PENGELOLAAN
SUMBER DAYA AIR DI NEGARA SWISS
KELOMPOK 10
• Robertus Rangga S. (210218416)
• Fidelia Putri P. (210218464)
• Galih Putro Satrio (210218654)
Kondisi Perairan di Swiss
• Kondisi Air Danau
• Swiss terkenal dengan danau-danau indah yang menjadi ciri khas negara ini. Kondisi air di danau Swiss umumnya baik, airnya jernih dan bersih. Danau-danau ini sering digunakan untuk berbagai aktivitas seperti berenang,
berperahu, dan wisata.
• Kondisi Air Sungai
• Kualitas air sungai di Swiss secara umum baik, terutama di daerah pegunungan dan pedalaman yang tidak terlalu terpengaruh oleh polusi. Namun di kawasan perkotaan dan industri, kualitas air dapat dipengaruhi oleh
pembuangan limbah industri, pertanian, dan aktivitas manusia lainnya. Tetapi, air sungai di swiss juga dapat digunakan sebagai pemasok ar minum, PLTA pertanian, dan industri.
• Kondisi Curah Hujan
• Curah hujan di Swiss sangat bergantung pada musim, lokasi geografis, dan faktor iklim. Swiss memiliki iklim yang beragam karena topografinya yang kompleks, yang mencakup pegunungan tinggi di Alpen.
• Kondisi Air tanah
• Kualitas air tanah secara umum tergolong baik. Air tanah di daerah pegunungan yang banyak terdapat sumber air alami yang berkualitas tinggi serta memiliki kualitas yang sangat baik dan umumnya cocok sebagai sumber air minum.
Permasalahan Perairan di Swiss
• Sungai yang Tercemar oleh Mikroplastik
Setiap tahunnya sekitar 14.000 ton plastik dibuang dan berakhir di tanah dan perairan Swiss, Sebagian dalam bentuk mikroplastik. Bahan ini berasal dari berbagai sumber, seperti kosmetik atau pakaian serat sintetis. Mikroplastik juga dihasilkan oleh potongan plastik besar yang terurai di lingkungan.
Dari jumlah keseluruhan, sebagian mikroplastik
memasuki sungai dan danau yang ada di Swiss. Sungai Rhine
yang dekat dengan Basel adalah Sungai yang terkena dampak
paling buruk oleh pencemaran mikroplastik karena sungai
tersebut mengangkut sekitar 4.500 ton mikroplastik .
Kebijakan & Pengelolaan
Pemerintah Swiss pada tahun 2014 melakukan kebijakan untuk mengatasi mikropolutan dengan merevisi UU Perlindungan Air yang mewajibkan pengolahan tambahan di instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Perubahan dilakukan dipengaruhi oleh Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals.
Swiss melakukan penelitian yang yang mengevaluasi teknologi untuk
menghilangkan mikropolutan dari air limbah dengan melakukan WWTP (Wastewater
Treatment Plant). Pengolahan limbah mikropolutan dilakukan tidak hanya dilakukan
dengan metode konvensional namun dengan metode ozonation dan granular
activated carbon (GAC) sistem sebagai pengolahan pasca-konvensional yang dianggap
sebagai teknologi terbaik yang tersedia untuk mengelola mikropolutan.
Metode Ozonation
Metode Granular Activated Carbon
(GAC)
Kelebihan & Kelemahan
Kelebihan :
• Dapat menyaring mikropolutan (mikroplastik, patogen, pestisida, biosida, senyawa organik mikro, dsb).
• Sistem ozonation dapat menghemat konsumsi energi di pabrik.
• Ketika dibuang peningkatan oksigen terlarut (DO) dapat berkontribusi positif terhadap perairan penerima.
Kelemahan :
• Harga untuk penginstalan dan investasi teknologi yang masih tergolong mahal.
Referensi
•
https://www.swissinfo.ch/eng/sci-tech/rhine-is-river-most-polluted-by-swiss-microplastics-/48583302#:~:
text=Not%20surprisingly%2C%20particularly%20high%20levels,microplastics%20towards%20Germany%20e very%20year
•
https://www.waterworld.com/home/article/14201525/swiss-for-sustainability
•