• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Hasil Asitensi Teknis KLHS Kota Balikpapan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Laporan Hasil Asitensi Teknis KLHS Kota Balikpapan"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

KLHS RPJMD

KLHS RPJMD

KOTA BALIKPAPAN

(2)

ISU STRATEGIS LINGKUNGAN HIDUP

ISU STRATEGIS LINGKUNGAN HIDUP

3.

3.

Peningka

Peningka

tan Kualit

tan Kualit

as dan Penceg

as dan Penceg

ahan Degradasi

ahan Degradasi

Lingkungan H

Lingkungan H

idup Kot

idup Kot

a, di

a, di

antaranya :

antaranya :

Per

Per

ambahan hutan

ambahan hutan

oleh aktivitas penam

oleh aktivitas penam

bangan yang

bangan yang

dilakukan didaer

dilakukan didaer

ah

ah

lain

lain

Kerusakan lingkungan(HLS.Wain dan Manggar)

Kerusakan lingkungan(HLS.Wain dan Manggar)

Alih fungsi kawasan hutan (dilalui jalan tol)

Alih fungsi kawasan hutan (dilalui jalan tol)

Keterba

Keterba

tasan sumber

tasan sumber

air baku

air baku

Pencemar

Pencemar

an dan

an dan

penurunan kualitas lingkungan akibat

penurunan kualitas lingkungan akibat

kegia

kegia

tan usaha

tan usaha

(air

(air

,

,

tanah dan udara)

tanah dan udara)

Pencemar

Pencemar

an dan

an dan

penurunan kualitas pesisir dan

penurunan kualitas pesisir dan

laut (sedimentasi di

laut (sedimentasi di

T

T

eluk

eluk

Balikpapan, reklamasi

Balikpapan, reklamasi

pantai, penurunan

pantai, penurunan

keanek

keanek

aragaman hayati,

aragaman hayati,

tumpahan minyak)

tumpahan minyak)

Banjir pada saat

Banjir pada saat

curah hujan tinggi (Kelurahan Damai, Kawasan Gunung

curah hujan tinggi (Kelurahan Damai, Kawasan Gunung

Malang, Gunung Sari,)

(3)

VISI, M

VISI, M

ISI, TUJUAN DAN SASARAN

ISI, TUJUAN DAN SASARAN

VISI

VISI

Visi pembangunan daerah dalam RPJMD adalah visi Kepala

Visi pembangunan daerah dalam RPJMD adalah visi Kepala

daerah dan wakil kepala daerah terpilih yang disampaikan

daerah dan wakil kepala daerah terpilih yang disampaikan

pada waktu pemilihan kepala daerah (pilkada). Visi Kepala

pada waktu pemilihan kepala daerah (pilkada). Visi Kepala

daerah dan wakil kepala daerah terpilih menggambarkan arah

daerah dan wakil kepala daerah terpilih menggambarkan arah

pembangunan atau kondisi masa depan daerah yang ingin

pembangunan atau kondisi masa depan daerah yang ingin

dicapai (

dicapai (

desired future

desired future

) dalam masa jabatan selama 5 (lima)

) dalam masa jabatan selama 5 (lima)

tahun sesuai misi yang diemban. Visi pembangunan daerah

tahun sesuai misi yang diemban. Visi pembangunan daerah

Kota

Kota

Balikpapa

Balikpapa

n

n

untuk

untuk

periode

periode

RP

RP

JMD

JMD

2011-2016

2011-2016

sesuai

sesuai

dengan visi kepala daerah terpilih adalah sebagai berikut:

dengan visi kepala daerah terpilih adalah sebagai berikut:

Mewujudkan Kota Balikpapan Nyaman Dihuni

Mewujudkan Kota Balikpapan Nyaman Dihuni

Menuju Madinatul Iman”

Menuju Madinatul Iman”

(4)

Misi

Misi

Misi Walikota dan Wakil Walikota Terpilih menjadi Misi Kota Balikpapan

Misi Walikota dan Wakil Walikota Terpilih menjadi Misi Kota Balikpapan

T

T

ahun 2011-2016

ahun 2011-2016

adalah sebagai

adalah sebagai

berikut :

berikut :

