Tentang saepudin
Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : 1. Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju https://saepudinonline.wordpress.com 2. Anda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Mari kita saling menghargai sebuah karya... Terima kasih atas kunjungannya. Mohon beri komentar atau saran untuk menyempurnakan website ini. Salam sukses selalu..
Lihat semua pos dari saepudin →
Perbedaan antara Regeling, Beleidsregel, Beschikking, dan Vonnis
Dipublikasi pada Agustus 9, 2010 oleh saepudin
Regeling Beleidsregel Beschikking Vonnis
1. Bersifat mengatur dan mengikat secara umum (algemeen bindende).
2. Bersifat abstrak- umum (tidak ditujukan kepada individu tertentu).
3.Bersumber dari kekuasaan legislatif (legislative power).
4. Berlaku terus menerus (dauerhaftig).
5. Mempunyai bentuk/format tertentu (baku).
1. Mengikat secara umum.
2. Bersifat abstrak- umum atau
abstrak-individual.
3. Bersumber dari kekuasaan eksekutif (executive power).
4. Berlaku terus menerus
(dauerhaftig).
5. Kadangkala
formatnya tidak baku.
1. Ditujukan kepada individu (-individu) tertentu.
2. Bersifat final dan kongkrit, nyata.
3. Bersumber dari kekuasaan eksekutif (executive power).
4. Berlaku sekali selesai (einmahlig).
5.Kadangkala
formatnya tidak baku.
1.Ditujukan kepada individu (individu) tertentu.
2.Bersifat kongkrit.
3.Bersumber dari kekuasaan judisial (judicial power).
4.Berlaku sekali selesai, sesuai dengan waktu yang
ditentukan.
5.Formatnya telah dibakukan.
Pos ini dipublikasikan di Ilmu Perundang-undangan. Tandai permalink.
.:: WELCOME | SAEPUDIN ONLINE
.:: WELCOME | SAEPUDIN ONLINE Law, Education, and Entrepreneur | Call Center 085 223 668 829