• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh model pembelajaran discovery learning

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "pengaruh model pembelajaran discovery learning"

Copied!
94
0
0

Teks penuh

Tn. Muhammad Kafrawi M.Pd selaku dosen pembimbing II yang telah banyak memberikan masukan selama penulisan proposal skripsi ini. Lubna M.Pd selaku Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Mataram beserta seluruh jajarannya yang telah memberikan kesempatan dan kemudahan kepada penulis dalam proses penyelesaian proposal skripsi ini. Ayah, Ibu, dan Kakak-kakakku tercinta yang telah banyak memberikan bantuan baik moril maupun materiil.

METODE PENELITIAN

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

PENUTUP

PEMBELAJARAN FISIKA SISWA KELAS VIII PADA MATA PENGLIHATAN DAN OPTIK DI MTs AL-MAHMUD AIK AMPAT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan media poster 3D untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran discovery berbantuan media poster 3D terhadap hasil belajar siswa kelas VIII MTs A-Mahmud Aik Ampat tahun ajaran 2020/2021.

PENDAHULUAN

Rumusan dan Batasan Masalah 1. Rumusan Masalah

Adakah pengaruh model pembelajaran Discovery Learning berbantuan media poster 3D terhadap hasil belajar siswa di MTs Al Mahmud Aik Ampat. Berfokus pada “dampak model pembelajaran penemuan berbantuan media poster 3D untuk mata pelajaran indera penglihatan dan alat optik.

Tujuan dan Manfaat 1. Tujuan

Bermanfaat kepada pelajar yang kurang berminat dengan mata pelajaran Fizik IPA agar hasil pembelajaran pelajar dapat meningkat. Pengkaji mendalami ilmu yang diperoleh untuk memperkayakan ilmu khususnya dalam bidang subjek IPA Fizik.

Definisi Operasional

Model pembelajaran Discovery Learning dalam penelitian ini merupakan model pembelajaran yang mengajak siswa untuk berkontribusi dalam kegiatan yang lebih besar dalam memperoleh pembelajaran atau konsep yang sedang dipelajari. 7 Elly savida saragih, “Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Fisika Ditinjau Dari Motivasi Belajar Pada Materi Elastisitas Dan Hukum Hooke Pada Siswa SMA Kelas X Yos Sudarso Merauke”, Jurnal Pendidikan Indonesia, Volume 4, Edisi 1, Februari 2016, hal. 17. Model pembelajaran Discovery Learning adalah salah satu model pembelajaran yang proses pembelajarannya berpusat pada peserta didik.

8 Elly Sapitri, dkk, “Menggunakan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas X Materi Panas”, jurnal pendidikan fisika, Volume 1, Nomor 2, September 2016, p.65. 9 Anna Christi Poreni, “Pengaruh Model Discovery Learning dengan Teknik Probing Prompting terhadap Hasil Belajar Fisika Kelas XI SMA Negeri 1 Makassa”, jurnal pendidikan sains dan fisika, volume 15, nomor 2, Agustus 2019, hal.68. tes kesimpulan. Lima langkah model pembelajaran Discovery Learning menurut Sri Anitah dapat dijelaskan sebagai berikut: 18.

Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Kimia", Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia. 22 Emilia Seda, dkk, "Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Mind Mapping terhadap Hasil Belajar Siswa", Journal of Applied Sains & Teknologi, Vol 23 Dalam Gede Darma Putra, dkk, “Hasil Pembelajaran IPS Menggunakan Model Collaborative Discovery Learning Berbasis Media Animasi”, Journal Of Education Technology.

24 Firosalia Kristin, “Analisis Model Pembelajaran Discovery Learning Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar”, Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Volume 2, Nomor 1, April 2016, Pg. 91 . oog.

Kerangka Berpikir

Salah satu solusi yang dapat dilakukan guru adalah mengembangkan strategi, metode, atau model pembelajaran yang efektif dan menyenangkan. Model yang ditawarkan sebagai solusi dari permasalahan pembelajaran fisika adalah model pembelajaran discovery yang didukung oleh media poster 3D. Dimana model pembelajaran discovery learning adalah model pembelajaran yang proses pembelajarannya berpusat pada siswa, untuk mengembangkan pembelajaran siswa yang aktif melalui penemuan diri, eksplorasi diri, sehingga hasil yang diinginkan bertahan lama.

Capaian yang ingin dicapai dengan menggunakan media poster 3D DAN model pembelajaran discovery berdampak positif terhadap aktivitas pembelajaran yaitu motivasi dan hasil belajar siswa. Melakukan beberapa tahapan yaitu: kondisi awal yang akan menggunakan model pembelajaran yang akan peneliti gunakan tanpa media, kemudian akan dilakukan tindakan dengan model yang sama tetapi dengan bantuan media pembelajaran dan kemudian kondisi akhir untuk meningkatkan motivasi dan siswa. hasil belajar setelah menerapkan model pembelajaran yang akan digunakan dalam penelitian.

