• Tidak ada hasil yang ditemukan

“Pengembangan Model Bermain Peran dalam Pembelajaran Berbicara di Kelas V Sekolah Dasar”.

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "“Pengembangan Model Bermain Peran dalam Pembelajaran Berbicara di Kelas V Sekolah Dasar”."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

iii ABSTRAK

Nursalim. 2016. “Pengembangan Model Bermain Peran dalam Pembelajaran Berbicara di Kelas V Sekolah Dasar”. Disertasi, Program Pascasarjana Universitas Negeri Padang.

Penulisan disertasi ini diawali dari studi pendahuluan bahwa keterampilan berbicara siswa di kelas V di SD kota Pekanbaru pada umumnya masih rendah.

Metode pembelajaran yang digunakan oleh guru belum belum sesuai dengan karakterstik siswa. Oleh karena itu, perlu dikembangkan satu model pembelajaran keterampilan berbicara yang relevan dengan karakteristik siswa.

Tujuan penulisan disertasi ini adalah untuk menjelaskan permasalahan pembelajaran berbicara di kelas V SD, merancang dan menghasilkan pengembangan model bermain peran dalam pembelajaran berbicara di kelas V sekolah dasar yang valid, praktis, dan efektif.

Model yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah model bermain peran yang dilakukan dengan menerapkan model ADDIE yaitu: 1) menganalisis pembelajaran keterampilan berbicara di kelas V SD di kota Pekanbaru yang sedang berlangsung saat ini, 2) mendesain pengembangan model bermain peran yang sesuai dengan karakteristik siswa kelas V SD, 3) mengembangkan model bermain peran dan menguji validitas internalnya, 4) mengujicobakan dalam proses pembelajaran keterampilan berbicara di kelas V, dan 5) mengevaluasi proses pembelajaran untuk menentukan apakah pengembangan model bermain peran cocok diterapkan untuk meningkatkan proses pembelajaran keterampilan berbicara.

Implementasi pengembangan model bermain peran ini dilakukan secara eksperimen. Pengembangan model bermain peran yang telah didesain meliputi fase yaitu: guru bertanya jawab dengan siswa tentang pengalaman siswa, Guru dan siswa mengelompokkan pengalaman siswa yang sama atau hampir sama dalam satu kelompok pemainan, guru bersama siswa merumuskan tema bermain peran yang akan dimainkan, siswa bermain peran sesuai imajinasi dan pengalamannya, guru dan siswa mendiskusikan hasil permainan, dan siswa mengulang permainan sesuai hasil diskusi. Alat pengumpul data dengan observasi, angket, dan tes keterampilan berbicara.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbicara di kelas V SD belum sesuai dengan karakteristik siswa karena pembelajaran yang dilaksanakan selama ini belum dapat mengembangkan kreativitas siswa. Setelah diterapkan pengembangan model bermain peran, terdapat perbedaan yang signifikan dalam capaian hasil belajar berbicara. Setelah diperoleh pengembangan model bermain peran yang diharapkan, maka disusunlah buku model bermain peran, buku guru, dan buku siswa yang merupakan hasil pengembangan model bermain peran yang baru dan memiliki kriteria valid, praktis, dan efektif dalam pembelajaran keterampilan berbicara.

Referensi

Dokumen terkait

Model pembelajaran explicit instruction adalah model pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran menganalisis teks eksplanasi di kelas XI SMK Negeri 4