• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penyadapan Pada Tanaman Karet

N/A
N/A
Cesa Sri Wulandari

Academic year: 2023

Membagikan "Penyadapan Pada Tanaman Karet"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

KULIAH KERJA NYATA (KKN) PERIODE 82

UNIVERSITAS BENGKULU 2017

Welcome...

(2)

Di Susun Oleh : Odi Saputra

Penyadapan Pada

Tanaman Karet

(3)

* Penyadapan (Eksploitasi) adalah proses pengirisan lapisan kulit pada alur sadap secara teratur dengan tujuan untuk

mengeluarkan lateks dari

pembuluh lateks yang berlokasi

di dalam floem kulit pohon.

(4)

Kriteria matang sadap

Tanaman karet yang memiliki

pertumbuhan normal siap disadap pada umur 4-5 tahun dengan masa produksi selama 25 tahun.

Penyadapan tanaman karet muda dimulai minimal 60% dari jumlah pohonnya sudah mencapai criteria matang sadap, lilit batangnya

telah mencapai 45 cm di ukur pada

ketinggian 100 cm dari permukaan

tanah.

(5)

*

Tinggi Bukaan Sadap.

Tinggi bukaan sadap adalah 130 cm dari permukaan tanah, ketinggian tersebut disesuaikan dengan tinggi badan rata-rata orang Indonesia.

*

Kemiringan Irisan Sadap.

Secara umum, permulaan sadapan dimulai dengan sudut kemiringan irisan sadapan sebesar 350 dari garis horizontal.

*

Pemakaian Kulit.

Pada sistem sadap S/2 D/4 (maksimum 15 cm/y minimum 12 cm/y), pada sistem sadap S/2 D/3 (maksimum 18 cm/y minimum 15 cm/y), S/4 UTS D/4 maksimum 20 cm/y dan S/4 UTS D/3 maksimum 25 cm/y.

*

Kedalaman Irisan Sadap.

Kedalaman irisan sadap yang dianjurkan adalah 1,5 mm dari kambium.

*

Waktu Penyadapan.

Tanaman karet harus disadap sepagi mungkin, pada saat bidang sadap sudah terlihat jelas normalnya pada pukul 05.00-06.00 pagi.

(6)

Persiapan sebelum penyadapan

* Mengukur Lilit Batang.

* Memilih Panel Sadap.

* Menentukan Mal Sadap.

* Buka alur sadap.

* Pemasangan Alat.

(7)

* Mengukur lilit batang

Alat :

*Meteran kain.

*Kuas.

Bahan :

*Batang Karet.

*TB 192 Cara Kerja :

Ukur lilit batang dengan menggunakan meteran pada ketinggian 100 cm dari permukaan tanah. Batang yang telah diukur ditandai / doting dengan menggunakan TB 192 sesuai ukuran masing-masing pokok pada ketinggian ± 2 m :

*Doting 1 ukuran 40-44 cm = belum siap sadap.

*Doting 2 ukuran 45-49 cm = sudah siap sadap.

*Doting 3 ukuran 50 cm ke atas = sudah siap sadap.

(8)

* Memilih panel sadap

Alat :

*

Penggaris panjang 130 cm.

*

Pisau mal besi.

*

Meteran kain.

Bahan :

*

Batang Karet (Memilih panel sadap dengan membagi pokok karet menjadi 2 bagian dengan ketinggian 130 cm dari permukaan tanah)

Cara Kerja:

*

Tempelkan penggaris pada pokok karet, kemudian garis menggunakan pisau mal besi.

*

Bagi batang menjadi dua bagian menggunakan meteran.

*

Setelah garis pertama selesai lakukan pengirisan ke-2 berlawanan dan sejajar dengan garis pertama.

(9)

* Menentukan Mal Sadap

Alat :

*

Mal yang terbuat dari seng dengan

kemiringan 350 dan lebar sesuai sistem sadap.

*

Pisau mal besi.

Bahan :

*

Batang karet

Pengambilan bidang sadap atau mengemal dilakukan dari kiri atas ke kanan bawah dengan kemiringan 350.

