PENGARUH KEPUASAN KERJA, DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 PADA PT.POS INDONESIA (PERSERO) DI
KOTA MOJOKERTO
Anjasmara Chandra Negara1 Email : [email protected]
Susanto Soekiman2
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Dr. Soetomo Surabaya
ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat Kinerja Karyawan pada masa pandemi Covid 19 di PT. Pos Indonesia (Persero) Mojokerto. Sehingga permasalahan yang dikaji adalah Pengaruh Kepuasan Kerja Disiplin Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Selama Masa Pandemi Covid 19 Pada PT POS Indonesia ( Persero ) Di Kota Mojokerto. Pada penelitian ini diketahui populasinya berjumlah 45 dengan menggunakan metode sampel jenuh sehingga pada penelitian ini peneliti mengambil sampel sejumlah 45 Responden. Penelitian ini menggunakan analisa regresi dengan data statistik SPSS versi 26. Berdasarkan uji validitas semua hasil jawaban responden nilai sig (2-tailed) atau nilai signifikannya < 0,05 sehingga dinyatakan valid, begitu juga dengan hasil uji reliabilitas, semua jawaban responden Cronbach alpha >
0,6 sehingga semua instrument dinyatakan reliabel. Untuk uji multikolinearitas semua variabel nilai VIF < 10 sehingga bebas dari multikolinearitas, untuk uji heteroskedastisitas menunjukkan titik menyebar rata sehingga pada penelitian ini tidak terjadi gejala heteroskedastisitas. Dan pada uji t variabel Kepuasan Kerja (X1) Disiplin Kerja (X2) Lingkungan Kerja (X3) memiliki nilai signifikan < 0,05 maka berpengaruh secara Parsial, sehingga pada uji f semua varibel Kepuasan Kerja (X1) Disiplin Kerja (X2) Lingkungan Kerja (X3) memiliki nilai sign 0,000 < 0,05 maka dikatakan berpengaruh secara simultan ( bersama – sama ). Pada penelitian ini juga memiliki nilai regresi liniear berganda yang positif dan signifikan. Untuk variabel yang paling dominan ditunjukkan oleh variabel Kepuasan Kerja (X1) dengan nilai t sebesar 3,926.
Kata Kunci: COVID 19; Disiplin Kerja; Kepuasan Kerja; Kinerja Karyawan;
Lingkungan Kerja;
ABSTRACT
This research was conducted to determine the level of employee performance during the Covid 19 pandemic at PT. Pos Indonesia (Persero) Mojokerto. So that the problem studied is the Effect of Job Satisfaction, Work Discipline and Work Environment on Employee Performance During the Covid 19 Pandemic Period at PT POS Indonesia (Persero) in Mojokerto City. In this study, it is known that the population is 45 by using the saturated sample method so that in this study the researchers took a sample of 45 respondents. This study uses regression analysis with statistical data SPSS version 26. Based on the validity test of all respondents' answers, the value of sig (2-tailed) or the significant value <0.05 so that it is declared valid, as well as the results of the reliability test, all respondents' answers Cronbach alpha > 0.6 so that all instruments are declared reliable. For the multicollinearity test, all variables value VIF < 10 so that they are free from multicollinearity, for the heteroscedasticity test, the points are evenly distributed so that in this study there were no symptoms of heteroscedasticity. And on the t-test of the Job Satisfaction variable (X1) Work
Anjasmara C.N, Susanto Soekiman | Pengaruh Kepuasan Kerja ... Halaman 384 Discipline (X2) Work Environment (X3) has a significant value <0.05 so it has a partial effect, so that on the f-test all Job Satisfaction variables (X1) Work Discipline (X2) Work Environment (X3) has a sign value of 0.000 <0.05 then it is said to have a simultaneous effect (together). This study also has a positive and significant multiple linear regression value. The most dominant variable is indicated by the Job Satisfaction variable (X1) with a t value of 3.926.
Keywords: COVID 19; Employee performance; Job satisfaction; Work Discipline;
Work Environment;.
