• Tidak ada hasil yang ditemukan

peraturan pemerintah republik indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "peraturan pemerintah republik indonesia"

Copied!
42
0
0

Teks penuh

Seseorang adalah orang perseorangan yang menjual barang dan/atau jasa untuk sementara waktu dan tidak untuk tujuan komersial. Iklan Elektronik adalah informasi untuk tujuan komersial mengenai Barang dan/atau Jasa melalui Komunikasi Elektronik, yang dipublikasikan dan didistribusikan kepada pihak-pihak tertentu, baik berbayar maupun tidak berbayar. Untuk kegiatan usaha PMSE, ketentuan dan mekanisme perpajakan diterapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Setiap pelaku usaha yang melakukan PMSE wajib memenuhi persyaratan umum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. PPMSE Dalam Negeri wajib menyediakan fasilitas ruang untuk promosi barang dan/atau jasa produksi dalam negeri. PPMSE dalam negeri dan/atau PPMSE luar negeri wajib menggunakan Sistem Elektronik yang memiliki Sertifikat Kesesuaian Sistem Elektronik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

PPMSE asli; dan/atau c. 1) PPMSE dalam negeri dan/atau PPMSE luar negeri dilarang menerima merchant dalam negeri dan merchant luar negeri yang tidak memenuhi ketentuan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan Indonesia. Merchant dalam negeri dan merchant luar negeri yang melakukan PMSE dengan menggunakan fasilitas milik PPMSE dalam negeri dan/atau PPMSE luar negeri harus memenuhi ketentuan PPMSE sesuai dengan standar mutu pelayanan dan ketentuan hukum yang disepakati. Untuk menghindari atau menanggulangi konten informasi elektronik yang melanggar hukum, PPMSE dalam negeri dan/atau PPMSE luar negeri wajib:. menyajikan ketentuan penggunaan atau perjanjian lisensi kepada pengguna untuk menggunakannya sesuai dengan ketentuan hukum; Dan. memberikan kemampuan pengendalian teknologi dan/atau kemampuan untuk menerima permohonan atau pengaduan masyarakat mengenai adanya konten informasi elektronik ilegal atau penyalahgunaan ruang dalam sistem elektronik yang dikelolanya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Penawaran Elektronik dan Penerimaan Elektronik;. jenis barang dan/atau jasa yang diperdagangkan. melindungi hak-hak konsumen sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perlindungan konsumen; Dan. mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang persaingan usaha.

IKLAN ELEKTRONIK

Kontrak Elektronik sah dan mengikat para pihak apabila

Kontrak elektronik dapat menggunakan tanda tangan elektronik sebagai tanda persetujuan para pihak sesuai dengan ketentuan hukum. Badan usaha yang menyelenggarakan jasa sistem pembayaran sebagaimana dimaksud pada Pasal 61 alinea pertama harus memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan peraturan lainnya di bidang sistem pembayaran dan/atau perbankan. Penyerahan barang digital atau layanan digital kepada PMSE dianggap sah apabila barang digital atau layanan digital telah diterima secara lengkap dan terbukti terpasang dengan benar dan/atau berfungsi dengan baik sesuai dengan petunjuk teknis penggunaan yang berlaku pada barang digital atau layanan digital. dibeli atau disewa.

Setiap PPMSE dalam negeri dan/atau PPMSE luar negeri yang menerima pembayaran wajib memiliki atau menyediakan mekanisme yang dapat menjamin pengembalian dana konsumen jika hal tersebut terjadi. Pengadilan Negeri Jakarta Pusat; atau. lembaga arbitrase atau alternatif penyelesaian sengketa lainnya, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dalam hal para pihak merupakan pelaku usaha asing yang melakukan transaksi dengan konsumen Indonesia dan tidak melakukan pilihan hukum dan pilihan forum penyelesaian sengketa, maka penyelesaian sengketa dilakukan melalui:. lembaga yang bertugas menyelesaikan perselisihan antara konsumen dan pelaku usaha; atau b.peradilan di lingkungan peradilan umum. sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perlindungan konsumen.

1) Menteri melakukan pembinaan dengan cara

  • UMUM
  • PASAL DEMI PASAL

Pasal 77 Ayat (Ayat) Pertama Menteri memberikan pedoman dengan cara: mengutamakan perlindungan dan pengamanan kepentingan nasional terhadap dampak negatif PMSE dari luar negeri. Pada saat Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku, Pelaku Usaha PMSE yang telah melakukan Kegiatan Perdagangan Barang dan/atau Jasa sebelum berlakunya Peraturan Pemerintah ini wajib melakukan penyesuaian terhadap Peraturan Pemerintah ini dalam jangka waktu paling lama 2 (dua) tahun. setelah Peraturan Pemerintah ini. Peraturan Pemerintah mulai berlaku. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Pemerintah ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Pada zaman sekarang ini telah berkembang perdagangan melalui sistem elektronik yang memungkinkan setiap nasabah dapat melakukan aktivitas perdagangan dan transaksinya melalui sistem komunikasi elektronik. Kebijakan dan peraturan perundang-undangan mengenai perdagangan, baik yang dilakukan secara konvensional maupun elektronik, mempunyai tujuan yang sama, yaitu menyelenggarakan kegiatan perdagangan yang sah, adil, berdasarkan prinsip persaingan usaha yang sehat, serta menghormati dan melindungi hak-hak pelaku usaha. konsumen. . Demikian pula pihak ketiga yang terkait (perantara) berkontribusi sehingga secara teknis aktivitas atau transaksi perdagangan dapat dilakukan secara elektronik.

