• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh kompetensi teknis dan kompetensi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "pengaruh kompetensi teknis dan kompetensi"

Copied!
120
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Pendahuluan

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

TINJAUAN PUSTAKA

  • Manajemen SDM
    • Pengertian MSDM…
    • Tujuan MSDM…
  • Kompetensi
    • Pengetian Kompetensi
    • Kompetensi Teknis
    • Kompetensi Non Teknis
  • Kinerja
    • Pengertian Kinerja
    • Pengukuran Kinerja
  • Peneliti terdahulu…
  • Kerangka Pikir
  • Hipotesis

Hasil penelitian Astuti Situmorang (2015) yang berjudul “Pengaruh Kompetensi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai PT Telkom Indonesia Witel Medan”. Hasil penelitiannya memperjelas hal ini. 2. Kompetensi dan disiplin kerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan PT Telkom Indonesia Witel Medan. 3. Kompetensi dan disiplin kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT Telkom Indonesia Witel Medan.

Kompetensi SDM yang meliputi motif, sifat, konsep diri, pengetahuan dan keterampilan secara simultan mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Alifia Palokoto (2014) Analisis pengaruh faktor kompetensi terhadap kinerja karyawan di PT.TASPEN (Persero) KCU Semarang. Wahyuni ​​(2014) Pengaruh hard skill dan soft skill terhadap kinerja pegawai di Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.

Terdapat pengaruh positif dan signifikan kompetensi teknis terhadap kinerja pegawai UPDK Tello PT PLN (Persero). Terdapat pengaruh positif dan signifikan kompetensi non teknis terhadap kinerja pegawai UPDK Tello PT PLN (Persero).

METODE PENELITIAN

Jenis Penelitian

Tempat dan Waktu Penelitian

Definisi Operasional Variabel dan Pengukuran

Kompetensi teknis atau Kompetensi keras adalah kemampuan teknis yang berkaitan dengan domain pekerjaan tertentu seperti teknik, pemasaran, keuangan atau konstruksi. Menurut Basir (2011), Hard Competence merupakan suatu kemampuan yang biasa dipelajari di sekolah atau universitas dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan intelektual yang berkaitan dengan mata pelajaran yang dipelajari. Kompetensi ini tidak melibatkan banyak pegawai terkait program atau masalah teknis.

Populasi dan Sampel

Sampel adalah sebagian dari populasi yang diambil dengan cara tertentu, jelas dan lengkap, yang dianggap mewakili populasi.Dalam penelitian ini tidak diambil seluruh anggota populasi, melainkan hanya sebagian saja dari populasi karena keterbatasan. peneliti dalam penerapannya. penelitiannya sangat besar dari segi waktu, tenaga dan populasi, sehingga sampel yang diambil harus benar-benar representatif (benar-benar representatif). Populasi dalam penelitian ini berjumlah 96 orang pegawai, sehingga persentase tunjangan yang digunakan sebesar 10%, dan hasil perhitungannya dapat dibulatkan hingga mencapai kesesuaian.

Jenis dan Sumber data

Teknik Pengumpulan Data

Metode Analisis

Ho : Kompetensi teknis (X1) dan kompetensi non teknis (X2) secara bersama-sama tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai (Y) PT.PLN (Persero) UPDK Tello. Ho diterima dan Ha ditolak apabila nilai Sig > 0,05 maka kompetensi teknis (X1) dan kompetensi non teknis (X2) secara bersama-sama tidak berpengaruh terhadap kinerja Pegawai UPDK Tello PT.PLN (Persero) Tello (Y). Ho ditolak dan Ha diterima apabila nilai Sig < 0,05 maka kompetensi teknis (X1) dan kompetensi non teknis (X2) secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja Pegawai UPDK Tello PT.PLN (Persero) Tello (Y).. a) Jika Ho diterima dan Ha ditolak, maka kompetensi teknis (X1) dan kompetensi (X2) secara bersama-sama tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan (Y) PT. PLN (Persero) UPDK Tello.

Ho : Kompetensi Teknis (X1) dan Kompetensi Non Teknis (X2) secara parsial tidak berpengaruh terhadap kinerja PT. PLN (Persero) Pegawai UPDK Tello (Y). Ha: Kompetensi Teknis (X1) dan Kompetensi Non Teknis (X2) berpengaruh secara parsial terhadap kinerja PT. PLN (Persero) Pegawai UPDK Tello (Y). 2) Menentukan tingkat signifikansinya. Ho diterima dan Ha ditolak, jika nilai Sig > 0,05 maka Kompetensi Teknis (X1) dan Kompetensi Non Teknis (X2) secara parsial tidak berpengaruh terhadap kinerja PT. PLN (Persero) UPDK Pegawai Tello (Y) .

