• Tidak ada hasil yang ditemukan

peningkatan hasil belajar pendidikan agama islam melalui

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "peningkatan hasil belajar pendidikan agama islam melalui"

Copied!
105
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar belakang

Rumusan masalah

Tujuan penelitian

Manfaat penelitian

TINJAUAN PUSTAKA

Konsep Umum Strategi Belajar Mengajar

Sementara itu, strategi secara umum merupakan suatu garis besar mengenai jalannya tindakan untuk mencapai tujuan tertentu. Strategi belajar mengajar dapat diartikan sebagai pola umum kegiatan guru/siswa dalam mewujudkan kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan yang telah digariskan. Memilih prosedur, metode dan teknik belajar mengajar yang dianggap paling tepat dan efektif untuk digunakan guru dalam melaksanakan kegiatan mengajar.

Mengajar merupakan suatu proses yang kompleks, tidak hanya penyampaian informasi dari guru kepada siswa, namun banyak aktivitas dan tindakan formal yang dilakukan, apalagi jika diinginkan hasil belajar yang lebih baik bagi seluruh siswa. Artinya berhasil tidaknya pencapaian tujuan pendidikan sangat bergantung pada bagaimana proses belajar mengajar dirancang dan dilaksanakan secara profesional. Perpaduan kedua unsur manusia ini menimbulkan interaksi pendidikan dengan menggunakan bahan ajar sebagai medianya.Mengajar merupakan suatu kegiatan yang keterlibatan individu dan siswa bersifat mutlak.

Oleh karena itu, belajar dan mengajar merupakan istilah-istilah yang baku dan terpadu dalam konsep belajar mengajar.

Hakekat Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan

Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB) merupakan strategi pembelajaran yang menekankan pada kemampuan berpikir siswa. Menurut Joyce dan Weil dalam Wina Sanjaya, model pembelajaran ini menempatkan model pembelajaran pada model pembelajaran pertumbuhan kognitif: peningkatan kapasitas berpikir. Strategi ini merupakan model pembelajaran yang menitikberatkan pada pengembangan kemampuan berpikir siswa dengan mempelajari fakta atau anak sebagai bahan penyelesaian masalah yang diajukan.

Berdasarkan penjelasan di atas, maka SPPKB bukan sekedar model pembelajaran yang ditujukan agar siswa mampu mengingat dan memahami berbagai data, fakta dan konsep, sehingga dapat digunakan sebagai alat untuk melatih kemampuan berpikir siswa dalam menemui dan menyelesaikan. masalah. satu. Sebagai strategi pembelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir, SPPKB mempunyai tiga ciri utama, yaitu sebagai berikut. SPPKB bukanlah suatu model pembelajaran yang hanya mengharuskan siswa mencatat saja, namun memerlukan keaktifan siswa dalam proses berpikirnya, berkaitan dengan ciri-ciri tersebut, maka dalam proses pelaksanaan SPPKB harus diperhatikan hal-hal sebagai berikut: a) Jika tergantung pada bagaimana informasi diproses secara mental,. Jadi proses kognitif siswa harus menjadi perhatian utama guru.

Menurut Wina Sanjaya, ada perbedaan utama antara SPPKB dengan pembelajaran lain yang dilakukan banyak guru. Kedua, penjelasan proses pembelajaran yang dilakukan siswa, yaitu penjelasan mengenai tantangan-tantangan yang harus dilakukan siswa pada setiap tahapan proses pembelajaran.

Peningkatan Hasil Belajar PAI

  • Pengertian Pembelajaran PAI
  • Strategi Pembelajaran PAI
  • Tujuan Pembelajaran PAI
  • Tujuan Pendidikan Agama Islam Di SMA/SMK
  • Hasil Belajar

Bagi Hilgard, hasil belajar adalah aktivitas memperoleh pengetahuan atau keterampilan melalui pembelajaran, pengalaman, atau pengajaran. Nurlinda (2012:5) mengatakan bahwa: Belajar bukan sekedar akumulasi pengetahuan, melainkan perubahan tingkah laku yang relatif permanen sebagai hasil pengalaman. Marimba (Heri Gunawan 2013:205) mengatakan bahwa tujuan pendidikan agama Islam adalah mewujudkan manusia berkepribadian muslim.

