• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh sisa pakan dan kotoran ikan nila

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "pengaruh sisa pakan dan kotoran ikan nila"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH SISA PAKAN DAN KOTORAN IKAN NILA, IKAN LELE DAN IKAN MAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY MERAH (Brassica rapa var.

chinensis) PADA SISTEM AKUAPONIK

SKRIPSI

Oleh :

MELASANTY ADITIYA SAGITA GAFUR NIM. 21701031009

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS ISLAM MALANG MALANG

2021

(2)

PENGARUH SISA PAKAN DAN KOTORAN IKAN NILA, IKAN LELE DAN IKAN MAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN

HASIL TANAMAN PAKCOY MERAH (Brassica rapa var.chinensis) PADA SISTEM AKUAPONIK

SKRIPSI

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pertanian Strata Satu (S1)

Oleh :

MELASANTY ADITIYA SAGITA GAFUR NIM. 21701031009

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS ISLAM MALANG MALANG

2021

(3)

ABSTRAK

Sistem akuaponik merupakan salah satu sistem terintegrasi antara akuakultur dengan hidroponik. Dimana limbah budidaya ikan berupa sisa metabolisme dan sisa pakan dijadikan sebagai nutrisi untuk tanaman. Tanaman yang digunakan dalam penelitian ini adalah pakcoy merah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sisa pakan dan kotoran ikan nila, lele dan mas pada sistem akuaponik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy merah (Brassica rapa var. Chinensis).

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2020 – Februari 2021.

Lokasi penelitian di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Malang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) sederhana dengan 3 perlakuan , yaitu akuaponik ikan nila (A1), akuaponik ikan lele (A2), dan akuaponik ikan gurame (A3). Jumlah sampel yang diamati sebanyak 3 tanaman dengan setiap perlakuan diulang sebanyak 7 kali. Sehingga jumlah keseluruhan sampel yang diamati adalah 63 tanaman. Penelitian ini menggunakan sistem resirkulasi Deep Flow Technique (DFT).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan sisa pakan dan kotoran ikan nila memberikan pertumbuhan terbaik. Pada perlakuan sisa pakan dan kotoran ikan mas memberikan pengaruh terbaik terhadap hasil tanaman pakcoy merah yaitu bobot segar (4,06 gram) namun hasil kadar klorofil dan vitamin C pada perlakuan sisa kotoran ikan mas paling rendah.

Kata kunci : ikan nila, ikan lele, ikan mas, pakcoy merah, sistem akuaponik

ABSTRACT

The aquaponics system is an integrated system between aquaculture and hydroponics. Where fish farming waste is in the form of metabolic waste and leftover feed used as nutrients for plants. The plant used in this study was red pakcoy. The purpose of this study was to determine the effect of feed residues and manure of tilapia, catfish and carp in the aquaponics system on the growth and yield of red pakcoy (Brassica rapa var. Chinensis).This research was conducted in November 2020-February 2021. The research location was at the Experimental Garden of the Faculty of Agriculture, Islamic University of Malang. The research design used was a simple randomized block design (RAK) with 3 treatments, namely tilapia aquaponics (A1), catfish aquaponics (A2). ), and carp aquaponics (A3). The number of samples observed was 3 plants with each treatment repeated 7 times. So the total number of samples observed was 63 plants. This research uses the Deep Flow Technique (DFT) recirculation system.The results showed that the treatment of aisa feed and tilapia manure gave the best growth. The treatment of leftover feed and carp manure gave the best effect on the yield of red pakcoy plants, namely fresh weight (4.06 grams). The results of chlorophyll levels in the treatment of carp waste were the lowest, while for the vitamin C content there was no difference in the effect of the treatment of leftover feed and manure of tilapia, catfish and carp.

Keywords : tilapia, catfish, carp, red pakcoy, aquaponics system

(4)

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Saat ini lahan pertanian semakin sempit, masyarakat mulai menyadari bahwa sayuran dan buah-buahan yang terdapat di pasar telah terancam residu berbahaya sehingga masyarakat mulai memilih produk berkualitas dan bebas residu pestisida meskipun harus membayar relatif mahal. Kebutuhan konsumen pada produk berkualitas dapat terpenuhi dengan budidaya lingkungan yang terkendali melalui inovasi teknologi tepat guna. Salah satu inovasi yang dapat diterapkan adalah budidaya ikan berkelanjutan yang mengkombinasikan antara akuakultur dan hidroponik melalui sistem akuaponik (Pramono, 2009).

