PENDAHULUAN
Latar Belakang Penelitian
Berdasarkan penelitian yang dilakukan Panggaki dkk, kompensasi diketahui berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan tujuan tersebut, peneliti melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Disiplin Kerja, Kerjasama Tim Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Generasi Milenial Di PT Wahana Lentera Raya Gresik”.
Rumusan Masalah
Karakteristik setiap generasi yang berbeda-beda menuntut perusahaan untuk memahami hal tersebut, sehingga dapat memilih karyawan yang tepat dan mampu memenuhi keinginan karyawan, serta kinerja karyawan akan semakin optimal. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja, kerjasama tim dan kompensasi terhadap kinerja karyawan generasi milenial pada perusahaan di Jawa Timur yaitu PT Wahana Lentera Raya Gresik.
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Penelitian ini dapat menjadi referensi tambahan di perpustakaan Universitas Bhayangkara Surabaya khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi bagi para peneliti dalam mengembangkan penelitian selanjutnya khususnya di bidang Manajemen Sumber Daya Manusia.
Sistematika Penulisan
Penelitian ini dapat menjadi bukti penerapan dan pengembangan ilmu yang diperoleh peneliti selama kuliah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bhayangkara Surabaya. Bab ini akan menyimpulkan apa yang telah disampaikan sebelumnya dan disertai dengan saran-saran dari temuan penelitian ini.
TINJAUAN PUSTAKA
Penelitian Terdahulu
Dalam penelitian ini variabel independen lain yang digunakan adalah kepuasan kerja sedangkan pada penelitian yang akan peneliti lakukan adalah disiplin kerja. Objek penelitian penelitian ini adalah karyawan PDAM Kota Padang yang berjumlah 117 orang, sedangkan penelitian yang akan dilakukan peneliti adalah generasi milenial PT Wahana Lentera Raya Gresik.
Landasan Teori
- Disiplin Kerja
- Pengertian Disiplin Kerja
- Pelaksanaan Disiplin Kerja
- Indikator Disiplin Kerja
- Kerjasama Tim
- Pengertian Kerjasama Tim
- Pembagian Tim Kerja
- Tahapan dalam Membangun Kerjasama Tim
- Indikator Kerjasama Tim
- Kompensasi
- Pengertian Kompensasi
- Fungsi Pemberian Kompensasi
- Sistem Kompensasi
- Indikator Kompensasi
- Kinerja Karyawan
- Pengertian Kinerja Karyawan
- Standar Kinerja Karyawan
- Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan
- Indikator Kinerja Karyawan
- Generasi Milenial
- Pengertian Generasi Milenial
- Karakteristik Generasi Milenial
Pengaruh disiplin kerja, kerjasama tim dan reward terhadap kinerja karyawan generasi milenial di PT Wahana Lentera Raya Gresik. Kinerja pegawai dikatakan baik apabila hasil kerja pegawai memenuhi atau melampaui standar kerja yang ditetapkan perusahaan.
Kerangka Konseptual
Kinerja karyawan dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik pribadi maupun organisasi, antara lain disiplin kerja, kerja sama tim, dan gaji. Menurut penelitian yang dilakukan Wairooy, disiplin kerja mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Sharma dkk (2012:10) menjelaskan kerja tim adalah kinerja kelompok yang berkaitan dengan suatu produk yang dihasilkan, suatu proses yang dilakukan dengan orang-orang yang terlibat.
Namun pada penelitian yang dilakukan oleh Muhti dkk (2017) ditemukan bahwa kerjasama tim tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan dan hal ini dipengaruhi oleh pentingnya orientasi hasil dalam budaya perusahaan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Panggiki dkk dan Aprianggi dkk diketahui bahwa kompensasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan.
Hipotesis
Kerja Tim (X2): Kerja sama tim adalah kinerja kelompok yang berkaitan dengan produk yang dihasilkan, prosesnya dilakukan bersama orang-orang yang terlibat (Sharma, dkk. 2012:10). Bahwa variabel disiplin kerja, kerjasama tim dan kompensasi berpengaruh secara simultan terhadap variabel kinerja karyawan generasi milenial di PT Wahana Lentera Raya Gresik. Bahwa variabel disiplin kerja, kerjasama tim dan kompensasi berpengaruh secara parsial terhadap variabel kinerja karyawan generasi milenial di PT Wahana Lentera Raya Gresik.
Bahwa variabel kompensasi mempunyai pengaruh yang dominan terhadap variabel kinerja pada karyawan generasi milenial di PT Wahana Lentera Raya Gresik.
