KOTA SURABAYA
S K R I P S I
Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Akuntansi
Oleh
MONICA GANDASARI NPM. 21601082208
UNIVERSITAS ISLAM MALANG FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
MALANG 2020
iv
DALAM MENINGKATKAN OMZET PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA SURABAYA
Abstraksi
Banyaknya pengguna kendaraan yang memarkirkan kendaraannya di tepi jalan, maka dapat membawa banyak kerugian seperti meningkatkan degree of saturation atau meningkatkan kepadatan dikarenakan mengurangi kapasitas jalan raya dalam menampung beban volume kendaraan yang melintas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pajak parkir melalui elektronik (e-parking) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya selama periode 2017-2020. Sedangkan untuk populasinya menggunakan data dari perusahaan Parking-Q yang bergerak di bidang teknik parkir. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh atau disebut dengan istilah sensus, yaitu dengan menggunakan seluruh data dari populasi. Penelitian ini mengambil 77 sampel dari semua data yang terkandung dalam populasi. Analisis teknis menggunakan regresi sederhana karena hanya menggunakan satu variabel. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa pajak e-parking berpengaruh positif signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Surabaya.
Kata Kunci : E-parking, Pajak Daerah, Pendapatan Asli Daerah (PAD).
v
KOTA SURABAYA
Abstract
The large number of vehicle users who park their vehicles on the side of the road can bring many losses such as increasing the degree of saturation or increasing density due to reducing the capacity of the road to accommodate the volume load of passing vehicles. This study aims to examine the effect of parking tax via electronic (e-parking) on the Regional Original Income (PAD) of Surabaya City during the 2017-2020 period. Meanwhile, the population used data from the Parking-Q company that engaged in parking engineering. The sampling technique used a saturated sampling technique or what is called a census, namely by using all data from the population. This study took 77 samples from all data contained in the population. Technical analysis uses simple regression because it only uses one variable. The results of hypothesis testing show that e-parking tax has a significant positive effect on Surabaya's Original Local Revenue (PAD).
Keywords : E-parking, Local Text, Original Local Revenue (PAD).
1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Seiring dengan bertumbuh nya daya beli kendaraan oleh masyarakat dari tahun ke tahun dan tersedianya kendaraan dengan harga murah yang dipasarkan oleh produsen diringi dengan kemudahan untuk membeli barang tersebut membuat kebutuhan permintaan infrastruktur pendukungnya pun berbanding lurus, seperti lahan parkir yang terus meningkat.
Gambar 1.1 Statistik Prakiraan Pertumbuhan Kendaraan di Indonesia dari Tahun 2015 – 2019.
Sumber: bps.go.id
Dari Gambar 1.1 diatas kita dapat melihat tingginya penggunaan dan pertumbuhan jumlah kendaraan pribadi yang terus meningkat, namun keterbatasan lahan menjadi hambatan untuk menampung kendaraan pribadi.
Berdasarkan fenomena diatas maka, perbandingan jumlah kendaraan dan tingginya penggunaan kendaraan pribadi tidak sebanding dengan tersedianya lahan parkir yang seringkali kita melihat masih banyak orang parkir di pinggir jalan (on street). Parkir liar on-street atau parkir sembarangan di pinggir jalan
0 50,000,000 100,000,000 150,000,000
Mobil Penumpang
Mobil Bus Mobil Barang Sepeda Motor
Pertumbuhan Kendaran di Indonesia Tahun 2015-2019
2015 2016 2017 2018 2019
disebabkan oleh banyak faktor, yaitu: (1) Kurangnya informasi dan ketersediaan tempat parkir off-street; (2) Kurangnya kedisiplinan masyarakat terhadap kepatuhan perparkiran di zona atau area yang telah disediakan; (3) Masyarakat mengeluhkan tentang masalah keamanan; (4) Masalah karcis parkir; dan (5) Tarif parkir yang tiba-tiba membengkak. Oleh sebab itu, tanggapan masyarakat ini juga harus segera ditangani oleh pemerintah agar dapat meningkatkan kenyamanan serta memperbaiki pelayanan dalam transportasi sehari-hari (Mahardian,2016).