Meningkatk

Meningkatk

an Kualitas Daya Saing

an Kualitas Daya Saing

Sumber Daya Manusia

Sumber Daya Manusia

yang Beriman;

yang Beriman;

Membangun Kewirausahaan dan

Membangun Kewirausahaan dan

Meningkatk

Meningkatk

an

an

Kemandirian Ekonomi

Kemandirian Ekonomi

Masyarakat;

Masyarakat;

Meningkatkan Ketertiban Umum, Penegakan Hukum, Pemberantasan KKN

Meningkatkan Ketertiban Umum, Penegakan Hukum, Pemberantasan KKN

dan Penanganan Masalah Sosial;

dan Penanganan Masalah Sosial;

Meningkatkan Investasi, Memperkokoh Ekspektasi Dunia Usaha dan

Meningkatkan Investasi, Memperkokoh Ekspektasi Dunia Usaha dan

Memperluas Lapangan Kerja;

Memperluas Lapangan Kerja;

Meningkatkan Pelayanan Publik dan Melaksanakan Reformasi Birokrasi;

Meningkatkan Pelayanan Publik dan Melaksanakan Reformasi Birokrasi;

Meningkatkan Infrastruktur Kota yang Representatif;

Meningkatkan Infrastruktur Kota yang Representatif;

Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga, Pemberdayaan Masyarakat dan

Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga, Pemberdayaan Masyarakat dan

Perem

Perem

puan serta

puan serta

Perlindung

Perlindung

an Anak;

an Anak;

Memperkuat Daya Dukung Lingkungan Hidup dan

Memperkuat Daya Dukung Lingkungan Hidup dan

Mengembangkan

Mengembangkan

Pariwisata serta Melestarikan Keragaman Budaya dan Kegotongroyongan.

(5)

MISI-4 :

MISI-4 :

MENINGKATKAN INVESTASI, MEMENUHI EKSPEKTASI

MENINGKATKAN INVESTASI, MEMENUHI EKSPEKTASI

DUNIA USAHA, DAN MEMPERLUAS LAPANGAN KERJA.

DUNIA USAHA, DAN MEMPERLUAS LAPANGAN KERJA.

Tujuan-1 :

Tujuan-1 :

Mewujudkan iklim investasi yang kondusif.

Mewujudkan iklim investasi yang kondusif.

Sasaran :

Sasaran :

Meningkatnya efektivitas pelaksanaan kebijakan dan

Meningkatnya efektivitas pelaksanaan kebijakan dan

ket

ket

entuan yang berkaitan

entuan yang berkaitan

dengan invest

dengan invest

asi

asi

;

;

Meningkatnya pelayanan administrasi dan perizinan

Meningkatnya pelayanan administrasi dan perizinan

investasi ;

investasi ;

Meningkatny

Meningkatny

a cakupan

a cakupan

layanan persediaan daya

layanan persediaan daya

listrik kepada masyarakat.

listrik kepada masyarakat.

(6)

T

T

ujuan-2

ujuan-2

:

:

Meningkatkan investasi berbasis keunggulan

Meningkatkan investasi berbasis keunggulan

daerah.

daerah.

Sasaran :

Sasaran :

Meningkatnya investasi dan produk sektor

Meningkatnya investasi dan produk sektor

unggulan daerah ;

unggulan daerah ;

Berkembangnya kawasan industri dan

Berkembangnya kawasan industri dan

perdagangan yang berwawasan lingkungan.

(7)

T

T

ujuan

ujuan

-3

-3 :

:

Menciptak

Menciptakan dan

an dan

memperluas lapangan

memperluas lapangan

k

k

erja.

erja.

Sasaran :

Sasaran :

Meningkatn

Meningkatn

ya lapangan usaha

ya lapangan usaha

dan lapangan

dan lapangan

kerja ;

kerja ;

Meningkatnya kesempatan dan penyerapan

Meningkatnya kesempatan dan penyerapan

tenaga kerja.

tenaga kerja.

(8)

T

T

ujuan-4

ujuan-4

:

:

Meningkatkan Sumber-sumber pendapatan

Meningkatkan Sumber-sumber pendapatan

daerah dan pembiayaan daerah.

daerah dan pembiayaan daerah.