Cara Kerja :

*

Tempelkan mal pada batang karet tepat pada ketinggian 130 cm.

*

Buat garis mal sadap pemakaian kulit sebanyak dua garis sesuai dengan sistem sadap.

(10)

* Buka alur sadap

Alat :

* Pisau sadap

Bahan :

* Batang karet

Cara kerja :

Buat garis alur sadap dengan jarak ± 2 mm dari garis mal sadap.

* Mengupas kulit pada garis pertama dengan lebar ± 2 cm.

* Merapikan alur sadap

(11)

* Pemasangan Alat

Alat :

*

Talang.

*

Kawat kakak tua.

*

Mangkok.

Bahan :

*

Batang karet.

Cara Kerja:

*

Talang di pasang di bawah titik sadapan dengan jarak 10-15 cm.

*

Kawat kakak tua di pasang di bawah talang dengan jarak 10-15 cm.

*

Mangkok di letakkan pada cincin kawat kakak tua.

(12)

Penyadapan

Alat :

*

Pisau sadap.

Bahan :

*

Batang karet.

Cara Kerja :

*

Pergelangan tangan dilemaskan.

*

Pisau menyandar, arahnya keluar.

*

Pisau makan kulit pendek-pendek rata-rata 2 cm.

*

Pisau diangkat dan disambung- sambungkan.

*

Langkah kaki menyilang, kaki kanan di depan dan kaki kiri di belakang.

*

Ketebalan kulit 1,3 mm.

*

Kedalaman 1,5 mm dari cambium/kayu.

(13)

PENYADAP YANG BAIK DAN TERAMPIL

Ciri-ciri penyadap yang baik dan terampil adalah : 1. Memulai penyadapan sepagi dan secepat

mungkin.

2. Menyadap dengan kedalaman sadap yang cukup dan rata.

3. Memakai kulit sesuai standart.

4. Tetap menghindari luka kayu.

5. Bergerak cepat dari pokok ke pokok.

6. Meyadap semua pokok.

7. Selalu menjaga pisau sadap tetap tajam dan Semua peralatan dalam keadaan bersih.

8. Semua lateks masuk kedalam mangkok.

9. Semua cup lump dan tree lace dipungut.

10.Memungut pada waktu dan arah yang tepat.

(14)

Terima Kasih

Semoga Bermanfaat

Referensi

Dokumen terkait

Konsumsi Kulit Sadap Beberapa Penyadap di Perkebunan Karet Tulung Gelam Estate pada Tanaman Menghasilkan Tahun Tanam 2004 Nama Penyadap Kelas Sadap Tinggi Alur

Data yang diperlukan pengujian menggunakan pisau sadap elektrik dan pisau manual yaitu diameter pohon (cm), tinggi kulit yang diiris (cm), tebal kulit (mm), panjang alur sadap

Hasil pengamatan terhadap konsumsi kulit sadapan pada sistem sadap sorong ¼ S d/3 panel HOI-2 menunjukkan bahwa tebal irisan sadap rata-rata yang dihasilkan

Pada saat melakukan penyadapan sering melukai cambium dan pemakaian kulit terlalu boros, pisau kurang sadap, dan lateks mengalir tidak tepat jatuh ke

Ceratocystis fimbriata menyebabkan penyakit pada bidang sadap tanaman karet (Hevea brasiliensis), yang menyebabkan jamur abu-abu atau busuk pada panel sadap yang

Pisau sadap manual berfungsi untuk mengiris jaringan kulit (pembuluh lateks) pada batang tanaman karet dari arah kiri atas ke kanan bawah dengan sudut kemiringan

Talang lateks berfungsi untuk mengalirkan cairan lateks atau getah karet dari irisan sadap ke dalam mangkok. Talang lateks terbuat dari seng dengan lebar 2,5 cm dan panjangnya antara

Upaya yang dapat dilakukan dengan modifikasi sistem pengupahan dan pengelolaan tanaman, antara lain pengaturan premi sadap, pengaturan upah sadap baku dan borong, penerapan ancak besar,