METODE PENELITIAN
- Kerangka Proses Berpikir
- Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel
- Variabel Bebas
- Variabel Terikat
- Pengukuran Variabel
- Teknik Penentuan Populasi, Besar Sampel dan Teknik Pengambilan
- Populasi
- Sampel
- Teknik Pengambilan Sampel
- Lokasi dan Waktu Penelitian
- Prosedur Pengambilan/Pengumpulan Data
- Jenis Data
- Sumber Data
- Pengumpulan Data
- Pengujian Data
- Uji Validitas
- Uji Reliabilitas
- Teknik Analisis Data dan Uji Hipotesis
- Teknik Analisis Data
- Teknik Uji Hipotesis
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa variabel disiplin kerja, kerjasama tim dan kompensasi berpengaruh terhadap variabel kinerja karyawan generasi milenial di PT Wahana Lentera Raya Gresik. Berdasarkan uji F yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa disiplin kerja, kerjasama tim dan kompensasi secara simultan berpengaruh terhadap variabel kinerja karyawan generasi milenial di PT Wahana Lentera Raya Gresik. Hipotesis ketiga yang menyatakan bahwa variabel kompensasi mempunyai pengaruh dominan terhadap variabel kinerja karyawan generasi milenial di PT Wahana Lentera Raya Gresik juga terbukti benar.
Penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja karyawan generasi milenial PT Wahana Lentera Raya Gresik sangat dipengaruhi oleh kesesuaian kompensasi yang diberikan perusahaan kepada karyawannya. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai pengaruh disiplin kerja, kerjasama tim dan kompensasi terhadap kinerja karyawan generasi milenial di PT Wahana Lentera Raya Gresik.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Deskripsi Objek Penelitian
- Sejarah Perusahaan
- Visi dan Misi Perusahaan
- Struktur Organisasi
Wahana Lentera Raya Gresik merupakan perusahaan furniture yang merupakan bagian dari produk brand Avian dan didirikan pada tahun 2002 dengan visi menjadi pemimpin pasar dalam bisnis ini dan berskala nasional dengan 55 cabang di seluruh Indonesia dengan nama PT. WLR adalah perusahaan furnitur berpikiran maju yang selalu berupaya memberikan layanan lebih baik kepada pelanggan. Wahana Lentera Raya Gresik memasarkan furniturnya dengan merek Activ Furniture, Cupu Furniture dan Creativ Furniture.
Wahana Lentera Raya Gresik mempunyai kurang lebih 4800 karyawan yang terdiri dari 200 karyawan tetap dan 4600 karyawan jarak jauh yang membantu dalam proses produksi sehari-hari nonstop dengan menerapkan sistem shift atau sistem kerja berdasarkan waktu tertentu untuk setiap karyawan dan karyawan. Berdasarkan struktur organisasi yang ada, PT Wahana Lentera Raya Gresik menggunakan organisasi lini yang kekuasaan tertinggi berada di tangan seorang pemimpin dan pembagian tugas mengalir langsung dari atasan kepada bawahan sesuai tingkatan organisasi (tingkatan manajemen).
Data dan Deskripsi Hasil Penelitian
- Karakteristik Responden
- Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
- Karakteristik Responden Berdasarkan Umur
- Karakteristik Responden Berdasarkan Lama Bekerja
Tujuan pengklasifikasian responden dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui secara jelas dan akurat karakteristik responden yang dijadikan subjek penelitian ini. Berdasarkan hasil kuesioner yang dikumpulkan, maka hasil persentase karakteristik responden dapat diuraikan sebagai berikut. Responden Wahan Lenter Ray Gresik sebagian besar berjenis kelamin laki-laki yaitu sebanyak 38 responden atau (61,2%), sedangkan jumlah responden perempuan sebanyak 24 responden (38,2%).
Wahana Lentera Raya Gresik berumur 25 sampai 30 tahun sebanyak 27 responden atau (43,6%) untuk responden berumur 31 sampai 35 tahun sebanyak 20 responden atau (32,2%). Banyaknya responden yang berusia 25-30 tahun hingga hampir 50% dikarenakan dari jumlah karyawan di PT Wahana Lentera Raya Gresik diketahui mayoritas karyawan berada pada kelompok usia tersebut.
Penilaian Masing-Masing Variabel
- Variabel Disiplin Kerja
- Variabel Kerjasama Tim
- Variabel Kompensasi
- Variabel Kinerja Karyawan
Berdasarkan data perusahaan diketahui bahwa sebagian besar karyawan merupakan karyawan yang telah bekerja selama 1-4 tahun di PT Wahana Lentera Raya, sehingga sebagian besar responden penelitian mempunyai latar belakang bekerja sekitar 1-4 tahun. Berdasarkan data pada Tabel 4.5 diketahui bahwa indikator disiplin kerja karyawan generasi milenial di PT Wahana Lentera Raya Gresik dengan skor tertinggi adalah remunerasi dengan jumlah 194 dan rata-rata 3,13. Berdasarkan data pada Tabel 4.6 diketahui bahwa indikator kerjasama tim karyawan generasi milenial di PT Wahana Lentera Raya Gresik dengan skor tertinggi adalah partisipasi seluruh anggota dengan jumlah 185 dan rata-rata 2,98.
Berdasarkan data pada tabel 4.7 diketahui bahwa indikator kompensasi pada karyawan generasi milenial di PT Wahana Lentera Raya Gresik yang memperoleh skor tertinggi adalah upah dengan jumlah sebesar 243 dan rata-rata sebesar 3,91. Berdasarkan data pada tabel 4.7 diketahui bahwa indikator kinerja karyawan generasi milenial di PT Wahana Lentera Raya Gresik yang memperoleh skor tertinggi adalah kuantitas dengan jumlah per indikator sebesar 377 dan rata-rata sebesar 3,04.