I. PENDAHULUAN
Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan suatu perusahaan adalah kinerja karyawannya. Kinerja karyawan merupakan hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Setiap perusahaan selalu mengharapkan karyawannya mempunyai kinerja yang baik, karena dengan memiiki karyawan yang berkinerja baik akan memberikan sumbangan yang optimal bagi perusahaan. Selain itu, dengan memiliki karyawan yang berkinerja baik perusahaan dapat meningkatkan kinerja perusahaannya. Dengan kata lain, kelangsungan suatu perusahaan ditentukan oleh kinerja karyawannya.
PT. Pos Indonesia merupakan perusahaan yang salah satu misinya adalah “to make profit” dituntut untuk memberikan layanan sebaik mungkin, karena tidak dapat dipungkiri lagi bahwa prinsip berhubungan dengan orang lain dan memenuhi kebutuhan merka kuncinya terletak pada kata “memberi pelayanan”. Tegak runtuhnya daya saing perusahaan salah satu penentunya bagaimana perusahaannya melaksanakan pelayanan yang prima dengan memperbaiki kinerja yang ada. Akan tetapi dalam prakteknya seringkali kita mengabaikan arti pelayanan terhadap pelanggan, padahal suatu usaha dijalankan pada hakekatnya karena adanya keinginan untuk melayani kebutuhan orang lain.
Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan adalah kepuasan kerja. (Umar, 2011) dalam Nabawi (2019:174) menyatakan bahwa kepuasan kerja adalah perasaan dan penilaian seseorang atas pekerjaannya, khususnya mengenai kondisi kerjanya, dalam hubungannya dengan apakah pekerjaannya mampu memenuhi harapan, kebutuhan, dan keinginannya. Menurut (Hasibuan, 2011) dalam Nabawi (2019:174) mendefinisikan bahwa kepuasan kerja adalah sikap emosional yang menyenangkan dan mencintai pekerjaannya. Sikap ini dicerminkan oleh moral kerja.
Adapula disiplin kerja merupakan jaminan terpeliharanya tata tertib dan kelancaran pelaksanaan kerja perusahaan, sehingga mememperoleh hasil yang efektif dan efisien.
Disiplin sangat dibutuhkan baik individu yang berkaitan maupun perusahaan, karena disiplin sangat membantu individu untuk meluruskan apa yang bisa atau tidak bisa dilakukan dalam suatu perusahaan tersebut.
Masalah lain yang timbul dalam perusahaan selain disiplin kerja adalah lingkungan kerja yang sering terjadi di suatu perusahaan. Lingkungan kerja merupakan kondisi disekitar tempat kerja yang dapat menyebabkan pekerja gagal, dan dapat juga menyebabkan pekerja berhasil dalam menjalankan pekerjaannya.
Dari permasalahan diatas maka peneliti mengambil judul penelitian “Pengaruh Kepuasan Kerja, Disiplin Kerja, dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Seama Masa Pandemi Covid-19 pada PT. Pos Indonesia (Persero) di Kota Mojokerto”.
II. KERANGKA PEMIKIRAN DAN PERUMUSAN HIPOTESIS
(Variabel Independen) (Variabel Dependen)
H1
H2
H3
H4
Keterangan garis penghubung :
= Garis Parsial
= Garis Simultan
Gambar 1. Kerangka Pemikiran
Dari gambar di atas dapat dijelaskan hubungan antara empat variabel yaitu variabel X1 (Kepuasan Kerja), X2 (Disiplin Kerja), dan X3 (Lingkungan Kerja) sebagai variabel independen dan variabel Y (Kinerja Karyawan) sebagai variabel dependen. Maksudnya adalah bahwa Kepuasan Kerja, Disiplin Kerja, dan Lingkungan Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan.