Sistem akuaponik adalah sistem pertanian berkelanjutan yang mengkombinasikan akuakultur dan hidroponik yang mana limbah budidaya ikan berupa sisa metabolisme dan sisa pakan ikan digunakan untuk nutrisi bagi tanaman (Stathopoulo et al., 2018). Prinsip utama dalam sistem akuaponik yaitu menghemat pengguanaan lahan dan air, meningkatkan efisiensi usaha melalui pemanfataan limbah air pada budidaya ikan sebagai nutrisi bagi tanaman serta merupakan salah satu sistem budidaya yang ramah lingkungan (Zidni dkk., 2013).

Zat racun yang ada pada kolam ikan berupa amonia dan nitrat yang berasal dari sisa metabolisme dan sisa pakan ikan akan diurai oleh bakteri pengurai menjadi nitrat. Kemudian tanaman akan memanfaatkan nitrat sebagai nutrisi dalam pertumbuhannya. Adapun tanaman yang dapat digunakan dalam sistem akuaponik salah satunya yaitu pakcoy merah. Tanaman ini dapat menyerap bahan organik dan tahan terhadap air hujan.

(5)

2

Ikan adalah kunci dalam sistem akuaponik. Ikan menyediakan hampir semua nutrisi bagi tanaman. Adapun jenis ikan yang dapat digunakan pada sistem akuaponik adalah jenis ikan konsumsi yang sering di budidayakan di Indonesia yakni gurami, lele, patin, nila, mujair, gabus, mas atau tombro dan lainnya. Dalam penelitian ini, ikan yang digunakan yaitu ikan nila, ikan lele dan ikan mas. Ikan nila dan ikan mas ini memiliki kemampuan yang tinggi sehingga dapat hidup di berbagai macam lingkungan dengan berbagai tingkat kadar garam terutama dalam kondisi air jernih ataupun keruh (Anonim, 2012). Sedangkan ikan lele adalah ikan yang tahan terhadap penyakit dan menghasilkan limbah organik dalam bentuk padatan - endapan dan cair yang berasal dari sisa metabolism dan sisa pakan.

Limbah organik tersebut akan dimanfaatkan tanaman sebagai sumber nutrisi untuk pertumbuhan tanaman.

Keuntungan dari sistem akuaponik yaitu dapat menghemat penggunaan lahan dan air, reduksi bahan organik berupa ammonia, nitrit dan penyangga atau buffer pH (Effendi dkk., 2015). Menurut Petrea et al., (2014), budidaya dengan

sistem akuaponik dapat memperoleh produk tanaman berkualitas. Penyerapan unsur hara hasil limbah ikan akan lebih efektif pada sistem akuaponik sehingga produksi tanaman dapat meningkat (Rokhmah dkk., 2014). Dengan adanya masalah seperti kurangnya pemanfaatan limbah perairan secara optimal khususnya limbah air pada budidaya ikan, maka perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai budidaya sayuran pakcoy merah dengan sistem akuaponik ikan air tawar.

(6)

3

1.2. Tujuan Penelitian

Berdasarkan uraian diatas, tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sisa pakan dan kotoran ikan nila, lele dan mas pada sistem akuaponik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy merah (Brassica rapa var. chinensis).

1.3. Hipotesis

Terdapat perbedaan pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy merah (Brassica rapa var. chinensis) akibat perlakuan perbedaan sisa pakan dan kotoran ikan nila, lele dan mas.

(7)

57 BAB V PENUTUP 5.1. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa perlakuan sisa pakan dan kotoran ikan nila memberikan pertumbuhan terbaik. Pada perlakuan sisa pakan dan kotoran ikan mas memberikan pengaruh terbaik terhadap hasil tanaman pakcoy merah yaitu bobot segar (4,06 gram) namun hasil kadar klorofil dan vitamin C pada perlakuan sisa kotoran ikan mas paling rendah.

5.2. Saran

Berdasarkan hasil penelitian ini perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan menambahkan prebiotik EM4 agar sisa pakan dan kotoran ikan terdegradasi untuk mengurangi nitrit yang berlebih pada kolam ikan serta perlu nutrisi tambahan seperti AB-mix dengan kepekatan tertentu (ppm) pada kolam agar pertumbuhan dan hasil tanaman lebih optimal. Dan perlu adanya kajian lebih mendalam mengenai pengaruh sisa pakan dan kotoran ikan terhadap terjadinya serangan hama dan penyakit.