Kerangka Berpikir

Keuntungan yang akan diperoleh dengan menggunakan media poster 3D DAN model pembelajaran learning discovery memberikan dampak positif terhadap aktivitas pembelajaran yaitu hasil belajar siswa. Dengan melakukan beberapa tahapan yaitu: kondisi awal yang akan menggunakan model pembelajaran yang digunakan peneliti tanpa media, kemudian akan dilakukan tindakan dengan model yang sama, namun dengan bantuan media pembelajaran, kemudian kondisi akhir yaitu peningkatan dalam hasil belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran yang akan digunakan penelitian.

Hipotesis Penelitian

Penelitian tentang pengaruh model pembelajaran discovery learning berbantuan media poster 3D terhadap motivasi dan hasil belajar siswa menggunakan jenis penelitian eksperimen semu, salah satu ciri penelitian eksperimen semu adalah penggunaan kelompok kontrol sebagai dasar pembanding dengan yang eksperimental. grup. Dimana kelompok eksperimen diajar dengan model pembelajaran discovery berbantuan media poster 3D, sedangkan kelompok kontrol diajar dengan metode pembelajaran konvensional. Pendekatan kuantitatif adalah pendekatan yang digunakan untuk memperoleh data motivasi maupun data hasil belajar siswa Disebut pendekatan kuantitatif karena data penelitian berupa angka-angka dan analisis statistik.

Populasi dan Sampel 1. Populasi

Waktu dan Tempat Penelitian

Variabel penelitian

Desain Penelitian

T1 : Tes awal (pre-test) sebelum diberikan treatment di kelas Eksperimen T2 : Tes akhir (Post-test) Setelah diberikan treatment di kelas Eksperimen T3 : Tes Pre-test (Pre-test) Sebelum diberikan treatment di Kelas Kontrol T4: Tes Akhir (Post-test) Setelah dia di Kelas Kontrol X diberi perlakuan: Perlakuan kelompok Eksperimen yaitu melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan media poster 3D.

Instrumen/ Alat dan Bahan Penelitan

Tes merupakan salah satu instrumen atau alat ukur yang digunakan untuk memperoleh data serta untuk mengetahui pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh siswa baik secara individu maupun kelompok. Metode pengujian dalam penelitian ini adalah tes awal (pre-test) untuk mengetahui sejauh mana siswa telah memahami materi atau bahan ajar yang akan diajarkan dan tes akhir (post-test) untuk mengetahui apakah mata pelajaran telah dikuasai. Bagus. dipahami oleh para siswa. Rencana Proses Pembelajaran (LPP) adalah rencana kegiatan program yang disusun sebagai acuan proses pembelajaran untuk setiap proses pembelajaran.

Teknik Pengumpulan Data/ Prosedur penelitian

Teknik Analisis Data

Uji normalitas adalah pengujian untuk mengetahui apakah data uji akhir berdistribusi normal atau tidak. Mts Al-Mahmud Aik Ampat didirikan atau mulai beroperasi pada tahun 1990 dengan nama Yayasan Al-Mahmud dan diakreditasi oleh NNS. Yayasan Al-Mahmud terletak di Jalan TGH.H.Adnan, Aik Ampat, Dasan Geres, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat.

Dari hasil observasi yang dilakukan selama kegiatan penelitian dapat dikatakan kondisi fisik MT.s Al-Mahmud Aik Ampat berada di tempat yang dikelilingi oleh beberapa desa, Alhamdulillah dari tahun ke tahun bangunan mulai diperbaiki dan diperluas . Bentuk dan kondisi fisik MT.S Al-Mahmud Aik Ampat dibangun secara permanen dan memiliki fasilitas yang mendukung proses pembelajaran. Al-Mahmud Aik Ampat mutlak digunakan untuk mengaktifkan dan memperlancar pelaksanaan dan pencapaian tugas pendidikan dan pengajaran yang telah ditetapkan.

Uji validitas instrumen dilakukan pada siswa kelas IXB Al-Mahmud Aik Ampat yang berjumlah 20 siswa. Data dalam penelitian ini adalah hasil belajar yang ditunjukkan dengan nilai awal dan nilai akhir. Pengumpulan data skor tes awal dan tes akhir menggunakan alat pengumpul data berupa tes objektif sebanyak 25 soal yang dianalisis validitas, reliabilitas, daya pembeda dan kesukarannya.

Pengumpulan data untuk tes awal menggunakan instrumen pengumpulan data yang terdiri dari 25 soal tes.

Tabel  4.2  Daftar  Jumlah  Siswa  MT.S  Al-  Mahmud  Aik  Ampat  Tahun Ajaran 2020/2021
Tabel 4.2 Daftar Jumlah Siswa MT.S Al- Mahmud Aik Ampat Tahun Ajaran 2020/2021

Data Tes Awal (pre-test) Kelas Eksperiment

Data Tes awal (pre-test) kelas kontrol

Hasil pengujian awal digunakan untuk menentukan nilai normalitas dan homogenitas awal untuk kelas eksperimen dan kontrol, kemudian dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Artinya kedua kelas homogen, atau siswa pada kedua kelas memiliki kemampuan awal yang sama. Tabel di atas menunjukkan bahwa kelas eksperimen memiliki nilai tertinggi dan nilai terendah terdapat pada kelas kontrol.