Ho ditolak dan Ha diterima, jika nilai Sig < 0,05 maka Kompetensi Teknis (X1) dan Kompetensi Non Teknis (X2) berpengaruh secara parsial terhadap kinerja pegawai (Y) PT.PLN (Persero) UPDK Tello. .. a) Jika Ho diterima dan Ha ditolak, maka Kompetensi Teknis (X1) dan Kompetensi Non Teknis (X2) secara parsial tidak berpengaruh terhadap kinerja Pegawai (Y) PT.PLN (Persero) UPDK Tello. Jika Ho ditolak dan Ha diterima, maka Kompetensi Teknis (X1) dan Kompetensi Non Teknis (X2) secara parsial berpengaruh terhadap kinerja pegawai UPDK Tello PT.PLN (Persero) (Persero). Penelitian ini menjelaskan pengaruh Kompetensi Teknis dan Kompetensi Non Teknis terhadap kinerja pegawai pada Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan PT PLN Tello (UPDK).

Hal ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar Kompetensi Teknis dan Kompetensi Non Teknis seseorang mempengaruhi kinerja pegawai pada Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan (UPDK) PT.PLN Tello. Dalam penelitian ini diambil 49 karyawan sebagai sampel penelitian. Berdasarkan tabel diatas terlihat bahwa kompetensi teknis pada PT. Menurut responden, Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan (UPDK) Tello PLN secara umum berada pada kategori setuju dan tidak setuju (87%) sehingga PT. Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan (UPDK) Tello PLN mampu mendukung kinerja pegawai dengan baik. Jawaban responden mengenai kompetensi non teknis pada Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan (UPDK) Tello PT PLN.

Berdasarkan tabel diatas terlihat Kompetensi Non Teknis pada PT PLN adalah Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan (UPDK). Menurut responden, Tello secara umum berada pada kategori sangat setuju dan setuju (97%) sehingga Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan PT. PLN (UPDK) agar memiliki kompetensi non teknis yang baik. Berdasarkan tabel diatas terlihat kinerja pegawai pada Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan PT PLN Tello (UPDK) sudah sejalan.

Dari hasil uji regresi yang dilakukan terhadap hipotesis pertama dapat disimpulkan bahwa kompetensi teknis berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai UPDK Tello PT.PLN (Persero) (Persero). Dari hasil uji regresi yang dilakukan terhadap hipotesis kedua diperoleh bahwa kompetensi non teknis mempunyai pengaruh yang dominan terhadap kinerja karyawan UPDK Tello PT.PLN (Persero). Perlu adanya peningkatan kapasitas pelatihan teknis karyawan PT. PLN (Persero) UPDK Tello dengan program pelatihan terkait teknis pekerjaan sesuai dengan perkembangan teknologi.

Daftar pertanyaan ini disusun dengan tujuan mengumpulkan data untuk menyusun disertasi yang berjudul: “Pengaruh Kompetensi Teknis dan Kompetensi Non Teknis Terhadap Kinerja Pegawai PT.PLN (Persero) UPDK Tello”. Dengan melakukan studi kasus pada PT. PLN (Persero) UPDK Tello. .

Tabel  2.8  terlihat  bahwa  korelasi  antara  masing-masing  indicator  terhadap  total  skor  konstruk  dari  setiap  variabel  menunjukkan  hasil  yang  signifikan,  Dapat  dilihat  bahwa  keseluruhan  item  variabel  penelitian  mempunyai r hitung >
Tabel 2.8 terlihat bahwa korelasi antara masing-masing indicator terhadap total skor konstruk dari setiap variabel menunjukkan hasil yang signifikan, Dapat dilihat bahwa keseluruhan item variabel penelitian mempunyai r hitung >

HASIL DAN PEMBAHASAN

Gambaran Umun Perusahaan

Hasil Penelitian

Responden laki-laki lebih banyak dibandingkan perempuan, hal ini menunjukkan persentase laki-laki lebih besar dibandingkan pegawai perempuan yang bekerja di Unit PT PLN. Dan yang terakhir adalah yang berusia >45 tahun yang berjumlah 9 orang atau 18%, kecilnya jumlah tersebut dikarenakan pada usia tersebut seorang pegawai sudah mempersiapkan diri untuk memasuki masa pensiun seperti di kantor PT. Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan (UPDK) Tello PLN berusia 56 tahun dan maksimal 58 tahun apabila diperpanjang. Hasil olahan data mengenai karakteristik responden berdasarkan tingkat pendidikan terlihat pada tabel 4 diatas, dari 49 responden terdapat 611 orang atau 22% yang berpendidikan sarjana, terdapat 17 orang atau 35% yang mempunyai gelar sarjana. sebuah D3. pendidikan, kemudian 21 orang mempunyai pendidikan lain yaitu D1 atau 43%, data ini menunjukkan bahwa jumlah responden terbanyak adalah dari kelompok responden dengan pendidikan D1 yaitu 21 orang atau 76% dari total jumlah responden.

