• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengelolaan Arsip Dinamis - sipeg unj

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Pengelolaan Arsip Dinamis - sipeg unj"

Copied!
47
0
0

Teks penuh

(1)

PENGELOLAAN

ARSIP DINAMIS

(2)

DASAR HUKUM KEARSIPAN

• UU nomor 43 tahun

2009 tentang Kearsipan

• PP nomor 28 tahun 2012

tentang Pelaksanaan UU

nomor 43 tahun 2009

tentang Kearsipan

(3)

Arsip yang tercipta dari

kegiatan Lembaga Negara dan kegiatan yang menggunakan

Sumber Dana Negara

dinyatakan sebagai Arsip Milik Negara.

Arsip Negara

(4)

Ruang Lingkup Penyelenggaraan Kearsipan (pasal 5 UU nomor 43 tahun 2009)

Keseluruhan penetapan kebijakan, pembinaan Kearsipan, dan pengelolaan arsip dalam suatu sistem kearsipan nasional yang didukung oleh sumber daya manusia, prasarana dan sarana, serta sumber daya lain sesuai dengan ketentuan

peraturan perundang-undangan

(5)

PENYELENGGARAAN KEARSIPAN

PENYELE NGGARA KEARSIPAN

AN

PENETAPAN KEBIJAKAN KEARSIPAN

PENGELOLAAN ARSIP PEEMBINAAN

KEARSIPAN

(6)

TUJUAN PENYELENGGARAAN KEARSIPAN

(UU no 43 tahun 2009 pasal 3)

a.Menjamin terciptanya arsip dari kegiatan yang dilakukan oleh lembaga negara, pemerintahan daerah, lembaga pendidikan, perusahaan,

organisasi politik, organisasi kemasyarakatan, dan perseorangan, serta ANRI sebagai penyelenggara kearsipan nasional;

b.Menjamin ketersediaan arsip yang autentik dan terpercaya sebagai alat bukti yang sah;

c.Menjamin terwujudnya pengelolaan arsip yang andal dan

pemanfaatan arsip sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan;

d.Menjamin pelindungan kepentingan negara dan hak-hak keperdataan

rakyat melalui pengelolaan dan pemanfaatan arsip yang autentik dan

terpercaya;

(7)

TUJUAN PENYELENGGARAAN KEARSIPAN

e.Mendinamiskan penyelenggaraan kearsipan

nasional sebagai suatu sistem yang komprehensif dan terpadu;

f.Menjamin keselamatan dan keamanan arsip sebagai bukti pertanggungjawaban dalam kehidupan

bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara;

g.Menjamin keselamatan aset nasional dalam bidang ekonomi, sosial, politik, budaya, pertahanan, serta keamanan sebagai identitas dan jati diri bangsa; dan h.Meningkatkan kualitas pelayanan publik dalam

pengelolaan dan pemanfaatan arsip yang autentik dan terpercaya.

(8)

Penyelenggaraan Kearsipan

Organisasi

Sarana Prasarana

Pendanaan

Penyelenggaraan Kearsipan;

a. Penetepan Kebijakan b. Pembinaan

Kearsipan c. Pengelolaan

Arsip

Pencipta Arsip:

- LN - Pemda - BUMN/D - PTN

menjamin ketersediaa n arsip dalam penyeleng- garaan kegiatan sebagai bahan akuntabilita s kinerja dan alat bukti yang sah

SDM Kearsipan

(9)

Penyelenggaraan Kearsipan

dalam Rangka Terwujudnya Tertib Arsip bagi Penyelenggara Negara dan Penyelamatan Arsip Penyelenggaraan Kearsipan

dalam Rangka Terwujudnya Tertib Arsip bagi Penyelenggara Negara dan Penyelamatan Arsip

Penyelengg araan

kearsipan

Peningkatan kualitas

penyelenggaraan kearsipan

(Supervisi, pengawasan, akreditasi, sertifikasi)

Terwujudnya tertib arsip

Penyelenggaraan Negara

Terselamatkannya arsip sebagai bukti akuntabilitas dan bahan

pertanggungjawaban negara

(10)

