Pada kegiatan pembelajaran siswa kelas VIII A, dimana LKPD (Lembar Kerja Siswa) diindikasikan sebagai kelas eksperimen, sedangkan kelas VIII B tidak menggunakan LKPD sebagai kelas kontrol pada saat pembelajaran mata pelajaran Al-Qur’an Hadits di MTsN 3 Mataram tersebut. diasumsikan, bahwa ada perbedaan dalam motivasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar antara Kelas VIII A yang menerapkan dan Kelas VIII B yang tidak menerapkan LKPD (Lembar Kerja Siswa) pada mata pelajaran Al-Qur'an Hadits.
Latar Belakang
8Siti Suprihatin, “Upaya Guru Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa” Jurnal Pendidikan Ekonomi UM Metro, Vol. Perbedaan motivasi belajar siswa yang menggunakan LKPD (lembar kerja peserta didik) dengan kelas yang tidak menerapkan LKPD (lembar kerja peserta didik) pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits di MTsN 3 Mataram”.
Rumusan dan Batasan Masalah
Rumusan Masalah
Batasan Masalah
Tujuan dan Manfaat Penelitian
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Memberikan informasi kepada pembaca tentang pengaruh penerapan LKPD terhadap peningkatan motivasi belajar siswa, sehingga pembaca mengetahui betapa pentingnya penerapan LKPD untuk meningkatkan motivasi belajar.
Definisi Operasional
Kajian Pustaka
Sedangkan perbedaannya adalah variabel terikatnya adalah hasil belajar siswa, sedangkan penelitian akan Sedangkan perbedaannya adalah variabel terikatnya adalah hasil belajar siswa, sedangkan penelitian yang akan peneliti lakukan adalah variabel terikatnya yaitu hasil belajar siswa. motivasi dalam Al-Quran Hadis- mata pelajaran.
Kajian Teori
Fungsi-Fungsi LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)
Siswa yang mengerjakan LKPD ini akan membantu siswa menghafal dan memahami pelajaran yang ada di buku tersebut.
Tujuan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)
Unsur-Unsur LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)
LKPD dalam bentuk ini petunjuk praktikum merupakan salah satu isi (isi) LKPD.22.. d) Alat/bahan yang diperlukan untuk penyelesaian tugas. e) Informasi singkat. f) Langkah kerja. g) Tugas yang harus dilakukan. h) Laporan dilakukan 24.
Metode Penerapan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)
Pengertian Motivasi Belajar
Motivasi dalam meningkatkan hasil belajar siswa” mengatakan bahwa “motivasi belajar adalah daya penggerak dalam diri siswa yang menciptakan kegiatan belajar, yang menjamin kelangsungan kegiatan belajar dan memberi arah pada kegiatan belajar guna mencapai tujuan yang diinginkan oleh mata pelajaran”30. . Sedangkan menurut Clayton Alderfer dalam Nashar 2004 yang dikutip oleh Ghullam Hamdu & Lisa Agustina dalam jurnalnya yang berjudul “Pengaruh Motivasi Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar IPA di Sekolah Dasar” menuliskan bahwa “Motivasi Belajar adalah kecenderungan siswa untuk melakukan kegiatan belajar yang dimotivasi oleh keinginan untuk mencapai hasil atau hasil belajar yang terbaik.
Fungsi Motivasi
Cara-Cara Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar
Biasanya guru memberikan tugas kepada siswa kemudian meninggalkan kelas untuk mengerjakan pekerjaan lain. Untuk mengaktifkan pembelajaran siswa, guru tidak cukup hanya memberikan tugas, tetapi harus diawasi dan dibimbing, selain itu dalam mengontrol dan membimbing siswa dalam pelaksanaan tugas, guru harus memberikan teladan yang baik.
Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Pesertad Didik
Motivasi erat kaitannya dengan minat, motivasi muncul karena adanya kebutuhan serta minat sehingga sudah selayaknya minat menjadi pelengkap motivasi utama. k) Tujuan yang diakui. Perumusan tujuan yang disadari dan diterima dengan baik oleh siswa merupakan sarana motivasi yang sangat penting, karena dengan memahami tujuan yang ingin dicapai, siswa merasa berguna dan menguntungkan, maka akan timbul semangat belajar.
Klasifikasi Motivasi Belajar
Untuk lebih jelasnya peneliti akan menggali lebih dalam tentang ciri-ciri siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi yaitu sebagai berikut: .. ciri-ciri siswa yang memiliki semangat mengerjakan tugas menurut Kartadana yang dikutip oleh Angga Sacitra dkk. dalam jurnalnya yang berjudul “Motivasi Belajar, Kemandirian Belajar dan Prestasi Belajar Sarjana Bidikmisi di UPBJJ UT Bandung”. Adapun beberapa ciri siswa yang mampu menghadapi kesulitan/tidak mudah menyerah yaitu Dalam pembahasan tidak mudah melepaskan hal-hal yang diyakini berkaitan dengan penguatan sikap dari dalam diri tentang kemampuannya, terdapat beberapa ciri siswa yang teguh sikapnya, yaitu sebagai berikut.