(8)

58

DAFTAR PUSTAKA

Agustina, Rohmatin. 2009. Mineralisasi Nitrogen Bahan Organik Berupa sampah Kota dan Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Okra (Abelmoschus esculentus L Moench). Agrofish. 6 (1): 22-35.

Ai N.S., dan Banyo, Y. 2011. Konsentrasi Klorofil Daun sebagai Indikator Kekurangan Air pada Tanaman. Jurnal Ilmiah Sains 11(2) : 166-173.

Anonim, 2012. Budidaya Sayur Packcoy. http://id.wikipedia.org/wiki/packcoy.

[8 November 2020].

Anonim. 2012. Jenis-jenis bahan anorganik yang dapat dijadikan sebagai media tanam. http://blog.umy.ac.id/bramsetya/agriculture/ [23 September 2020].

Arga. 2008. Taksonomi Ikan Kerper (Cyprinus carpio).

https://www.rindangyuliani.com/2016/04/ikan-mas-cyprinus carpio.html?m=1 [30 November 2020]

Astuti R.R.S., dan Larasati W.A. 2019. Respon Tanaman Sawi Pakcoy ( Brassica rapa) terhadap Larutan Hara (Kotoran Ikan) pada Sistem Akuaponik.

Bachtiar,Y. 2002. Pembesaran Ikan Mas di Kolam Pekarangan. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Darmawan.2009. Budidaya Tanaman pakcoi.Kanisius.Yogyakarta

Dharmawan, M. R. M. B., Julyantoro, P. G. S., Hermawati, A., & Sari, W. 2020.

Profil Histologi Hepatopankreas Udang Vanamei (Litopenaeus vanamei) Dikultur dengan Padat Tebar Berbeda. Current Trends in Aquatic Science III, 1: 81-87.

Dauhan, R. E. S., dan Efendi, E. 2014. Efektifitas sistem akuaponik dalam mereduksi konsentrasi amonia pada sistem budidaya ikan. E-Jurnal rekayasa dan teknologi budidaya perairan, 3(1), 297-302.

Diver, S. 2006. Aquaponics – Integration of Hydroponics with Aquaculture.

National Sustainable Agriculture Information Service. Australia.

Ecolife Foundation. 2011. Introduction to Village Aquaponics. ECOLIFE, 324 State Place, Escondido, CA 92029. hlm. 25.

Efendi, H., Utomo, B.A., Darmawangsa, G.M., dan Karo-Karo, R.E.

2015.Fitoremediasi limbah budidaya ikan lele (Clarias sp.) dengan kangkung (Ipomea aquatica) dan pakcoy (Brassica rapa chinensis) dalam system resirkulasi.Ecolab, 9 (2) : 47-104.

Fariudin, R., Sulistyaningsih, E., Waluyo,S. 2014. Pertumbuhan Dan Hasil Dua Kultivar Selada (Lactuca sativa L.) Dalam Akuaponika Pada Kolam Gurami Dan Kolam Nila. Jurnal Pertanian. 246-262.

(9)

59

Ghifari, A. F., Roviq, M., & Koesriharti, K. 2019. Pengaruh Dosis Pupuk Majemuk NPK terhadap Hasil dan Kandungan Vitamin C Dua Varietas Bayam (Amaranthus tricolor L.). Jurnal Produksi Tanaman. 7 (10).

Ghufran,M,H dan Kordi,K. 2010. Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal. ANDI.

Yogyakarta.

Gunawan, G., Ariani, E., & Khoiri, M. A. 2014. Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Ayam dan Berbagai Dosis Pupuk Urea Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guien eensis Jacq.) di Main Nursery. Doctoral dissertation, Riau University.

Hadiyanto dan Christwardana, M. 2012. Aplkasi Fitoremediasi Limbah Jamu dan Pemanfaatanya untuk Produksi Protein. Jurnal Ilmiah Lingkungan. 10 (1) : 32-37

Hutahaean, Parulian. 2018. Pengaruh Aplikasi Teknologi Akuaponik Dengan Tanaman Kangkung (Ipomoea Aquatic) Dan Tanaman Sawi Putih (Brassica Rapa Pekinensis) Terhadap Kelangsungan Hidup Dan Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis Sp.). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya. Malang.

Khairuman, Khairil, A. 2008. Buku Pintar Budidaya 15 Ikan Konsumsi.

Agromedia Pustaka. Jakarta.

