• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh persepsi masyarakat muslim di kota

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "pengaruh persepsi masyarakat muslim di kota"

Copied!
133
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Undang-undang ini merupakan wujud Bank Indonesia yang menegaskan bahwa ia merupakan otoritas moneter untuk menjamin legalitas bank syariah, serta memberikan ruang gerak yang lebih besar bagi bank syariah (Kurniati: 2012). Sebagai lembaga keuangan, bank syariah senantiasa berpegang pada prinsip-prinsip hukum syariah dalam menjalankan aktivitasnya di berbagai bidang kehidupan. Namun menurut statistik perbankan syariah, laju pertumbuhan nasabah bank syariah dalam tiga sampai lima tahun terakhir, jumlah nasabahnya masih didominasi oleh bank konvensional.

Perbankan syariah tidak memperbolehkan riba, sehingga inilah perbedaan mendasar antara bank konvensional dan bank syariah. Mengingat mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam, mereka belum mampu menunjukkan persepsi yang baik terhadap bank syariah. Meskipun bank syariah telah beroperasi selama puluhan tahun, hal ini menunjukkan penetrasinya masih sangat rendah.

Potensi penduduk Indonesia yang 87% beragama Islam belum mampu menjamin tumbuhnya industri perbankan syariah sebagaimana diharapkan dari besarnya jumlah penduduk Indonesia yang 87% beragama Islam. Melihat hal tersebut, kita dapat melihat bahwa hanya penduduk di Indonesia yang mempunyai rekening di Bank Syariah.

Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti bermaksud untuk melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Persepsi Masyarakat Muslim Makassar dalam Memilih Layanan Perbankan Syariah” untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan jumlah nasabah perbankan syariah yang mayoritas penduduknya beragama Islam di kota tersebut. Indonesia lebih banyak menggunakan layanan perbankan konvensional.

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

PUSTAKA

Landasan Teori

  • Persepsi Masyarakat
  • Bank syariah

Demikian pula pandangan atau persepsi masyarakat terhadap bank konvensional dan bank syariah. Mereka akan mengetahui segala informasi terkait produk yang ditawarkan di lembaga keuangan dan juga mengetahui keuntungan apa saja yang didapat dengan menjadi nasabah bank syariah. Persepsi yang baik terhadap lembaga keuangan seperti bank syariah akan mempengaruhi minat masyarakat untuk bertransaksi atau bergabung menjadi nasabah lembaga keuangan bank syariah.

Berikut falsafah yang harus diterapkan oleh bank syariah (Muhammad. Menjauhkan dari unsur riba caranya : a. Bank syariah atau bank syariah mempunyai keistimewaan dalam penerapannya, sehingga bank syariah berbeda dengan bank konvensional. Bank syariah dalam menyalurkan dananya kepada pihak-pihak yang menggunakan dana tersebut sangat ketat dan hanya dapat menyalurkan dana tersebut.

Return atau penukaran yang diberikan bank syariah kepada investor dihitung dengan sistem bagi hasil sehingga hasilnya adil bagi kedua belah pihak. Hubungan yang terjalin antara bank syariah dengan nasabah pengguna dana dianggap sebagai hubungan kerjasama.

Figure adalah sesuatu yang terlihat lebih mencolok dibandingkan sesuatu  hal  yang  lain
Figure adalah sesuatu yang terlihat lebih mencolok dibandingkan sesuatu hal yang lain

Tinjauan Empiris

Penelitian yang dilakukan oleh Imran dan Bambang Hermawan pada tahun 2017 dengan judul “Pengaruh Persepsi Masyarakat Batam Terhadap Minat Penggunaan Produk Bank Syariah” dari hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa persepsi kepentingan bank mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap minat penggunaan. terhadap produk perbankan syariah, persepsi bagi hasil berpengaruh positif terhadap minat menggunakan produk perbankan syariah, dan persepsi pengetahuan tentang produk perbankan syariah tidak berpengaruh terhadap minat menggunakan produk perbankan syariah. Dari penelitian tersebut kita dapat melihat bahwa penelitian ini memberikan informasi mengenai opini atau pandangan masyarakat mengenai bank syariah. Hasil penelitian menyatakan bahwa persepsi masyarakat terhadap bank syariah dipengaruhi dengan melihat besarnya nilai Sig.

Penelitian yang dilakukan oleh Eka Oktavia pada tahun 2018 berjudul “Analisis Persepsi, Pengetahuan dan Sikap Nasabah Terhadap Keberadaan Bank Syariah” studi pada bank syariah independen di Kabupaten Pringsewu, Lampung. Di sisi lain, pemahaman nasabah terhadap perbankan syariah masih terbatas. berada pada kategori sedang, dimana skor yang diperoleh sebesar 745 atau 53,98%, sedangkan skor ideal sebesar 1846. Kategori sedang yang dimaksud dalam hal ini adalah pengetahuan masyarakat terhadap perbankan syariah masih sangat buruk, sebagian besar masih kurang memahaminya, karena bank syariah masih baru di mata masyarakat atau nasabah dan sikap atau perilaku nasabah terhadap keberadaan bank syariah sudah masuk kategori baik dengan skor 1287 atau 69,94% dari skor ideal yang diharapkan dengan angka 1546 yang berarti sikap nasabah terhadap keberadaan bank tersebut. Syariah direspon dengan baik. Nasabah bank syariah mandiri di Kabupaten Pringsewu sangat mendukung jika bank syariah lebih memperkenalkan sistemnya agar nasabah atau masyarakat memahami lebih jauh tentang sistem perbankan syariah.