Menurut Dalyono menjelaskan bahwa ada beberapa ciri ketika motivasi belajar siswa rendah, yaitu sebagai berikut: “tampak acuh tak acuh, mudah putus asa, perhatian tidak terpusat pada pelajaran, suka mengganggu kelas, sering meninggalkan pelajaran”. Motivasi belajar yang rendah merupakan masalah dalam dunia pendidikan, maka dari itu perlunya metode yang digunakan oleh guru mata pelajaran dalam menghadapi siswa yang memiliki karakteristik motivasi belajar rendah adalah sebagai berikut.
Kerangka Berpikir
Sebagai contoh konkrit, seorang pembelajar belajar karena ia benar-benar ingin memperoleh pengetahuan, nilai, atau keterampilan yang dapat mengubah perilakunya secara konstruktif, bukan untuk tujuan lain. Misalnya, seorang laki-laki belajar karena tahu besok pagi ada ulangan dengan harapan mendapat nilai bagus sehingga pacar atau teman-temannya memujinya. Jadi tidak penting belajar karena ingin menimba ilmu, tapi karena ingin mendapat nilai bagus atau penghargaan.
Hipotesis Penelitian
Jenis Penelitian
Jenis penelitian eksperimen adalah “metode penelitian yang digunakan untuk mengetahui pengaruh suatu tindakan atau perlakuan tertentu yang sengaja dilakukan pada suatu kondisi tertentu”. faktor eksternal atau di luar variabel penelitian”. Ke-50 jenis eksperimen yang dimaksud disini adalah perbandingan kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol.
Pendekatan Penelitian
Populasi dan Sampel
Populasi
Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah melalui random sampling kelompok yaitu pengacakan kelompok, bukan individu subjek 53 Maka peneliti mengambil sampel pada kelas VIII A dan VIII B. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah sebagai berikut.
Waktu dan Tempat Penelitian
Waktu Penelitian
Tempat Penelitian
Variabel Penelitian
Desain Penelitian
Instrument Penelitian
Angket
Reliabilitas menunjukkan bahwa dapat dipahami bahwa instrumen yang digunakan cukup reliabel sebagai alat pengumpul data karena instrumen tersebut baik.
Observasi
Dokumentasi
Teknik Pengumpulan Data
- Statistik Deskriptif
- Uji Hipotesis
- Letak Geografis
- Keadaan Sarana dan Prasarana
- Program Madrasah a. Tilawah
Jenis alat yang digunakan dalam observasi penelitian ini berupa buku catatan dan pulpen untuk menulis yang berkaitan dengan penelitian. Dalam penelitian ini digunakan angket untuk mengumpulkan data motivasi belajar siswa kelas VIII. A jika menerapkan LKPD pada kegiatan pembelajaran dan motivasi siswa kelas VIII B jika tidak menerapkan LKPD pada kegiatan pembelajaran Al-Qur'an-Hadits. Metode observasi yang digunakan peneliti adalah metode Participant Observer, yaitu peneliti terlibat langsung dalam kegiatan penelitian atau kegiatan yang diamati.
Peneliti menggunakan metode dokumentasi untuk mengumpulkan data atau dokumen yang berkaitan dengan keadaan siswa, keadaan guru dan struktur organisasi di MTsN 3 Mataram. Artinya terdapat perbedaan motivasi belajar kelas VIII-A dan VIII-B pada penerapan LKPD (Lembar Kerja Siswa) mata pelajaran Al-Quran Hadits di MTsN 3 Mataram tahun pelajaran 2020/2021.
HASIL PENELITIAN 1. Pelaksanaan Penelitian 1.Pelaksanaan Penelitian
Deskriptif Data
Kontrol)
Uji Instrumen a. Uji Validitas
Pada penelitian ini alat evaluasi yang digunakan adalah alat tes motivasi belajar yang sebelumnya telah diuji dan mendapat pertimbangan untuk menganalisis validitas (validitas) suatu instrumen, peneliti melakukan uji coba di kelas VIII-A sebanyak 20 siswa untuk instrumen angket kelas yang menerapkan LKPD dan kelas-B sebanyak 20 siswa untuk instrumen angket kelas yang tidak menerapkan LKPD sehingga jumlahnya masing-masing 20 siswa untuk menguji validitas instrumen penelitian dengan memberikan setiap 20 pertanyaan angket. Pada penelitian ini uji validitas dilakukan hanya pada masing-masing 20 orang pada setiap kelas pada instrumen motivasi belajar. Berdasarkan Tabel 4.4 dan Tabel 4.5 terlihat bahwa semua soal dinyatakan valid, karena berdasarkan perhitungan nilai rhitung > rtabel adalah 0,443.
Untuk mengetahui apakah kuesioner tersebut reliabel atau tidak, jika L n > L el maka dapat dikatakan kuesioner tersebut reliabel.
Uji Persyaratan Analisis a. Uji Normalitas
Uji Normalitas Kelas VIII A Tabel 4.9
Dasar pengambilan keputusan, jika L n < L el maka data berdistribusi normal, tetapi jika L n > L el maka data tidak berdistribusi normal. Untuk menentukan apakah data berdistribusi normal atau tidak, dapat dilihat bahwa L n , < L el , , maka kesimpulannya adalah data berdistribusi normal.