Pengelolaan Arsip Dinamis

- Lembaga Negara - Pemerintah Daerah - Perguruan Tinggi Negeri

- BUMN/BUMD

- Ormas/Orpol Pengelolaan Arsip Statis

Lembaga Kearsipan - ANRI

- LKD Provinsi - LKD Kab./Kota - LKPTN

Tujuan

Penyelam atan

Memori Kolektif Bangsa Sebagai Rekaman Perjalana n Bangsa

Penyelenggaraan Kearsipan

Pengelolaan Arsip

Kebijakan Kearsipan

Pembinaan Kearsipan

(11)

PENGELOLAAN ARSIP

ARSIP DINAMIS ARSIP STATIS

1. Arsip Vital 2. Arsip Aktif 3. Arsip Inaktif

Dilakukan terhadap

PENCIPTA ARSIP

PENCIPTA ARSIP LEMBAGA

KEARSIPAN LEMBAGA KEARSIPAN menjadi

tanggung jawab

menjadi

tanggung jawab meliputi

ARSIP DINAMIS adalah arsip yang digunakan secara langsung dalam kegiatan pencipta arsip dan disimpan selama jangka waktu tertentu.

ARSIP STATIS adalah arsip yang dihasilkan oleh pencipta arsip karena memiliki nilai guna

kesejarahan, telah habis retensinya, dan berketerangan dipermanenkan yang telah diverifikasi baik secara langsung maupun tidak langsung oleh Arsip Nasional Republik

Indonesia dan/atau lembaga kearsipan.

UU No. 43 Tahun 2009 : Kearsipan

(12)

PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS

1.

PENCIPTAAN

2.

PENGGUNAA N

3. PEMELIHARAAN 4.

PENYUSUTAN

(13)

Sistem Klasifikasi Keamanan dan

Akses Arsip

PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS

Penciptaan

Penggunaan

Pemeliharaan

Penyusutan

Pembuatan

Penerimaan Dokumentasi - Tata Naskah Dinas

- Klasifikasi Arsip - Sistem Klasifikasi Keamanan dan Akses Arsip

Kepentingan pemerintah dan masyarakat

Regsitrasi – Distribusi – Pengendalian Regsitrasi – Distribusi – Pengendalian

Alih media

Pemberkasan Arsip Aktif Penataan Arsip Inaktif Penyimpanan Arsip Alih Media Arsip

Klasifikasi Arsip

Fisik Tertata - Informasi Arsip - Daftar Arsip Aktif Fisik Tertata - Informasi Arsip - Daftar Arsip Inaktif

Daftar arsip Umum dan Terjaga

Program Arsip Vital

Jadwal Retensi Arsip (JRA)

Pemindahan Arsip Inaktif

Pemusnahan Arsip Penyerahan Arsip Statis

Seleksi – Pembuatan Daftar - Penataan Prosedur - Dokumentasi

Prosedur - Dokumentasi

TERTIB PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS

Identifikasi - Pelindungan & Pengamanan - Penyelamatan & Pemulihan

PP No. 28 Tahun 2012 : Kearsipan

Kepentingan pemerintah dan masyarakat

Unit Pengolah Unit Kearsipan

(14)

Penciptaan

Pembuatan

Penerimaan

Penggunaan

bagi masyarakat dan pemerintah

Alih media

Pemeliharaan

Pemberkasaan arsip aktif

Penataan arsip In aktif

Penyimpanan Arsip

Alih media

Program arsip Vital

Penyusutan

Pemindahan arsip inaktif

Pemusnahan arsip

Penyerahan Arsip statis

menjamin

ketersediaan arsip dalam

penyelenggaraan kegiatan sebagai bahan

akuntabilitas kinerja dan alat bukti yang sah Pasal 40 UU nomor

43 tahun 2009

Pengelolaan Arsip

Dinamis

(15)

Kewajiban Pencipta Arsip

Pasal 40 dan 48 UU no. 43/2009

15

JRA

KLASIFIKASIPerka Anri no.19/2012

SKKAPerka Anri no. 17/2011

Pengelolaan Arsip Dinamis

Penciptaan Arsip

Pemeliharaan dan Penggunaan Arsip

Penyusutan Arsip Tata Naskah Dinas

Perka Anri no. 2/2014

Pencipta Arsip:

- LN

- Pemda - BUMN/D - PTN

menjamin ketersediaa n arsip

dalam penyeleng- garaan kegiatan sebagai bahan

akuntabilitas kinerja dan alat bukti yang sah Sistematis, andal,

menyeluruh, sesuai kaidah dan norma

kearsipan

Arsip yang autentik,

lengkap, aman

(16)

PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS

ARSIP UMUM

ARSIP TERJAGA

Arsip Yang Tidak Termasuk Arsip Terjaga

KATEGORI ARSIP NEGARA

Pencipta Arsip Pencipta Arsip

Pencipta Arsip dan Lembaga Kearsipan : LN, Pemda, BUMN/D, PTN, ANRI Pencipta Arsip dan Lembaga Kearsipan :

LN, Pemda, BUMN/D, PTN, ANRI Menjadi tanggung

jawab

Menjadi tanggung jawab

Meliputi

ARSIP TERJAGA adalah arsip negara yang berkaitan dengan keberadaan dan kelangsungan hidup bangsa dan negara yang harus dijaga keutuhan, keamanan, dan keselamatannya.

Arsip Kependudukan, Kewilayahan, Kehutanan, Perbatasan, Kontrak Karya, Perjajian

Internasional, Masalah Pemerintahan Strategis Meliputi

(17)

Daftar arsip Umum

Daftar Arsip Aktif

- Meliputi DaftarBerkas dan Daftar isi berkas

- Unit kerja menyampaikan daftar arsip aktifnya kepada Unit Kearsipan paling lama 6 bulan

setelah pelaksanaan kegiatan Daftar Arsip Aktif

- Meliputi DaftarBerkas dan Daftar isi berkas

- Unit kerja menyampaikan daftar arsip aktifnya kepada Unit Kearsipan paling lama 6 bulan

setelah pelaksanaan kegiatan

Daftar Arsip Umum Daftar Arsip Inaktif

Daftar arsip Inaktif disusun oleh Unit Kearsipan

Daftar Arsip Inaktif

Daftar arsip Inaktif disusun oleh Unit Kearsipan

(18)

PENGELOLAAN ARSIP TERJAGA

Arsip Terjaga adalah Arsip Negara yang berkaitan dengan keberadaan dan kelangsungan hidup bangsa dan

negara yang harus dijaga keutuhan, keamanan, dan keselamatannya (UU No. 43 Tahun 2009 Psl. 1 no. 8)

Arsip Terjaga adalah Arsip Negara yang berkaitan dengan keberadaan dan kelangsungan hidup bangsa dan

negara yang harus dijaga keutuhan, keamanan, dan keselamatannya (UU No. 43 Tahun 2009 Psl. 1 no. 8) PELAKSANAAN

PENGELOLAAN ARSIP TERJAGA

Peraturan Kepala ANRI Nomor 41 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Arsip Terjaga

Peraturan Kepala ANRI Nomor 41 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Arsip Terjaga

(19)

PENGELOLAAN ARSIP TERJAGA

Pelaporan Arsip Terjaga ke ANRI 1 tahun setelah kegiatan

- Secara Manual atau elektronik dgn JIKN

- Pelaporannya berupa Daftar Arsip Terjaga (daftar Berkas dan daftar isi berkas)

Pelaporan Arsip Terjaga ke ANRI 1 tahun setelah kegiatan

- Secara Manual atau elektronik dgn JIKN

- Pelaporannya berupa Daftar Arsip Terjaga (daftar Berkas dan daftar isi berkas)

PENGELOLAAN ARSIP TERJAGA

- Penyerahan salinan autentik naskah asli arsip terjaga dari lembaga pencipta

kepada ANRI paling lama 1 tahun setelah pelaporan

- Penyerahan Salinan autentik naskah asli arsip terjaga dilengkapi Berita Acara

penyerahan arsip terjaga

- Penyerahan salinan autentik naskah asli arsip terjaga dari lembaga pencipta

kepada ANRI paling lama 1 tahun setelah pelaporan

- Penyerahan Salinan autentik naskah asli arsip terjaga dilengkapi Berita Acara

penyerahan arsip terjaga

(20)

PERATURAN KEPALA ARSIP NASIONAL RI NOMOR 2 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN

TATA NASKAH DINAS

(21)

Naskah Dinas adalah informasi tertulis sebagai alat komunikasi kedinasan yang dibuat oleh pejabat yang berwenang di lingkungan LN, Pemda, PTN,

BUMN/BUMD dalam rangka penyelenggaraan tugas pemerintahan dan pembangunan

Naskah Dinas adalah informasi tertulis sebagai alat komunikasi kedinasan yang dibuat oleh pejabat yang berwenang di lingkungan LN, Pemda, PTN,

BUMN/BUMD dalam rangka penyelenggaraan tugas

pemerintahan dan pembangunan

(22)

Lingkup dalam Pedoman Tata Naskah Dinas

a. jenis dan format naskah dinas;

b. pembuatan naskah dinas;

c. pengamanan naskah dinas;

d. kewenangan penandatanganan; dan e. pengendalian naskah dinas.

