• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh penerapan terapi wudu terhadap

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "pengaruh penerapan terapi wudu terhadap"

Copied!
98
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Sistematika Penulisan

LANDASAN TEORI

Kajian Mengenai Terapi Dan Wudu

  • Indikator-Indikator Terapi Wudu
  • Langkah-Langkah Terapi Wudu
  • Kajian Mengenai Konsentrasi Belajar
  • Indikator-Indikator Konsentrasi Belajar

Kajian Penelitian Terdahulu

Cukup banyak penelitian terdahulu yang membahas tentang manfaat wudhu. Menurut Muhammad Akrom, wudhu sangat bermanfaat dalam memperkuat dan membangkitkan konsentrasi, dan kafiyat wudhu merangsang panca indera yaitu mulut, hidung, mata, telinga dan kulit (kulit). tangan, wajah, dan kaki) dimana rasa sejuk yang terpancar dari air yang mengalir ke setiap anggota tubuh orang tersebut pada saat berwudhu merangsang dan memberikan respon pada kelima organ tubuh. 63 Maimun menyatakan bahwa membasuh bagian tubuh saat berwudhu dapat meminimalisir rasa lelah, letih, dan stres.64 Menurut Adelia dan Novia, terapi wudhu merupakan solusi layanan bimbingan dan konseling yang cocok diterapkan di sekolah untuk mencegah kenakalan perilaku siswa65 . Menurut Vicky, Ris’an dan Ema dalam penelitiannya, terapi wudhu memberikan pengaruh positif terhadap kestabilan emosi khususnya pada klien Pusat Rehabilitasi Kecanduan66. Dalam penelitiannya, Mey menyatakan bahwa para ahli saraf (neurologist) telah membuktikan bahwa air cucian dapat mendinginkan ujung rambut.

64Maimun, Terapi Wudhu Untuk Meningkatkan Konsentrasi Belajar Siswa dan Pembelajaran PAI Di Kelas XII SMA As-Salam Cenlecen Pakong Pamekasan, (Surabaya: Program Pascasarjana IAIN Sunan Ampel, 2011). 65 Adelia Oky Setya Pratiwi, Novia Rissita Sari, Terapi Wudhu: Solusi Layanan Bimbingan dan Konseling untuk Mencegah Perilaku Kenakalan pada Siswa SMP Berbasis Islam, Jurnal Bimbingan Konseling Ar-Rahman, 2019, hal. 66Vicky Oktaryanto, Ris'an Rusli, Ema Yudiani, Peran Terapi Wudhu Terhadap Kestabilan Emosi Klien di Balai Rehabilitasi Adiksi Ar Rahman Palembang, Jurnal Psikologi Islam, 2019, hal.101-108.

Kemal Irmak, untuk membasuh muka, mulut dan rongga hidung, membasahi kulit kepala, telinga dan leher 4-5 kali sehari saat berwudhu, membantu otak agar tetap sejuk sepanjang hari, sehingga dapat membantu menjaga kesehatan otak dan meningkatkan konsentrasi. 71 Manfaat wudhu secara sains menurut Mira adalah menstimulasi titik-titik aktif biologis serupa dengan terapi pijat refleksi Tiongkok, yaitu memiliki efek terapeutik yang menguntungkan, serta membantu merelaksasi sistem saraf dan meredakan ketegangan, stres, dan kecemasan.72. Berdasarkan penelitian diatas maka timbullah ide bagi peneliti untuk melanjutkan penelitian tersebut dengan mengangkat tema pengaruh terapi wudhu terhadap konsentrasi siswa. 68Mey Rinawati, Pengaruh terapi wudhu sebelum tidur terhadap prevalensi insomnia pada lansia di Dusun Tilaman Wukirsari, Imogiri, Bantul Yogyakarta, Skripsi, SMA Ilmu Kesehatan Yogyakarta, 2012.

Penelitian ini tidak hanya dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor seperti penelitian-penelitian sebelumnya, namun dengan metode eksperimen untuk melihat secara langsung pengaruh terapi cuci yang dilakukan terhadap konsentrasi belajar siswa. Sekaligus memperkuat pemikiran bahwa terapi wudhu sangat mempengaruhi konsentrasi belajar siswa.

Kerangka Berfikir

Hipotesis Penelitian

METODOLOGI PENELITIAN

Jenis Penelitian

Lokasi Penelitian

Definisi Operasional Variabel (DOV)

Responden penelitian berjumlah 58 siswa yang dipilih secara acak untuk mengikuti praktik terapi wudhu dan mengisi angket penelitian. Tahap pertama adalah pendistribusian angket terapi wudhu (variabel X) yang bertujuan untuk mengetahui keakuratan dan ketepatan proses wudhu yang dilakukan santri. Hasil tabulasi angket akan dilakukan analisis regresi untuk mengetahui pengaruh terapi wudhu terhadap konsentrasi belajar siswa MTs Darussalam Kota Bengkulu.

Output program komputer untuk pengolahan data statistik lengkap yang berkaitan dengan perhitungan r variabel terapi wudhu dan variabel konsentrasi belajar dapat dilihat pada Lampiran 3-A dan 3-B. Berdasarkan tabel diatas terlihat nilai total pada kolom r hitung lebih besar dari r tabel = 0,259 sehingga dapat beralasan bahwa seluruh elemen indikator variabel terapi wudhu memenuhi syarat keabsahan data. Nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,638 lebih besar dari 0,6 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel terapi wudhu reliabel, sehingga jawaban responden akan berbeda-beda karena masing-masing mempunyai pendapat yang berbeda, bukan karena pendapat responden. kuesioner membingungkan dan memiliki banyak interpretasi.

Jika variabel terapi cuci meningkat sebesar 1 satuan maka variabel konsentrasi belajar akan meningkat ke arah positif sebesar 0,640875 satuan. H0 : Penggunaan terapi cuci tidak berpengaruh terhadap peningkatan konsentrasi belajar siswa di MTs Darussalam Kota Bengkulu. Berdasarkan tabel diatas diperoleh angka t hitung (t stat) pada variabel terapi cuci sebesar 17,896 lebih besar dari t tabel sebesar 2,00324 yang berarti berpengaruh terhadap konsentrasi belajar.

Nilai R Square berarti 85,12% variabel konsentrasi belajar dapat dijelaskan oleh variabel terapi wudhu sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Nilai t stat pada variabel terapi wudhu adalah besar artinya mempunyai pengaruh terhadap konsentrasi belajar. Jika variabel terapi wudhu meningkat sebesar 1 satuan maka variabel konsentrasi belajar akan meningkat ke arah positif sebesar 0,640875 satuan e.

Jika variabel terapi wudhu meningkat sebesar 1 satuan maka variabel konsentrasi belajar akan meningkat ke arah positif sebesar 0,640875 satuan 12.

Tabel 3.1 Indikator Variabel Terapi Wudu (1/2) diganti dengan pikiran-pikiran yang positif dan
Tabel 3.1 Indikator Variabel Terapi Wudu (1/2) diganti dengan pikiran-pikiran yang positif dan

Setting Penelitian

Populasi dan Sampel Penelitian

Responden Penelitian

Teknik Keabsahan Data

Teknik Analisis Data

  • Analisis Karakteristik Responden
  • Uji Validitas
  • Uji Reliabilitas
  • Deskripsi Statistik
  • Korelasi
  • Analisis Regresi Linear Sederhana
  • Analisis Data Statistik Dengan Bantuan Program Komputer
  • Instrumen Penelitian dan Skala Pengukuran Instrumen

Kisi-Kisi Instrumen Penelitian

Diagram Alir (Flowchart)

HASIL DAN PEMBAHASAN

Pelaksanaan Penelitian

Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 24 hingga 28 Mei 2021 dengan rincian dua hari pembekalan, tiga hari praktik terapi wudhu, dan satu hari pembagian kuesioner. Pendataan hanya dapat dilakukan selama 7 hari berdasarkan kebijakan sekolah, karena adanya pembatasan akibat pandemi Covid 19 yang berarti siswa tidak dapat mengikuti pada hari-hari tertentu. Pembagian angket tahap kedua adalah pembagian angket konsentrasi belajar (variabel Y) yang bertujuan untuk mengetahui tingkat konsentrasi siswa dalam belajar.

Karakteristik Responden

  • Karakteristik Berdasarkan Jenis Kelamin Responden
  • Karakteristik Berdasarkan Usia Responden
  • Karakteristik Berdasarkan Kelompok Kelas

Ya Allah, sekarang aku sulit berkonsentrasi saat belajar di kelas, aku hanya berharap padaMu ya Allah, dengan terapi wudhu ini aku bisa meningkatkan konsentrasiku dalam belajar dan menangkap pelajaran dengan mudah, lagi-lagi aku hanya berharap padaMu ya Allah. Berdasarkan tabel di atas terlihat bahwa nilai keseluruhan pada kolom skor r lebih besar dari r tabel = 0,259, sehingga dapat dibenarkan bahwa seluruh item indikator variabel konsentrasi belajar memenuhi syarat keabsahan data. Dalam penelitian ini digunakan dua angket yaitu angket tahap pertama mengenai terapi wudhu dan angket tahap kedua mengenai konsentrasi belajar. Angket tahap pertama bertujuan untuk mengetahui apakah wudu yang dilakukan siswa sebelum pembelajaran sudah sesuai aturan dengan benar atau belum dan sebelum memasuki kelas untuk mengikuti kegiatan pembelajaran.

Salah satu penelitian yang menjelaskan manfaat terapi wudhu untuk meningkatkan konsentrasi adalah penelitian Muhammad Kemal Irmak yang menjelaskan tentang mencuci muka, mulut, saluran hidung dan mencuci kulit. Penerapan wudu sebagai salah satu alat terapi untuk meningkatkan konsentrasi siswa sangatlah tepat, terbukti dari penelitian yang dilakukan oleh Adelia dan Novia yaitu terapi wudu merupakan solusi bimbingan dan konseling yang tepat diterapkan di sekolah untuk meningkatkan perilaku delesi siswa agar dapat dicegah. Setelah wudhu, derajat fokus siswa dalam kegiatan belajar meningkat karena hal-hal lain yang tidak berhubungan dengan proses pembelajaran dikesampingkan, sehingga hasil belajar menjadi optimal atau maksimal. 90Adelia oki setya Pratiwi, Novia Rissita Sari, Terapi Wudhu: layanan bimbingan konseling untuk mencegah perilaku nakal pada siswa SMA berbasis Islam, Jurnal Bimbingan Konseling Ar-Rahman, 2019, h.

Dibutuhkan waktu yang lebih lama dan rutin untuk melakukan terapi wudhu (lebih dari 3 hari), sehingga penelitian berikut ini akan lebih akurat. Adelia Oky Setya Pratiwi, Novia Rissita Sari, Terapi Wudhu: Solusi Layanan Bimbingan dan Konseling untuk Mencegah Perilaku Nakal pada Siswa SMP Berbasis Islam, Jurnal Bimbingan Konseling Ar-Rahman, 2019, h. Irfan Hidayat, Pengaruh terapi wudhu sebelum tidur terhadap tingkat insomnia lansia di Posyandu Lansia Cempaka Pontianak, Jurnal Proners, 2016.

Juita, Mengidentifikasi fokus belajar siswa di sekolah menengah, Schrödinger: Jurnal Pendidikan Fisika (SJPE), 2020, hal. Kurniawan, Terapi Wudhu untuk mengurangi perasaan tidak aman saat presentasi kepada mahasiswa bimbingan dan konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya, (Surabaya: UIN Sunan Ampel Surabaya, 2018). Maimun, Terapi Wudhu Untuk Meningkatkan Konsentrasi Belajar Siswa dalam Pengajaran PAI Kelas XII SMA As-Salam Cenlecen Pakong Pamekasan, (Surabaya: Program Pascasarjana IAIN Sunan Ampel, 2011) Matlin, M.W, Recognition (edisi ke-4), (Orcourtland ) Penjepit & Perusahaan, 1998).

Mey Rinawati, Pengaruh Terapi Wudhu Sebelum Tidur Terhadap Prevalensi Insomnia pada Lansia di Dusun Tilaman Wukirsari, Imogiri, Bantul, Yogyakarta, Disertasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta, 2012.

Tabel 4.2 Distribusi Kuesioner
Tabel 4.2 Distribusi Kuesioner

Analisis Penelitian

  • Validitas Data
  • Reliabilitas Data
  • Analisis Regresi Linear

Hasil Analisis dan Interpretasi Model

Pembahasan

Ia mengemukakan bahwa pusat saraf yang paling sensitif adalah dahi, tangan, dan kaki. Terus menerus membasuh air bersih pada pusat saraf tersebut berarti masyarakat menjaga kesehatan dan keselarasan pusat sarafnya. Prof. Nasar menjelaskan, para ulama fiqih juga menjelaskan hikmah berwudhu sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan jasmani dan rohani.

Para ulama tasawuf menjelaskan hikmah wudhu dengan mengatakan bahwa daerah yang dibasuh dengan air wudhu memang merupakan daerah yang paling banyak dosanya. Dalam hadis riwayat muslim muslim juga dijelaskan bahwa air wudhu mampu menghapus dosa-dosa yang dilakukan tangan, mata, penciuman, pendengaran dan kaki sehingga yang bersangkutan bersih dari dosa. Para ulama mengharamkan mengeringkan air wudhu dengan kain karena dalam pokok hadits disebutkan bahwa proses pembersihannya sampai pada tetes terakhir air wudhu.

Amalia Cahya Setiani, Ninik Setyowani, Kusnarto Kurniawan, Meningkatkan Fokus Pembelajaran Melalui Layanan Bimbingan Belajar Kelompok, Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 2014, hal. Aryati Nuryana, Setiyo Purwanto, Efektivitas senam otak dalam meningkatkan konsentrasi belajar pada anak, Jurnal Berkala Ilmiah Indigenous Psikologi, 2010, h. Alfauzan Amin, Zulkarnain S, Sri Astuti, Implementasi Pendidikan Agama Islam Bertinjauan Lingkungan dan Budaya di Sekolah Menengah Pertama, IJSSE: Jurnal Pendidikan IPS Indonesia Volume 1 Edisi 1 Januari 2019.

Leony Sanga Lamsari Purba, Meningkatkan konsentrasi belajar siswa menggunakan penilaian pembelajaran Quizizz pada mata kuliah Fisika Kimia I JDP, 2019, h. Muhammad Ibnu Isa Abu At-Tirmdzi al-Silmi, Al-Jami' al-Shahih Sunan Al-Tirmidzi Jilid I, (Beirut: Dār Ihyā' al-Tirots Al-'Arabi, t.t.), h.

PENUTUP

Kesimpulan

Intersep sebesar 34,59571 menunjukkan bahwa tanpa adanya variabel X (perlakuan mencuci), nilai konsentrasi belajar tetap berada pada angka 34,59571.

Saran

Al-Imam Abi Husain Muslim Ibnu Al-Hajjaj Al-Qusyairi Linisaburi, Sahih Muslim, (Kaherah: Dār Al-Hadits, 1996), hlm. Al Imam Al Hafizh Ibnu Hajar Al Asqulani, Fathul Baari Syarah Sahih Al-Bukhari, (Jakarta Selatan: Pustaka Azam, 2001), hlm. Data Teras Pendidikan Rendah dan Menengah Ketua Direktorat Pendidikan Rendah dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan https://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/, diakses 12 Disember 2019.

KBBI, Big Indonesian Dictionary Online, tilgået den 3. marts 2021 https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/Concentration. Muhammad Syafi'ie El-Bantanie, Muhammad Syafi'ie, The Power of Wudu Therapy, (Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 2010), h.

Gambar

Gambar 2.1 Kerangka Berfikir Studi Pendahuluan Merumuskan Masalah
Tabel 3.1 Indikator Variabel Terapi Wudu (1/1)
Tabel 3.1 Indikator Variabel Terapi Wudu (1/2) diganti dengan pikiran-pikiran yang positif dan
Tabel 3.1 Indikator Variabel Terapi Wudu (1/3) 8. Membasuh  kedua  tangan  sampai  siku  dengan
+7

Referensi

Dokumen terkait

These principles are: o Satisfaction of basic human needs such a food, shelter, water, energy o Satisfaction of basic human needs such a food, shelter, water, energy o Conservation of