1
Pengaruh Profitabilitas, Struktur Aktiva Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Struktur Modal Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Makanan Dan
Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2018
SKRIPSI
Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Akuntansi
Oleh:
Dian Pisesah NPM 21501082127
Dosen Pembimbing:
Hj. Anik Malikah, SE., MM.
Junaidi, SE, M.SA
UNIVERSITAS ISLAM MALANG FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
MALANG 2021
ABSTRAK
Asal dan penyebab kejadian, dari pengkajian ini adalah: untuk mengerti dampak variabel profitabilitas, struktur aktiva dan ukuran perusahaan secara bersama dan parsial terhadap struktur modal perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2018. Jumlah sampel penelitian ini adalah 11 perusahaan, sampel penelitian ini ditentukan dengan metode purposive sampling.
Pengumpulan data menggunakan dengan metode dokumentasi yaitu metode yang digunakan untuk memperoleh data dan informasi dalam bentuk buku, arsip, dokumen, nomor tulisan dan gambar dalam bentuk laporan juga tentang teori-teori berhubungan dengan masalah yang sedang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian ini menyimpulkan Profitabilitas (Return on assets/ROA) berpengaruh signifikan negatif terhadap variabel struktur modal (Debt to Equity Ratio). Struktur Aktiva (Fixed Assets to Total Assets/FATA) berpengaruh signifikan positif terhadap variabel struktur modal (Debt to Equity Ratio) dan Ukuran Perusahaan (SIZE) berpengaruh signifikan positif terhadap variabel struktur modal (Debt to Equity Ratio).
Kata kunci: Profitabilitas (ROA), Struktur Aset (FATA), Ukuran Perusahaan (SIZE) dan Struktur Modal (DER).
ABSTRACT
This study aims to determine the effect of profitability, asset structure and company size on the capital structure of the food and beverage sector manufacturing companies listed on the Indonesia stock exchange in the 2016- 2018 period. The number of samples of this study were 11 companies, the sample of this study was determined by purposive sampling method. Data collection uses the documentation method which is the method used to obtain data and information in the form of books, archives, documents, writing numbers and images in the form of reports and about theories relating to the problem being studied. Based on the results of this study concluded that Profitability (Return on assets / ROA) has a significant negative effect on the variable capital structure (Debt to Equity Ratio). Asset Structure (Fixed Assets to Total Assets / FATA) has a significant positive effect on the capital structure variable (Debt to Equity Ratio) and Company Size (SIZE) has a significant positive effect on the capital structure variable (Debt to Equity Ratio).
Keywords: Profitability (ROA), Asset Structure (FATA), Firm Size (SIZE) and Capital Structure (DER).
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Sebuah perusahaan selalu membutuhkan modal baik untuk pembukaan bisnis maupun dalam pengembangan bisnisnya. Masalah pendanaan tidak akan lepas dari sebuah perusahaan yang meliputi seberapa besar kemampuan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan dana yang akan digunakan untuk beroperasi dan mengembangkan usahanya. pemenuhan kebutuhan dana berhubungan dengan pemenuhan sumber dana yang akan digunakan, penentuan perimbangan pembelanjaan yang baik, atau penentuan struktur modal yang optimal. (Muhammadinah, 2017) menyatakan bahwa kebutuhan pendanaan sangat penting dalam membangun dan mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan. Perusahaan membutuhkan dana dalam menjalankan usahanya untuk membiayai kegiatan operasional perusahaan dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, pada prinsipnya setiap perusahaan membutuhkan dana untuk pengembangan bisnisnya, pemenuhan dana tersebut berasal dari sumber internal ataupun sumber eksternal. Dana yang berasal dari kreditur disebut modal asing yang merupakan hutang bagi perusahaan, sedangkan dana yang berasal dari investor disebut modal sendiri. Penentuan proporsi hutang dan modal sendiri dalam penggunaannya sebagai sumber dana perusahaan berkaitan erat dengan istilah struktur modal. Karena itu, para manajer keuangan tetap memperhatikan biaya modal (cost of capital) perlu
menentukan struktur modal dalam upaya menetapkan apakah kebutuhan dana perusahaan dipenuhi dengan modal sendiri atau dipenuhi dengan modal asing.
Modal yang bersumber dari hutang akan menimbulkan beban bunga dari pinjaman yang diberikan kreditur dan berdampak pada timbulnya risiko yang akan ditanggung oleh perusahaan berupa ketidakmampuan perusahaan dalam membayar hutang tersebut. Namun, apabila perusahaan tidak menggunakan sumber dana dari hutang dalam struktur modal maka perusahaan tidak mencapai nilai optimal yaitu dengan manfaat pajak yang diperoleh. Dengan menggunakan hutang, perusahaan akan memperoleh manfaat adanya pengurangan pajak akibat beban bunga yang timbul dari penggunaan hutang (Ahmad dkk. 2017).