22

(23)

Peraturan Kepala ANRI

Nomor 19 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan Klasifikasi Arsip

(24)

pedoman penyusunan klasifikasi arsip

Klasifikasi Arsip;

pola pengaturan arsip secara berjenjang dari hasil

pelaksanaan fungsi dan tugas instansi menjadi beberapa kategori unit informasi kearsipan

Ketentuan teknis penyusunan pedoman klasifikasi arsip a. Logis

b. Faktual

c. perbaikan berkelanjutan d. sistematis

e. akomodatif, dan f. kronologis

(25)

Pedoman Penyusunan Klasifikasi arsip

Tata Cara Penyusunan Klasifikasi arsip a.Persiapan

•Pembentukan Tim

- Terdiri atas Pimpinan Unit Kearsipan, Perwakilan Unit Pengolah, dan Arsiparis

•Pengumpulan dan Pengolahan Data

- Data yang diperlukan uraian fungsi dan tugas; Struktur Organisasi - Meliputi Jenis Kegiatan, Jenis Transaksi, dan arsip yang tercipta - Pengumpulan data dapat dengan wawancara

(26)

Pedoman Penyusunan Klasifikasi arsip

Tata Cara Penyusunan Klasifikasi arsip

b. Penyusunan Draf Klasifikasi Arsip

•Analisis Fungsi (Fungsi Fasilitatif, dan Fungsi Substantif) Pokok Masalah

•Analisis Kegiatan--- Sub Pokok Masalah

•Analisis Transaksi---Sub sub Pokok Masalah

•Skema Klasifikasi

c. Penggunaan Kode Klasifikasi

(27)

JADWAL RETENSI ARSIP

• daftar yang berisi sekurangkurangnya jangka waktu penyimpanan atau retensi, jenis arsip, dan keterangan yang berisi rekomendasi tentang penetapan suatu jenis arsip dimusnahkan, dinilai kembali, atau dipermanenkan yang dipergunakan sebagai pedoman penyusutan dan penyelamatan arsip

27

(28)

Pasal 53

PP no. 28 tahun 2012

(1) Lembaga negara, pemerintahan daerah, perguruan tinggi negeri, BUMN dan BUMD wajib memiliki JRA.

(2) JRA sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh pimpinan lembaga negara, pemerintahan daerah, perguruan tinggi negeri, BUMN dan BUMD setelah mendapat

persetujuan Kepala ANRI.

28

(29)

• Retensi arsip dalam JRA ditentukan berdasarkan pedoman retensi arsip.

• Pedoman retensi arsip disusun oleh Kepala ANRI bersama dengan lembaga teknis terkait.

29

(30)

JADWAL RETENSI ARSIP (JRA)

JADWAL RETENSI ARSIP (JRA)

SUBSTANTIF

JRA yang berisi jangka waktu penyimpanan atau retensi dari jenis arsip yang dihasilkan dari kegiatan dan fungsi substantif

setiap pencipta arsip sesuai dengan fungsi dan tugasnya

SUBSTANTIF

JRA yang berisi jangka waktu penyimpanan atau retensi dari jenis arsip yang dihasilkan dari kegiatan dan fungsi substantif

setiap pencipta arsip sesuai dengan fungsi dan tugasnya

FASILITATIF

JRA yang berisi jangka waktu penyimpanan atau retensi dari jenis – jenis arsip yang dihasilkan dari kegiatan dan fungsi Fasilitatif yaitu Keuangan, Kepegawaian, Hukum, HUMAS

atau Non Keuangan dan Non Kepegawaian

FASILITATIF

JRA yang berisi jangka waktu penyimpanan atau retensi dari jenis – jenis arsip yang dihasilkan dari kegiatan dan fungsi Fasilitatif yaitu Keuangan, Kepegawaian, Hukum, HUMAS

atau Non Keuangan dan Non Kepegawaian

(31)

