PENGARUH ATRIBUT PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN
(Studi pada Konsumen Brawijaya Istana Oleh-oleh Kota Batu)
SKRIPSI
Diajukan untuk memenuhi persyaratan memperoleh gelar Sarjana Administrasi Bisnis
Oleh
INDAH SUSILOWATI NPM 216.01.09.2.052
UNIVERSITAS ISLAM MALANG FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI PROGRAM STUDI ADMINISTRASI BISNIS
MALANG 2020
RINGKASAN
Indah Susilowati, 2020, Pengaruh Atribut Produk Terhadap Keputusan Pembelian ( Studi Kasus pada Konsumen Brawijaya Istana Oleh-oleh Khas Batu Di Jalan Diponegoro No. 86, Desa Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu). Dosen Pembimbing I : Dr. Siti Saroh, M.Si, Dosen Pembimbing II : Daris Zunaida, S.AB., M.AB.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Atribut Produk. Jenis penelitian adalah kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumen, observasi dan kuesioner. Jumlah sampel sebanyak 90 serta menggunakan metode analisis regresi linier sederhana. Pengolahan data dengan menggunakan program SPSS 14.0 for Windows.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam uji t secara parsial variabel Atribut Produk berpengaruh positif signifikan terhadap Keputusan Pembelian yang dibuktikan dengan Hal ini ditunjukkan dengan hasil pengujian Uji t didapatkan nilai t hitung sebesar 5,238 > t tabel 1,662 dan sig sebesar 0.000, dimana sig t < 0,05.
Kata Kunci : Atribut Produk, Keputusan Pembelian
SUMMARY
Indah Susilowati, 2020, The Effect of Product Attributes on Purchasing Decisions (Case Study on Brawijaya Consumers of the Distinctive Souvenir Palace of Batu on Jalan Diponegoro No. 86, Sisir Village, Batu District, Batu City). Supervisor I: Dr. Siti Saroh, M.Sc, Supervisor II: Daris Zunaida, S.AB., M.AB.
Product attribute. This type of research is quantitative. Data collection methods using interviews, documents, observations and questionnaires. The number of samples is 90 and using simple linear regression analysis method. Process data using the SPSS 14.0 program for Windows.
The results showed that in partial t test Product Attribute variable had a significant positive effect on Purchasing Decisions as evidenced by this indicated by the results of the t test, the t value was 5.238> t table 1.662 and sig was 0.000, where sig t <0, 05.
Keywords: Product Attributes, Purchasing Decisions
1 BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kota Batu merupakan salah satu kota sebagai penghasil buah apel yang sangat tinggi. Terdapat bermacam-macam olahan dari buah apel yaitu keripik apel, dodol apel, minuman sari apel dll. Kota Batu juga mempunyai keindahan tersendiri, terbukti dengan banyaknya para wisatawan luar kota yang berkunjung atau berlibur ke Kota Batu dan menjadikan Kota Batu sebagai Kota Wisata.
Kota wisata Batu sendiri adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Pariwisata kota Batu merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia.
Jumlah kunjungan wisatawan ke kota ini merupakan salah satu yang terbesar bersama dengan Bali dan Yogyakarta. Objek wisata Kota Batu sangat beragam, dari sejarah, retail, pendidikan, hingga kawasan alam. Jumlah kunjungan wisatawan ke kota wisata Batu dari tahun ke tahun jumlah wisatawan yang datang terus meningkat melebihi target. Tahun 2017 4,7 juta wisatawan, tahun 2018 5,6 juta wisatawan, tahun 2019 ditargetkan kunjungan sebanyak 5.8 juta dan pada tahun 2020 sebanyak 6,4 juta wisatawan, sumber Times Batu, https://jatimtimes.com/baca/208626/20200203/181700/lampaui-target-tahun- 2019-kunjungan-wisatawan-di-kota-batu-tembus-7-2-juta.
