• Tidak ada hasil yang ditemukan

penggunaan media focusky untuk meningkatkan hasil

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "penggunaan media focusky untuk meningkatkan hasil"

Copied!
183
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Rendahnya nilai hasil belajar siswa diduga disebabkan oleh keaktifan dan minat siswa terhadap proses pembelajaran dan salah satu faktor pemicunya adalah penggunaan metode pengajaran guru yang tidak mengacu pada metode pembelajaran siswa aktif. Rendahnya hasil belajar siswa dapat dilihat dari aktivitas siswa dalam proses belajar mengajar di kelas masih banyak siswa yang kurang.

Rumusan Masalah

Penggunaan media Focusky dapat meningkatkan hasil belajar Fiqh siswa kelas VII MTs Negeri. Dari hasil penggunaan media Focusky pada siklus III terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebesar 42,31%.

Definisi Operasional dan Ruang Lingkup Penenlitian

Tujuan dan Kegunaan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar di MT Negeri Pinrang dengan menggunakan media Focusky. Hasil penelitian diharapkan dapat menambah pengetahuan pendidik dalam memilih alat dan metode pembelajaran yang tepat sebagai alat yang efektif untuk penyajian materi pembelajaran yang memberikan insentif bagi siswa agar proses pembelajaran berlangsung guna meningkatkan hasil belajar siswa.

Garis Besar Isi Tesis

LANDASAN TORITIS

Penelitian yang Relevan

Penelitian yang dilakukan oleh Iskandar berjudul “Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas VIII. 20 Iskandar,” Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas VIII.

Analisis Teoritis Variabel

  • Media Pembelajaran
  • Focusky
  • Pembelajaran Fiqih
  • Hasil Belajar Fiqih

Media Pembelajaran' dalam buku ini membahas tentang hakikat perangkat pembelajaran, jenis media pembelajaran, klasifikasi dan karakteristik media pembelajaran, hingga e-learning. Media pembelajaran ini merupakan salah satu komponen proses belajar mengajar yang mempunyai peranan sangat penting dalam menunjang keberhasilan proses tersebut. Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang digunakan untuk menyampaikan pesan dan dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kesiapan peserta didik sehingga mendorong terjadinya proses belajar yang disengaja, terarah, dan terkendali.

Media pembelajaran adalah sarana komunikasi dalam bentuk cetak atau audio visual, termasuk teknologi perangkat keras. Salah satu fungsi atau kegunaan media pembelajaran adalah alat bantu mengajar bagi guru untuk mempengaruhi dan mengkondisikan lingkungan belajar. Menggunakan media yang relevan di dalam kelas dapat mengoptimalkan proses pembelajaran Bagi guru, media pembelajaran membantu mengkonkretkan konsep atau ide dan membantu memotivasi peserta belajar aktif.

Pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi informasi adalah pemanfaatan komputer sebagai penunjang untuk meningkatkan minat belajar siswa. Sejalan dengan perkembangan teknologi, media pembelajaran juga mengalami perkembangan melalui pemanfaatan teknologi itu sendiri. Peningkatan hasil belajar melalui penggunaan media telah dikemukakan oleh para ahli yang memiliki pandangan yang sama tentang media pembelajaran.

Namun jika media pembelajaran tersebut bersinergi antara audio dan visual diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar seperti yang diinginkan.

Kerangka Konseptual Penelitian

Hipotesis Tindakan

METODE PENELITIAN

  • Setting Penelitian
  • Tempat dan Waktu Penelitian
  • Subjek Penelitian
  • Prosedur Penelitian
  • Instrumen Penelitian
  • Teknik Pengelolaan dan Analisis Data

2 di MTs Negeri Pinrang pada mata pelajaran Fiqh, peneliti melakukan pre-test (tes awal) untuk mengetahui hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa di MTs Negeri Pinrang dapat dilihat pada Tabel 4.4 di bawah ini. Hasil belajar siswa di MTs Negeri Pinrang dapat dilihat pada Tabel 4.6 di bawah ini.

Hasil belajar siswa di MTs Negeri Pinrang dapat dilihat pada Tabel 4.12 berikut ini. Hasil belajar Fiqh siswa yang menggunakan media Focusky dalam proses pembelajaran dapat dilihat pada Tabel 4.18 berikut ini. Dari hasil penggunaan media Focusky pada Siklus II terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebesar 26,93%.

Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa penggunaan media Focusky dapat meningkatkan hasil belajar Fiqih siswa MTs Negeri Pinrang. Peningkatan hasil belajar Fiqh siswa dengan menggunakan media Focusky berjalan baik melalui peningkatan tingkat refleksi pada setiap siklusnya.