• SISTEM KLASIFIKASI DAN KEAMANAN AKSES ARSIP Perka nomor 17 tahun 2011

31

(32)

Tujuan dan maksud

a. Melindungi fisik dan informasi arsip

dinamis dari kerusakan dan kehilangan sehingga kebutuhan akan ketersediaan, keterbacaan, keutuhan, integritas,

otentisitas dan reliabilitas dapat terpenuhi b. Mengatur akses arsip dinamis sesuai

ketentuan peraturan perundang undangan

(33)

Lingkup SKKA

a. Pembuatan klasifikasi keamanan arsip dinamis melalui pengkategorian arsip

berdasarkan tingkat keseriusan dampak yang ditimbulkan terhadap kepentingan dan keamanan negara, public dan

perorangan (Sangat rahasia, Rahasia,

Terbatas, Biasa)

(34)

Lingkup SKKA

b. Pembuatan klasifikasi akses arsip dinamis melalui pengkategorian pengaturan

ketersediaan arsip dinamis sebagai hasil dari kewenangan hukum dan otoritas legal

pencipta arsip untuk mempermudah

pemanfaatan arsip.

(35)

Perinsip dasar klasifikasi keamanan a. Memperhatikan dampak keseriusan

dampat yang muncul apabila arsip

disalahgunakan oleh pihak yang tidak berwenang

b. Klasifikasi keamanan arsip harus ditetapkan

oleh pimpinan

(36)

Perinsip dasar hak akses arsip dinamis

a. Akses diberikan kepada pejabat atau staf yang memiliki kewenangan akses.

b. Pejabat yang lebih tinggi dapat mengakses arsip yang dibuat oleh pejabat atau staf dibawahnya.

c. Pejabat yang lebih rendah kedudukannya tidak dapat

mengakses arsip yang dibuat pejabat diatasnya kecuali

mendapat ijin oleh yang memiliki kewenangan

(37)

Tata Cara Pembuatan Klasifikasi keamanan arsip dinamis

A. Identifikasi Ketentuan Hukum

B.Analisis fungsi unit kerja dalam organisasi dan job desc a.Analisis fungsi unit kerja dalam organisasi

b.Uraian Jabatan (job desc) c.Analisis Resiko

d.Penentuan Kategori Klasifikasi Keamanan e.Penggolongan Hak Akses Arsip Dinamis f.Pengamanan Tingkat Klasifikasi

(38)

Tata Cara Pembuatan Klasifikasi keamanan arsip dinamis

Analisis fungsi unit kerja dalam organisasi dan job desc a. Analisis fungsi unit kerja dalam organisasi

• Dilakukan terhadap unit kerja yang menjalankan fungsi substantif maupun fasilitatif

• Bertujuan untuk menentukan fungsi strategis dalam organisasi b. Uraian Jabatan (job desc)

• Untuk melihat pejabat yang memiliki wewenang dan tanggungjawab terhadap tingkat/derajat klasifikasi keamanan dan memiliki hak akses arsip dinamis.

• Penggolongan Personil terhadap hak akses arsip dinamis : o Penentu Kebijakan

o Pelaksanan Kebijakan o Pengawas

(39)

Tata Cara Pembuatan Klasifikasi keamanan arsip dinamis

c. Analisis Resiko

• Dipergunakan untuk memberikan pertimbangan terhadap

pengklasifikasin keamanan dan hak akses arsip dinamis apabila

diketahui oleh orang yang tidak berhak, kerugian yang dihadapi jauh lebih besar daripada manfaatnya

• Digunakan sebagai bahan pertimbangan penentuan kategori klasifikasi keamanan

d. Penentuan Kategori Klasifikasi Keamanan

• Sangat Rahasia

• Rahasia

• Terbatas

• Biasa/ Terbuka

(40)

Tata Cara Pembuatan Klasifikasi keamanan arsip dinamis

e. Penggolongan Hak Akses Arsip Dinamis

• Penggolongan pengguna yang berhak mengakses terhadap arsip dinamis :

 Pengguna Internal (Penentu Kebijakan, Pelaksana Kebijakan, Pengawas Internal)