Hal ini menunjukkan bahwa karyawan PT. Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan (UPDK) PLN Tello agaknya mempunyai tingkat Komitmen Organisasi yang cukup tinggi karena mampu bertahan lebih dari enam belas tahun. Variabel keterampilan non teknis (X2) ini merupakan variabel yang dirancang untuk menilai keterampilan komunikasi, keterampilan emosional, keterampilan berbahasa, keterampilan berkelompok, etika dan moral, kesantunan dan keterampilan mental yang mampu mendukung peningkatan kinerja pegawai. Variabel kinerja pegawai (Y) ini merupakan variabel yang dirancang untuk menilai kualitas kerja, kuantitas pekerjaan, ketepatan waktu, efektivitas dan independensi yang mampu mendukung peningkatan kinerja pegawai.

Nilai konstanta persamaan diatas adalah 19,368. Angka tersebut menunjukkan jika nilai stimulus X1 (Kompetensi Teknis) dan X2 (Kompetensi Non Teknis) bernilai 0, maka kinerja pegawai sebesar 19,368. Artinya jika terjadi peningkatan Kompetensi Teknis perusahaan sebesar 1% maka kinerja karyawan juga akan meningkat sebesar 1%. variabel pengali sebesar 0,323 dengan asumsi variabel bebas lainnya dianggap konstan. Artinya jika terjadi peningkatan Kompetensi Non Teknis pada perusahaan sebesar 1% maka kinerja karyawan akan meningkat dengan variabel multiplier sebesar 0,302. 2).

Uji F merupakan uji secara simultan untuk mengetahui apakah variabel Kompetensi Teknis dan Kompetensi Non Teknis secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Variabel Kompetensi Teknis (X1) menunjukkan bahwa nilai thitung lebih besar dari ttabel, (1,240>1,074), atau dikatakan < ​​(0,221>0,05), yang berarti variabel Kompetensi Teknis (X1) mempunyai pengaruh positif dan dapat diabaikan. berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada UPDK Tello PT.PLN (Persero) sehingga menolak hipotesis pertama. b) Pengaruh kompetensi non teknis terhadap kinerja pegawai.

Pembahasan

Penjelasan yang dapat diberikan dari hasil analisis hipotesis kedua (H2) adalah pegawai yang mempunyai keterampilan non teknis akan menunjukkan hasil kerja yang baik atau akan sesuai dengan persyaratan kinerja yang diinginkan instansi. Hasil penelitian ini juga mengimplementasikan bagi perusahaan bahwa individu yang memiliki keterampilan non-teknis memberikan kinerja yang lebih baik. Oleh karena itu, sudah selayaknya memberikan contoh yang baik dan dapat menunjukkannya dengan menyelesaikan tugas sesuai dengan yang telah ditentukan.

Perlunya peningkatan kompetensi non teknis dengan meningkatkan kemampuan komunikasi untuk menciptakan hubungan baik dalam tim kerja. Disarankan bagi peneliti selanjutnya dapat memberikan referensi baru terkait kompetensi teknis dan kompetensi non teknis. Analisis Pengaruh Hard Skills, Soft Skills Dan Motivasi Terhadap Kinerja Tenaga Penjualan (Studi Pada Tenaga Penjualan Pt. Bumiputera Wilayah Semarang). TesisSemarang:.

Pilihlah salah satu jawaban dari lima alternatif jawaban yang sesuai dengan keinginan Anda dengan cara memberi tanda centang (√) pada salah satu kolom jawaban yang Anda pilih.

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

Saran

Pertama-tama saya ucapkan terima kasih atas kesediaannya untuk berpartisipasi dalam penelitian ini. Statistik kasus yang digunakan didasarkan pada kasus yang tidak ada nilai hilang untuk variabel apa pun yang digunakan.

Gambar

Gambar 1.1 Kerangka Pemikiran ................................................... 24  Gambar 2.1 Struktur Organisasi PT.PLN (Persero) UPDK Tello ...
Tabel  2.8  terlihat  bahwa  korelasi  antara  masing-masing  indicator  terhadap  total  skor  konstruk  dari  setiap  variabel  menunjukkan  hasil  yang  signifikan,  Dapat  dilihat  bahwa  keseluruhan  item  variabel  penelitian  mempunyai r hitung &gt;
Table 2.9  Hasil Uji Reliabilitas
Tabel tersebut menunjukkan bahwa nilai VIF semua variabel bebas  dalam  penelitian  ini  lebih  kecil  dari  10,  sedangkan  nilai  toleransi  semua  variabel  bebas  lebih  dari  0.10  yang  berarti  tidak  terjadi  korelasi  antar  variabel  bebas  yang
+3

Referensi

Dokumen terkait

Pengaruh Iklim Organisasi, Kompetensi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Berdasarkan hasil penelitian mengenai pengaruh antara iklim organisasi, kompetensi dan disiplin

5.5 Pembahasan Hasil Penelitian Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pegawai pada Dinas Koperasi Dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan dalam kategori tinggi, ini menunjukkan bahwa