Menurut Litman (2011), mengemukakan bahwa parkir merupakan sebuah komponen penting dari sistem transportasi. Kendaraan tidak selamanya bergerak, pada suatu saat akan berhenti sehingga menjadikan parkir sebagai elemen penting dalam transportasi. Banyaknya pengguna kendaraan yang memarkirkan kendaraannya di tepi jalan, maka dapat membawa banyak kerugian seperti meningkatkan degree of saturation atau meningkatkan kepadatan dikarenakan mengurangi kapasitas jalan raya dalam menampung beban volume kendaraan yang melintas (Patmadjaja & Setiawan, 2003).
Berdasarkan Pasal 43 UU Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu-Lintas dan Angkutan Jalan yang menyatakan bahwa, penyediaan fasilitas Parkir untuk umum hanya dapat diselenggarakan di luar Ruang Milik Jalan (off-street parking) sesuai dengan izin yang diberikan (UU Nomor 22 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, 2009). Kehadiran parkir liar yang merajalela akan mengganggu arus lalu lintas jalan raya yang menyebabkan kemacetan dan di samping itu akan mengundang pihak-pihak yang merugikan seperti preman karena dilihat sebagai lahan potensial untuk mendapat uang.
Kendala yang berhubungan dengan lahan parkir telah terjadi di berbagai kota-kota besar di Indonesia, salah satunya kota yang dijuluki dengan Kota Pahlawan saat ini juga mengalami situs kemacetan yang hampir menyerupai dengan ibu kota, dikarenakan jumlah volume kendaraan yang meningkat disertai dengan pertumbuhan lahan parkir yang tidak resmi. Oleh sebab itu, Kota Surabaya meluncurkan aplikasi untuk mempermudah mengatasi permasalahan lahan parkir yang strategis. Adapun penggunaannya dengan cara memesan melalui aplikasi Parkir-Q yang dapat di download melalui Playstore atau Appstore lalu pilih menu tujuan yang akan kita kunjungi dan untuk pembayarannya melalui fasilitas yang telah disediakan dari aplikasi atau melalui GO-Pay. Dengan aplikasi Parkir-Q, informasi mengenai lokasi parkir dari tempat tujuan yang akan dikunjungi, pengguna akan mendapatkan barcode yang bisa discan ketika kita datang di lahan parkir yang dipilih, pemesanan ini hanya berlaku 1 jam dari waktu pemesanan.
Dari penelitian yang dilakukan oleh Artamalia (2019), didapatkan hasil jika penerapan teknologi E-parking di Kota Surabaya efektif dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat akan juru parkir dan pemerintah, efisiensi mengenai sumber daya manusia, sumber daya finansial dan sumber daya waktu. Menambah Pendapatan Asli Daerah Kota Surabaya, membuktikan responsibility pemerintah dalam menjalankan program E-parking dan kesesuaian akan kebutuhan masyarakat. Salah satu teknologi e-parking yang ada di Surabaya, yakni teknologi Parkir-Q.
Salah satu sumber retribusi daerah yang termuat dalam Pendapatan Asli Daerah adalah pajak parkir. Menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009
tentang pajak parkir yang merupakan salah satu jenis pajak daerah dari kabupaten atau kota. Pajak parkir merupakan pendapatan paling banyak di Kota Surabaya, hal ini menimbang Kota Surabaya adalah kota Metropolitan dengan kondisi jalan raya yang selalu ramai dan dikelilingi oleh gedung-gedung bertingkat dimana akan membutuhkan lahan parkir yang memadai. Untuk memaksimalkan dan meningkatkan PAD diperlukan pengelolaan pajak parkir secara profesional dan transparan.
Menurut Ardiansyah (2016) dalam penelitiannya, pajak parkir merupakan penyumbang pendapatan terbesar kedua setelah retribusi pasar, namun dalam implementasinya masih terdapat kendala beberapa diantaranya adalah kurangnya pengawasan di lapangan, sehingga juru parkir tidak melaksanakan pada jam kerja yang telah ditentukan, terdapatnya oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan kelengahan tersebut untuk meraup keuntungan.
Oleh karena itu, peneliti termotivasi untuk melakukan penelitian mengenai peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kota Surabaya tahun 2017- 2020. Peneliti ingin menganalisa pengaruh pajak E-parking dalam meningkatkan omzet pendapatan asli daerah, Di samping itu, E-parking juga akan memberikan pelayanan yang lebih baik terhadap masyarakat di sektor transportasi. Untuk itu peneliti melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Pembayaran Pajak Parkir Melalui E-Parking dalam Meningkatkan Omzet Pendapatan Asli Daerah Kota Surabaya”.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang penelitian diatas, peneliti merumuskan rumusan masalahnya adalah bagaimana pengaruh pembayaran pajak E-parking terhadap peningkatan omzet pendapatan asli daerah (PAD) Kota Surabaya.