 Pengguna Eksternal (Publik, Pengawas Eksternal, Aparat Penegak Hukum

(41)

Tata Cara Pembuatan Klasifikasi keamanan arsip dinamis

no Tingkat Klasifikas i

Keamana n dan akses

Pene ntu Kebij akan

Pelak sana Kebij akan

Peng awas Intern al

/ekste rnal

Publi k

Pene gak Huku m

1 Biasa v v v v v

2 Terbatas v - v - v

3 Rahasia v - v - v

4 Sangat

Rahasia v - v - v

(42)

Daftar Arsip Dinamis Berdasarkan Klasifikasi Keamanan dan Akses

Nomo r

Kode Klasifi

kasi

Jenis Arsip

Klasifi kasi Keam anan

Hak Akses

Dasar Perti mban

gan

Unit Peng

olah

1 2 3 4 5 6 7

(43)

ARSIP VITAL

arsip yang keberadaannya merupakan

persyaratan dasar bagi kelangsungan

operasional pencipta arsip, tidak dapat

diperbarui, dan tidak tergantikan apabila

rusak atau hilang.

(44)

PROGRAM ARSIP VITAL

dilaksanakan melalui kegiatan:

• a. identifikasi;

• b. pelindungan dan pengamanan; dan

• c. penyelamatan dan pemulihan.

(45)

ARSIP TERJAGA

arsip negara yang berkaitan dengan keberadaan dan

kelangsungan hidup bangsa dan negara yang harus dijaga keutuhan, keamanan, dan keselamatannya.

Meliputi arsip kependudukan, kewilayahan, kepulauan,

perbatasan, perjanjian internasional, kontrak karya dan

masalah-masalah pemerintahan yang strategis

(46)

PENGELOLAAN ARSIP TERJAGA

Arsip Terjaga adalah Arsip Negara yang berkaitan dengan keberadaan dan kelangsungan hidup bangsa dan

negara yang harus dijaga keutuhan, keamanan, dan keselamatannya (UU No. 43 Tahun 2009 Psl. 1 no. 8)

Arsip Terjaga adalah Arsip Negara yang berkaitan dengan keberadaan dan kelangsungan hidup bangsa dan

negara yang harus dijaga keutuhan, keamanan, dan keselamatannya (UU No. 43 Tahun 2009 Psl. 1 no. 8) PELAKSANAAN

PENGELOLAAN ARSIP TERJAGA

Peraturan Kepala ANRI Nomor 41 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Arsip Terjaga

Peraturan Kepala ANRI Nomor 41 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Arsip Terjaga

(47)

SEKIAN

TERIMA KASIH

Referensi

Dokumen terkait

Penyusutan arsip adalah kegiatan pengurangan arsip dengan cara pemindahan arsip dinamis inaktif dari unit pengolah ke unit kearsipan, pemusnahan arsip yang tidak memiliki

Petunjuk Pelaksanaan Klasifikasi Keamanan dan Akses Arsip Dinamis di Lingkungan Badan Informasi Geospasial ini disusun oleh unit kerja di lingkungan Badan

Kesimpulan dari pengamatan ini adalah bahwa pengelolaan Arsip Dinamis pada Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bekasi telah dilakukan dengan benar mulai dari penerimaan

1) Penciptaan Arsip Dinamis di Bagian Tata Usaha MTs N 2 Pringsewu, Pengelolaan arsip dinamis di Bagian Tata Usaha MTs N.. 2 Pringsewu menggunakan pedoman- pedoman

Format Pola Kasifikasi Arsip maupun Sistem Klasifikasi Keamanan dan Akses Arsip pada Universitas Padjadjaran yang merujuk pada Peraturan Rektor Universitas Padjadjaran

Penciptaan arsip seperti surat dan naskah lainnya, gambar, dan rekaman merupakan aktivitas awal dari masa kehidupan arsip, yaitu kegiatan membuat surat dan dokumen atau

Pedoman Pembuatan Sistem Klasifikasi Keamanan dan Akses Arsip Dinamis adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran Peraturan ini dan merupakan bagian yang

Berdasarkan definisi-definisi tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa pengelolaan arsip dinamis aktif merupakan rangkaian kegiatan atau proses dalam mengelola arsip-arsip yang