Hasil belajar adalah suatu istilah yang menunjukkan keberhasilan yang dicapai seseorang setelah usaha yang dilakukan. Jika dikaitkan dengan belajar, yang dimaksud dengan belajar adalah hasil yang menunjukkan keberhasilan yang dicapai oleh seseorang yang belajar dalam jangka waktu tertentu. “Hasil belajar merupakan suatu proses dalam diri individu yang dalam interaksinya dengan lingkungan mencapai perubahan tingkah lakunya.” Berdasarkan beberapa pendapat di atas, hasil belajar dapat dinyatakan sebagai derajat penguasaan materi pembelajaran setelah memperoleh pengalaman belajar dalam waktu kurang dari waktu tertentu, yang diukur dengan tes tertentu.

Setiap siswa mampu menguasai materi karena adanya unsur-unsur inti yang ada dalam kegiatan belajar mengajar karena materi pembelajaran itulah yang diusahakan siswa untuk dikuasai karena minat siswa akan meningkat apabila materi yang diajarkan sesuai dengan kebutuhannya menjadi a) Sejauh mana hasil belajar siswa. Perubahan-perubahan tersebut dapat ditunjukkan antara lain pada kemampuan berpikir, keterampilan atau sikapnya terhadap suatu objek perubahan akibat pembelajaran tersebut.

METODE PENELITIAN

  • Jenis Penelitian
  • Lokasi Objek Penelitian
  • Rencana Tindakan
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Instrumen Penelitian
  • Teknik Anlisis Data
  • Indikator kinerja

Di bawah ini adalah hasil tes Pendidikan Agama Islam melalui Strategi Pembelajaran untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Siswa Kelas XI IPS 2 di SMA Negeri 1 Bissappu Kabupaten Bantaeng. Apakah siswa tertarik dan puas terhadap mata pelajaran Pendidikan Agama Islam melalui strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir (SPPKB). Apakah siswa tertarik pada pelajaran Pendidikan Agama Islam melalui strategi pembelajaran berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan berpikir (SPPKB).

Namun siswa yang mendapat nilai rendah menyatakan senang namun kurang berminat mengikuti Pendidikan Agama Islam melalui strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir (SPPKB). Dan ia merasa senang ketika mengikuti pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir (SPPKB). Perasaan senang siswa yang memperoleh nilai sedang pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui metode strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir.

Perasaan siswa yang mendapat nilai rendah ketika mengikuti pelajaran Pendidikan Agama Islam melalui strategi pembelajaran meningkatkan kemampuan berpikir. Apakah penjelasan guru tentang mata pelajaran Pendidikan Agama Islam melalui strategi pengajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir mudah dipahami? Bagaimana perasaan siswa ketika merealisasikan proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui Strategi Pembelajaran Peningkatan Keterampilan Berpikir (SPPKB).

Namun mereka yang memperoleh nilai rendah menyatakan senang namun kurang tertarik untuk mengajarkan pendidikan agama Islam melalui strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir (SPPKB). Dan merasa senang ketika mengikuti pembelajaran pendidikan agama Islam melalui strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir (SPPKB). Siswa yang memperoleh nilai sedang secara keseluruhan dapat mengikuti pendidikan agama Islam dengan baik.

Perasaan senang siswa yang mendapat nilai sedang ketika mengikuti pelajaran Pendidikan Agama Islam melalui strategi pembelajaran Peningkatan Keterampilan Berpikir (SPPKB). Selain itu, siswa yang mendapat nilai rendah menyatakan bahwa penjelasan guru tentang pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui Strategi Pembelajaran Peningkatan Keterampilan Berpikir (SPPKB) sulit untuk dipahami. Peneliti meminta para siswa untuk lebih fokus dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui Strategi Pembelajaran Peningkatan Keterampilan Berpikir (SPPKB).

Tabel  3.1.  Nilai  kategorisasi  standar  pada  surat  edaran  direktort  pendidikan  menengah umum No 288/C3/MN/99
Tabel 3.1. Nilai kategorisasi standar pada surat edaran direktort pendidikan menengah umum No 288/C3/MN/99

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Gambaran umum SMA Negeri 1 Bissappu kabupaten

Pembahasan bertujuan untuk mengetahui hasil belajar pendidikan agama Islam sebelum dilaksanakan pembelajaran pada mata pelajaran pendidikan agama Islam melalui strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir (SPPKB). Pada pratindakan, guru menguji dan mengamati hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam. Berdasarkan serangkaian analisis, peneliti ingin lebih meningkatkan hasil belajar pendidikan agama Islam siswa kelas XI IPS 2 di SMA Negeri 1 Bissappu Kabupaten Bantaeng.

