P e n d a h u l u a n
K e w i r a u s a h a a n
O L E H :
S I S K A W I R D H A N I N G T Y A S ( 2 1 4 1 0 0 2 9 ) R E V I T A A N A N D Y A F A I Z A ( 2 1 4 1 0 0 3 8 )
Kewirausahaan adalah sebuah proses menciptakan sesuatu agar bisa bernilai tambah dalam ekonomi.
Wirausahaan berasal dari 2 kata, wira yang artinya manusia unggul, teladan, berbudi luhur dan berani. Usaha artinya kegiatan dengan mengerahkan tenaga, pikiran atau badan untuk mencapai tujuan yang dimaksud.
Wirausaha adalah seseorang yang terampil dalam memanfaatkan, mengelola serta mengembangkan suatu usaha.
Pengertian
Manfaat wirausaha
menambah daya tampung tenaga kerja, sehingga dapat mengurangi pengangguran
sebagai generator pembangunan lingkungan, bidang produksi, distribusi, pemeliharaan lingkungan,
kesejahteraan, dsb
menjadi contoh bagi anggota masyarakat lain, sebagai pribadi unggul yang patut dicontoh.
selalu menghormati hukum dan peraturan yang berlaku berusaha memberi bantuan kepada orang lain dan
pembangunan sosial
berusaha mendidik karyawannya menjadi orang yang mandiri, disiplin, jujur, tekun dalam menghadapi kerjaan memberi contoh bagaimana kita harus bekerja keras
hidup secara efisien, tidak berfoya-foya dan tidak boros memelihara keserasian lingkungan, baik dalam pergaulan maupun kebersihan lingkungan
Faktor Psikologis Sikap negatif masyarakat terhadap wirausaha
agresif ekspansif bersaing egois
tidak jujur kikir
sumber penghasilan tidak stabil kurang terhormat
pekerjaan rendah
Keuntungan dan kelemahan menjadi wirausaha
terbuka peluang untuk mencapai tujuan yang dikehendaki sendiri
terbuka peluang untuk
mendemonstrasikan kemampuan serta potensi seseorang secara penuh
terbuka peluang untuk memperoleh manfaat dan keuntungan secara maksimal
terbuka peluang untuk membantu masyarakat dengan usaha-usaha konkrit
terbuka kesempatan untuk menjadi bos.
KEUNTUNGAN KELEMAHAN
Memperoleh pendapatan yang tidak pasti dan memikul berbagai resiko
bekerja keras dan waktu atau jam kerjanya panjang
kualitas kehidupannya masih rendah sampai usahanya berhasil
tanggung jawabnya sangat besar.
Peran wirausahawan mencari Inovasi baru
Pengenalan barang dan jasa baru metode produksi baru
sumber bahan mentah baru pasar-pasar baru
organisasi industri baru
latar belakang wirausaha
LINGKUNGAN KELUARGA SEMASA KECIL
tingkat pendidikan juga penting bagi wirausa, terutama dalam menjaga kontinuitas usahanya dan mengatasi segala masalah yang dihadapi diperlukan tingkat pendidikan yang memadai.
Nilai-Nilai Personal
keinginan menghasilkan superior produk layanan berkualitas terhadap konsumen fleksibel
kemampuan dalam manajemen
memiliki sopan santun dan etika dalam berbisnis lingkungan dalam bentuk role models juga
berpengaruh terhadap minat berwirausaha.
role models ini biasanya melihat kepada orang tua, saudara, dan teman-teman, atau orang sukses yang diidolakan.
PENDIDIKAN
USIA
Kebanyakan wirausahawan berumur antara 22-55 tahun.
RIWAYAT PEKERJAAN
untuk memulai suatu usaha adakalanya seseorang memerlukan trigger yang bersumber dari pekerjaan sebelumnya
Faktor kritis untuk memulai usaha baru
personal, menyangkut aspek kepribadian
sociological, menyangkut masalah hubungan sosial
Environmental, menyangkut hubungan dengan lingkungan
1. Innovation (proses inovasi) : a. Faktor personal
Yang mendorong inovasi adalah keinginan berprestasi, adanya sifat
penasaran, keinginan menanggung resiko, faktor pendidikan dan faktor pengalaman.
b. Faktor environment
Yang mendorong inovasi adalah adanya peluang, pengalaman dan kreatifitas
model proses kewirausahaan
2. Triggering Event (proses pemicu) : a. Faktor personal
- adanya ketidakpuasan terhadap pekerja yang sekarang
- adanya pemutusan hubungan kerja (PHK), tidak ada pekerjaan lain - dorongan karena faktor usia
- keberanian menanggung resiko
- komitmen atau minat yang tinggi terhadap bisnis
b. Faktor environment
- adanya persaingan dalam kehidupan
- adanya sumber sumber yang bisa dimanfaatkan - mengikuti latihan latihan atau inkubator bisnis
- kebijaksanaan pemerintah misalnya kemudahan dalam lokasi berusaha dan bimbingan usaha
model proses kewirausahaan
c. Faktor sociological
- adanya hubungan hubungan atau relasi relasi dengan orang lain - adanya tim yang dapat diajak kerjasama dalam berusaha
- adanya bantuan famili dalam berbagai kemudahan
- adanya pengalaman pengalaman dalam dunia bisnis sebelumnya
3. Implementation (proses pelaksanaan) :
- adanya seorang wirausaha yang sudah siap mental secara total
- adanya manager pelaksana sebagai tangan kanan, pembantu utama - adanya komitmen tinggi terhadap bisnis
- adanya visi, pandangan yang jauh ke depan guna mencapai keberhasilan
model proses kewirausahaan
4. Growth ( proses pertumbuhan) : a. Faktor organisasi
- adanya tim yang kompak dalam menjalankan usaha sehingga rencana dan pelaksanaan operasional berjalan produktif
- adanya strategi yang mantap sebagai produk dari tim yang kompak - adanya struktur dan budaya organisasi yang sudah membudaya
- adanya produk yang dibanggakan atau keistimewaan yang dimiliki
b. Faktor environment
- adanya unsur persaingan yang cukup menguntungkan - adanya konsumen dan pemasok barang yang kontinu
- adanya bantuan dari pihak investor bank yang memberikan fasilitas keuangan
- adanya sumber sumber yang tersedia yang masih bisa dimanfaatkan
- adanya kebijaksanaan pemerintah yang menunjang berupa peraturan di dalam ekonomi yang menguntungkan
model proses kewirausahaan
Komponen utama untuk membuka usaha baru
Gambar tersebut memperlihatkan kesenjangan yang terjadi dan kesesuaian yang mungkin dibuat dan memanfaatkan peluang yang tampak oleh pengambil inisiatif. Inilah yang disebut dengan bisnis plan dimana ketiga komponen tersebut dipadukan menjadi suatu perencanaan strategis yang sempurna. Jadi pentingnya seorang pengambil inisiatif memiliki ide cemerlang yang dapat mereka laksanakan.
Oleh Bygrave, 1994 : 10