• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penggunaan Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IX Pada Materi Pewarisan Sifat di MTs Nurul Ikhlas Ambon

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Penggunaan Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IX Pada Materi Pewarisan Sifat di MTs Nurul Ikhlas Ambon"

Copied!
78
0
0

Teks penuh

Judul: Penggunaan Model Discovery Learning Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IX Mata Pelajaran Genetika di MTs Nurul Ikhlas Ambon. Penggunaan Model Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IX Mata Pelajaran Genetika MT Nurul Ikhlas Ambon. Model Discovery Learning merupakan model pembelajaran yang melibatkan siswa dalam proses aktivitas mental dengan cara bertukar pendapat, berdiskusi, membaca secara mandiri dan mencoba sendiri, sehingga anak dapat belajar secara mandiri.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui penggunaan model Discovery Learning pada materi pewarisan sifat di kelas IX MTs Nurul Ikhlas Ambon. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa melalui penggunaan model Discovery Learning pada materi pewarisan sifat di kelas IX MTs Nurul Ikhlas Ambon. Model pembelajaran Discovery Learning merupakan model pembelajaran yang melibatkan siswa dalam proses aktivitas mental dengan cara bertukar pikiran, berdiskusi, membaca sendiri dan mencoba sendiri, sehingga anak dapat belajar sendiri. 6 Model pembelajaran Discovery Learning merupakan pengetahuan baru yang yang diperoleh siswa melalui kegiatan penemuan, di mana guru membimbing siswa.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi siswa dalam pembelajaran sangat meningkat bila digunakan model pembelajaran Discovery. Model pembelajaran penemuan melibatkan pengajaran aktif kepada siswa untuk mengamati, mengidentifikasi, menganalisis, menyimpulkan, mengklasifikasikan, dan menalar.

Rumusan Masalah

Siswa belajar melalui keterlibatan aktif dengan konsep dan prinsip, dan guru mendorong siswa untuk memperoleh pengalaman dengan menyelesaikan aktivitas yang memungkinkan mereka menemukan konsep dan prinsip sendiri.

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Penjelasan Istilah

Hasil belajar merupakan nilai keluaran berupa angka atau huruf yang diperoleh siswa setelah menerima materi pembelajaran melalui ulangan atau ujian yang diselenggarakan oleh guru. Warisan adalah proses dimana informasi genetik diturunkan dari orang tua ke anak. Penelitian tindakan kelas merupakan jenis penelitian dalam konteks pembelajaran di kelas yang dilakukan oleh guru untuk memecahkan beberapa permasalahan pembelajaran yang dihadapi guru, meningkatkan kualitas hasil pembelajaran, dan mencoba hal baru dalam pembelajaran untuk meningkatkan kualitas hasil pembelajaran.

Penelitian tindakan kelas mempunyai ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan penelitian lainnya, antara lain: permasalahan yang diangkat merupakan permasalahan yang dihadapi guru di dalam kelas, dan terdapat hal-hal tertentu yang dapat meningkatkan proses belajar mengajar di kelas.23. Kegiatan penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 5 langkah dan setiap langkah tersebut sangat penting karena ikatan dan kesinambungannya sangat kuat. Langkah kedua ini merupakan langkah yang jarang dilakukan dalam pengumpulan data yang berkaitan dengan pelaksanaan suatu kegiatan yang akan menjadi fokus permasalahan, misalnya penerapan metode ceramah pada permasalahan pembelajaran Biologi.

Dari hasil analisis dan interpretasi data, akan disusun rencana perbaikan dan penyempurnaan kegiatan atau program yang dilaksanakan. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX MTs Nurul Ikhlas Ambon yang berjumlah 16 orang di kelas.

Sumber Data

Produser Penelitian

Rencana tindakan dalam penelitian tindakan kelas disusun berdasarkan masalah yang ingin dipecahkan dan hipotesis tindakan yang akan diajukan. Langkah-langkah atau tindakan yang akan dilakukan harus direncanakan secara rinci sehingga benar-benar dapat dijadikan pedoman dalam melakukan tindakan tersebut. Tahap ini merupakan realisasi seluruh teori dan teknik pengajaran pendidikan yang telah dipersiapkan sebelumnya dalam perencanaan.