Tabel 4.7 .Uji Homogenitas Data Awal siswa
Tabel 4.7 .Uji Homogenitas Data Awal siswa

Data Tes Akhir(pos-test) Kelas Eksperiment

Hasil uji terakhir digunakan untuk menentukan homogenitas dan normalitas uji kemampuan akhir kelas eksperimen dan kelas kontrol, kemudian dilakukan uji homogenitas dan uji normalitas sedangkan hasil uji homogenitas uji terakhir dapat terlihat pada tabel.

Data Tes Akhir (pos-test) Kelas Kontrol

Pembahasan

Hal ini terjadi karena adanya perubahan proses pembelajaran yang menarik yaitu penggunaan model pembelajaran discovery. Dalam upaya mempengaruhi motivasi dan hasil belajar siswa, ada banyak strategi dan model pembelajaran yang dapat digunakan. Kemudian berdasarkan kriteria uji Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya ada pengaruh terhadap model pembelajaran discovery berbantuan media poster 3D terhadap.

Model pembelajaran discovery sendiri memberikan pengalaman bagi siswa untuk mengembangkan komunikasi dan kreativitas belajar siswa. Menurut Kursini (2016), dengan menerapkan model pembelajaran discovery berbantuan media Phet, guru mengajarkan siswa untuk menemukan atau mencari suatu masalah dengan cara mencari sendiri pengetahuannya dari berbagai sumber. 36 Wahyu Bagja Sulfemi, “Penerapan model pembelajaran Discovery Learning Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Pendidikan Kewarganegaraan”, Jurnal Ilmiah Rontal, Vol.5, No.1, April 2019, Pg.28.

37 I Gede Darma Putra, “Hasil Studi IPA Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Media Animasi”, Jurnal Teknologi Pendidikan, Vol. Selama proses pembelajaran tanpa menggunakan model pembelajaran discovery beberapa siswa terlihat bosan dan mengantuk. Didapatkan untuk kelas kontrol adalah 54,52 tanpa menggunakan model pembelajaran discovery berbantuan media poste3D, sedangkan nilai rata-rata yang diperoleh untuk kelas eksperimen adalah 71,33 menggunakan model pembelajaran discovery berbantuan media poster 3D.

Sedangkan berdasarkan hasil perhitungan, untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran discovery berbantuan media poster terhadap hasil belajar dilakukan pengujian hipotesis dengan uji pooled variance t-test.

Saran

DAFTAR PUSTAKA

Firosalia Kristin, “Analisis Model Pembelajaran Discovery Learning Dalam Meningkatkan Hasil Belajar SD”, Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Volume 2, Nomor 1, April 2016, hlm. Fitriatus Sabrina, “Implementasi Model Assisted Discovery Learning Mdia Phet Pada Materi Gas Ideal Kelas xi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa”, Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika, Vol.8, No.2, Juni 2019, hlm. Hamidah Lidiana dkk, “Dampak Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Media Phet Terhadap Hasil Belajar Fisika Kelas Xi Sman 1 Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi Kediri Tahun Akademik, Vol.4 No.1 Juni 2018, hlm. 34.

I Wayan Arini, “Penerapan Discovery Learning Berbantuan Media Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS”, Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, Vol.1, No.1, April 2018, Pg.23. I Gede Darma Putra, “Hasil Pembelajaran Model Pembelajaran Cooperative Science Discovery Learning Berbasis Media Animasi”, Jurnal Teknologi Pendidikan, Vol. Kusrini dkk, “Efektivitas Model Discovery Learning Menggunakan Media Powerpoint Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa”, Jurnal Musamus Pendidikan IPA, Vol.1, Number.1, p.

Mariza Fitri dan Derlina, “Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Suhu dan Kalor”, Jurnal Inpafi, Vol.3, Nomor.1, Mei 2015, hlm.89-90. Riski Hartani Putri dkk, “Pengaruh Model Discovery Learning terhadap Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Fisika”, Jurnal Pembelajaran Fisika, Vol.6, Nomer.2, Juni 2017, Pg.168. Wahyu Bagja Sulfemi, “Penerapan model pembelajaran discovery learning meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa Pendidikan Kewarganegaraan,” Jurnal Rontal Ilmiah, Vol.5, No.1, April 2019, Pg.28.

Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Motivasi Belajar Siswa”, Jurnal Pendidikan Transformasi, Vol 4, No: 51 Mei 2017, Halaman 534.

Gambar

Tabel  4.2  Daftar  Jumlah  Siswa  MT.S  Al-  Mahmud  Aik  Ampat  Tahun Ajaran 2020/2021
Tabel 4.3 Prasarana MTs. Al-Mahmud AikmAmpat
Tabel 4.5 Data Uji Normalitas
Tabel 4.6 Data Hasil  Tes Awal (pre-test)
+6

Referensi

Dokumen terkait

Result and Discussion There are seven aspects of the learning application the researchers want to discover in this study, those are: Visual Appearance Aspect, Material Organization