• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh gaya kepemimpinan transformasional

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "pengaruh gaya kepemimpinan transformasional"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, KOMPETENSI, KOMITMEN DAN KOMUNIKASI TERHADAP

KINERJA KARYAWAN

(Pada CV. Tirta Indo Megah, Tumpang Malang)

SKRIPSI

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Meperoleh Gelar Sarjana Manajemen

Oleh

Fera Dwi Apriana NPM. 21601081131

UNIVERSITAS ISLAM MALANG FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

MALANG 2020

(2)

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, KOMPETENSI, KOMITMEN DAN KOMUNIKASI TERHADAP

KINERJA KARYAWAN

(Pada CV. Tirta Indo Megah, Tumpang Malang)

SKRIPSI

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Manajemen

Oleh : Fera Dwi Apriana NPM. 21601081131

UNIVERSITAS ISLAM MALANG FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

PROGRAM STUDI MANAJEMEN 2020

(3)
(4)

ABSTRAKSI

Berdasarkan penelitian yang dilaksanakan dengan tujuan menganalisis Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional, Kompetensi, Komitmen Dan Komunikasi Terhadap Kinerja Karyawan CV. Tirta Indo Megah Tumpang Malang.

Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan CV. Tirta Indo Megah yang berjumlah 436 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah proporsionate random sampling di mana teknik ini untuk memilih sampel berdasarkan kelas. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan pengujian hipotesis mengunakan uji t serta uji f. Dari penelitian ini menghasilkan jawaban yang sebelumnya telah diolah bahwa secara simultan berpengaruh terhadap kinerja karyawan dan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.

Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan Transformasional, Kompetensi, Komitmen, Komunikasi Dan Kinerja Karyawan.

(5)

ABSTRACT

Based on research conducted with the aim of analyzing the Effect of Transformational Leadeship Style, Competence, Commitment and Communication on Employee Performance CV. Tirta Indo Megah Tumpang Malang. The population in this study were employees of CV. Tirta Indo Megah, amounting to 436 people. The sampling technique used is proportional random sampling in which this technique is to select samples based on class. The analyrical method used in this study is multiple linier regression analysis with hypothesis testing using the t test and f test. From this study produced answer that have been previously processed that simultaneously effect employee performance and partially significant effect employee performance.

Keywords : Transformasional Leadership Style, Competence, Commitment, Communication and Employee Performance

(6)

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Tenaga kerja selalu menjadi pokok permasalahan dari waktu ke waktu dari berbagai sudut pandang, dan memang manusia sebagai tenaga kerja senantiasa diliputi berbagai permasalahan, dari mulai kebutuhan, keinginan dan harapan-harapan dalam kehidupan yang selalu berubah secara dinamis sesuai dengan perubahan situasi dan kondisinya.

Perbedaan mencolok telah terjadi, sejak zaman penggunaan sistem manajemen personalia yang lebih menganggap tenaga kerja sebagai faktor produksi bagi bisnis perusahaan, sehingga tenaga kerja diberdayakan dalam kegiatan produksi agar terus produktif dalam menghasilkan barang dan atau jasa namun harus ditekan sedemikian rupa agar efisien. Hal tersebut tentu akan menjadi beban yang sangat berat bagi tenaga kerja sebagai faktor produksi.

Zaman telah berubah diikuti oleh situasi dan kondisi yang juga mengalami perubahan, personalia bergeser menjadi manajemen sumber daya manusia (MSDM), Manajemen Sumber Daya Manusia tersebut lebih memposisikan tenaga kerja sebagai aset perusahaan yang harus dipelihara dan dikembangkan demi peningkatan kinerja perusahaan dari waktu ke waktu secara berkesinambungan (countinues improvement).

MSDM berkewajiban untuk mengarahkan para tenaga kerja mencapai kinerja maksimal (sebagai out come) bukan hanya sekedar produktif (sebagai out put). Kinerja karyawan akan banyak dipengaruhi oleh berbagi faktor diantaranya kepandaian dan keahlian pimpinan untuk memimpin dan mengarahkan karyawannya untuk bekerja

(7)

dengan baik, dimana O’Leary (2001) dalam Mauliza dkk (2012:194) menerangkan bahwa kepemimpinan dengan gaya transformasional akan dapat melebarkan batas dan memiliki kinerja melampaui dari batas kemampuan sebelumnya, dengan kata lain dapat meningkatkan kepercayaan atau keyakinan diri karyawan sehingga berpengaruh terhadap peningkatan kinerja bawahannya.