2.1 Hipotesis
Menurut Sugiyono (2017:104) hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian, oleh karena itu rumusan masalah penelitian biasanya disusun dalam bentuk kalimat. Berdasarkan kerangka pemikiran diatas, diketahui hipotesis penelitian yaitu sebagai berikut:
H1 = Diduga Kepuasan Kerja berpengaruh parsial terhadap kinerja karyawan pada PT. Pos Indonesia (Persero) Di Kota Mojokerto
H2 = Diduga Disiplin Kerja berpengaruh parsial terhadap kinerja karyawan pada PT. Pos Indonesia (Persero) Di Kota Mojokerto
H3 = Diduga Lingkungan Kerja berpengaruh parsial terhadap kinerja karyawan pada PT. Pos Indonesia (Persero) Di Kota Mojokerto
H4 = Diduga Kepuasan Kerja, Disiplin Kerja, Lingkungan Kerja berpengaruh Simultan terhadap kinerja karyawan pada PT. Pos Indonesia (Persero) Di Kota Mojokerto
Kepuasan Kerja
Disiplin Kerja
Lingkungan Kerja
Kinerja Karyawan
Anjasmara C.N, Susanto Soekiman | Pengaruh Kepuasan Kerja ... Halaman 386 III. METODE PENELITIAN
Operasional variabel penelitian adalah sebuah konsep yang mempunyai penjelasan dari variabel yang diterapkan dalam suatu penelitian dan dimaksudkan untuk memastikan agar variabel yang ingin diteliti secara jelas dapat diterapkan indikasinya.
Dalam penelitian ini peneliti akan memaparkan variabel yang akan digunakan. Adapun variabel yang digunakan antara lain adalah sebagai berikut:
a) Variabel Independen
Menurut Sugiyono (2019:69) menyatakan bahwa variabel independen sering disebut variabel stimulus, prediktor, antecedent. Variabel independen (variabel bebas) merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas.
1) Kepuasan Kerja. (Umar, 2011) dalam Nabawi (2019:174) menyatakan bahwa kepuasan kerja adalah perasaan dan penilaian seseorang atas pekerjaannya, khususnya mengenai kondisi kerjanya, dalam hubungannya dengan apakah pekerjaannya mampu memenuhi harapan, kebutuhan, dan keinginannya.
2) Disiplin Kerja. Menurut (Sutrisno, 2014) dalam Arif, dkk (2020:109) mengemukakan bahwa displin kerja adalah sikap kesediaan dan kerelaan seseorang untuk mematuhi dan mentaati segala norma peraturan yang berlaku di organisasi. Disiplin karyawan yang baik akan mempercepat pencapaian tujuan organisasi, sedangkan disiplin yang merosot akan menjadi penghalang dan memperlambat pencapaian tujuan organisasi.
3) Lingkungan Kerja. Lingkungan kerja menurut Sutrisno yang dikutip oleh Suwondo dan Sutanto (2015:136) adalah keseluruhan sarana dan prasarana kerja yang ada di sekitar karyawan yang sedang melakukan pekerjaan yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan.
b) Variabel Dependen
Menurut Sugiyono (2019:69) menyatakan bahwa variabel dependen sering disebut variabel output, kriteria, konsekuen. Variabel dependen (variabel terikat) merupakan variael yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas. Adapun variael dependen dalam penelitian ini adalah :
1) Kinerja karyawan. Menurut Suyadi Pawirosetono (1999) dalam (Subekhi dan Jauhar, 2012:193) menyatakan bahwa kinerja adalah hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau sekelompok orang dalam suatu organisasi, sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing, dalam rangka upaya mencapai tujuan organisasi bersangkutan secara legal, tidak melanggar hukum dan sesuai dengan moral maupun etika.
Populasi
Populasi menurut Darmadi (2011:53) dalam Fitrianty (2016:38) adalah semua anggota kelompok manusia, peristiwa, atau benda yang tinggal bersama dalam satu tempat dan menjadi target kesimpulan dari hasil akhir suatu penelitian. Dalam penelitian ini, terdapat populasi sebanyak 81 karyawan PT. Pos Indonesia (Persero) di Kota Mojokerto.
Sampel
Menurut Sugiyono (2016:81) menyatakan bahwa sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut.
Teknik yang digunakan untuk menentukan sampel dalam penelitian ini adalah teknik jenuh. Teknik jenuh merupakan teknik penarikan sampel secara acak pada populasi. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 45 responden.