Khairuman, Khairil, A. 2012. Pembesaran Nila di Kolam Air Deras. PT. Agro Media Pustaka. Jakarta Selatan. 13-14.

Lepongbulan, W., Tiwow, V. M., & Diah, A. W. M. .2017. Analisis Unsur Hara Pupuk Organik Cair dari Limbah Ikan Mujair (Oreochromis mosambicus) Danau Lindu dengan Variasi Volume Mikroorganisme Lokal (MOL) Bonggol Pisang. Jurnal Akademika Kimia, 6(2), 92-97.

Linster C. L., dan Clarke S.G. 2008. L-Ascorbate Biosynthesis in Higher Plant : The Role of VTC2. Trend in Plant Science. 13 (11) : 569-573.

Listiyanto, N dan Andriyanto, S. 2008. Manfaat Penerapan teknologi Akuaponik dari Segi Teknis Budidaya dan Siklus Nutrien. Pusat Riset perikanan Budidaya. Jakarta.

Nugrahajati, P., Wargiyatno dan Kristinawati, M. 2013. Rahasia Sukses Bisnis dan Budidaya Lele Unggul. Lily Publisher. Yogyakarta.

Petrea, S.M., Cristea, V., Dediu, L., Contoman, M., Stroe, M.D., Antache, A., Coadӑ, M.T., and Placinta, S. 2014. Vegetable Producton in an Integreted Aquaponic System with Stellate and Spinach-matador Variety. Animal Science and Biotechnologies, 24 (1) : 235-245.

Polii, M.G.M. 2009. Respon Produksi Tanaman Kangkung Terhadap Variasi Waktu Pemberian Pupuk Kotoran Ayam. Soil Environment. 1(7) : 18-22.

(10)

60

Pramono, T.B. 2009. Akuaponik Solusi Budidaya Ikan pada Lahan dan Air Terbatas. http://www.academia.edu/1327576/akuaponik. Universitas Jenderal Soedirman. Purwokerto. [10 November 2020].

Rackocy, J.E., D.S. Bailey., K.A Shultz., W.M. Cole. 2006. Development of an Aquaponic System for the Intensive Production of Tilapia and Hydroponic Vegetables. Universitiy of the Virgin Island Agricultural Experiment Station. Kingshill, U.S Virgin Island.

Rahmadhani, L. E., Widuri, L. I., & Dewanti, P. 2020. Kualitas mutu sayur kasepak (kangkung, selada, dan pakcoy) dengan sistem budidaya akuaponik dan hidroponik. Jurnal Agroteknologi. 14(01). 33-43.

Rakocy, J. E., M.P Masser dan T.M Losordo. 2006. Recirculating Aquaculture Tank Production Systems : Aquaponics – Integrating Fish and Plant Culture. Southern Regional Aquaculture Center, United States of Agriculture, USA. Publication No. 454.

Retnosari, D., Rejeki, S., Susilowati, T., & Ariyati, R. W. 2019. Laju filtrasi bahan organik oleh kerang hijau (Perna viridis) sebagai biofilter serta dampaknya terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan udang windu (Penaeus monodon). Sains Akuakultur Tropis: Indonesian Journal of Tropical Aquaculture, 3(1).

Riawan, Nofiandi. 2016. Step by Step Membuat Instalasi Akuaponik Portable 1 m2 Hingga Memanen. AgroMedia Pustaka. Jakarta. hlm. 7.

Rokhmah, N,A., Ammatillah, C.S., dan Sastro, Y. 2014. Vertiminaponik, mini akuaponik untuk lahan sempit di perkotaan. Buletin Pertanian Perkotaan.

4(2) : 14-22.

Saanin. 1984. Taksonomi dan Kunci Identifikasi Ikan Volume I dan II. Bina Rupa Aksara. Jakarta.

Sagita, A., Wicaksana, S. N., Primasaputri, N. R., Prakoso, K., Afifah, F. N., Nugraha, A., & Hastuti, S. 2014. Pengembangan teknologi akuakultur biofilter-akuaponik (Integrating fish and plant culture) sebagai upaya mewujudkan rumah tangga Tahan Pangan. Prosiding hasil-hasil penelitian dan kelautan tahun ke IV. Universitas Diponegoro.

Santoso, B. 1995. Petunjuk Praktis Budidaya Ikan Mas. Kanisius. Yogyakarta.