Tabel 3.1: Rancangan Jadwal Pelaksanaan Penelitian  No.  Jenis Kegiatan  Tahun pelajaran 2020/2021
Tabel 3.1: Rancangan Jadwal Pelaksanaan Penelitian No. Jenis Kegiatan Tahun pelajaran 2020/2021

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Deskripsi Hasil Penelitian

Metode pengajaran yang digunakan masih bersifat konvensional yang artinya belum dapat secara optimal mengaktifkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Dari diskusi dan refleksi terhadap permasalahan yang akan diterapkan dalam pelaksanaan Siklus I, menghasilkan alternatif solusi yaitu: Perlunya penggunaan media pembelajaran sebagai upaya untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran Fiqh. Selama proses pembelajaran, guru juga mengajak siswa untuk berperan aktif dalam pembelajaran; (1) Guru meminta salah satu siswa membacakan ayat yang ada di layar (2) Guru meminta salah satu siswa membacakan doa.

Setelah semuanya selesai, guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya kembali jika materi masih kurang jelas. Pada akhir siklus I, guru melakukan evaluasi hasil belajar berupa tes akhir yang berfungsi untuk mengukur peningkatan hasil belajar siswa. Pada akhir II. tingkat, guru mengevaluasi hasil belajar dalam bentuk tes akhir, yang berfungsi untuk mengukur peningkatan hasil belajar siswa.

Selama proses pembelajaran, guru mengajak siswa untuk berperan aktif dalam pembelajaran antara lain; (1) Guru meminta salah satu siswa untuk membacakan surat An-Nur ayat 56 beserta artinya (2) Guru memberikan tambahan penjelasan dan penguatan yang diberikan siswa terkait materi tersebut. Pada akhir III. siklus, guru mengevaluasi hasil belajar berupa tes akhir, yang berfungsi untuk mengukur peningkatan hasil belajar siswa.

Tabel 4. 1 : Hasil Observasi Guru pada Siklus I
Tabel 4. 1 : Hasil Observasi Guru pada Siklus I

Pengujian Hipotesis Tindakan

Penggunaan media oleh guru dan aktivitas siswa telah memenuhi kriteria ketuntasan klasikal Hal ini juga dibuktikan dengan pengamatan penggunaan media oleh guru pada siklus III yang memperoleh skor total 85 dengan persentase 94,4% yang mengacu pada kategori evaluasi (Sangat Baik). Hasil observasi aktivitas siswa pada siklus III memperoleh skor total 55 dengan persentase 84,61% yang mengacu pada kategori evaluasi (Sangat Baik). Berdasarkan uraian di atas, dapat kita pahami bahwa penggunaan media dalam pengajaran sangatlah penting dan bermanfaat bagi guru dan siswa.

Dengan pemilihan media yang tepat dapat meningkatkan interaksi antara guru dan siswa, sehingga siswa tidak bosan mengikuti kelas, sebaliknya siswa akan senang dengan media karena media dapat mengoptimalkan kualitas belajar siswa, sehingga akan memberikan output yang memuaskan, termasuk perubahan perilaku siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemilihan media yang tepat dalam pembelajaran sangat penting untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Dari Tabel 4.15 di atas diperoleh jumlah selisih hasil belajar siswa setelah dan sebelum menggunakan media dengan nilai D sebesar 910 dengan nilai D2 sebesar 35350.

Karena nilai t-hitung (15,08) > harga t-tabel (1,706), maka hipotesis tindakan yang diajukan oleh peneliti dengan demikian secara empiris terbukti kebenarannya, menunjukkan bahwa data yang diperoleh di atas telah menjawab hipotesis tindakan, yang dapat disimpulkan bahwa: “Penggunaan Media Focusky dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Negrangi Pinrangeri”.

Tabel 4. 15: Hasil Belajar Fiqih Peserta Didik pada Pra-Siklus dan Siklus III
Tabel 4. 15: Hasil Belajar Fiqih Peserta Didik pada Pra-Siklus dan Siklus III

Pembahasan

Analisis Hasil Belajar Fiqih Siswa MT Negeri Pinrang Sebelum melakukan tindakan dengan menggunakan media Focusky terlebih dahulu dilakukan tes prestasi belajar dengan tujuan untuk mengukur tingkat pengetahuan kognitif siswa kelas VII. Berdasarkan tabel 4.17 di atas terlihat bahwa dari 26 siswa kelas VII.2 di MTs Negeri Pinrang. Dari hasil evaluasi dan hasil tes siswa terlihat adanya peningkatan hasil belajar setelah penggunaan media Focusky dalam proses pembelajaran, hal ini dapat dilihat pada tabel 4.18 di atas.