Menurut Mangkuprawira (2011) Kinerja karyawan dinyatakan sebagai “hasil kerja baik secara kualitas maupun kuantitas yang dicapai oleh karyawan tersebut dalam pelaksanaan tugas berdasarkan tanggung jawab yang diberikan”. Kinerja karyawan merupakan potensi sumber daya manusia yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan suatu organisasi. Potensi sumber daya manusia yang berkinerja baik, menjadi penentu keberhasilan perusahaan.

CV.Tirta Indo Megah salah satu perusahaan manufaktur yang memproduksi minuman berupa Teh Gelas. Salah satu produknya adalah teh gelas agro. Perusahaan ini terletak di daerah Tumpang Malang. Persaingan produk yang semakin ketat di era globalisasi, perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih, dan selera konsumen yang berubah-ubah menjadikan CV Tirta Indo Megah dan perusahaan lain yang sejenis tentunya terus berusaha untuk meningkatkan target realisasi produksi dan target operasional lainnya. Salah satu faktor yang sangat berpengaruh dalam realisasi produksi dan target secara operasional adalah kualitas kinerja karyawannya.

Mewujudkan visi dan misi dari perusahaan juga dibutuhkan sikap yang positif oleh karyawan. Maka dari organisasi harus menyadari akan pentingnya kinerja serta menerapkan beberapa faktor-faktor yang dapat berpengaruh terhadap sikap kerja karyawan demi mewujudkan tujuan organisasi itu sendiri. Keberhasilan suatu

(8)

organisasi sangat dipengaruhi oleh kinerja karyawannya. Setiap organisasi akan selalu berusaha untuk meningkatkan kinerja karyawannya, dengan harapan apa yang menjadi tujuan perusahaan akan tercapai.

Fenomena komunikasi yang terjadi pada CV Tirta Indo Megah Tumpang Malang berdasarkan hasil pengamatan peneliti, belum berjalan secara maksimal. Faktor yang mempengaruhi adalah masih ada hambatan dalam penyampaian suatu informasi dari direktur kepada karyawan, salah satunya adalah pada bagian produksi. Hambatan komunikasi tersebut berupa banyaknya peraturan yang harus dilalui seperti contohnya informasi dari direktur kepada karyawan masih harus melalui beberapa manajer dan beberapa kepala bagian, sehingga kemungkinan informasi yang didapatkan akan bias.

Hal ini dapat dimaklumi sebab, setiap management yang ikut dalam menyampaian informasi tersebut mempunyai kecenderungan untuk merubahnya sesuai dengan kepentingan pribadi. Komunikasi yang baik berkaitan erat dengan peningkatan kinerja karyawan.

Penelitian tentang pengaruh gaya kepemimpinan transformasioal, kompetensi, komitmen, dan komunikasi terhadap kinerja karyawan di latar belakangi oleh beberapa penelitian sebelumnya. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Rahmawati (2016) menunjukkan hasil penelitian bahwa komunikasi, dan komitmen kerja memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Wijanarka (2018) menujukkan hasil bahwa komunikasi tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan, pelatihan berpengaruh terhadap kinerja karyawan.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya terdapat GAP penelitian,

(9)

perbedaan hasil terhadap kinerja, oleh karena itu maka variabel kinerja menarik untuk diteliti.

Sebagai bagian dari faktor eksternal, kepemimpinan merupakan unsur yang sangat penting dalam perusahaan tersebut. Menurut Fahmi (2012:58) kepemimpinan juga diartikan sebagai “suatu ilmu yang mengkaji secara komprehensif tentang bagaimana mengarahkan, mempengaruhi, dan mengawasi orang lain untuk mengerjakan tugas sesuai dengan perintah yang direncanakan”. Menurut Kartono (2008), “kepemimpinan seseorang dapat dilihat dari beberapa indikator kemampuan dalam mengambil keputusan, kemampuan untuk memotivasi, kemampuan dalam berkomunikasi, kemampuan mengendalikan bawahan, kemampuan bertanggung jawab terhadap segala sesuatu yang dikerjakan, dan kemampuan mengendalikan emosi”.

Kompetensi karyawan dapat menunjang tercapainya tujuan suatu perusahaan.

Kepemilikan kompetensi oleh karyawan berupa pengetahuan dan wawasan, persepsi dan sikap serta kemampuan akan keterampilan dan keahlian karyawan juga akan meningkatkan kinerja meraka. Spencer dalam Umar dkk (2015:18) menjelaskan hubungan atau relevansi yang sangat erat dan sangat penting antara kompetensi karyawan dengan kinerja karyawan tersebut.

Komitmen organisasi yang tinggi menghasilkan performa kerja, rendahnya tingkat absen dan rendahnya tingkat keluar masuk (turnover) karyawan. Komitmen organisasi memegang peranan penting dalam meningkatkan kinerja karyawan. Tujuan dari komitmen organisasi adalah untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan yang terjadi agar tidak terjadi terus menerus. Komitmen organisasi yang dijalankan dengan baik akan dapat meningkatkan prestasi dan disiplin kinerja dari para karyawan serta karyawan

(10)

akan selalu bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang dilaksanakan menurut Sapitri (2016).

Pace dan Faules (2010:184-197) menerangkan bahwa aliran informasi muncul karena adanya komunikasi baik secara vertikal, horizontal atau pun diagonal.

Organisasi membutuhkan komunikasi yang baik agar tujuan organisasi tersebut dapat dicapai. Konflik yang terjadi di dalam suatu organisasi sangatlah berpengaruh terhadap penurunan kinerja karyawan, sehingga dapat menyebabkan tidak tercapainya tujuan organisasi.

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, maka penelitian ini mengambil judul “Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional, Kompetensi, Komitmen, dan Komunikasi terhadap Kinerja Karyawan CV Tirta Indo Megah Tumpang Malang”.

1.2 Rumusan Masalah

2. Bagaimana deskripsi Gaya Kepemimpinan Transformasional, Kompetensi, Komitmen, Komunikasi dan Kinerja Karyawan?

3. Bagaimana pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional, Kompetensi, Komitmen dan Komunikasi terhadap Kinerja Karyawan?

4. Bagaimana pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasioal terhadap kinerja karyawan?

5. Bagaimana pengaruh Kompetensi terhadap Kinerja Karyawan?

6. Bagaimana pengaruh Komitmen terhadap Kinerja Karyawan?

7. Bagaimana pengaruh Komunikasi terhadap Kinerja Karyawan?

(11)

1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian 1.3.1 Tujuan Penelitian

1. Untuk mendeskripsikan Gaya Kepemimpinan Transformasional, Kompetensi, Komitmen, Komunikasi dan Kinerja Karyawan.

2. Untuk mengetahui pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional, Kompetensi, Komitmen dan Komunikasi terhadap Kinerja.

3. Untuk mengetahui pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional terhadap Kinerja Karyawan.

4. Untuk mengetahui pengaruh Kompetensi terhadap Kinerja Karyawan.

5. Untuk mengetahui pengaruh Komitmen terhadap Kinerja Karyawan.

6. Untuk mengetahui pengaruh Komunikasi terhadap Kinerja Karyawan.

1.3.2 Manfaat penelitian

Manfaat dalam penelitian ini diharapkan bisa memberi tambahan pengetahuan sebagai berikut:

1. Manfaat Teoritis

Hasil penelitian dapat dimanfaatkan menambah informasi, bantuan pendapat/pemikiran ataupun bahan tinjauan untuk peneliti berikutnya yang akan melaksanakan penelitian pada bidang manajemen sumber daya manusia, tertentu variabel yang dipakai yaitu gaya kepemimpinan tranformasional, kompetensi, komitmen, komunikasi dan kinerja karyawan.

2. Manfaat Praktis

Hasil penelitian dapat menjadi referensi untuk CV. Tirta Indo Megah tentang kasus ketenagakerjaan yang berkenaan dengan gaya kepemimpinan

(12)

transformasional, kompetensi, komitmen dan komunikasi dalam usaha menaikkan kinerja karyawan, biar antar perusahaan ataupun pekerja diperoleh kerja sama yang baik dan bermanfaat.

(13)

BAB V SIMPULAN

5.1 Simpulan

Berdasarkan hasil pengolahan data yang telah diuraikan pada bab sebelumnya maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Gaya kepemimpinan transformasional, dengan indikator hormat, spirit, motivasi, problem solving dan masukan direfleksikan oleh indikator tertinggi berdasarkan jawaban responden yakni problem solving. Kompetensi, dengan indikator pengetahuan kerja, keterampilan kerja dan perilaku kerja direfleksikan oleh indikator tertinggi berdasarkan jawaban responden yakni pengetahuan kerja.

Komitmen, dengan indikator kerja keras, loyalitas, dan kebanggaan berorganisasi direfleksikan oleh indikator tertinggi berdasarkan jawaban responden yakni kerja keras. Komunikasi, dengan indikator sopan, koordinasi, berbagi informasi, berbagi tugas dan saling percaya direfleksikan oleh indikator tertinggi berdasarkan jawaban responden yakni berbagi infomasi. Berdasarkan Kinerja Karyawan dengan indiktor kualitas kerja, kuantitas kerja, ketepatan waktu, pemanfaatan sumber daya dan kemandirian direfleksikan oleh indikator tertinggi berdasarkan jawaban responden yakni kuantitas kerja.

2. Gaya kepemimpinan transformasional, Kompetensi, Komitmen serta Komunikasi berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan CV. Tirta Indo Megah.

3. Gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh terhadap terhadap Kinerja Karyawan CV. Tirta Indo Megah.

(14)

4. Kompetensi berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan CV. Tirta Indo Megah.

5. Komitmen berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan CV. Tirta Indo Megah.

6. Komunikasi berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan CV. Tirta Indo Megah.

5.2 Keterbatasan Penelitian

Dalam penelitian ini telah diusahakan dan dilaksanakan sesuai dengan prosedur ilmiah, namun masih memiliki keterbatasan dalam hal waktu, tenaga dan biaya yang bisa dibuat pertimbangan bagi peneliti yang akan datang supaya hasilnya lebih baik.

Adapun beberapa keterbatasannya yaitu :

1. Keterbatasan penelitian dengan menggunakan google form yaitu penyebaran kuesioner secara online dalam pengambilan data dikarenakan peneliti tidak dapat memberikan kuesioner secara langsung kepada karyawan CV. Tirta Indo Megah Tumpang Malang akibat pandemi COVID-19 yang membatasi ruang gerak peneliti.

2. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu gaya kepemimpinan transformasional, kompetensi, komitmen dan komunikasi untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kinerja karyawan.

5.3 Saran a. Bagi Peneliti

Berdasarkan hasil penelitian diatas peneliti hanya menggunakan empat variabel bebas. Apabila peneliti berikutnya tertarik melanjutkan penelitian ini, berharap untuk lebih mengembangkan penelitian ini dengan menggunakan variabel lain yang mungkin berpengaruh terhadap kinerja karyawan misalnya lingkungan kerja, kesehatan kerja, keselamatan kerja dan lain sebagainya. Selain itu dapat pula

(15)

dikembangkan model analisis lain seperti regresi dengan variabel intervening atau variabel pemoderasi agar dapat dijadikan penelitian yang lebih variatif.

b. Bagi Perusahaan

1) Dilihat dari skor terendah pada variabel Gaya kepemimpinan transformasional, pimpinan CV. Tirta Indo Megah perlu lebih banyak mendengarkan masukan dari karyawan.

2) Dilihat dari skor terendah pada variabel Kompetensi, keterampilan karyawan CV. Tirta Indo Megah perlu adanya pelatihan kompetensi yang dibutuhkan karyawan.

3) Dilihat dari skor terendah pada variabel Komitmen, kesadaran karyawan CV.

Tirta Indo Megah perlu adanya komitmen karyawan untuk ditingkatkan lagi.

4) Dilihat dari skor terendah pada variabel Komunikasi, koordinasi dan kerjasama karyawan CV. Tirta Indo Megah komunikasi perlu ditingkatkan lagi.

5) Dilihat dari skor terendah pada variabel Kinerja, karyawa perlu meningkatkan kembali waktu penyelesaian tugas yang diberikan oleh pimpinan CV. Tirta Indo Megah agar selesai lebih tepat waktu.

(16)

DAFTAR PUSTAKA

Anwar. (2016). Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Kompetensi, Kompensasi dan Komitmen terhadap Budaya Organisasi serta Implikasinya pada Kinerja Dosen. Jurnal Tepak Manajemen Bisnis.

Ardana dkk. (2012). Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta : Graha Ilmu Bass dan Riggio, R. E. (2006). Transformational leadership (2nd ed.). Mahwah, NJ:

Erlbaum.

Belarmino. (2013). Pengaruh Kompetensi dan Kompensasi Perawat Terhadap Kinerja Perawat di Hospital Nacional Guido Valadares Timor Leste. Tesis Manajemen di Universitas Padjajaran Bandung.

Cangara. (2002). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Darmawan. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Darmawan. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif. Cetakan Kedua. Bandung: PT.

Remaja Rosdakarya.

Darmawan. (2015). “Pengaruh Komunikasi, Komitmen Organisasi Dan Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai (Inspektorat Kota Palu).

Dharma. (2012). Manajemen Kinerja Falsafah Teori dan Penerapannya. Yogyakrta:

Pustaka Pelajar.

Fahmi. (2012). Manajemen Teori, Kasus, dan Solusi. Bandung: Alfabeta.

Fahmi. (2015). Pengantar Manajemen Keuangan Teori dan Soal Jawab. Bandung.

Alfabeta.

Ferdinand. (2011). Metode Penelitian Manajemen Pedoman Penelitian untuk Penulisan Skripsi, Tesis, dan Disertasi Ilmu Manajemen. Edisi 3, AGF Books, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, Semarang.

Ghozali. (2012). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS.

Yogyakarta: Universitas Diponegoro.

Gujarati. (2000). Ekonometrika Dasar. Erlangga. Jakarta.

Hadian, Dedi, Yani Suharyani (2014). Pengaruh Motivasi, komunikasi, dan Kompetensi dan Efektifitas kinerja aparatur negara serta dampaknya terhadap efektifitas organisasi Badan Promosi Penanaman Modal Daerah Propinsi Jawa Barat. Jurnal Ekonomi, Bisnis, dan Entrepreuneurship, STIE Pasundan, Bandung, Volume 8 Nomor 1 April 2014.

(17)

Hamdani dan Handayono. (2012). Hubungan antara Gaya Kepemimpinan Transformasional dengan Stres Kerja Karyawan PDAM Surya Sembada Kota.

Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi, Vol. 1 No. 03, 1-12.

Hidayat. (2012). Komunikasi Antar pribadi dan Medianya. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Hutapea dan Thoha. (2008). Kompetensi Plus. Jakarta, PT Gramedia Pustaka Utama.

Indriantoro. (2009). Metodologi Penelitian Bisnis untuk Akuntansi dan Manajemen.

Edisi Pertama, BPFE, Yogyakarta.

Kartono. (2008). Pemimpin dan Kepemimpinan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Kaswan. (2015). Sikap Kerja Dari Teori Dan Implementasi Sampai Bukti. Penerbit Alfabeta, Bandung

Kreitner dan Kinicki. (2010). Organizational Behavior. New York: McGraw-Hill.

Kusmaryani. (2007). Membudayakan nilai-nilai komitmen terhadap pekerjaan dalam upaya menegakkan Etika Profesi. Jurnal Dinamika Pendidikan. Universitas Negeri Yogyakarta.

Lensufiie Tikno (2010), Leadership untuk Profesional dan Mahasiswa. Jakarta Penerbit: Erlangga

Mangkunegara. (2013). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Remaja Rosdakarya, Bandung.

Mangkunegara. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung. Pt Remaja Rosdakarya

Mangkuprawira. (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia Strategik (edisi kedua).

Ghalia Indonesia: Bogor.

Martha. (2013). Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional Dan Transaksional Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Pada Karyawan Tetap Pt. Mustika Bahana Jaya, Lumajang).

Mas’ud. (2004). Survai Diagnosis Organisasional (Konsep dan Aplikasi). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Mauliza dkk (2016). Pengaruh Etos Kerja Islami Dan Gaya Kepemimpinan Transformasional Terhadap Komitmen Organisasional Serta Implikasinya Pada Kinerja Pegawai Wilayatu Hisbah Kota Banda Aceh. Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam, 2(2), 185-200.

Moeheriono. 2012. Pengukuran Kinerja Berbasis Kompetensi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

(18)

Moorhead dan Griffin. 2013. Perilaku Organisasi: Manajemen Sumber Daya Manusia dan Organisasi. Edisi 9. Jakarta. Salemba Empat.

Pace, R. W., dan Faules, D. F. (2010). Komunikasi Organisasi: strategi menigkatkan kinerja perusahaan. diterjemahkan oleh Deddy Mulyana dkk. Bandung:

Remaja Rosdakarya.

Parwita. 2013. “Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Komitmen Organisasi Terhadap Disiplin Kerja (Studi Pada Dosen Yayasan Universitas Mahasaraswati Denpasar)”. Tesis, Program Magister Program Studi Manajemen Pascasarjana Universitas Udayana Denpasar.

Rachmawati, dkk, (2017), “Pengaruh Pengembangan Karir, Kompetensi Dan Komunikasi Terhadap Kinerja Karyawan (Pada Cv. Mitra Anda Surabaya)”.

Jurnal Manajemen Branchmark.

Rahmawati, (2016) “Pengaruh Komunikasi Dan Komitmen Kerja Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus Pada Cv Eq Trans Sukoharjo)”.

Rivai. (2012). Manajamen Sumber Daya Manusia untu Perusahan. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Robbins. 2008. Perilaku Organisasi (Edisi12). Jakarta: Salemba Empat.

Robbins. (2010). Manajemen Edisi Kesepuluh. Jakarta: penerbit Erlangga.

Robbins. (2012). Perilaku Organisasi. Jakarta: Salemba Empat.

Rorimpandey. (2013). Gaya Kepemimpinan Transformasional, Transaksional, Situasional, Pelayanan dan Autentik Terhadap Kinerja Pegawai Kelurahan Di Kecamatan Bunaken Kota Manado. Jurnal EMBA Vol.1 No.4

Sapitri. (2016). Pengaruh Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Perusahaan Listrik Negara Area Pekanbaru. Jurusan Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas RiauProgram Studi Ilmu Administrasi Bisnis FISIP Universitas Riau

Satriowati, dkk (2016). “Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional, Kompensasi Dan Komunikasi Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediasi (Pada Laundry Elephant King)”. Journal Of Management.

Sedarmayanti. (2011). Manajemen Sumber Daya, Reformasi Birokrasi dan Manajemen Pegawai Negeri Sipil (cetakan ke lima). Bandung: PT. Refika Aditama.

Shaputra, dkk (2015). “Pengaruh Kompetensi, Komitmen Dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Karyawan (Pt. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Kantor Wilayah Pekanbaru)”. Jurnal Tepak Manajemen Bisnis.

(19)

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:

Alfabeta.

Sulistiani. (2017). Pengaruh Karakteristik Pekerjaan dan Kompetensi Karyawan terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Samudra Ekonomi dan Bisnis. Mojokerto.

Umam. Khaerul. (2010). perilaku organisasi. Bandung. CV. Pustaka Setia.

Umar dkk. (2015). Analisis Pengaruh Kompetensi Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kota.

Wibowo. (2010). Manajemen Kinerja. Jakarta: Rajawali Pers.

Wibowo. (2011). Manajemen Kinerja. Jakarta. Pt. Raja Grafindo Persada.

Wijanarka. (2018). Pengaruh Komunikasi Dan Pelatihan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan (Unit Pelayanan Teknis Kecamatan Panggang Gunungkidul Yogyakarta).

Wilson. (2012). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Erlangga.

Yukl. Gary. (2010). Leadership in Organization. Alih Bahasa oleh Udaya Jusuf:

Kepemimpinan dalam Organisasi. Jakarta: Prehallindo.

Yusuf. (2011). Implikasi Kepemimpinan Transformasional dan Manajemen Pengetahuan Terhadap Kinerja Pelayanan e-Government Pemerintah Daerah melalui Manajemen Perubahan. Indonesian Journal of Economics and Business, 1(3).

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan latar belakang penelitian, landasan teoritis dan kerangka pemikiran yang telah dikemukakan sebelumnya, maka hipotesis yang menjadi dalam penelitian ini

Beberapa saran yang dapat diberikan kepada peneliti selanjutnya, sebagai acuan untuk melakukan penelitian lanjutan diharapkan dapat menambah

Penelitian yang dilakukan, diharapkan dapat memberikan manfaat yang secara teoritis sebagai bahan masukan dan sumbangan pemikiran untuk menambah pengetahuan di

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat baik secara teoritis maupun praktis. Dapat menambah informasi, wawasan pemikiran dan pengetahuan dalam

Penelitian hubungan antara kepemimpinan transformasional dengan kepuasan kerja karyawan juga ditunjang oleh studi yang telah dilakukan oleh Bass (1999) yang mendasarkan pada

Tercapainya penelitian ini, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi berbagai pihak, diantaranya: Bagi PT.Kronstrindo Putera Perkasa, penelitian ini diharapkan

Beberapa saran yang dapat diberikan kepada peneliti selanjutnya, sebagai acuan untuk melakukan penelitian lanjutan diharapkan dapat menambah

1.4 Manfaat Penelitian Manfaat Penelitian ini adalah sebagai berikut: 1 Bagi Perusahaan Diharapkan hasil penelitian ini dapat berguna bagi Perusahan untuk terus mencapai target yang