Profitabilitas merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi struktur modal dengan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba dari berbagai aktivitas perusahaan melalui sejumlah kebijakan dan keputusan yang di lakukan perusahan selama periode tertentu dan daya tarik utama bagi pemilik perusahaan (pemegang saham) dalam suatu perseroan adalah profitabilitas.
Dalam konteks ini profitabilitas berarti hasil yang di peroleh melalui usaha manajemen atas dana yang di investasikan pemilik perusahaan. Rasio profitabilitas memiliki manfaat tidak hanya bagi pihak di luar perusahaan, terutama pihak-pihak yang memiliki hubungan atau kepentingan dengan perusahan.
Struktur modal yang optimal adalah struktur modal yang mengoptimalkan keseimbangan antara risiko dan pengembalian sehingga memaksimalkan
harga sahamnya, terlalu banyak utang akan dapat menghambat perkembangan perusahaan. Perkembangan sektor perekonomian yang mendukung kelancaran aktivitas ekonomi, khususnya sektor makanan dan minuman di Indonesia sangat menarik untuk dicermati. Perusahaan makanan dan minuman merupakan salah satu sektor yang diminati oleh para investor. Selain itu prospek yang dimiliki oleh perusahaan sektor ini sangat baik karena pada dasarnya setiap masyarakat membutuhkan makanan dan minuman dalam hidup.
Tingkat kesehatan perusahaan juga dapat diukur dari struktur aktiva di perusahaan tersebut. Struktur aktiva adalah kekayaan atau sumber-sumber ekonomi yang dimiliki oleh perusahaan yang diharapkan akan memberikan manfaat di masa yang akan datang yang terdiri dari aktiva tetap, aktiva tidak berwujud, aktiva lancar, dan aktiva tidak lancar. Selain struktur aktiva, pertumbuhan penjualan juga dapat ikut menggambarkan kesehatan sebuah perusahaan. Penyusunan struktur modal yang baik akan membuat kinerja perusahaan baik pula. Perubahan selera konsumen yang bervariasi dari ketiga industri tersebut akan menyebabkan perputaran laba menjadi lebih fluktuatif dan perputaran aktivanya pun juga akan lebih fluktuatif. Selain perputaran laba dan perputaran aktiva, perubahan selera konsumen juga akan berpengaruh pada perubahan penjualan yang fluktuatif juga. Kondisi yang tidak stabil ini bisa jadi berdampak pada harga saham.
Struktur Permodalan banyak dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, bahkan setiap negara mempunyai faktor-faktor khusus tersendiri yang dapat
mempengaruhi struktur modal. Ini akan berpengaruh terhadap besarannya risiko yang ditanggung pemegang saham serta besarnya tingkat pengembalian tingkat keuntungan yang diharapkan. Keputusan struktur modal yang diambil oleh manajer tersebut tidak saja berpengaruh terhadap profitabilitas, tetapi juga berpengaruh terhadap risiko keuangan yang dihadapi perusahaan. Risiko keuangan tersebut meliputi kemungkinan ke tidak mampu perusahaan untuk membayar kewajiban-kewajibannya dan kemungkinan tidak tercapainya laba yang ditargetkan perusahaan.
Berdasarkan uraian di atas maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul “Pengaruh Profitabilitas, Struktur Aktiva dan Ukuran Perusahaan terhadap Struktur Modal pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)”.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah, yaitu:
1. Bagaimana pengaruh secara simultan variabel profitabilitas, struktur aktiva dan ukuran perusahaan terhadap struktur modal perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia?
2. Bagaimana pengaruh secara parsial variabel profitabilitas, struktur aktiva dan ukuran perusahaan terhadap struktur modal perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia?
1.3 Tujuan Penelitian Dan Manfaat Penelitian 1.3.1 Tujuan Penelitian
Dari latar belakang dan rumusan masalah tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah:
1. Untuk mengetahui pengaruh secara simultan variabel profitabilitas, struktur aktiva dan ukuran perusahaan terhadap variabel struktur modal perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia.
2. Untuk mengetahui pengaruh secara parsial variabel profitabilitas, struktur aktiva dan ukuran perusahaan terhadap variabel struktur modal perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia
1.3.2 Manfaat Penelitian 1. Bagi Investor
Hasil penelitian ini memberikan informasi mengenai faktor-faktor internal yang akan mepengaruhi struktur modal, sehingga berguna bagi investor dalam menilai kinerja perusahaan serta melihat kondisi perekonomian atau prospek perusahaan sebelum investor menanamkan modalnya pada perusahaan.
2. Bagi Perusahaan
Hasil penelitian ini dapat dipergunakan perusahaan terutama oleh pihak manajemen sebagai dasar pertimbangan dalam menentukan besarnya dana, baik yang bersumber dari hutang maupun modal sendiri untuk membiayai aktivitas operasional perusahaan.
3. Bagi Akademis
Penelitian diharapkan mampu memberikan sumbangan pemikiran serta dapat menjadi referensi bagi penelitian-penelitian selanjutnya mengenai struktur modal.
BAB V
SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, struktur aktiva dan ukuran perusahaan terhadap struktur modal. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Profitabilitas, Struktur Aktiva dan Ukuran Perusahaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Struktur Modal.
2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Profitabilitas, Struktur Aktiva dan Ukuran Perusahaan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Struktur Modal.
5.2 Keterbatasan
Keterbatasan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini menggunakan perusahaan sektor food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
2. Variabel-Variabel yang bisa digunakan untuk mengetahui pengaruh terhadap Struktur Modal ada banyak, namun dalam penelitian ini menggunakan Profitabilitas, Struktur Aktiva dan Ukuran Perusahaan variabel independen; serta satu variabel dependen, yaitu Struktur Modal.
5.3 Saran
Berdasarkan keterbatasan yang telah diuraikan, maka peneliti memberikan saran sebagai berikut:
1. Bagi penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambah jumlah sampel penelitian dan tidak terbatas hanya pada sektor food and beverage saja, seperti menambah sektor Property, sektor keuangan, sektor infrastruktur, utilitas & transportasi sehingga diharapkan dapat meningkatkan keakuratan hasil penelitian;
2. Penelitian ini hanya konsentrasi pada Return on Asset, Struktur Aktiva dan Ukuran Perusahaan perusahaan food and beverage. Jadi, untuk peneliti selanjutnya diharapkan menambahkan variabel lain sebagai variabel independen yang terkait hubungannya dengan Debt to Equity Ratio misalnya Pertumbuhan Penjualan, Likuiditas, Usia Perusahaan, Tangibility, dan Non-debt tax shield.
DAFTAR PUSTAKA
Ahmad. dkk. (2017). Analysis of effect of profitability, assets structure, size of companies, and liquidity to capital structures in mining companies listed in indonesia stock exchange period 2012-2015. Jurnal Riset Manajemen Sains Indonesia, 8 (2), 339-354.
Bambang Riyanto. 2011, “Dasar – Dasar Pembelanjaan Perusahaan”, Edisi Keempat, Cetakan Ketujuh, Yogyakarta : YBPFE UGM.
Brigham dan Houston. (2014). Dasar-Dasar Manajemen Keuangan: Essentials of Financial Management. Edisi ke 11. Jakarta: Salemba Empat.
Devi, N.M.N.C., N.L.G.E. Sulindawati, dan M.A. Wahyuni. (2017). Pengaruh Struktur Aktiva, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Likuiditas, dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Struktur Modal Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Anggelita Prichilia Tijow, Harijanto Sabijono, Victorina Z. Tirayoh 488 Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2015). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol 7 No.1, 1-12.
Fahmi, Irham. (2014). Analisis Laporan Keuangan. Bandung: Alfabeta.
Ghozali, Imam. (2016). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 23. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Halim, Abdul. (2015). Auditing (Dasar-Dasar Audit Laporan Keuangan). Jilid 1.
Edisi Kelima. UPP STIM YKPN: Yogyakarta.
Handono, Mardiyanto. (2014). Intisari Manajemen Keuangan, Teori, Soal dan Jawaban. Grasindo, Jakarta.
Harahap, Syafri. (2015). Analisa Kritis atas Laporan Keuangan.Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Hanif MM, Halim A. (2014:75). Analisis Laporan Keuangan Yogyakarta; UPP STIM YKPN.
Hery. (2015). Analisis Laporan Keuangan. Edisi 1. Yogyakarta: Center for Academic Publishing Services.
Indriantoro, Nur dan Supomo. (2014). Meteodologi Peneliitian Bisnis untuk Akuntansi & Manajemen. Yogyakarta: BPFE.
2
Kanita, Ghaida. (2014). Pengaruh Struktur Aset dan Profitabilitas terhadap Struktur Modal Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEI Periode 2007-2009. Trikonomika Vol 13 No.2, 127-135.
Kasmir. (2016). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: Raya Grafindo Persada.