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
Tabel 1. Hasil Uji Validitas
Variabel Indikator Rhitung Rtabel Sig Keterangan
Kepuasan Kerja (X1)
X1.1 0,594 0.2940 0,000 Valid
X1.2 0,711 0.2940 0,000 Valid
X1.3 0,782 0.2940 0,000 Valid
X1.4 0,728 0.2940 0,000 Valid
X1.5 0,795 0.2940 0,000 Valid
X1.6 0,837 0.2940 0,000 Valid
X1.7 0,728 0.2940 0,000 Valid
X1.8 0,747 0.2940 0,000 Valid
X1.9 0,673 0.2940 0,000 Valid
Disiplin Kerja (X2)
X2.1 0,834 0.2940 0,000 Valid
X2.2 0,780 0.2940 0,000 Valid
X2.3 0,737 0.2940 0,000 Valid
X2.4 0,883 0.2940 0,000 Valid
X2.5 0,740 0.2940 0,000 Valid
X2.6 0,319 0.2940 0,033 Valid
Lingkungan Kerja (X3)
X3.1 0,768 0.2940 0,000 Valid
X3.2 0,784 0.2940 0,000 Valid
X3.3 0,471 0.2940 0,001 Valid
X3.4 0,625 0.2940 0,000 Valid
X3.5 0,400 0.2940 0,006 Valid
X3.6 0,759 0.2940 0,000 Valid
X3.7 0,443 0.2940 0,002 Valid
Kinerja Karyawan (Y)
Y1.1 0,849 0.2940 0,000 Valid
Y1.2 0,838 0.2940 0,000 Valid
Y1.3 0,736 0.2940 0,000 Valid
Y1.4 0,860 0.2940 0,000 Valid
(Sumber : Hasil SPSS 26, 2022).
Diketahui :
R tabel = 0,2940 dan nilai R hitung ≥ R tabel Nilai sig ≤ 0,05
Hasil uji validitas menunjukkan semua pernyataan di setiap variabel Kepuasan Kerja Disiplin Kerja Lingkungan Kerja Kinerja Karyawan valid karena nilai R hitung ≥ R tabel serta nilai sig ≤ 0,05.
Uji Reliabilitas
Tabel 2. Hasil Uji Reliabilitas
Variabel Nilai Alpha Keterangan
Kepuasan Kerja 0,891 Reliable
Disiplin Kerja 0,815 Reliable
Anjasmara C.N, Susanto Soekiman | Pengaruh Kepuasan Kerja ... Halaman 388
Lingkungan Kerja 0,723 Reliable
Kinerja Karyawan 0,834 Reliable
(Sumber : Hasil SPSS 26, 2022).
Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa masing – masing variabel memiliki hasil
≥ 0,60. Dengan demikian instrumen dikatakan reliabel jika nilai cronbach’s Alpha ≥ 0,60.
Uji Asumsi Klasik A. Uji Normalitas
Tabel 3. Hasil Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardize d Residual
N 45
Normal Parametersa,b Mean ,0000000 Std. Deviation 1,02487492
Most Extreme
Differences
Absolute ,082 Positive ,050 Negative -,082
Test Statistic ,082
Asymp. Sig. (2-tailed) ,200c,d a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
c. Lilliefors Significance Correction.
d. This is a lower bound of the true significance.
(Sumber : Hasil SPSS 26, 2022).
Diketahui : nilai sig ≥ 0,05
Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa hasil uji Kolmogorov smirnov 0,200 ≥ 0,05 maka data berdistribusi normal.
B. Uji Multikolinearitas
Tabel 4. Hasil Uji Multikolinearitas
(Sumber : Hasil SPSS 26, 2022).
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardize d
Coefficient s
t Sig.
