• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tes Penunjang Pasien Penggunaan Obat Antiplatelet/Riwayat Disfungsi Hati

N/A
N/A
Rizki Fahrezi

Academic year: 2025

Membagikan "Tes Penunjang Pasien Penggunaan Obat Antiplatelet/Riwayat Disfungsi Hati"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

TES DIAGNOSTIK 1) Tes Laboratorium

a) Tes Darah lengkap untuk mengevaluasi HB, leukosit, dan trombosit.

b) Tes koagulasi dan fungsi hati, untuk mengerahui status pembekuan darah dan kesehatan hati. Sehingga jika fungsi hati dan ginjal buruk, maka tidak mampu membersihkan obat dan berpotensi menyebabkan kerja obat terhambat.

c) Pemeriksaan metabolisme dasar serum (natrium, kalium, dan fungsi ginjal dengan kreatinin, dan nitrogem urea darah)

d) Uji fungsi tombosit, seperti (PFA). jika pasien komsumsi obat antiplatelet/ riwayat disfungsi hati untuk memantau respons terapi dan menilai risiko koagulasi

2) Vaskular/Elektrofisiologi

a) Pemeriksaan vaskuler pada arteri di kepala dan leher, salah satu tujuan untuk deteksi cedera vascular, seperti diseksi arteri, aneurisma, dan thrombosis sehingga mencegah komplikasi. Selain itu, evaluasi perfusi otak.

b) Pemantauan elektrofisiologi, jika ada kekhawatiran terhadap kejang subklinis (memantau aktivitas Listrik otak, deteksi kejang, iskemia, dan menilai kesadaran) c) Monitor kedutan otot untuk menentukan apakah pasien tanpa respons motoric

masih berada di bawah pengaruh obat paralitik (jenis obat menghaslkan relaksi otot paralisis sementra yang mempengaruhi transmisi sinyal saraf)

3) Radiologi

a) CT scan otak untuk mengevaluasi otak

b) Ct tulang belakang leher, karena banyaknya kasus TBI yang disertai cedera tulang belakang.( membantu identifikasi cedera tulang belakang bersamaan TBI)

c) Magnetic Resonance Imaging (MRI) untuk mengevaluasi DAI (Diffuse Axonal Injury) – akson di otak robek akibat pergeseran dan rotasi otak dlm tengkorak saat terjadi cedera—koma

PROSEDUR INTERVENSI DAN PEMBEDAHAN - Bedah saraf

Apabila pasien GCS < 8, maka dilakukan pengukuran ICP (intracranial pressure) karena untuk penilaian cedera otak

Tindakan : Pengurangan ICP --- kraniektomi dekompresi—ICP bisa menyebabkan kesuaskan jaringan otak, Pengangkatan hemtoma subdural –penumpukan darah di lapisan otak dan tengkorak –ICP, pemasangan kateter monitor ICP.

- Drainase Ventrikel esternal dengan teknik steril – mencegah infesi yang dapat

meningkatkan morbiditas dan mortalitas pasien TBI. Prosedur: pemasangan kateter ke dalam ventrikel otak u mengurangi teknan intrakranial

- Kraniektomi dekompresi untuk mengurangi ICP dan sering dilakukan akibat hematoma subdural dengan pergeseran garis tengah pada pasien koma. Jika pasien terjadi hematoma epidural, biasanya tidak parah

Note; ICP terjadi pada pasien TBI berat akrena ada edema otak, hematoma intrakanial, penumpukan cairan cerebrospinal (menganggu sirkulasi normal cairan serevrospinal di sekitar orak dan sumsum tlg belakang), penumpukan gas otak, dan pembengkakan jaringan otak).

Referensi

Dokumen terkait

Untuk memberikan informasi yang berkaitan tentang pola pengunaan obat antiplatelet khususnya asetosal pada pasien yang menderita stroke iskemik sehingga dapat

Obat penginduksi penyakit hati dapat menyebabkan gangguan fungsi hati dan kerusakan hati dan juga merupakan penyebab utama kegagalan hati dan transplantasi hati

Bagaimana membuat sistem informasi pencarian obat berdasarkan penyakit dan riwayat penyakit pasien agar dapat membantu dokter dalam memilih dan menentukan obat yang

Berdasarkan data Rekam Medis Kesehatan di Instalasi Rawat Inap RSUD Kabupaten Sidoarjo dari 30 pasien sirosis hati yang mendapatkan terapi obat golongan beta bloker,

Pada akhir penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran nyata mengenai pola penggunaan obat golongan beta bloker pada pasien sirosis hati sesuai dengan pedoman

Tesis yang berjudul “Analisis Efek Samping Peningkatan Tes Fungsi Hati Pada Pasien TB RO dengan Terapi Jangka Pendek dan Terapi Individual” ini merupakan salah satu persyaratan

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proporsi disfungsi diastolik ventrikel kiri pada pasien sirosis hati dengan kriteria American Society of Echocardiography-European

Gambar 1 Persentase penyakit hati yang diderita oleh subjek penelitian Total subjek dalam penelitian ini adalah seba- nyak 52 pasien dan hasil analisis data