Sasaran :

Sasaran :

Meningkatnya sumber sumber pendapatan

Meningkatnya sumber sumber pendapatan

daerah ;

daerah ;

Meningkatnya Sumber Pembiayaan Daerah dari

Meningkatnya Sumber Pembiayaan Daerah dari

Pihak ketiga ;

Pihak ketiga ;

Meningkatnya peran BUMD dalam meningkatkan

Meningkatnya peran BUMD dalam meningkatkan

pendapatan daerah.

(9)

MISI-4

MISI-4

:

:

MENINGKA

MENINGKA

TKAN I

TKAN I

NVEST

NVEST

ASI,

ASI,

MEMENUHI

MEMENUHI

EKSPEKT

EKSPEKT

ASI

ASI

DUNIA USAHA, DAN MEMPERLUAS LAPANGAN KERJA.

DUNIA USAHA, DAN MEMPERLUAS LAPANGAN KERJA.

Kebijakan :

Kebijakan :

Meningkatkan efektivitas pelaksanaan kebijakan investasi melalui

Meningkatkan efektivitas pelaksanaan kebijakan investasi melalui

harmonisasi dan simplifikasi berbagai perangkat peratuaran

harmonisasi dan simplifikasi berbagai perangkat peratuaran

ditingkat pusat dengan peraturan daerah.

ditingkat pusat dengan peraturan daerah.

Meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait dipusat, Propinsi

Meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait dipusat, Propinsi

dan Kabupaten/Kota lainnya.

dan Kabupaten/Kota lainnya.

Menciptakan iklim usaha yang kondusif dalam rangka

Menciptakan iklim usaha yang kondusif dalam rangka

mempertahankan keberadaan investasi yang ada serta menarik

mempertahankan keberadaan investasi yang ada serta menarik

investasi baru.

investasi baru.

Meningkatkan investasi dan kerjasama investasi.

Meningkatkan investasi dan kerjasama investasi.

Pengembangan sumberdaya energi dalam memenuhi kebutuhan

Pengembangan sumberdaya energi dalam memenuhi kebutuhan

energi Kota Balikpapan.

energi Kota Balikpapan.

Meningkatkan pertumbuhan ekspor berbasis SDA, teknologi dan

Meningkatkan pertumbuhan ekspor berbasis SDA, teknologi dan

produk unggulan daerah dan secara bertahap mendorong perluasan

produk unggulan daerah dan secara bertahap mendorong perluasan

basis produk ekspor dengan tetap memperhatikan

(10)

Meningkatkan sistem dan jaringan distribusi barang serta

Meningkatkan sistem dan jaringan distribusi barang serta

pengemban

pengemban

gan pasar dalam

gan pasar dalam

dan luar

dan luar

Mendorong pengembangan kawasan ekonomi untuk produk yang

Mendorong pengembangan kawasan ekonomi untuk produk yang

bernilai tambah antara lain, industri kerajinan, jasa pariwisata,

bernilai tambah antara lain, industri kerajinan, jasa pariwisata,

industri yang berbasis pertanian, perkebunan, peternakan dan.

industri yang berbasis pertanian, perkebunan, peternakan dan.

Mendorong berkembangnya investasi diberbagai sektor terutama

Mendorong berkembangnya investasi diberbagai sektor terutama

pangan, energi dan infrastruktur dalam.

pangan, energi dan infrastruktur dalam.

Mendorong berkembangnya investasi berbasis keunggulan daerah,

Mendorong berkembangnya investasi berbasis keunggulan daerah,

antara lain sektor primer, sekuder dalam rangka

antara lain sektor primer, sekuder dalam rangka

Mendorong ekstensifikasi dan intensifikasi sumber-sumber

Mendorong ekstensifikasi dan intensifikasi sumber-sumber

pendapatan daerah dalam menunjang pembiayaan pembangunan.

pendapatan daerah dalam menunjang pembiayaan pembangunan.

Peningkatan kapasitas Badan Usaha Milik Daerah dalam rangka

Peningkatan kapasitas Badan Usaha Milik Daerah dalam rangka

optimalisasi pedapatan daerah.

(11)

TATA RUANG KOTA BALIKPAPAN 2005 -2015

TATA RUANG KOTA BALIKPAPAN 2005 -2015

BALIKPAPA

BALIKPAPAN

N SPATIAL

SPATIAL PLAN

PLAN 2005-2015

2005-2015

CITY REGULATION NUMBER 5 / 2006

CITY REGULATION NUMBER 5 / 2006

LAND USE POLICY

LAND USE POLICY

GREEN AREA: 52%

GREEN AREA: 52%

DEVELOPING AREA: 48 %

DEVELOPING AREA: 48 %

PEMANF

PEMANFAATAATAN LAN LAHAAHANN

LAND USE LAND USE LUAS LUAS  AR  AREEASAS %% HUTAN LINDUNG / HUTAN LINDUNG / PROTECTED FOREST PROTECTED FOREST 17,274.269 34.32217,274.269 34.322 KAWASAN LINDUNG / KAWASAN LINDUNG / PROTECTED AREAS PROTECTED AREAS 3,444.881 3,444.881 6.8456.845 HUTAN MANGROVE / HUTAN MANGROVE / MANGROVE FOREST MANGROVE FOREST 3,019.849 3,019.849 6.0006.000 HUTAN KOTA / HUTAN KOTA / CITY FOREST CITY FOREST 773.399 773.399 1.5371.537

RUANG TERBUKA HIJAU /

RUANG TERBUKA HIJAU /

GREEN OPEN SPACE AREA

GREEN OPEN SPACE AREA 921.454 921.454 1.8311.831

WADUK,BENDALI & GREEN BELT/

WADUK,BENDALI & GREEN BELT/

RESERVOIR & GREEN BELT

RESERVOIR & GREEN BELT 594.687 594.687 1.1821.182

SUNGAI /

SUNGAI /

RIVER

RIVER 880.143 880.143 1.7491.749

SUAKA AL

SUAKA ALAM/CAGAR AM/CAGAR ALAM ALAM //

NATURAL RESERVE NATURAL RESERVE 87.000 87.000 0.1730.173 PANTAI / PANTAI / COASTAL COASTAL 455.312 455.312 0.9050.905 PERMUKIMAN / PERMUKIMAN / SETTLEMENT SETTLEMENT 5,460.124 5,460.124 10.84910.849 PERUMAHAN / PERUMAHAN / HOUSING AREAS HOUSING AREAS 5,644.584 5,644.584 11.21511.215 KOMERSIAL / KOMERSIAL / COMMERCIAL AREAS COMMERCIAL AREAS 1,275.958 1,275.958 2.5352.535 KAW. INDUSTRI / KAW. INDUSTRI / INDUSTRIAL AREAS INDUSTRIAL AREAS 1,494.599 1,494.599 2.9702.970 KAW. WISATA / KAW. WISATA / TOURISM AREAS TOURISM AREAS 1.973 1.973 0.0040.004 KAWASAN MILITER / KAWASAN MILITER / MILITARY AREAS MILITARY AREAS 166.644 166.644 0.3310.331 KAWASAN SEKTORAL / KAWASAN SEKTORAL / SECTORAL AREAS SECTORAL AREAS 1,976.905 1,976.905 3.9283.928 KAWASAN KHUSUS / KAWASAN KHUSUS /

SPECIAL DEVELOPMENT AREAS

SPECIAL DEVELOPMENT AREAS 6,471.277 6,471.277 12.85812.858

PRASARANA DAN SARANA /

PRASARANA DAN SARANA /

I

INFRASTRUCTURENFRASTRUCTURE 387.508 387.508 0.7700.770

TOTAL

(12)

KAWASAN INDUSTRI KARIANGAU

KAWASAN INDUSTRI KARIANGAU

KARIANGAU INDUSTRIAL ESTATE (KIE) 

KARIANGAU INDUSTRIAL ESTATE (KIE) 

EXPANSION AREA OF KIE BASED ON SPATIAL

EXPANSION AREA OF KIE BASED ON SPATIAL

REGIONAL PLANNING 2011 - 2031

REGIONAL PLANNING 2011 - 2031

BASED ON SPATIAL REGIONAL PLANNING 2005

BASED ON SPATIAL REGIONAL PLANNING 2005

-2015

2015

Luas / Areas: 2.189 Ha

Luas / Areas: 2.189 Ha

Luas / Areas : 2.721 Ha

Luas / Areas : 2.721 Ha

KA

KAWASAN MANGROVEWASAN MANGROVE

KARIANGAU INDUSTRIAL ESTATE

(13)