2 Tersedianya objek wisata yang banyak dan menawan, kota Batu ini selalu dipenuhi oleh para wisatawan dari seluruh Indonesia. Tidak kalah dengan objek wisatanya, Kota Batu juga memiliki oleh-oleh khas yang tidak kalah menarik dengan lainnya contoh nya Apel Batu. Tidak hanya buah apel saja, melainkan beberapa buah lainnya, seperti singkong, pisang, dan lain-lain. Buah apel yang menjadi maskot Kota Batu dan buah apel dapat juga diolah menjadi sari apel, dodol apel dan keripik dari buah-buah lainnya. Selain hasil olahan apel dan buah- buahan kota batu juga memiliki aneka souvenir misalnya gantungan kunci, tas, kaos dengan aneka sablon tulisan. Salah satu Toko oleh-oleh yang ada di Kota Batu yaitu Brawijaya Istana Oleh-oleh Kota Batu ini sangat lengkap, dengan kualitas yang sangat terjamin dan harga yang terjangkau. Salah satu Oleh-oleh khas Kota Batu yang terdapat di pusat Oleh-oleh Brawijaya yaitu, keripik buah, kaos ngalam, tas atau goddie bag, sandal, pia Brawijaya. Brawijaya Istana Oleh- oleh juga memiliki aneka cindera mata lainnya misalnya saja gantungan kunci, gelang, bando, boneka dll. Toko Brawijaya Oleh-oleh tidak hanya menyediakan aneka cindera mata melainkan pelayanan yang ramah dan memuaskan Brawijaya Istana Oleh-oleh memiliki tiga lantai yaitu dengan pembagian lantai dasar ada restoran, tempat parkir dan mushola, di lantai satu tempat Oleh-oleh Khas Batu.
Di Brawijaya ini menjual beragam jenis keripik buah mulai dari kualitas standar hingga kualitas buah yang premium, dilantai dua ada tempat aneka souvenir yang dijual.
3 Lokasi Toko Istana Brawijaya Oleh-Oleh cukup strategis, tepatnya Di Jalan Diponegoro No. 86, Desa Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu. Jalan tersebut merupakan jalan utama menuju ke Alun-alun Kota Batu sehingga sering dilalui oleh bus rombongan wisatawan, termasuk mereka yang membawa bus pariwisata.
Penelitian ini diarahkan untuk mengetahui apa saja yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen pada produk Brawijaya Istana oleh-oleh khas Kota Batu yang menyangkut variabel merek, kemasan, pemberian label, layanan pelengkap, jaminan. Melalui penelitian ini diharapkan apa yang mempengaruhi konsumen dalam memutuskan pembeliannya pada produk Brawijaya Istana Oleh- oleh khas Batu Malang dapat diketahui. Secara spesifik obyek penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah konsumen yang mengunjungi Brawijaya Istana Oleh-oleh khas Batu. Konsumen dipilih sebagai sampel penelitian dengan berbagai pertimbangan bahwa konsumen mengerti dan memahami tentang arti penelitian dan diasumsikan mempunyai pengetahuan yang cukup untuk memberikan penilaian terhadap Brawijaya Istana Oleh-oleh Khas Kota Batu yang mereka beli dan dari sudut pandang konsumen, sebagian jumlah pembeli Brawijaya Istana Oleh-Oleh khas Batu adalah dari wisatawan luar kota Batu.
Sektor pariwisata di Kota Batu Malang sedang mengalami peningkatan, baik dalam hal pengembangan destinasi wisata baru maupun peningkatan jumlah usaha jasa pariwisata dan jumlah kunjungan wisatawan. Peningkatan kunjungan
4 wisatawan ke Kota Batu tentunya akan berimbas langsung terhadap Brawijaya Istana Oleh-oleh Kota Batu.
Pernyataan tersebut dapat membuktikan atribut produk merupakan unsur- unsur yang terdapat pada suatu produk yang dipandang penting bagi konsumen untuk mengambil keputusan pembelian. Konsumen biasanya membeli produk dengan merek tertentu tanpa berfikir panjang karena melihat manfaat dari produk tersebut. Terdapat juga konsumen membeli suatu produk setelah melihat dan desain menarik yang terdapat pada produk tersebut. Produk yang menarik dapat membuat pembeli menjadi merasa tertarik untuk membeli produk tersebut sehingga perusahaan harus menciptakan inovasi-inovasi produk yang berbeda pada perusahaan lainnya untuk menarik minat konsumen.