Collinearity Statistics B Std. Error Beta
Toleranc
e VIF
1 (Constant) -2,229 1,283 -1,737 ,090
KEPUASAN KERJA
,223 ,057 ,466 3,926 ,000 ,260 3,846 DISIPLIN
KERJA
,195 ,080 ,253 2,449 ,019 ,342 2,926 LINGKUNGAN
KERJA
,210 ,063 ,294 3,314 ,002 ,465 2,149 a. Dependent Variable: KINERJA KARYAWAN
Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa nilai VIF : Variabel X1 = 3,846 ≤ 10
Variabel X2 = 2,926 ≤ 10 Variabel X3 = 2,149 ≤ 10 Dan nilai tolerance value : Variabel X1 : 0,260 ≥ 0,1 Variabel X2 : 0,342 ≥ 0,1 Variabel X3 : 0,465 ≥ 0,1
Maka tabel diatas nilai VIF dibawah atau ≤ 10 dan Tolerance value diatas ≥ 0,1 sehingga data tersebut tidak terjadi multikolinearitas.
C. Uji Heteroskedastisitas
Gambar 2. Hasil Uji Heteroskedastisitas (Sumber : Hasil SPSS 26, 2022).
Berdasarkan gambar diatas terlihat bahwa data menyebar secara acak diatas dan dibawah angka 0 dan tidak membentuk pola tertentu maka data tersebut dapat dikatakan normal dan tidak terjadi gejala heteroskedastisitas.
Hasil Pengujian Hipotesis A. Hasil Uji T ( Parsial )
Tabel 5. Hasil Uji t Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
t Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) -2,229 1,283 -1,737 ,090
KEPUASAN KERJA
,223 ,057 ,466 3,926 ,000
DISIPLIN KERJA ,195 ,080 ,253 2,449 ,019
LINGKUNGAN KERJA
,210 ,063 ,294 3,314 ,002
a. Dependent Variable: KINERJA KARYAWAN (Sumber : Hasil SPSS 26, 2022).
Anjasmara C.N, Susanto Soekiman | Pengaruh Kepuasan Kerja ... Halaman 390 Diketahui :
Nilai T tabel = df = (45-3-1) = 2,019 Nilai T hitung =
3,926 ≥ 2,019 2,449 ≥ 2,019 3,314 ≥ 2,019 Nilai sig ≤ 0,05 0,000 ≤ 0,05 0,019 ≤ 0,05 0,002 ≤ 0,05 Interpertasinya :
Kepuasan Kerja (X1) , Disiplin Kerja (X2), Lingkungan Kerja (X3) memiliki nilai T hitung ≥ T tabel dan memiliki nilai sign ≤ 0,05 sehingga H1 diterima maka variabel Kepuasan Kerja (X1) , Disiplin Kerja (X2), Lingkungan Kerja (X3) berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y)
B. Uji F (Simultan)
Tabel 6. Hasil Uji F ANOVAa
Model
Sum of
Squares Df Mean Square F Sig.
1 Regression 262,095 3 87,365 77,504 ,000b
Residual 46,216 41 1,127
Total 308,311 44
a. Dependent Variable: KINERJA KARYAWAN
b. Predictors: (Constant), LINGKUNGAN KERJA, DISIPLIN KERJA, KEPUASAN KERJA
(Sumber : Hasil SPSS 26, 2022).
Diketahui : F Hitung = 77,504
F Tabel = df = 45 – 3 = 2,83
Hipotesis yang diajukan untuk , uji F ini adalah 77,504 ≥ 2,83 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi Kepuasan Kerja (X1), Disiplin Kerja (X2) Dan Lingkungan Kerja (X3) berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan (Y).
C. Persamaan Regresi Linier Berganda
Tabel 7. Hasil Persamaan Regresi Linier Berganda Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
t Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) -2,229 1,283 -1,737 ,090
KEPUASAN KERJA ,223 ,057 ,466 3,926 ,000
DISIPLIN KERJA ,195 ,080 ,253 2,449 ,019
LINGKUNGAN KERJA
,210 ,063 ,294 3,314 ,002
a. Dependent Variable: KINERJA KARYAWAN (Sumber : Hasil SPSS 26, 2022).