Uji Normalitas Kelas VIII B Tabel 4.10
Uji Hipotesis
Hasil Uji Hipotesis Data Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Al-Quran Hadits Kelas VIII dan Kelas B Siswa Mean St (Variance) thitung t tabel. Sesuai dengan kriteria pengujian hipotesis, nilai t-score berada di luar interval (tabel) yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara data kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah diterapkan perlakuan. Jadi, hasil uji hipotesis ini menghasilkan Ha diterima dan Ho ditolak yang artinya ada perbedaan yang signifikan motivasi belajar antara kelas VIII-A dan VIII-B pada penerapan LKPD (Lembar Kerja Siswa) Al-Qur'an Hadits mata pelajaran di MTsN 3 Mataram Tahun Pelajaran 2020-2021.
PEMBAHASAN
Hasil uji t angket motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Al-Qur'an Hadits di kelas VIII-A dan VIII-B menunjukkan bahwa nilai t = 14,64 berada di luar interval antara 1,66 dan 1,66. Maka hasil uji hipotesis ini menghasilkan Ho ditolak yang artinya ada perbedaan yang signifikan motivasi belajar siswa pada kelas yang menggunakan LKPD (Lembar Kerja Siswa) dan kelas yang tidak menggunakan LKPD (Lembar Kerja Siswa) Al-Qura. ' Mata pelajaran hadits di MTsN 3 Mataram tahun pelajaran 2020-2021. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar siswa pada kelas yang menggunakan LKPD (Lembar Kerja Siswa) dan kelas yang tidak menggunakan LKPD (Lembar Kerja Siswa) pada mata pelajaran Al-Qur'an Hadits.
Berdasarkan analisis dan pembahasan data dalam penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa “perbedaan motivasi belajar siswa pada kelas yang menerapkan LKPD (Lembar Kerja Siswa) dan kelas yang tidak menerapkan LKPD (Lembar Kerja Siswa) Al-Qur’an Mata pelajaran Hadits di MTsN 3 Mataram Tahun Pelajaran 2020/2021 terdapat perbedaan yang signifikan”. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata angket motivasi belajar yaitu kelas VIII-A = 83.725 dan kelas VIII-B = 76,4 dengan analisis data menunjukkan bahwa nilai t hitung = 14,64 berada di luar rentang antara 1,66 dan 1,66, dengan menggunakan taraf signifikan 0,05 yang menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima sehingga dikatakan ada perbedaan motivasi belajar siswa di kelas yang menerapkan LKPD (Lembar Kerja Siswa) dengan kelas yang tidak menerapkan LKPD (Lembar Kerja Siswa) pada Al-Mata Pelajaran Hadits Al-Qur'an di MTsN 3 Mataram tahun pelajaran 2020/2021.
Saran
Diharapkan guru dapat melihat keadaan motivasi belajar siswa sehingga dapat menyesuaikan dengan bahan ajar yang berbeda. Diharapkan penelitian selanjutnya mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa, sehingga dapat menambah khazanah peningkatan motivasi belajar siswa. Ghullam Hamdu, Lisa Agustina, “Pengaruh Motivasi Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar Siswa Di Sekolah Dasar” Journal of Educational Research, Vol.
Muniftun Muthoharoh, I Made Kirana, Gusti Ayu Indrawati, “Pemanfaatan Lembar Kerja Siswa Berbasis Multimedia (LKPD) Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Kimia” Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia, Vol. Saaban, “Peran Wali Kelas Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Di Madrasah Nur Al-Anshor Wolonawa Kecamatan Wolowaru Kabupaten Ende Tahun Pelajaran 2013/2014”.
PETUNJUK PENGISIAN
8 Ketika guru menjelaskan isi materi hadits Al-Quran, saya selalu memperhatikan apa yang disampaikan guru. 9 Saya lebih suka mengerjakan tugas mata pelajaran Al-Quran dan Hadits dibandingkan dengan mata pelajaran lain. 10 Saya yakin dapat mengerjakan sendiri tugas Al-Quran dan Hadis pada materi hukum bacaan gila yang diberikan oleh guru.
16 Apabila mengemukakan pendapat, saya akan mengemukakannya secara logik (logik) dan tidak bercanggah dengan pendapat sebelumnya. Bacalah QS Al-Quraish ini dengan baik dan betul selepas mendengar ceramah guru anda.
إفْي لا او إءاا لا ا
يإإ إتْيابلا ا ا اه بار او ُ ُبْ ايلاف
Pengertian Mad
Macam-Macam Mad
لا اتْي اء ارا
يإإ
يإإ b. ا
ةل ْ ر
URAIAN
KELAS YANG BERLAKU LKPD DENGAN KELAS YANG TIDAK BERLAKU LKPD PADA PELAJARAN HADITS AL-QUR'AN DI MTsN 3 MATARAM TAHUN PELAJARAN 2020/2021.