Produk yang sesuai dengan keinginan konsumen akan lebih diminati atau direspon dengan baik oleh konsumen. Perusahaan harus bisa mengikuti perkembangan agar dapat menciptakan produk yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen salah satu strategi produk yang dapat dilakukan oleh perusahaan yaitu dengan menganalisa dan memahami perkembangan tersebut.
Produk harus dikembangkan dengan baik sesuai dengan selera konsumen agar produk tetap diminati dan bertahan dalam menghadapi persaingan yang terjadi.
Atribut produk adalah unsur-unsur produk yang dipandang penting oleh konsumen dan dijadikan dasar pengambilan keputusan pembelian. Atribut produk
5 meliputi merek, kemasan jaminan garansi, pelayanan dan sebagainya Menurut Tjiptono (2008 : 103) atribut produk yang baik akan menghasilkan hasil akhir yang mempengaruhi pandangan konsumen. Konsumen akan merasa bahwa produk tersebut memiliki kelebihan dibandingkan produk sejenis lainnya, sehingga produk memiliki nilai tambah. Apabila produk memiliki kelebihan yang baik maka keputusan pembelian tinggi, tetapi apabila produk yang dimiliki buruk maka keputusan pembelian akan rendah. Menurut Kotler (2002:184) keputusan pembelian adalah tindakan dari konsumen untuk mau membeli atau tidak terhadap produk. Dari berbagai faktor yang mempengaruhi konsumen dalam melakukan pembelian suatu produk atau jasa, biasanya konsumen selalu mempertimbangkan kualitas, harga dan produk sudah yang sudah dikenal oleh masyarakat.
Menurut Kotler dan amstong (2008:99) mengelompokkan atribut produk kepada tiga undur penting, yaitu kualitas produk (product quality), fitur produk (product features),dan desain produk (product design). Menurut Basu Swastha (2000:15) keputusan pembelian adalah sebuah pendekatan penyelesaian masalah pada kegiatan manusia untuk membeli suatu barang atau jasa dalam memenuhi keinginan dan kebutuhannya yang terdiri dari pengenalan kebutuhan dan keinginan, pencarian informasi, evaluasi terhadap alternatif pembalian, keputusan pembelian, dan tingkah laku setelah pembelian. Agar tujuan tersebut tercapai, maka setiap perusahaan harus berupaya menghasilkan dan menyampaikan barang
6 dan jasa yang dinginkan konsumen dengan harga yang baik. Dengan demikian, setiap perusahaan harus mampu memahami konsumen pada pasar sasaranya, karena kelangsungan hidup perusahaan tersebut sebagai organisasi yang berusaha memenuhi kebutuhan dan keinginan para konsumen sangat tergantung pada konsumennya. Perusahaan harus dapat menyusun strategi dan program yang tepat dalam rangka memanfaatkan peluang yang ada dan mengungguli para pesaingnya.
Berdasarkan uraian di atas, maka penelitian ini ditunjukkan untuk mengetahui sebarapa besar pengaruh yang terdiri dari variabel merek, kemasan, pemberian label, layanan pelengkap, jaminan. Terhadap keputusan pembelian konsumen dengan judul “PENGARUH ATRIBUT PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN BRAWIJAYA OLEH-OLEH KHAS BATU KOTA MALANG (Studi kasus pada konsumen Brawijaya Istana Oleh-oleh Khas Kota Batu)”.
B. Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah atribut produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada konsumen Brawijaya Istana Oleh-oleh Khas Batu?
7 C. Tujuan Penelitian
Tujuan dalam penelitian ini yaitu, mengetahui pengaruh atribut produk terhadap keputusan pembelian pada konsumen Brawijaya Istana Oleh-oleh Khas Batu.
D. Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian yang diharapkan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Secara Teoritis
Melalui penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan bagi peneliti selanjutnya khususnya dalam bidang ekonomi secara makro tentang atribut produk dan keputusan pembelian.