Krisnanda, Hary, dan Wiksuana, (2015), Pengaruh Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan Penjualan, dan Non-debt tax shield terhadap Struktur Modal pada Perusahaan Telekomunikasi di Bursa Efek Indonesia. E-Jurnal Manajemen Unud, Vol 4 No.5, 1434-1451.
Kurniawan, C. (2015). Analisis Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Struktur Modal Perusahaan Pertambangan Di Indonesia. Skripsi. Universitas Diponegoro. Semarang.
Martono dan Harjito (2014). Analisa Laporan Keuangan. Yogyakarta: Ekonisia.
Miraza, Chairanisa N., dan Muniruddin, Said. (2017). Pengaruh Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Manajerial, Variabilitas Pendapatan, Corporate tax rate, dan Non-debt tax shield terhadap Struktur Modal pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Tahun 2011-2015. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi (JIMEKA) Vol 2 No.3, 73-85.
Muhammadinah. (2017). Pengaruh Cost of Financial Distress, dan Non-Debt Tax Shield terhadap Struktur Modal Perusahaan Sub Sektor Otomotif yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014-2016. I-Finance, Vol 1 No.1, 67-84.
Mulyawan, Setia. (2015). Manajemen Keuangan. Bandung: CV PUSTAKA SETIA.
Munawir. (2014). Analisis Laporan Keuangan. Yogyakarta: Liberty.
Niresh, J. Aloy dan T. Velnampy. (2014). “Firm Size and Profitability: A Study of Listed Manufacturing Firms in Sri Lanka, International Journal of Business and Management, Vol. No.8 hal 57-64.
Prasetya, Bagus, Tri dan Asandimitra. (2014). Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Growth Opportunity, Likuiditas, Struktur Aset, Resiko Bisnis, dan Non Debt Tax Shield terhadap Struktur Modal pada Perusahaan Sub Sektor Barang Konsumsi. Jurnal Ilmu Manajemen, Vol. 2 No.4 Oktober 2014.
Prasetyo, Achmad. (2015). Pengambilan Sampel dalam Penelitian Survei. Jakarta:
Rajawali Pers.
3
Rambe dkk. (2015). Akuntansi Keuangan Daerah Berbasis Akrual, Salemba Empat: Jakarta.
Selly dkk. (2014), Pengaruh Profitabilitas, Pertumbuhan Penjualan, Struktur Aset, dan Tingkat Pertumbuhan terhadap Struktur Modal. Jurnal Ilmu & Riset Akuntansi, Vol. 3, No. 7.
Setiawan dkk. (2016). Pengaruh Kewajiban Moral, Kualitas Pelayanan, Sanksi Perpajakan Pada Kepatuhan Wajib Pajak Di KPP Badung Utara. E-Journal Akuntansi Universitas Udayana Vol.17.2, 913- 937.
Setiawati, A. S. Mira Dewi, dan Putra, I. Wayan. (2015). Pengujian trade off theory pada Struktur Modal Perusahaan dalam Indeks Saham Kompas 100.
E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, Vol. 13 No. 3, 705-722.
Sjahrial, Dermawan. (2014). Manajemen Keuangan Lanjutan Edisi Revisi.
Jakarta: Mitra Wacana Media.
Subramanyam. K. R dan John J. Wild. (2014). Analisi Laporan Keuangan.
Penerjemah Dewi Y. Jakarta: Salemba Empat.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Manajemen. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:
Alfabeta, CV.
Supomo, Nur dan Indriantoro. (2014). Meteodologi Penelitian Bisnis untuk Akuntansi & Manajemen. Yogyakarta: BPFE.
Utami, Rahmi. 2013. “Pengaruh Return On Equity (ROE) dan Current Ratio (CR) Terhadap Debt to Equity Ratio Pada Perusahaan Pertambangan Batubara Yang Terdaftar Pada Bursa Efek Indonesia (BEI)”. Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan.
Wardani dkk. (2016). Psikological responses and coping strategies among javanese woment with cervical cancer during chemotherapy in Surakarta.
Ritrieved from http://publikasiilmiah.ums.ac.id/handle/11617/7426
Wiyono, Gendro dan Kusuma, Hadri. (2017). Manajemen Keuangan Lanjutan Berbasis Corporate Value Creation Edisi ke-1. Yogyakarta. UPP STIM YKPN.
Yoshendy, Andi, dkk., 2015, Analisis Faktor-Faktor yang mempengaruhi Struktur Modal Perusahaan Barang Konsumsi di BEI Tahun 2002-2011. Jurnal Bisnis dan Manajemen, 16 (1), 47-59.