Dari tes hasil belajar Fiqih kelas VII.2 MTs Negeri Pinrang sebelum menggunakan media Focusky dilakukan pretest dimana diperoleh skor rata-rata 51,5 dengan kategori (rendah) dan siswa yang berhasil masuk ketuntasan individual hanya 4 siswa dengan persentase ketuntasan 15,38%. Selanjutnya pada siklus I, setelah menggunakan media Focusky dalam proses pembelajaran siswa kelas VII.2 MTs Negeri Pinrang diperoleh skor rata-rata 62,8 dengan kategori (sedang) dan ketuntasan individual sebanyak 8 siswa. Dari data yang diperoleh di atas terjadi peningkatan hasil belajar pada setiap siklusnya, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan media Focusky dapat meningkatkan hasil belajar siswa MTs Negeri Pinrang tahun ajaran 2020/2021.

Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar fikih siswa relatif rendah, sehingga diperlukan solusi untuk meningkatkan hasil belajar siswa tersebut. Hal ini terlihat dari hasil belajar Fiqh siswa dari Siklus I ke II dan III mengalami peningkatan.

Gambar 4. 1: Grafik Peningkatan Hasil Penggunaan Media Focusky   Di MTs Negeri Pinrang
Gambar 4. 1: Grafik Peningkatan Hasil Penggunaan Media Focusky Di MTs Negeri Pinrang

PENUTUP

Simpulan

Hal ini diketahui dari hasil penelitian tindakan kelas I., II. dan III. Penggunaan media Focusky oleh guru berjalan dengan baik melalui peningkatan tingkat refleksi pada setiap siklusnya. Hal ini dibuktikan dengan hasil observasi tindakan guru dari I. sampai II. dan III. dari siklus, yang telah meningkat.

Siklus I mencapai skor total 51 dengan persentase 56,67% menyasar kategori penilaian (Cukup..Baik), kemudian dilanjutkan di Siklus II meningkat menjadi 71 dengan persentase 78,8% menyasar kategori penilaian (Baik), kemudian dilanjutkan di Siklus III meningkat menjadi 85 dengan persentase 94,4% menyasar kategori penilaian (Sangat Baik). 2 di MTs Negeri Pinrang pada tahap pra siklus mata pelajaran Fiqh nilai tertinggi adalah 75 dan nilai terendah adalah 35. Untuk itu diperlukan media yang dapat menyampaikan pesan, merangsang pikiran, perasaan dan kesiapan siswa, sehingga timbul motivasi dalam semangat siswa untuk belajar, yang nantinya akan mencapai hasil belajar yang diharapkan.

Pada siklus I siswa mencapai nilai rata-rata 62,88 dengan kategori sedang, kemudian dilanjutkan pada siklus II meningkat menjadi 72,1 dengan kategori tinggi dan dilanjutkan pada siklus III meningkat menjadi 86,1 dengan kategori sangat tinggi.

Implikasi

Rekomendasi

Pengembangan Multimedia Pembelajaran Berbasis Aplikasi Focusky Pada Mata Pelajaran PPKn Kelas VIII MTs, Jurnal Inovtech, Vol 2, No. Pengaruh Penggunaan Media Autoplay Studio dan Focusky terhadap Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Siswa Kelas VII Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Nurul Islam Jember”.

Pengaruh Penggunaan Media Bervariasi dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas XI IPS SMA N 2 Jember Tahun Pelajaran 2016/2017”. Wahyudi Choiron, “Memanfaatkan Media TIK dalam Pembelajaran”, Diakses dari https://www.kompasiana.com/, pada tanggal 5 Agustus 2020. Guru memotivasi siswa dengan kegiatan ringan seperti cerita tentang pengantar adzan dalam kehidupan sehari-hari.

Guru memberikan informasi tentang tujuan dan manfaat mempelajari ketentuan adzan, iqomah dan sholat berjamaah. Siswa mendengarkan penjelasan guru atau melihat gambar atau visual/film tentang ketentuan adzan, iqomah dan sholat berjamaah baik secara klasikal maupun individual.

Gambar 1 : Menjelaskan ketentuan azan dan iqomah.
Gambar 1 : Menjelaskan ketentuan azan dan iqomah.

Gambar

Tabel 4.17  Ketentusan Hasil Belajar Fiqih Peserta Didik kelas VII.2 111  Tabel 4.18  Peningkatan Hasil Belajar Fiqih Peserta Didik dengan
Gambar 2.1  Alur Kerangka Penelitian  60
Gambar 2.1: Alur Kerangka Penelitian  D.  Hipotesis Tindakan
Tabel 3.1: Rancangan Jadwal Pelaksanaan Penelitian  No.  Jenis Kegiatan  Tahun pelajaran 2020/2021
+7

Referensi

Dokumen terkait

Pada umumnya Materi akhak dipelajari siswa dengan cara mendengarkan ceramah guru saja.Menghadapi kondisi seperti ini penulis tertarik untuk melakukakan