Saparinto, C. 2012. Panduan Lengkap Bisnis dan Budidaya Lele Unggul. Lily Publisher. Yogyakara.

Saparinto, C. dan Susiana, R. 2014. Panduan Lengkap Budidaya Ikan dan Syuran dengan Sistem Akuaponik. Lily Publisher. Yogyakarta.

Stathopoulo, P., Berillis, P., Levizou, E. Sakellariou-Makrantonaki M, Kormas AK, Aggelaki A, Kapsis P, Vla hos N, Mente E. 2018. Aquaponics : A Mutually Beneficial Relationship of Fish, Plants and Bacteria.

Hydromedit. 1-5.

(11)

61

Supriatna, M., Mahmudi, M., dan Musa, M. 2020. Model pH dan Hubungannya dengan Parameter Kualitas Air pada Tambak Intensif Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) di Banyuwangi Jawa Timur. jfmr (journal of fisheries and marine research), 4(3), 368-374.

Susanto, H. 2008. Budidaya Ikan di Pekarangan. Penebar Swadaya.Jakarta.

Suyanto, S.R. 2008. Nila. Penebar Swadaya. Jakarta.

Tim Karya Tani Mandiri. 2009. Pedoman Budidaya Beternak Ikan Nila. Nuansa Aulia. Bandung. hlm 2.

Utami, S. 2015. Pengaruh Sistem Olah Tanah Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis (Zea mays Saccharat Strurt). Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Yogyakarta.

Wahap, N., A. Estim., A.Y.S Kian., S. Senoo dan S. Mustafa. 2010. Producing Organic Fish and Mint in an Aquaponic System. Borneo Marine Research Institue, Sabah, Malaysia.

WHO. 2003. Total dissolved solids in Drinking-water. Geneva, Switzerland:

World Health Organization.

Widiyantara, G. B. 2009. Kinerja Produksi Pendederan Lele Sangkuriang (Clarias sp.) melalui Penerapan Teknologi Pergantian Air 50%, 100%, dan 150%

per Hari. Skripsi. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Widyawati, N. 2013. Urban Farming Gyaa Bertani Spesifik Kota. Lily Publisher.

Yogyakarta.

Wijaya, R dan M. Fajeriana, N. 2018. Hasil Dan Pertumbuhan Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) Dalam Sistem Akuaponik Ikan Nila, Ikan Lele Dan Ikan Pelangi. Median 10 (3) : 14-22.

Wiryono. 2012. Pengantar Ilmu Lingkungan. Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu. Bengkulu.

Yama, D. I., & Kartiko, H. 2020. Pertumbuhan dan Kandungan Klorofil Pakcoy (Brassica Rappa L.) Pada Beberapa Konsentrasi Ab Mix Dengan Sistem Wick. Jurnal Teknologi, 12 (1), 21-30.

Zidni I, Herawat T dan Liviawaty E. 2013. Pengaruh Padat Tebar terhadap Pertumbuhan Benih Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus) dalam Sistem Akuaponik. Jurnal Perikan dan Kelautan. 4 (4) : 315-324.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk menguji respons pertumbuhan dan pemanfaatan pakan pada ikan nila ( Oreochromis niloticus ) strain SULTANA ukuran berbeda yang diberi

Judul yang diajukan adalah “ PENGARUH PENAMBAHAN PROBIOTIK EM4 PADA PAKAN IKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN NILA MERAH (Oreochromis niloticus) ”.. Penulis menyampaikan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa pertumbuhan ikan nila gesit yang optimal melalui pengelolaan pemberian pakan dengan kombinasi feeding rate dan

Berdasarkan hasil penelitian ini perlu diadakan penelitian lebih lanjut tentang pengaruh tingkat penggunaan tepung ikan rucah nila dalam pakan dengan presentase

Berdasarkan uraian diatas, pakan alami cacing sutera ( Tubifex sp.), cacing darah (larva Chironomus sp.), ikan mas ( Cyprinus carpio ) dan pakan buatan pelet

Hasil penelitian efisiensi pemanfaatan pakan, laju pertumbuhan, rasio konversi pakan, rasio efisiensi protein, dan kelulushidupan ikan nila gift ( O. niloticus )

Ikan nila memiliki daya cerna serat kasar yang rendah pemberian pakan yang tinggi akan kandungan serat kasar membuat ikan nila tidak bisa mencerna secara

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh penggunaan lisin yang ditambahkan pada pakan komersial terhadap pertumbuhan benih ikan Nila (Oreochromis