Berdasarkan hasil yang diperoleh dari koefisien regresi diatas maka dapat dibuat suatu persamaan regresi sebagi berikut :
Y = a + b1X1 + b2X2 + b3X3 + e
Y = -2,229 + 0,223X1 + 0,195X2 + 0,210X3 + e
Jadi penelitian ini didapat nilai positif pada variabel bebas yaitu Kepuasan Kerja (X1)
= 0,223 , Disiplin Kerja (X2) = 0,195 , Lingkungan Kerja (X3) = 0,210 . Dan memiliki nilai konstanta -2,229 maka penelitian ini dikatakan Positif Dan Signifikan.
D. Koefisien Determinasi (R2)
Tabel 8. Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Summary
Model R R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1 ,922a ,850 ,839 1,062
a. Predictors: (Constant), LINGKUNGAN KERJA, DISIPLIN KERJA, KEPUASAN KERJA
(Sumber : Hasil SPSS 26, 2022).
Hasil uji koefisien determinasi pada penelitian ini diperoleh nilai adjusted Rsquare yaitu 0,839 yang artinya variabel Kepuasan Kerja, Disiplin Kerja dan Lingkungan Kerja memiliki kontribusi sebesar 0,839 atau 83,9% dalam menciptakan Kinerja Karyawan dan sisanya 16% dipengaruhi oleh kontribusi variabel-variabel yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
V. KESIMPULAN, IMPLIKASI, SARAN, DAN KETERBATASAN PENELITIAN Kesimpulan
Kepuasan Kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Pos Indonesia (Persero) Di Kota Mojokerto. Degan demikian dugaan hipotesis pertama yang berbunyi “Diduga kepuasan kerja secara parsial berpegaruh postif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Pos Indonesia (Persero) Di Kota Mojokerto” terbukti dan dinyatakan diterima kebenarannya.
Disiplin Kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Pos Indonesia (Persero) Di Kota Mojokerto. Degan demikian dugaan hipotesis kedua yang berbunyi “Diduga disiplin kerja secara parsial berpegaruh postif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Pos Indonesia (Persero) Di Kota Mojokerto” terbukti dan dinyatakan diterima kebenarannya.
Lingkungan Kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Pos Indonesia (Persero) Di Kota Mojokerto. Degan demikian dugaan hipotesis ketiga yang berbunyi “Diduga lingkungan kerja secara parsial berpegaruh postif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Pos Indonesia (Persero) Di Kota Mojokerto” terbukti dan dinyatakan diterima kebenarannya.
Kepuasan Kerja, Disiplin Kerja, dan Lingkungan Kerja secara Simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Pos Indonesia (Persero) Di Kota Mojokerto. Degan demikian dugaan hipotesis keempat yang berbunyi
“Diduga Kepuasan Kerja, Disiplin Kerja, dan Lingkungan Kerja secara Simultan berpegaruh postif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Pos Indonesia (Persero) Di Kota Mojokerto” terbukti dan dinyatakan diterima kebenarannya.
Anjasmara C.N, Susanto Soekiman | Pengaruh Kepuasan Kerja ... Halaman 392 Saran
Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
Bagi pimpinan pada PT. Pos Indonesia (Persero) Di Kota Mojokerto untuk terus meningkatkan Kepuasan Kerja Displin Kerja Lingkungan Kerja pada PT. Pos Indonesia (Persero) Di Kota Mojokerto karena dalam penelitian ini Kepuasan Kerja Displin Kerja Lingkungan Kerja dapat meningkatkan Kinerja Karyawan PT. Pos Indonesia (Persero) Di Kota Mojokerto. Selain Kepuasan Kerja, Disiplin Kerja dan Lingkungan Kerja juga dapat meningkatkan Kinerja Karyawan PT. Pos Indonesia (Persero) Di Kota Mojokerto.
Oleh karena itu pimpinan pada PT. Pos Indonesia (Persero) di Kota Mojokerto juga memperhatikan variabel Disiplin Kerja dan Lingkungan Kerja dalam membentuk Kinerja Karyawan.
Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat menambah jumlah variabel yang lainnya seperti variabel Loyalitas Kerja, Motivasi Kerja, Budaya Kerja dan yang lainnya agar didapatkan hasil penelitian yang lebih beragam, lebih valid dan lebih akurat. Karena dari penelitian ini nilai Rsquare 0,842 yang dimana variabel-variabel yang digunakan masih belum berpengaruh sepenuhnya dalam peningkatan Kinerja Karyawan Pada PT.