Penelitian yang dilakukan oleh Junaidi pada tahun 2015 di Universitas Stie Muhammadiyah Palopo dengan judul “Persepsi Masyarakat Memilih dan Tidak Memilih Bank Syariah” dan hasil penelitiannya menunjukkan bahwa faktor penentu masyarakat muslim dalam memilih bank syariah adalah religiusitas dan pemahaman. Penelitian yang dilakukan oleh Nanda Harry Mardika dan Raymond dengan judul “Analisis Persepsi Masyarakat Dalam Pemilihan Layanan Perbankan Syariah di Kota Batam Tahun 2018”, peneliti berusaha untuk menguji apakah terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan nasabah untuk menabung pada bank syariah di Kota Batam. Kota Batam dan Adakah faktor dominan yang mempengaruhi keputusan nasabah menabung pada Bank Syariah di Kota Batam? Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan nasabah menabung pada bank syariah di kota Batam. Selain variabel eksternal menjadi variabel yang paling dominan.

Kerangka Pikir

Peneliti merujuk pada penelitian yang dilakukan oleh Penelitian yang dilakukan oleh Nanda Harry Mardika dan Raymond yang berjudul “Analisis Persepsi Masyarakat Dalam Memilih Layanan Perbankan Syariah Di Kota Batam Tahun 2018 sebagai bahan perbandingan dalam melakukan penelitian yang berjudul Pengaruh Persepsi Masyarakat Muslim di Makassar pada. pilihan layanan perbankan syariah.

Hipotesis penelitian

Jenis dan lokasi penelitian

Lokasi dan Lama penelitian

Definisi variabel dan pengukuran

Pemilihan layanan perbankan syariah merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan jumlah nasabah perbankan syariah di Indonesia, dimana hal tersebut tidak boleh kita lupakan. Meskipun obligasi syariah telah digunakan selama puluhan tahun, hal ini menunjukkan penetrasinya masih sangat rendah. 60% dari 87% penduduk Muslim masuk dalam kategori usia produktif, namun rekening penduduk Indonesia di bank syariah hanya mewakili 5,86% dari total penduduk.

Oleh karena itu, penelitian mengenai topik peningkatan layanan perbankan syariah perlu disorot dan dicermati. Persepsi masyarakat muslim merupakan proses penilaian seorang muslim terhadap suatu objek dengan memasukkan pengalaman atau pemahaman terkait objek tersebut.

Tabel 3.1 indikator pengukuran
Tabel 3.1 indikator pengukuran

Populasi dan Sampel

Sumber Data

Metode Pengumpulan Data

Teknik dan Pengoolahan Data

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Gambaran Umum Objek Penelitian

  • Tempat dan waktu penelitian

Makassar adalah kota besar di Wilayah Timur, ibu kota provinsi Sulawesi Selatan dan sebuah kotamadya. Perlu kita ketahui bahwa Makassar mempunyai letak geografis antara 119 derajat Bujur Timur dan 5,8 derajat Lintang Selatan, atau bisa dikatakan Makassar terletak di barat daya Pulau Sulawesi dengan ketinggian di atas permukaan laut berkisar antara 0-25 meter. Kecepatan angin di Makassar sebesar 4,0 knot dan iklim di kota Makassar hanya mempunyai dua musim yaitu musim hujan dan musim kemarau.

Kota Makassar juga mempunyai wilayah yang berbatasan dengan Selat Makassar di sebelah barat, dan juga berbatasan dengan Kabupaten Pangkajene Headuan di sebelah utara, berbatasan juga dengan Kabupaten Maros di sebelah timur dan juga berbatasan dengan Kabupaten Gowa di sebelah selatan. Luas wilayah Kota Makassar tercatat 175,77 km persegi yang mencakup 15 kecamatan. Jumlah penduduk kota Makassar pada tahun 2019 menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) sebanyak 3.053.534 jiwa. Kota Makassar telah meninggalkan sejarah yang sangat panjang di nusantara, sehingga kota Makassar menjadi salah satu kota tua di Indonesia.

Kota Makassar juga banyak mengalami perkembangan sosial dan budaya dari masa ke masa hingga saat ini (Bahrum, 2003: 28). Saat ini kota Makassar dikenal sebagai kota besar dimana berbagai suku bangsa bermukim dan tinggal di kota ini, terdiri dari berbagai suku diantaranya Bugis, Toraja, Makassar, Mandar, Pattinjo. Selain itu di Makassar juga banyak terdapat masyarakat Jawa, Ambon, Tionghoa, Pakistan, dan Melayu. , Batak dan masih banyak lagi.

Tabel 4.1 Jumlah penduduk
Tabel 4.1 Jumlah penduduk

Hasil Penelitian dan Pembahasan

  • Deskripsi Data
  • Hasil Uji Statistik Diskriptif
  • Uji Instrumen Penelitian
  • Uji Asumsi Klasik
  • Hasil Uji Hipotesis
  • Pembahasan

PENUTUP

Kesimpulan Penelitian

Jadi, dapat disimpulkan bahwa persepsi masyarakat muslim mempunyai kontribusi terhadap proses pemilihan layanan perbankan syariah.

Saran Penelitian

Gambar

Gambar 2. 1 Skema Kerangka Pikir ..............................................................
Figure adalah sesuatu yang terlihat lebih mencolok dibandingkan sesuatu  hal  yang  lain
Gambar 2. 2 Skema Kerangka Pikir
Tabel 3.1 indikator pengukuran
+7

Referensi

Dokumen terkait

Pengaruh Persepsi Manfaat, Persepsi Kemudahan Penggunan, Dan Persepsi Risiko Terhadap Minat Menggunakan Layanan Uang Elektronik (Studi Kasus Pada Masyarakat Di Kota