Analisis Hasil Penelitian dan Pengujian Hipotesis
- Uji Validitas dan Uji Reliabilitas
- Analisis Regresi Linier Berganda
- Koefisien Determinasi Berganda (R 2 )
- Uji Hipotesis
Uji simultan atau uji F digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel independen secara simultan atau bersama-sama terhadap variabel dependen. Uji parsial atau uji t dilakukan untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen yang diteliti terhadap variabel dependen secara parsial atau terpisah. Pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen dinyatakan signifikan apabila nilai signifikansinya dibawah 0,05 dan nilai thitung ≥ ttabel.
Berdasarkan hasil tersebut dan keputusan menerima hipotesis, maka ditemukan bahwa hipotesis kedua yang menyatakan bahwa variabel disiplin kerja, kerjasama tim dan kompensasi berpengaruh secara parsial terhadap variabel kinerja karyawan generasi milenial di PT Wahana Lentera Raya Gresik terbukti. benar karena nilai signifikansi 3 variabel independen dibawah 0,05 dan nilai hitung disiplin kerja, kerjasama tim dan kompensasi sebesar 4,194 (>tabel 1, 67155). Hal ini terlihat dengan membandingkan koefisien regresi terstandar (β) terhadap nilai koefisien terstandar antara ketiga variabel independen yang diteliti.
Pembahasan
- Pengaruh Simultan ( Uji F)
- Pengaruh Parsial ( Uji t)
- Pengaruh Dominan
Adanya disiplin kerja, kerjasama tim dan kompensasi merupakan 3 variabel yang berpengaruh untuk meningkatkan kinerja karyawan generasi milenial, dalam hal ini karyawan generasi milenial di PT Wahana Lentera Raya Gresik. Berdasarkan uji t yang telah dilakukan disimpulkan bahwa hipotesis kedua yang menyatakan bahwa variabel disiplin kerja, kerjasama tim dan kompensasi berpengaruh secara parsial terhadap variabel kinerja karyawan generasi milenial di PT Wahana Lentera Raya Gresik terbukti. menjadi kenyataan. Selain disiplin kerja, kerjasama tim juga ternyata menjadi faktor penting lainnya yang juga mempengaruhi peningkatan kinerja karyawan, yang dalam penelitian ini adalah karyawan generasi milenial di PT Wahana Lentera Raya Gresik.
Kompensasi menjadi faktor lain yang juga terbukti berdampak pada peningkatan kinerja karyawan generasi milenial khususnya di PT Wahana Lentera Raya Gresik. Perusahaan dapat membuat kebijakan yang dapat meningkatkan disiplin kerja dan kerjasama tim antar karyawan perusahaan sehingga kinerja karyawan PT Wahana Lentera Raya Gresik dapat meningkat.
SIMPULAN DAN SARAN
Simpulan
Hal ini diketahui dari nilai signifikansi yang dibawah 0,05 dan nilai Fhitung sebesar 17,870 lebih besar dari Ftabel 2,76. Masing-masing variabel bebas tersebut mempunyai pengaruh yang signifikan, nilai t hitung variabel disiplin kerja, kerjasama tim, dan kompensasi terhadap variabel kinerja pegawai masing-masing sebesar dan 4,194. Berdasarkan nilai beta unstandardized coefisien yang bernilai positif pada masing-masing variabel independen menunjukkan bahwa arah pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen adalah positif atau dengan kata lain disiplin kerja, kerjasama tim dan kompensasi dapat meningkatkan kinerja PT. pertunjukan. Karyawan Wahana Lentera Raya Gresik.
Dominasi variabel kompensasi terhadap variabel kinerja pegawai dipengaruhi oleh karakteristik generasi milenial yang fokus untuk mencapai karir sebaik mungkin dan mampu memiliki penghasilan setinggi-tingginya.
Saran
Pengaruh kreativitas dan kerjasama tim terhadap kinerja pendamping UPPKH (Unit Pelaksana Program Keluarga Harapan) Kabupaten Sampang. Pengaruh peran kepemimpinan dan kerjasama tim terhadap kinerja pegawai pada Aparatur Sipil Negara Kota Pematangsiantar. Untuk menyelesaikan penelitian ini, saya mohon kesediaan bapak/ibu untuk membantu penelitian saya dengan mengisi kuesioner terlampir.
Jika Anda bersedia mengisi kuesioner ini, harap menandai kotak di samping pernyataan “Ya, saya bersedia berpartisipasi dalam penelitian ini”. Di bawah ini adalah 32 pernyataan tentang pekerjaan dan kepuasan Anda terhadap kinerja Anda di PT Wahana Lentera Raya Gresik. Berikan jawaban Anda dengan memberi tanda centang (Q) di sebelah salah satu dari 4 pilihan jawaban yang menjelaskan seberapa setuju Anda dengan pernyataan tersebut.
21 Pegawai mampu menghasilkan produk kerja sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. 22 Jumlah produk yang dihasilkan pegawai.