PT. Astiku Sakti, PT Balikpapan Oil Terminal

PT. Astiku Sakti, PT Balikpapan Oil Terminal

PT. Kaltim Kariangau Industry

PT. Kaltim Kariangau Industry

PT

PT

. Karia

. Karia

ngau Power

ngau Power

PT. Dermaga Perkasapratama

PT. Dermaga Perkasapratama

PT. Galangan Balikpapan Utama

PT. Galangan Balikpapan Utama

PT. Forestra Hijau Lestari

PT. Forestra Hijau Lestari

Rencana Pelabuhan Peti Kemas

Rencana Pelabuhan Peti Kemas

PT Kutai Chip Mill

PT Kutai Chip Mill

PERUSAHAAN EKSISTING /

PERUSAHAAN EKSISTING /

EXSISTING COMPANIES AT KIE 

EXSISTING COMPANIES AT KIE 

PT Petrosea

PT Petrosea

PT. Arya Cipta Indah Nusantara

PT. Arya Cipta Indah Nusantara

PT. PLN (Persero) Wilayah Kaltim

PT. PLN (Persero) Wilayah Kaltim

PT. H & H Internasional

PT. H & H Internasional

PT. Paradigma Sejahtera

PT. Paradigma Sejahtera

PT. Semen Gresik

PT. Semen Gresik

(14)

FASILITAS PENDUKUNG

FASILITAS PENDUKUNG

SUPPORTING

SUPPORTING

FACILITIES

FACILITIES

KIE

KIE

Electrical

Electrical

Supply of

Supply of

Electricity

Electricity

, its need

, its need

637 Megawatt.

637 Megawatt.

Investor will invest in KIE:

Investor will invest in KIE:

PT Kariangau Power (Bayan Group): 2 x 25 MW

PT Kariangau Power (Bayan Group): 2 x 25 MW

(Boiled Power Plant )

(Boiled Power Plant )

PT PLN (Nation Electrical Ent.) jo with East Kalimantan Province Government :

PT PLN (Nation Electrical Ent.) jo with East Kalimantan Province Government :

2 X 100 MW

2 X 100 MW

Water

Water

Planning for S. Wain Dam:

Planning for S. Wain Dam:

Its need the Raw Water for KIE = 262 litre/second

Its need the Raw Water for KIE = 262 litre/second

Dam

Dam

Capacity

Capacity

5,1 mil

5,1 mil

lion

lion

M3

M3

Debit the Raw Water for KIE = 170 litre/second

Debit the Raw Water for KIE = 170 litre/second

INFRASTRUKTUR

INFRASTRUKTUR //INFRASTRUCTUREINFRASTRUCTURE

CAP

CAP

AIAN

AIAN

DAN TARGET

DAN TARGET

/

/

PROGRESS AND

PROGRESS AND

OUTCOME

OUTCOME

Terminal Peti Kemas (TPK) Kariangau

Terminal Peti Kemas (TPK) Kariangau//containercontainer

 port of K

 port of Kariangauariangau

Pembangunan tahun 2008

Pembangunan tahun 2008/ Contruction 2008/ Contruction 2008

Hasil 67 %

Hasil 67 %/ Progress 67 %/ Progress 67 %

Selesai 2012

Selesai 2012 / Finished 2012/ Finished 2012

Pembangkit Listrik

Pembangkit Listrik// power plan power plant t  2 x 15 MW (PLTU BY Bayan Grup)2 x 15 MW (PLTU BY Bayan Grup)

4 X 100 MW (PLTU BY PLN)

4 X 100 MW (PLTU BY PLN)

Penye

Penyediaan Air diaan Air BersihBersih//water supply water supply  Pembangunan WPembangunan Waduk Wain 2012, kapasitas = aduk Wain 2012, kapasitas = 5,1 Juta m5,1 Juta m33 , Debit , Debit