Dapat disimpulkan pada tahap ini proses pembelajaran sedang berlangsung dan peneliti siap melaksanakan proses pembelajaran dengan materi dan strategi yang direncanakan dan pengamat mendengarkan pembelajaran sampai selesai kemudian melakukan berbagai penilaian terhadap pembelajaran. proses yang dilakukan. Pada tahap ini peneliti mengolah data yang diperoleh kemudian melakukan refleksi pada penelitian tindakan kelas siklus terakhir, baik kelebihan maupun kekurangan yang ada selama proses pembelajaran.

Teknik Pengumpulan data

Instrumen Penelitian

Teknik Analisis Data

Untuk menentukan nilai yang efektif, ada beberapa aspek yang dijadikan penilaian, yaitu aspek kehadiran di kelas, mendengarkan secara aktif, mencari informasi, menerima tanggung jawab, dan menyelesaikan tugas dengan cepat. Dalam mencari nilai kognitif, ada beberapa aspek yang dijadikan penilaian antara lain aspek keaktifan partisipasi pembelajaran, penyampaian pendapat mengenai pertanyaan yang berkaitan dengan materi, keterampilan bertanya, keterampilan memberikan pemecahan masalah, dan kreativitas. Berdasarkan hasil dan pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa meningkat dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning pada materi Pewarisan Sifat di Kelas IX MTs Nurul Ikhlas Ambon.

Hal ini ditunjukkan dengan hasil belajar siswa pada siklus I dengan nilai rata-rata 52,99 dan persentase ketuntasan 18,75. Sedangkan hasil belajar siswa meningkat pada siklus II dengan nilai rata-rata 79,97 dan persentase ketuntasan 100%.

Tabel 3.1 Kriteria Penilaian Hasil Belajar Siswa 26 Interval Nilai  Kategori
Tabel 3.1 Kriteria Penilaian Hasil Belajar Siswa 26 Interval Nilai Kategori

Saran

Dalam proses pembelajaran pemahaman materi mata pelajaran biologi dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning, guru hendaknya memberikan kesempatan kepada siswa untuk menemukan dan menyimpulkan sendiri konsep suatu topik yang dipelajari siswa. Pembelajaran memahami materi pelajaran melalui model pembelajaran Discovery Learning dapat dijadikan alternatif pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi siswa. Bagi penelitian selanjutnya, sebaiknya peneliti mengembangkan format tugas yang diberikan agar lebih menarik, dengan tetap memperhatikan kriteria penyusunan soal untuk kegiatan penemuan, sehingga siswa lebih termotivasi untuk mengikuti proses pembelajaran dan pada akhirnya proses pembelajaran. dari para siswa. hasil dapat dicapai dengan lebih baik.

Meningkatkan Kreativitas Siswa dalam Menyelesaikan Soal Perbandingan Terbalik Nilai pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 6 Waesama Menggunakan Metode Discovery Learning. Pengaruh model pembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi Sistem Peredaran Darah kelas XI SMA Negeri 2 Soppeng. Wisnu Kemuning, dkk., “Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Kartu Soal pada Materi Gerak Lurus Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas X Sma N 1 Mranggen Tahun Pelajaran Hal.

3: Pemahaman pengetahuan (faktual, konseptual, prosedural dan metakognitif) Berdasarkan rasa ingin tahu tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan peristiwa tanpa kasat mata.

INDIKATOR

Guru mengajukan pertanyaan tentang pewarisan sifat-sifat makhluk hidup atau mengevaluasi kembali materi yang dipelajari. Guru akan memberikan beberapa contoh dan menjelaskan materi tentang pewarisan sifat-sifat makhluk hidup yang terdapat pada materi genetik, kromosom, DNA dan RNA. Guru meminta siswa membentuk kelompok menjadi 3 kelompok dan guru meminta setiap kelompok mencari materi sesuai materi kelompoknya.

