyak 2 orang. Informan dalam penelitian ini adalah informan dengan rentang usia bervariasi antara 32 tahun hingga 71 tahun.
Temuan Penelitian
- Acara Mamah dan Aa Beraksi
- Respon Pemirsa di Kelurahan Gunung Mesir Kab. Bengkulu
- Pengaruh Acara Mamah dan Aa Beraksi Terhadap Nilai-Nilai
Berdasarkan hasil wawancara dengan informan terkait acara Mama dan Aa Beraksi yang ditayangkan di salah satu stasiun televisi nasional Indonesia.
Pembahasan
Reduksi data lainnya adalah mengenai pemahaman peneliti terhadap materi yang disampaikan pada acara Mamah dan Aa Beraksi, 10 informan mempunyai jawaban yang berbeda-beda. Reduksi data ketiga menangkap perasaan setelah menonton tayangan Mamah dan Aa Beraksi, 10 informan mempunyai jawaban yang berbeda-beda yaitu; Reduksi data pendapat empat informan tentang peristiwa Mamah dan Aa Beraksi 10 informan memberikan tanggapan beragam yaitu 1) sangat baik, 2) baik dan 3) buruk.
Reduksi data yang keempat mengenai pengaruh acara Mamah dan Aa Beraksi terhadap pemahaman nilai keagamaan dalam bidang lomba ibadah, informan penelitian menjawab bahwa secara umum berpengaruh signifikan terhadap nilai keagamaan ibadah, seperti ibadah berupa mahdoh dan ghairu mahdoh. Respon narasumber hampir sama, sehingga peneliti menggunakan kode respon pengetahuan. Di bawah ini adalah tabel tanggapan responden mengenai pengetahuan masyarakat terhadap peristiwa Mamah dan Aa Beraksi. Respon narasumber hampir sama, sehingga peneliti menggunakan kode respon pengetahuan dan pemahaman.Di bawah ini tabel tanggapan responden terhadap pengetahuan masyarakat terhadap peristiwa Mamah dan Aa Beraksi.
Tampilan data perasaan setelah menonton tayangan Mamah dan Aa Beraksi Jawaban narasumber hampir sama, sehingga peneliti menggunakan kode jawaban yang saya ketahui dan pahami. Di bawah ini tabel jawaban responden tentang pengetahuan masyarakat terhadap tayangan Mamah dan Aa Beraksi. Data tampilan pendapat informan tentang peristiwa Mamah dan Aa, jawaban informan hampir sama, sehingga peneliti menggunakan kode-kode yang sangat baik dan baik untuk jawaban informan. Berikut tabel tanggapan informan terhadap pendapat informan mengenai peristiwa Mamah dan Aa Beraksi. Database di atas menyatakan bahwa pendapat 7 informan mengenai acara Mamah dan Aa Beraksi berpendapat bahwa acara Mamah dan Aa Beraksi sangat baik dengan persentase sebesar 70%, dan 3 orang informan berpendapat bahwa acara tersebut baik dengan persentase dari 30% data.
Tampilan data pengaruh peristiwa Mamah dan Aa terhadap nilai-nilai keagamaan informan penelitian, jawaban informan hampir sama, sehingga peneliti menggunakan kode pengaruh signifikan yang disajikan di bawah ini. Pengetahuan dapat diukur dengan tingginya skor pengetahuan peristiwa, pengetahuan materi dan respon positif informan terhadap program Mamah dan Aa Beraksi. Berdasarkan hal tersebut, kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh peristiwa Mamah dan Aa Beraksi terhadap nilai-nilai keagamaan masyarakat Desa Gunung Mesir Kabupaten Bengkulu Selatan.
PENUTUP
Saran
Pemerintah hendaknya memberikan contoh yang baik kepada para praktisi media pertelevisian dan masyarakat, yang tujuannya adalah agar kualitas suatu acara televisi harus berbanding lurus dengan jumlah penontonnya. Pengelolaan Media Siaran; Strategi Pengelolaan Radio dan Televisi Edisi Revisi, Jakarta: Kencana Prenada Media Group. Meizi Alpani adalah nama penulis skripsi ini, Penulis lahir dari Bapak. Junilian dan Ny. Desmawati yang merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara.
Alamat penulis adalah Jalan Kapten Bukhari, Kelurahan Gunung Mesir, Kecamatan Pasar Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu. Pada tahun 2003, penulis memulai pendidikannya di TK Melati. Dan saat ini beliau kuliah di IAIN Bengkulu, Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam.