• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan Tapa1234567890

N/A
N/A
melisa ps

Academic year: 2023

Membagikan "Perancangan Tapa1234567890"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS INDIVIDU PERANCANGAN TAPAK Dosen Pengampu : Westi Annita Sari

Disusun Oleh :

MELISA PERMATA SARI 20321202

2TB04

FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN JURUSAN TEKNIK ARSITEKTUR UNIVERSITAS GUNADARMA

2022/2023

(2)

KOTA DEPOK

Musim kemarau jatuh pada periode April – September dan musim penghujan jatuh pada periode Oktober – Maret.

Temperatur rata-rata adalah 24,3 – 33 0C, kelembaban udara rata-rata 82 persen, penguapan udara rata-rata 3,9 mm/th, kecepatan angin rata-rata 3,3 knot dan penyinaran matahari rata-rata 49,8 persen.

Tingkat keasaman (pH) tanah rata-rata 6 dan jenis tanahnya merupakan campuran lempung dan tanah liat.

Kota Depok beriklim tropis dengan perbedaan curah hujan cukup kecil yang dipengaruhi oleh angin muson.

ANALISIS KLIMATOLOGI

Bangunan menghadap ke arah utara atau selatan, karena untuk menghindari paparan sinar matahari langsung yang masuk ke dalam bangunan sehingga akan menjadi lebih sejuk

Material umumnya menggunakan lapisan weather shield

Analisis

Respon

(3)

IKLIM DI DEPOK

Untuk penggunaan atap disarankan menggunakan atap pelana karena atap pelana mampu meredam panas karena di bagian loteng tersisa banyak ruang, lalu saat turun hujan, air hujan bisa dialirkan dengan baik di kedua sisinya

Analisis

Respon

Tercatat di Depok kebanyakan beriklim panas dan lembab lalu 36 persen mendung.

Curah hujan rata-rata bulanan di Kota Depok sebesar 327 milimeter dan banyaknya hari hujan dalam satu bulan berkisar 10 sampai 20 hari.

Kondisi iklim Depok yang tropis dan kadar hujan yang kontinu sepanjang tahun, mendukung pemanfaatan lahan di Kota Depok sebagai lahan pertanian.

(4)

Suhu di Depok terbilang cukup tinggi saat musim kemarau . Tercatat suhu tertinggi mencapai 33 derajat celcius. dan suhu terendah saat musim hujan tercatat 22 derajat celcius.

RATA-RATA SUHU TERTINGGI DAN TERENDAH

Membuat jendela yang lebar untuk pencahayaan alami dilengkapi dengan kanopi untuk memaksimalkan pencahayaan alami

Banyak ventilasi udara untuk sirkulasi yang masuk serta keluar agar meredamkan hawa panas saat sedang musim kemarau

memberikan banyak vegetasi di sekitar bangunan agar terasa sejuk dan tidak gersang

Untuk mengurangi hawa panas saat berada di dalam bangunan, maka perancangan bangunan harus memperhitungkan yaitu material agar bisa meredam panas serta membuat sirkulasi dan ventilasi yang baik.

Analisis

Respon

(5)

ANALISIS VEGETASI

Jalan The Address Cibubur Pada sekitar tapak sudah terdapat banyak vegetasi, dari bagian depan jalan yaitu bagian Utara, Barat, Timure dan Selatan site ini strategis karena dikelilingi oleh banyak vegetasi.

Terdapat pohon pisang dibagian barat, ada pohon salam dibagian selatan, ada pohon trembesidan pohon bambu di bagian utara site

Analisis

Respon

Dikarenakan sudah banyaknya vegetasi

yang ada, yang perlu dilakukan yaitu

merapihkan rumput liar san semak semak

yang sekiranya mengganggu aktivitas dan

merawat vegetasi yang sudah ada

Referensi

Dokumen terkait

Sistem pencahayaan yang digunakan dibangunan terminal penumpang ini adalah pencahayaan alami dan pencahayaan buatan, dalam hal ini analisis pencahayaan alami dan

Bangunanan dirancang menggunakan bentang kecil untuk memasukan pencahayaan alami kedalam bangunan.adapun pencahayaan alami ini didapatkan dari ventilasi yang berasal

memanfaatkan pencahayaan alami, sebab arsitektur gedung Planetarium dan Observatorium Jakarta memiliki banyak jendela sehingga sinar matahari banyak masuk ke gedung

Hasil rancangan sistem ventilasi tanpa penambahan exhaust fan diperoleh kuantitas udara masuk melalui duct kanopi 1 dan kanopi 2 sebesar 6,66 m 3 /detik dan udara

Menurut penelitian Analisis Hubungan Antara kondisi Ventilasi, Kepadatan Hunian, Kelembapan Udara, Suhu, dan Pencahayaan Alami Rumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru di

Penelitian ini bertujuan untuk:1) mendeskripsikan tekanan udara tertinggi, terendah dan tekanan udara rata-rata, 2) mengetahui perbedaan hasil belajar kognitif siswa

Banyak GOR memiliki desain jendela untuk sirkulasi masuknya matahari dan udara alami tetapi tidak berfungsi secara optimal sehingga pencahayaan yang masuk ke dalam

Pencahayaan dan penghawaan bangunan dengan menggunakan sistem alami. Hal tersebit diujudkan dengan bukaan-bukaan bidang yang lebar dan adanya ventilasi silang