170 L/dt

170 L/dt/ Construction Of / Construction Of Wain Reservoir 2012Wain Reservoir 2012, capacity 5.1, capacity 5.1

million m

million m33, debit 170 lt/dt, debit 170 lt/dt

Pembangunan Jembatan Pulau Balang Pembangunan Jembatan Pulau Balang / /

development

development of of pulau balang pulau balang bridgebridge

Bentang Pendek 470 m selesai 2012

Bentang Pendek 470 m selesai 2012 / / Short Short Span Span =470 =470 mm

completed 2012

completed 2012

Pembangunan Jalan Km. 13

Pembangunan Jalan Km. 13 – – KIK KIK construction ofconstruction of

connecting road (Km. 13

connecting road (Km. 13 – – KIE) KIE)

Panjang = 12,5 Km

Panjang = 12,5 Km / Length = 12.5 Km/ Length = 12.5 Km

Hasil 50 %

Hasil 50 %/ Progress 50 %/ Progress 50 %

Selesai 2012

(15)

PENGARUH

PENGARUH

Adanya potensi kerusakan hutan mangrove di

Adanya potensi kerusakan hutan mangrove di

kaw

kaw

asan

asan industri kariangau akibat p

industri kariangau akibat p

embukaan

embukaan

area jalur laut yang dilakukan oleh pelaku

area jalur laut yang dilakukan oleh pelaku

industri di Kariangau

(16)

KAWASAN HUTAN

KAWASAN HUTAN

MANGROVE KARIANGAU

MANGROVE KARIANGAU

AREA HUTAN MANGROVE

AREA HUTAN MANGROVE

YANG RUSAK

(17)

KAWASAN HUTAN

KAWASAN HUTAN

MANGROVE KARIANGAU

MANGROVE KARIANGAU

AREA HUTAN MANGROVE

AREA HUTAN MANGROVE

YANG RUSAK

(18)

ALTERNATIF

ALTERNATIF

1.

1.

Me

Me

mb

mbat

atasi

asi

ak

akses

ses

ja

jalur

lur

la

laut d

ut dan s

an sun

ung

g

ai

ai

menuju

menuju kaw

kaw

asan

asan industri

industri kariang

kariangau

au

dengan

dengan

membuka akses jalur d

membuka akses jalur darat

arat

2.

2.

Me

Me

mpe

mpert

rt

ah

ahank

ank

an k

an kaw

aw

as

asan ma

an mangr

ngr

ov

ove

e

sebagai buffer zone

sebagai buffer zone

3.

3.

Ti

Ti

da

dak me

k memb

mban

angu

gun di d

n di dae

aer

rah y

ah y

an

ang

g

berbatasan langsung

berbatasan langsung

dengan kaw

dengan kaw

asan

asan

mangrove

(19)

REKOMENDASI

REKOMENDASI

1.

1.

Me

Me

mb

mbat

atasi

asi

ak

akses

ses

ja

jalur

lur

la

laut d

ut dan s

an sun

ung

g

ai

ai

menuju

menuju kaw

kaw

asan

asan industri

industri kariang

kariangau

au

dengan

dengan

membuka akses jalur d

(20)

ISU STRATEGIS LINGKUNGAN

ISU STRATEGIS LINGKUNGAN

TERHADAP KEBIJAKAN

TERHADAP KEBIJAKAN

ISU

ISU

Perambahan Perambahan hutan hutan oleholeh

aktivitas penambangan yang

aktivitas penambangan yang

dilakukan didaerah lain

dilakukan didaerah lain

Kerusakan Kerusakan lingkungan(HLS.Wain dan lingkungan(HLS.Wain dan Manggar) Manggar)

Alih fungsi kawasan hutan

Alih fungsi kawasan hutan

(dilalui jalan tol)

(dilalui jalan tol)

Kebijakan

Kebijakan

Kebijakan 1

Kebijakan 1

Mendorong pengembangan Mendorong pengembangan kawasan ekonomi untuk kawasan ekonomi untuk produk yang bernilai tambah produk yang bernilai tambah antara lain, industri kerajinan, antara lain, industri kerajinan,  jasa pariwisata,

 jasa pariwisata, industri yangindustri yang berbasis pertanian,

berbasis pertanian,

perkebunan, peternakan dan. perkebunan, peternakan dan.