Berbeda dengan perdagangan konvensional, kegiatan komersial dan transaksi melalui sistem elektronik harus memenuhi aspek kewajiban komersial secara umum, terutama kejelasan informasi, baik unsur subjektif maupun objektif. Hal ini memerlukan kejelasan legalitas dalam bertransaksi elektronik, baik sebelum transaksi terjadi, pada saat transaksi, maupun setelah transaksi. Peraturan perdagangan secara umum diatur dalam undang-undang nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan dan kegiatan perdagangan melalui sistem elektronik diamanatkan untuk melakukan penyesuaian lebih lanjut terhadap peraturan pemerintah yang mengatur kegiatan perdagangan secara elektronik demi terselenggaranya sistem perdagangan yang adil dan terpercaya serta melindungi kepentingan nasional.

Berbeda dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik, Peraturan Pemerintah tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik mengatur tentang aspek hukum perdagangan dalam penyelenggaraan dan penggunaan sistem elektronik yang khusus diperuntukkan bagi perdagangan. Ruang lingkup pengaturan dalam peraturan pemerintah ini mencakup seluruh kegiatan perdagangan yang dilakukan dengan menggunakan berbagai bentuk dan jenis sistem komunikasi elektronik, baik secara online maupun offline. Termasuk di dalamnya hubungan hukum dalam konteks antara pelaku usaha (business to business) dan pelaku usaha dengan konsumen (business to customer).

Cukup jelas

Cukup jelas

Huruf a

Asas keseimbangan yaitu pelaku usaha dan konsumen wajib menjamin hubungan hukum yang dilaksanakan dilandasi oleh semangat saling menguntungkan sesuai dengan harapan dan pengorbanan masing-masing pihak. Prinsip keadilan dan kesehatan adalah adanya persamaan kesempatan dan kedudukan dalam kegiatan usaha di antara Pelaku Usaha PMSE untuk menciptakan lingkungan usaha yang kondusif sehingga menjamin keamanan dan persamaan kesempatan berusaha.

Ayat (1)

Sarana komunikasi elektronik dapat berperan sebagai media informasi, komunikasi, penyelesaian transaksi, sistem pembayaran, dan/atau sistem pengiriman barang.

Cukup jelas

Cukup jelas

Cukup jelas

Ayat (1)

Ayat (1)

Cukup jelas

Cukup jelas

Cukup jelas

Cukup jelas

Ayat (1)

Sehingga ketentuan yang berlaku bagi PPMSE di dalam negeri dan/atau PPMSE di luar negeri juga berlaku bagi pedagang dalam negeri dan/atau pedagang luar negeri yang menggunakan fasilitas PMSE miliknya sendiri.

Cukup jelas

Cukup jelas

Huruf a

Cukup jelas

Ayat (1)

Yang dimaksud dengan “sektor terkait lainnya”, seperti Bank Indonesia dalam hal menyelenggarakan jasa sistem pembayaran melalui sistem elektronik dan Otoritas Jasa Keuangan dalam hal menyelenggarakan jasa keuangan.

Ayat (1)

Cukup jelas

Cukup jelas

Ayat (1)

Huruf a

Ayat (1)

Ayat (1)

Dalam menyampaikan informasi elektronik sebagai alat bukti yang sah dan mengikat, pendekatan yang setara secara fungsional, yaitu prinsip pengakuan hukum bahwa informasi elektronik secara fungsional setara dengan informasi berbasis kertas, harus diperhatikan.

Cukup jelas

Ayat (1)

Ayat (1)

Cukup jelas

Cukup jelas

Ayat (1)

Cukup jelas

Cukup jelas

Cukup jelas

Cukup jelas

Cukup jelas

Cukup jelas

Ayat (1)

Ayat (1)

Cukup jelas

Cukup jelas

Cukup jelas

Cukup jelas

Ayat (1)

Tujuan perjanjian/perjanjian jual beli adalah untuk mengalihkan hak kepemilikan atas barang atau jasa yang ditawarkan, sedangkan tujuan perjanjian/perjanjian lisensi hanya untuk memberikan izin atau melaksanakan hak-hak tertentu, antara lain hak pakai, hak modifikasi dan hak-hak lain yang ditentukan dalam perjanjian. sendiri.

Cukup jelas

Cukup jelas

Cukup jelas

Cukup jelas

Cukup jelas

Ayat (1)

Ayat (1)

Ayat (1)

Cukup jelas

Cukup jelas

Cukup jelas

Ayat (1)

Cukup jelas

Ayat (1)

Cukup jelas

Ayat (1)

Cukup jelas

Ayat (1)

Ayat (1)

Konsep “mekanisme penyelesaian sengketa lainnya” dapat berupa konsultasi, negosiasi, konsiliasi, mediasi, atau arbitrase sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ayat (1)

Ayat (1)

Cukup jelas

Cukup jelas

Cukup jelas

Ayat (1)

Cukup jelas

Ayat (1)

Cukup jelas

Cukup jelas

Referensi

Dokumen terkait

dari analisa statistik dapat ditunjukan dengan adanya perbedaan variasi waktu pemeraman akan mempengaruhi nilai stabilitas marshall,hal tersebut ditunjukan dengan Y = (-154081.2)