Apakah penjelasan guru mengenai pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir (SPPKB) mudah dipahami? Bagaimana perasaan siswa ketika melaksanakan proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir (SPPKB). Berikutnya siswa yang memperoleh nilai sedang menyatakan bahwa penjelasan guru mengenai pembelajaran Pendidikan Agama Islam mudah dipahami ketika menggunakan metode strategi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir.

Selain itu, siswa yang mendapat nilai rendah menyatakan bahwa penjelasan guru mengenai mata pelajaran pendidikan agama Islam melalui strategi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir sulit untuk dipahami. Terkait dengan penjelasan guru dan siswa (relawan) di kelas pendidikan agama Islam dengan strategi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir, siswa yang mendapat nilai rendah akan kesulitan memahami penjelasan guru. Membuat perangkat pengajaran pendidikan agama Islam yang relevan dengan Strategi Pembelajaran Peningkatan Keterampilan Berpikir (SPPKB) agar siswa mudah memahami materi.

Apakah siswa senang dan tertarik mempelajari pendidikan agama Islam melalui strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir (SPPKB). Seluruh siswa yang mendapat nilai sedang menjawab senang dan tertarik untuk mengajarkan pendidikan agama Islam melalui metode (SPPKB). Berikutnya, siswa yang mendapat nilai sedang menyatakan bahwa penjelasan guru mengenai pendidikan agama Islam mudah dipahami ketika menggunakan strategi pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB).

Siswa yang memperoleh nilai rendah menyatakan puas terhadap mata pelajaran Pendidikan Agama Islam melalui Strategi Pembelajaran Peningkatan Keterampilan Berpikir (SPPKB), namun kurang berminat terhadap mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Faktor Pendukung dan Penghambat Penerapan Model Strategi Pembelajaran Peningkatan Keterampilan Berpikir (SPPKB) Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Bissappu. Hasil dari dua siklus tersebut digunakan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir (SPPKB).

Berikut ini uraian mengenai peningkatan hasil belajar Pendidikan Agama Islam melalui Strategi Pembelajaran Peningkatan Keterampilan Berpikir (SPPKB) pada siklus I. Untuk melihat peningkatan hasil belajar Pendidikan Agama Islam kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Bissappu, Kabupaten Bantaeng setelah dilaksanakan.

Tabel IV.1
Tabel IV.1

Penerapan SPPKB dalam Peningkatan Hasil Belajar PAI

Faktor-Faktor Yang Mendukung dan Menghambat Penerapan Model

PENUTUP

Kesimpulan

Hal ini dikarenakan rata-rata nilai siswa pada pembelajaran pendidikan agama Islam sebesar 62,25 dan termasuk dalam kategori sedang.

Saran-saran

Dalam pelaksanaan strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir (SPPKB), diperlukan perencanaan pembelajaran yang baik agar pendekatan ini dapat berjalan efisien. Peneliti di bidang pendidikan atau peneliti lainnya harus mampu melakukan penelitian serupa dengan teknik pembelajaran lainnya. Selain itu peneliti menyarankan sebelum melakukan tindakan penelitian sebaiknya peneliti mengenal terlebih dahulu mahasiswa yang akan dijadikan responden penelitian agar mahasiswa tidak merasa asing dengan peneliti.

Gambar

Tabel IV. 1  : Keadaan Guru dan Staf SMA Negeri 1 Bissappu Tahun 2016……..                   41 Tabel IV
Tabel  3.1.  Nilai  kategorisasi  standar  pada  surat  edaran  direktort  pendidikan  menengah umum No 288/C3/MN/99
Tabel IV.1
Tabel IV.2
+7

Referensi

Dokumen terkait

Peningkatan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Melalui Pembelajaran Inquiry Siswa Kelas VIII Di SMP 2 Pasimarannu Kabupaten Kepulauan Selayar Untuk mengetahui hasil peningkatan