Guru mempersilahkan setiap kelompok untuk berdiri untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya kepada masing-masing kelompok 1. Guru mempersilahkan siswa untuk mengambil kesimpulan tentang hasil pembelajaran kita tentang materi genetika, kromosom dan gen. Siswa menjawab pertanyaan tentang pewarisan sifat-sifat pada makhluk hidup seperti materi genetik, kromosom, DNA dan RNA.

Siswa memperhatikan guru dan menanyakan apakah ada yang masih belum memahami materi tentang pewarisan sifat pada makhluk hidup. Siswa mengikuti petunjuk guru dan maju ke depan untuk mempresentasikan hasil diskusinya, masing-masing kelompok secara bergiliran, kelompok pertama 1 menyelesaikan kelompok 2 menyelesaikan kelompok 3. Siswa mengikuti petunjuk guru dan menuliskan materi untuk pertemuan berikutnya yaitu hukum dan warisan. ciri-ciri pada makhluk hidup.

MODEL/ METODE / STRATEGI PEMBELAJARAN

Guru akan memberikan beberapa contoh dan menjelaskan materi terkait hukum waris sehingga siswa dapat bertanya. Guru mempersilakan setiap kelompok mendiskusikan materi kelompoknya dan mempersiapkan presentasi. Siswa memperhatikan guru dan menanyakan apakah ada yang masih belum memahami materi hukum tentang waris.

Guru mempersilahkan siswa untuk menarik kesimpulan tentang hasil belajar kita pada materi persilangan monohibrid dominan, persilangan monohibrid menengah, dan persilangan dihibrid. Siswa mengikuti arahan guru untuk membuat kesimpulan mengenai materi persilangan monohibrid dominan, persilangan monohibrid menengah, dan persilangan dihibrid.

RUBRIK PENIALIAN

Ciri-ciri kedua orang tuanya diwariskan melalui gen b. Sifat-sifat kedua orang tuanya diwariskan oleh darah c. Ciri-ciri kedua orang tuanya diwariskan melalui sel somatik d. Sifat kedua orang tuanya adalah dari kebiasaan. Sifta atau sifat-sifat yang selalu muncul pada suatu keturunan dengan mengalahkan sifat-sifat lain disebut... Fenotipe sama meskipun kondisi lingkungan berbeda d. Dua gen yang keduanya dominan atau keduanya resesif e.

Gen K mendominasi k kecil. Gen H mengkode warna kulit hitam dan gen h mengkode warna kulit putih. Kombinasi gen tersebut menunjukkan fenotipe rambut hitam lurus. hhkk) jika gen hitam dan gen kasar mempunyai sifat dominan, maka jika F1 disilangkan dengan salah satu tetua maka perbandingan genotipe F2 adalah... Mangga berdaging tebal (ttBB) rasa asam disilangkan dengan a mangga berdaging tipis (TTbb) yang rasanya manis untuk memperoleh keturunan mangga F1 yang berdaging tebal dan berasa manis.

Dengan melintasi seekor marmot hitam berambut pendek jantan dengan seekor marmot coklat berambut panjang hitam betina, baka pertama berambut hitam berambut pendek telah diperolehi. Berikut adalah gamet untuk genotip daripada mangga manis besar yang mempunyai genotip MMBb. Di bawah ialah sifat satu alel yang berpotensi untuk menutup sifat alel pasangannya.

Jika tanaman kacang polong berbunga merah (MM) disilangkan dengan tanaman kacang polong berbunga putih (mm), maka akan dihasilkan keturunan pertama genotipe kacang polong.

Pelaksanaan

Gambar

Tabel 3.1 Kriteria Penilaian Hasil Belajar Siswa 26 Interval Nilai  Kategori
Tabel Rekapitulasi Hasil Belajar SIKLUS I
Tabel Rekapitulasi Hasil Belajar SIKLUS II

Referensi

Dokumen terkait

tsffiA[ HASII PBIIIANH S.SHAT SMNAilE ATAU M ffiTW IGRYA ltli{AH JllftllAL lLliftffl Judul knya llmiah : ilndertsanding The Sufism and lslamic Jurisprudencefieasoning in the Term of