1.3 Tujuan Penelitian
Sesuai dengan rumusan masalah diatas, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pembayaran E-parking terhadap peningkatan omzet pendapatan asli daerah (PAD) Kota Surabaya.
1.4 Manfaat Penelitian
Berdasarkan tujuan penelitian diatas, adapun manfaat penelitian yang diperoleh sebagai berikut:
a. Bagi Masyarakat
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai pajak E-parking dalam meningkatkan pendapatan asli daerah Kota Surabaya.
b. Bagi Pemerintah
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memudahkan dan bermanfaat bagi para PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) dalam menentukan sistem pembayaran dan penentuan peta zona atau area pelaksanaan pajak E-parking dalam meningkatkan omzet pendapatan asli daerah (PAD) Kota Surabaya.
c. Bagi Akademisi
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memudahkan dan bermanfaat bagi para akademisi sebagai referensi untuk menambah pengetahuan mengenai pengaruh pembayaran pajak E-parking dalam meningkatkan omzet pendapatan asli daerah (PAD) Kota Surabaya.
d. Bagi Peneliti
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memudahkan dan bermanfaat bagi peneliti, khususnya mengenai sistem pembayaran dan tarif pajak E-parking dalam meningkatkan omzet pendapatan asli daerah (PAD) Kota Surabaya.
70
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan rumusan masalah, hasil penelitian, dan pembahasan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pengaruh pajak e-parking terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Surabaya pada tahun 2017-2020 adalah sebagai berikut:
1. Variabel pajak e-parking berpengaruh secara signifikan terhadap variabel Pendapatan Asli Daerah Kota Surabaya.
2. Variabel independen pajak e-parking berpengaruh simultan terhadap variabel dependen yaitu pendapatan asli daerah kota Surabaya.
3. Secara parsial, variabel pajak e-parking berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan asli daerah Kota Surabaya.
5.2 Keterbatasan Penelitian
Dalam penelitian ini, peneliti memiliki keterbatasan dalam penelitian.
Maka keterbatasan peneliti dalam penelitian ini adalah :
1. Penelitian ini dapat diketahui bahwa nilai uji koefisiensi determinasi masih tergolong kecil yaitu hanya 59,9% yang artinya masih ada 40,1% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain.
2. Dalam penelitian ini, hanya mengambil 1 variabel independen yaitu pajak e-parking yang sebenarnya masih banyak variabel lain yang dapat mempengaruhi pendapatan asli daerah kota Surabaya
3. Periode pengamatan dalam penelitian ini terbatas karena hanya mencakup 2017-2020 dan hanya memperoleh 77 sampel.
4. Penulis melakukan pengamatan pengaruh pajak e-parking terhadap pendapatan asli daerah Kota Surabaya dengan mengabaikan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi pendapatan asli daerah setempat dan lain- lain.
5.3 Saran
Berdasarkan kesimpulan yang telah dibuat diatas, maka diharapkan saran- saran dalam penelitian dapat dilakukan perbaikan untuk penelitian-penelitian selanjutnya.
1. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengoptimalkan data sumber agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal.
2. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambah variabel-variabel penelitian seperti pembayaran pajak lainnya yang bersistem elektronik yang mampu menekan kebocoran pendapatan asli daerah setempat.
3. Populasi dan sampel dalam penelitian selanjutnya sebaiknya diperluas lagi, agar mendapatkan pengetahuan serta ilmu yang banyak.
4. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan menggunakan periode pengamatan yang lebih panjang dari periode pengamatan yang dilakukan peneliti dalam penelitian ini.
DAFTAR PUSTAKA
Abdul Kadir. 2010. Pengenalan sistem informasi. Andi.Yogyakarta.
Adila, F. (2017). PT MAHAKARYA ENTREPRENEUR INDONESIA. Diakses dari ParkirQ: http://parkirq.com/
Andri Kristanto. 2008. Perancangan Sistem Informasi dan aplikasinya. Yogyakarta:
Gava Media.
Ardiansyah, Roy (2016). Implementasi Kebijakan Retribusi Parkir Guna Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Pekalongan. Journal Of Public Policy and Management Review Volume 5 Nomor 2.
Athoillah, Muhammad., Irawan, M, Isa., 2013, Perancangan Sistem Informasi Mobile Berbasis Android Untuk Kontrol Persediaan Barang Di Gudang , JURNAL SAINS DAN SENI POMITS Volume 1 Nomor 1.
Artamalia, Delda Eqy (2019). Evaluasi Program E-parking di Kawasan Parkir Balai Kota Surabaya.
Diana Sari. 2013. Konsep Dasar Perpajakan. Bandung : PT Refika Adimata.
Effendy, Y. (2014). Mencari Solusi Manajemen Dalam Pemenuhan Target Penerimaan Pajak Dan Retribusi Parkir Di Kota Medan. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis, 14(01). doi: 10.30596/jimb.v14i01.119
Fais, Muhammad Noor (2014). Pengembangan Sistem Parkir di Universitas Muria Kudus dengan Menggunakan Enskripsi Data dan Teknologi Barcode. Jurnal SIMETRIS, Vol 5 No 2 Nopember 2014.
Ghozali, Imam. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Progam SPSS.
Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Halim, Abdul, 2007. Akuntansi Keuangan Daerah. Jakarta: Salemba Empat.
__________. 2004. Manajemen Keuangan Daerah Edisi Revisi. Yogyakarta.
YKPAN.
Hasugian, L. (2014, Agustus 13). Pengetian Aplikasi. Retrieved from lesmardin1988:https://lesmardin1988.wordpress.com/2014/08/13/pengertia n-aplikasi/
Hayati, Rahadatul (2018). Strategi Pengembangan Pelayanan Parkir Melalui E- Parking Di Tepi Jalan Umum Oleh Dinas Perhubungan Kota Surabaya (Studi Kasus E-Parking Di Jalan Jimerto dan Jalan Sedap Malam Kota Surabaya). Journal of Public Review Volume 6 Nomor 1 2018.
Kianpisheh, Amin., (dkk). 2012, “Smart Parking System (SPS) Architecture Using Ultrasonic Detector”, International Journal of Software Engineering and Its Applications Vol. 6, No. 3, Universiti Sains Malaysia (USM).
Kireina, N. F. (2017). Mesin Parkir Elektronik Sebagai Wujud dari Smart City di Kota Bandung. JISPO VOL. 7 No. 2 Edisi: Juli-Desember Tahun 2017.
Laudon, Kenneth C., dan Jane P. Laudon, (2012). Management System: Managing the Digital Firm Twelfth Edition. New Jersey: Prentice Hall.
Litman, Todd Alexander. 2011. “Parking Management: Comprehensive Implementation Guide”. Victoria Transport Policy Institute.
www.vtpi.org/park_man_comp.pdf, 21 Januari 2012.
Mahangila, D and W Anderson. 2017. Tax Administrative Burdens in the Tourism Sector in Zanzibar: Stakeholders’ Perspectives”. Jurnal SAGE, October- December 2017:1–17.
Mardiasmo. 2013. Perpajakan Edisi Revisi. ANDI.Yogyakarta
Martadipura, Jaka. 2013, Perancangan Sistem Informasi Perparkiran Pada Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), Skripsi Universitas Komputer Indonesia.
Mawardi, I. (2017). Mesin Parkir Belum Optimal, Begini Kata Ridwan Kamil.
Retrieved from http://jabar.tribunnews.com/2017/09/20/mesin-parkir- belumoptimal-begini-kata-ridwan-kamil.
Mahardian, Albi, (2016) “Penyelesaian Perkara Kecelakaan Lalu Lintas Pasal 310 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Melalui Mediasi (Studi di Polres Blitar)”.
Murtopo, Purno. 2011. Perpajakan-Pendekatan Sertifikasi A-B-C. Jakarta, Mitra.
Nachrowi, N. Djalal Hardius Usman (2006). Pendekatan Populer dan Praktis Ekonometrika untuk Analisis Ekonomi dan Keuangan, Jakarta: LPPE Universitas Indonesia.
Nawawi, Sherly Novita Sari, 2015. Studi optimalisasi Perparkiran di Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung. Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung. Bandar Lampung
O’Brien dan Marakas, 2010. Management System Information. McGraw Hill, New York.
Patmadjaja, H., Setiawan, R., Urbanus, J., & Tjahjaputra, P. (2003). Pengaruh Kegiatan Perparkiran Di Badan Jalan Terhadap Kinerja Ruas Jalan.
Pengaruh Kegiatan Perparkiran Di Badan Jalan Terhadap Kinerja Ruas Jalan, 73
Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 12 Tahun 2001 Tentang Tarif Pajak Parkir. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2001 Pasal 39.
__________ Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penyelenggaran Perparkiran di Kota Surabaya. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Pasal 1.
Peraturan Walikota Nomor 36 Pasal 1 Nomor 12 Tahun 2019 Peraturan Walikota Nomor 36 Pasal 1 Nomor 14 Tahun 2019
Pudyamoko, Y. Sri. 2009. Pengantar Hukum Pajak (Edisi Revisi). Yogyakarta, Puspitasari, Rosalina Anggraeni (2016). Peran Pemungutan Pajak Parkir dalam
Peningkatan Pendapatan Asli Daerah di Kota Malang. Journal Student (JEJAK) Volume 8 Nomor 1 2016.
Putri, B.A.W.P., S. Kumadji, dan A. Darono. (2014). “Analisis Penerimaan Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan Sebagai Sumber Pendapatan Asli Daerah”. Jurnal Perpajakan, 3(1), 1-8.
Rahayu, Siti Kurnia dan Ely Suhayati. 2010. Perpajakan Indonesia, Yogyakarta : Graha Ilmu.
Rarung. (2016). Pengaruh PAD dan DAU Terhadap PDRB Di Kota Manado. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Volume 16 Nomor 3.
Reve, Satish V., Choudhri, Sonal. 2012, “Management of Car Parking System Using Wireless Sensor Network”, International Journal of Emerging Technology and Advanced Engineering Volume 2, Issue , College of Technology, Bhopal, M.P., INDIA.
Siahaan, M.P. (2010). Pajak Daerah dan Retribusi Daerah: Berdasarkan Undang- Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
__________. 2005. Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
__________. 2013. Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Cetakan ketiga. Rajawali Pers. Jakarta.
Sufraeni, Dewi. 2010. Tinjauan Atas Efektivitas Pajak Parkir Dan Kontribusinya Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Pada Dinas Pendapatan Daerah Pengelolaan Keuangan Kabupaten Bandung. Jurnal elib.Universitas Komputer Indonesia. Bandung.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Afabeta. Teknis Perhitungan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
____________. 2001, Statistika untuk Penelitian, Bandung: Alfabeta
Trimuriana, Ernadhi Sudarmanto Tiara (2018). Pengaruh Penerimaan Pajak Parkir Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Bogor Tahun 2014-2017. Journal of Student Volume 5 Nomor 5 2018.
Turban, E, David King, Jae Lee, Ting-Peng Liang, and Deborrah C. Turban. 2010.
Electronic Commerce. A Managerial Perspective Global Edition. New Jersey: Pearson. Vol. 6.
__________. (2012). Electronic Commerce 2012 Global Edition (7th ed.). USA:
Pearson Higher Ed USA.
Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Lembaran Negara Tahun 2009 Nomor 96 Tambahan Lembaran Negara Nomor 5025.
__________ 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Lembaran Negara Tahun 2014 Nomor 244 Tambahan Lembaran Negara Nomor 5587.
__________ 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Lembaran Negara Tahun 2009 Nomor 112 Tambahan Lembaran Negara Nomor 5038.
__________ 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
Lembaran Negara Tahun 2009 Nomor 13 Tambahan Lembaran Negara Nomor 5049.
__________ 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Keuangan Pusat dan Keuangan Daerah. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Pasal 6, Jakarta.
__________ 34 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan Antara Pusat dan Daerah.
__________ 5 Pasal 25 Tahun 1962 Tentang Perusahaan Daerah.
Wang, H., Liao, C., & Yang, L. (2013). The Roles of Consumption Values.
International Journal of Marketing Studies , 5 (2), 11-22.
Yusnita R., Norbaya Fariza, and Basharuddin Norazwinawati., 2012, “Intelligent Parking Space DetectionSystem Based on Image Processing”, International Journal of Innovation, Management and Technology Vol. 3, No. 3.