2. Secara Praktis
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada pihak manajemen perusahaan sebagai bahan evaluasi dan memberikan gambaran dan informasi yang berguna bagi perusahaan.
E. Sistematika Pembahasan BAB I: PENDAHULUAN
Pada bab ini terdiri dari latar belakang, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian dan sistematika pembahasan.
8 BAB II: TINJAUAN PUSTAKA
Pada bab ini peneliti akan memaparkan hasil penelitian terdahulu sebagai bahan pendukung penelitian, teori-teori yang diambil dari buku maupun jurnal yang berkaitan dengan penelitian, diantaranya seperti teori tentang atribut produk, keputusan pembelian, dsb.
BAB III: METODE PENELITIAN
Bab ini peneliti menguraikan tentang metode yang digunakan dalam penelitian, diantaranya adalah jenis penelitian, variabel dan pengukurannya, populasi dan sampel, teknik pengumpulan data, lokasi penelitian, dan teknik analisis data.
BAB IV: HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Bab ini peneliti memaparkan tentang hasil dan pembahasan penelitian tentang pengaruh merek, kualitas pemberian label, layanan pelengkap, jaminan terhadap keputusan pembelian Istana Oleh-oleh Brawijaya.
BAB V: PENUTUP
Pada bab ini peneliti memberikan kesimpulan dari pembahasan- pembahasan yang telah dibahas di bab-bab sebelumnya dan juga memberikan saran-saran yang sekiranya dapat bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan.
78 BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan anatara atribut produk terhadap keputusan pembelian. Hal ini ditunjukkan dengan hasil pengujian Uji t didapatkan nilai t hitung sebesar 5,238 > t tabel 1,662 dan sig sebesar 0.000, dimana sig t < 0,05.
Berdasarkan hasil dari distribusi jawaban yang menunjukkan bahwa atribut produk yang paling banyak di pilih konsumen adalah kemasan (4,098). Atribut produk yang dianggap paling penting oleh konsumen adalah kemasan karena konsumen akan memilih produk dengan kemasan yang baik dan menarik dengan adanya kemasan yang baik maka produk tersebut akan terjaga dengan baik pula Desain adalah suatu tampilan produk yang lebih praktis ke penggunaan yang lebih mudah dan nyaman. Jaminan adalah proses tanggung jawab perusahaan kepada konsumen bila produk terjadi kerusakan. Merek adalah sebuah nama atau istilah yang terdapat pada suatu produk.
Layanan pelengkap adalah pelayanan yang diberikan perusahaan kepada konsumen untuk membuat konsumen nyaman pada saat melakukan pembelian. Kualitas adalah satu hal terpenting dalam melakukan keputusan pembelian, karena konsumen sebelum membeli produk akan melihat kualitas dari produk itu sendiri. Pemberian label adalah bagian dari produk yang menjelaskan tentang produk tersebut yang berupa gambar atau kata-kata yang terdapat di kemasan produk sehingga mudah untuk dikenali oleh pembeli. Fitur adalah
79 pembeda dengan produk pesaing dan dapat dijadikan dasar pertimbangan konsumen dalam melakukan pembelian
B. Saran
a. Bagi Perusahaan
Brawijaya Istana Oleh-oleh Khas Batu Jalan Diponegoro No. 86, Desa Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu. Diharapkan untuk terus mempertahankan atribut produk yang terdapat pada semua produk Brawijaya Istana Oleh-oleh Khas Batu dan dapat menciptakan inovasi-inovasi produk maka secara tidak langsung Brawijaya Istana Oleh- oleh Khas Batu memberikan produk-produk baru bertujuan untuk menarik konsumen agar tertarik untuk membeli.
b. Bagi peneliti selanjutnya
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka saran untuk peneliti selanjutnya adalah dapat menggunakan variabel serupa. Peneliti selanjutnya diharapkan juga menggunakan teori yang sesuai dengan kondisi setelah melakukan penelitian. Jika penelitian ini masih banyak kekurangan, diharapkan penelitian selanjutnya agar bisa diperbaiki dan lebih disempurnakan.