Kebijakan2

Kebijakan2

…………

…………

Mendorong pengembangan Mendorong pengembangan kawasan ekonomi untuk kawasan ekonomi untuk produk yang bernilai tambah produk yang bernilai tambah antara lain, industri kerajinan, antara lain, industri kerajinan,  jasa pariwisata,

 jasa pariwisata, industri yangindustri yang berbasis pertanian,

berbasis pertanian,

perkebunan, peternakan dan. perkebunan, peternakan dan.

(21)

ISU STRATEGIS LINGKUNGAN

ISU STRATEGIS LINGKUNGAN

TERHADAP KEBIJAKAN

TERHADAP KEBIJAKAN

Kebijakan

Kebijakan

Isu

Isu

Pengaruh

Pengaruh

Alternatif

Alternatif

Rekomendasi

Rekomendasi

Mendorong Mendorong pengembangan pengembangan kawasan ekonomi kawasan ekonomi untuk produk yang untuk produk yang bernilai tambah bernilai tambah antara lain, industri antara lain, industri kerajinan, jasa kerajinan, jasa pariwisata, industri pariwisata, industri yang berbasis yang berbasis pertanian, pertanian, perkebunan, perkebunan, peternakan dan peternakan dan perikanan; perikanan; 1.Kerusakan 1.Kerusakan (HLS.Wain dan (HLS.Wain dan Manggar) Manggar) Adanya potensi Adanya potensi kerusakan hutan kerusakan hutan mangrove di mangrove di kawasan industri kawasan industri kariangau akibat kariangau akibat pembukaan area pembukaan area  jalur

 jalur laut laut yangyang dilakukan oleh dilakukan oleh pelaku industri di pelaku industri di Kariangau Kariangau 1. Membatasi 1. Membatasi akses jalur laut dan akses jalur laut dan sungai menuju sungai menuju kawasan industri kawasan industri kariangau dengan kariangau dengan membuka akses membuka akses  jalur darat  jalur darat 1. Membatasi 1. Membatasi akses jalur laut dan akses jalur laut dan sungai menuju sungai menuju kawasan industri kawasan industri kariangau dengan kariangau dengan membuka akses membuka akses  jalur darat  jalur darat 2. 2. Mempertahankan Mempertahankan kawasan mangrove kawasan mangrove sebagai buffer sebagai buffer zone zone 3. Tidak 3. Tidak membangun di membangun di daerah yang daerah yang berbatasan berbatasan langsung dengan langsung dengan kawasan mangrove kawasan mangrove

Referensi

Dokumen terkait

kawasan pergudangan untuk menangkap kegiatan ekonomi yang berkembang dengan adanya rencana pengembangan Pelabuhan Bojonegara BWK V  APBD, Investasi Swasta dan/atau

 Lulusan  memiliki   kemampuan  dalam  penguasaan  teknologi  dan  mengembangkannya  dalam   pengembangan  usaha  berbasis  industri  pertanian  yang  bernilai

Kegiatan ini dimaksudkan untuk mendorong innovation driven yaitu ekonomi yang dibangun atas dasar iptek yang bernilai tambah tinggi agar terbentuk budaya kreatif

Kegiatan ini dimaksudkan untuk mendorong innovation driven yaitu ekonomi yang dibangun atas dasar iptek yang bernilai tambah tinggi agar terbentuk budaya kreatif

Sanitasi Pengembangan Dunia Usaha dan Pariwisata • Pengembangan 3 Kawasan Pariwisata (dari 10) • Pengembangan 5 KEK (dari 10) • Pengembangan 3 Kawasan Industri (KI) (dari

 mengembangkan kawasan perkotaan nasional melalui peningkatan fungsi industri pengolahan dan industri jasa hasil hutan yang bernilai tambah tinggi dan ramah

perkotaan nasional melalui peningkatan fungsi industri pengolahan dan industri jasa hasil perkebunan yang bernilai tambah tinggi dan ramah lingkungan pengembangan

Pengembangan  kegiatan  industri  di  dalam  kawasan  peruntukan  industri  dan  mendorong  relokasi  kegiatan  industri  menuju  kawasan  industri,  meningkatkan