Pos Indonesia (Persero) Di Kota Mojokerto. Selain menambah jumlah variabel, juga dapat memperbesar ruang lingkup objek penelitian sehingga mendapatkan hasil yang lebih luas dan beragam
Implikasi
Pada Penelitian ini mempunyai beberapa implikasi penting, baik pembaca sebagai informasi, pihak perusahaan upaya dalam memimpin dan juga bagaimana meningkatkan kompetensi dan budaya organisasi yang baik pada perusahaan.
Keterbatasan Penelitian
Penelitian ini telah diusahakan dan dilaksanakan sesuai dengan prosedur ilmiah, namun demikian masih memiliki keterbatasan seperti:
Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan dalam penelitian ini hanya terdiri dari tiga variabel, yaitu kepuasan, disiplin, dan lingkungan, sedangkan masih banyak faktor lain yang mempengaruhi kinerja karyawan.
Adanya keterbatasan penelitian dengan menggunakan kuesioner yaitu terkadang jawaban yang diberikan oleh sampel tidak menunjukan keadaan sesungguhnya dan adanya shift kerja yang menyebabkan penulis harus menunggu shift selanjutnya untuk menyebar kuesioner.
DAFTAR PUSTAKA
AA. Anwar Prabu Mangkunegara. 2010. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.
AA. Anwar Prabu Mangkunegara. 2011. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. PT. Remaja Rosdakarya. Bandung.
AA. Anwar Prabu Mangkunegara. 2014. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. PT. Remaja Rosdakarya. Bandung.
Arif, M., dkk. 2020. Pengaruh Disiplin Kerja dan Kemampuan Kerja terhadap Prestasi Kerja Karyawan. Jurnal Humaniora : Jurnal Ilmu Sosial, Ekonomi dan Hukum, Vol. 4, No. 1 https://doi.org/10.30601/humaniora.v4il.515
Azwar, S. 2016. Metode Penelitian. Edisi I Cetakan XVII. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Badriyah, M. 2015. Manajemen Sumber Daya Manusia. Cetakan 1. Bandung : CV.
Pustaka Setia.
Bhastary, M. D. 2020. Pengaruh Etika Kerja dan Stress Kerja terhadap Kepuasan
Kerja Karyawan. Jurnal Ilmiah Magister Manajemen, Vol. 3, No. 2, September 2020. http://jurnal.umsu.ac.id/index.php/MANEGGIO/article/view/5287/4637 Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Anggota Ikatan
Penerbit Indonesia (IKAPI). Bandung.
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung : Alfabeta, CV.
Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif & Kualitatif dan R & D. (Sutopo (ed.);
2nd ed.). Alfabeta.
Sutrisno, Edi. 2016. Manajemen Sumber daya Manusia. Cetakan kedelapan. Jakarta : Prenada Media Grup
Suwanto dan Priansa, D. 2013. Manajemen SDM dalam Organisasi Publik dan Bisnis.
Bandung : Alfabeta.
Suwati, Yuli. 2013. Pengaruh Kompensasi dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Tunas Hijau Samarinda. eJournal Ilmu Administrasi Bisnis. https://ejournal.hi.fisip-unmul.ac.id/site/wp- content/uploads/2013/03/yuli%20jurnal%20(03-19-13-02-50-31).pdf
Suwondo, D. I dan Sutanto, E. M. 2015. Hubungan Lingkungan Kerja, Disiplin Kerja, dan Kinerja Karyawan. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 17. No. 2.
Hal: 135-144
Tunjungsari, Peni. 2011. Pengaruh Stress Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada Kantor Pos Pusat PT. Pos Indonesia (Persero) Bandung. Jurnal Universitas Komputer Indonesia, Vol. 1. No. 1.
https://elib.unikom.ac.id/files/disk1/492/jbptunikompp-gdl-penitunjun-24596- 7-jurnal.pdf