DAFTAR PUSTAKA
Assauri, & Sofyan . (2008). Manajemen Produksi dan Operasi. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Azany, F. (2014). Analisis Pengaruh Desain Produk, Motivasi Konsumen dan CitraMerek Terhadap Keputusan Pembelian Sepatu Bellagio. 1-77.
Andrian Sutedi, Tanggung Jawab Produk dalam Hukum Perlindungan Konsumen, (Ghalia Indonesia ; Bogor, 2008), hlm 75
BRUANDARI, Santi Fauzi. Analisis Pengaruh Atribut Produk Terhadap Keputusan Pembelian Ponsel Merek Blackberry (Studi Kasus Mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta Tahun Ajaran 2011/2012). 2012.
BEYHAKI, Beyhaki, et al. PENGARUH ATRIBUT PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (Survei pada Pembeli Daihatsu Xenia Periode Januari–Desember 2014 pada PT Daihatsu Jolo Abadi Malang). Jurnal Administrasi Bisnis, 2017, 51.2: 93-99.
Durianto, D., Sugiarto, & Sitinjak, T. 2004. Strategi Menaklukkan Pasar Melalui Riset Ekuitas dan Perilaku Merek. Jakarta: PT.Gramedia Pustaka Utama Ginting, Nembah F. Hartimbul. 2012. Manajemen Pemasaran. Cetakan 2. Yrama
Widya. Bandung.
Indrawati. (2015). Metode Penelitian Manajemen dan Bisnis Konvergensi Teknologi Komunikasi dan Informasi, Bandung : Aditama.
Kotler , P., & Armstrong . (2002). Dasar-dasar Pemasaran (1 ed.). Jakarta: PT Prenhalindo.
Kotler, P., & Armstrong .(2012). Prinsip-prinsip Pemasaran (13 ed.). Jilid 1. Jakarta:
Erlangga
Kotler, P., & Armstrong .(2006). Manajemen Pemasaran (11 ed.). Jilid 1. Jakarta: PT Indeks Gramedia
Kotler dan Keller, (2012). Marketing Managemen Edisi 14, Global Edition. Pearson Prentice Hall.
Mullins Jhon W, C. Orville, Jean-claude Larreche, dan Harper W Walker Boyd.
2005. Manajemen Pemasaran. Jakarta : Erlangga
Marianne Rosner Klimchuk,& Sandra A. Krasovec. (2007). Desain Kemasan.Jakarta : Erlangga.
Nazir.2014. Metode Penelitian.Bogor:Ghalia Indonesia
Simamora , H. (2000). Manajemen Pemasaran Internasional . Jakarta : Salemba Empat .
Swastha , B., & Irawan , D. (2008). Manajemen Pemasaran Modern . Yogyakarta : Liberty.
Swastha, B., & Handoko, T. H. (2000). Manajemen Pemasaran (Analisa Perilaku Konsumen). Yogyakarta: BPFE UGM.
Suharno dan Yudi Sutarso. 2010. Marketing In Practice. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sudaryono.(2017). Metodologi Penelitian.Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
SETYANTO, Linggar Eka; ARIFIN, Zainul; SUNARTI, Sunarti. PENGARUH ATRIBUT PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (Survei Pembeli Apple iPhone pada Mahasiswa/Mahasiswi S1 Fakultas Ilmu Administrasi Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis Angkatan 2013/2014 Universitas Brawijaya Malang). Jurnal Administrasi Bisnis, 2017, 46.2: 19-27.
Saladin, Djaslim, 2003, “Intisari Pemasaran dan Unsur-unsur Pemasaran”, cetakan ketiga Bandung : Linda Karya
Tjiptono , F. (2008). Strategi Pemasaran (2 ed). Yogyakarta : ANDI OFFSET . Tjiptono, Fandy (2002). Strategi Pemasaran. Yogyakarta : Penerbit Andi.
Winardi. 1991. Marketing dan Perilaku Konsumen. Bandung : Mandar Maju Zulganef. (2008). Metode Penelitian Sosial & Bisnis.Yogyakarta: Graha Ilmu