PERKEMBANGAN
JALAN RAYA
SISTEM JALAN ZAMAN DAHULU PERATURAN JALAN RAYA
ISTILAH DAN PENGERTIANNYA
MASA PERALIHAN JALAN PERTENGAHAN ABAD KE-20, DI INGGRIS RAYA
PERKEMBANGAN TAHUN BERIKUTNYA
JALAN PERTENGAHAN ABAD KE-20
PERKEMBANGAN JALAN KLASIFIKASI BERDASARKAN KEGUNAAN PENGELOLAAN JALAN RAYA
DEFINISI JALAN RAYA
SISTEM JALAN ZAMAN DAHULU
Kebutuhan jalan diawali dengan diciptakanya roda kira-kira 5000 thn yang lalu.
Catatan Sejarah mengenai awal dibuatnya jalan a. Peradaban Cina
Penemuan jalan akibat penjualan kain sutera ke India, yaitu Jalan Sutera.
b. Kerajaan Persia
Jalur distribusi kain sutera dari Cina ke Eropa.
c. Inggris 2500 SM
Konstruksi jalan terbuat dari kayu gelondongan.
d. Eropa
Di dataran rendah juga ditemukan konstruksi jalan yang terbuat dari gelondongan kayu.
e. India
Pada tahun 1922, di Lembah Indus ditemukan konstruksi jalan dari batu bata.
f. Mesopotamia dan Mesir
Tahun 1100 SM, mulai membangun jalan dari aspal dan batu bata serta memiliki system drainase.
g. Inggris Raya
Sebelum masehi, telah aktif membuat jalan untuk pengangkutan garam.
h. Jalan-jalan Zaman Romawi
Zaman keemasan pembangunan jalan diseluruh Eropa.
1. Jalan (Road)
Berasal dari kata mengendarai (Ride dan Rode).
1. Jalan (Road)
Berasal dari kata mengendarai (Ride dan Rode).
2. Jalan (Street)
Jalan yang terbuat dari berbagai bahan yang berlapis-lapis.
2. Jalan (Street)
Jalan yang terbuat dari berbagai bahan yang berlapis-lapis.
3. Perkerasan (Pavement)
Lapisan paling atas yang terbuat dari batu besar yang pipih.
3. Perkerasan (Pavement)
Lapisan paling atas yang terbuat dari batu besar yang pipih.
4. Jalan (Way)
Terdapat jalan Ridgeway, Holloway, Highway, Byway dan yang lainnya.
4. Jalan (Way)
Terdapat jalan Ridgeway, Holloway, Highway, Byway dan yang lainnya.
Masa Peralihan
Sejarah telah membuktikan bahwa kekuasaan terpusat meruapakan cara terbaik untuk menjamin terciptanya jaringan jalan yang baik.
1. Inggris
Abad ke 13 Inggris mulai memperbaikii sitem transportasinya 2. Pemerintahan Tudor
Tahun 1555, terdapat peraturan setiap pemilik tanah menyediakan petugas yang dapat memperbaki jalan
3. Eropa
Abad ke 17 perdagangan mulai bangkit, prasarana jalan tidak mencukupi dibuatnya jalan dengan sistem Turnpike.
4. Sitem Turnpike
Disahkan pada tahun 1706, dan panjang jalan mencapai 22000 mil
5. Perancis
Abad ke-18 Perancis menerapkan jalan yang sama dengan romawi, ditambahkan saluran drainase yang baik,dilapisi logam, dan dibuat lurus
Selama abad ke 18 mulai banyak dibuat jalan moder, antara lain :
1. Robert Phillips
Menyatakan membangun jalan diatas tanah lempung dan dihamparkan koral akan menjadi kokoh dengan syarat drainase harus baik
Perkembangan pada Tahun-tahun
Berikutnya
2. John Metcalf
Ia menerapkan prinsip drainase dan lapisan pondasi bawah yang baik, membuat jalan melintang cembung agar air dapat mengalir
3. Thomas Telford
Ia merancang 1600 km, yang mempunyai lapisan pondasi bawah yang terbuat pondasi dari batu dibentuk cembung
4. John Macadam
Pondasi bawah yang cembung dan lebih murah dari Thomas telford
PERKEMBANGAN JALAN
Hasil pekerjaan Macadam dan Telford telah
menyediakan prasarana transportasi dan telah
mencakup kendaraan bertenaga uap, seperti mobil.
Mengurangnya penghasilan pengelolaan jalan
turnpike yang tidak mampu memelihara jalan karena
terdapat transportasi umum
PERATURAN JALAN RAYA
1. Peraturan Jalan Th. 1835
Mempertahankan dan menggabungkan daerah kekuasaan paroki gereja.
2. Peraturan Jalan Th. 1862
Memberikan kewenangan hakin untuk menggabungkan kekuasaan gereja menjadi jalan Distrik.
3. Larangan Th. 1865
Peraturan batas maksimum kecepatan 2 mil/jam (kota) dan 4 mil/jam (luar kota).
4. Hibah Pemerintah ₤ 200.000 tiap thn
Pemberian hibah untuk mengurangi beban pembayar pajak.
5. Peraturan Jalan thn 1878
Menyeimbangkan beban paroki gereja dengan meminta setengah dari biaya pemeliharaan jalan turnpike.
6. Tahun 1880
Jalan mulai diramaikan oleh kendaraan bermotor.
7. Peraturan Pemerintah Daerah th 1888
Semua Perwakilan Daerah membayar penuh biaya pemeliharaan semua jalan di Inggris kecuali berada dala County Boroughs.
8. Tahun 1890
Mesin pemadat tenaga uap untuk meningkatkan kualitas permukaan jalan.
9. Peraturan Pemerintah Daerah 1894
Menghapus jalan paroki gereja dan jalan distrik dengan membentuk Distrik Perkotaan dan Pedesaan
10.Penghapusan Per. Larangan 1896
Penghapusan batas kecepatan dan dimulainya era baru kendaraan bermotor
11.Peraturan Perkembangan dan Peningkatan 1909
Membentuk dewan jalan di tingkat nasional yang mengelola jalan.
12.Tahun 1919
Pembentukan kementrian transportasi.
13.Tahun 1920
Hibah dana pemerintah ke penguasa daerah untuk pekerjaan jalan.
14.Tahun 1930-an
Rencana pengurangan pengangguran.
Mulai adanya jalan bebas hambatan Ciri ciri jalan bebas hambatan
a. Persilangan bertingkat
b. Menghilangkan pendakian yang curam c. Menghilangkan tikungan yang tajam
d. Rute langsung antar dua kota, disertai jalan penghubung kota
e. Menyelaraskan jalan dengan keadaan topografi daerah yang dilalui
Jalan Pada Pertengahan Abad ke 20
Keuntungan dari jalan bebas hambatan adalah
a. Tingkat keamanan yang lebih baik dari jalan biasa
b. Kecepatan maksimal dan kecepatan rata-rata yang lebih besar
c. Lebih nyaman bagi pengemudi dan penumpang
d. Biaya operasi kendaraan yang lebih rendah
JALAN PERTENGAHAN ABAD KE 20, SETELAH 1940, DI INGGRIS RAYA
Peraturan Jalan Khusus 1949, dibuat untuk mengakomodasi jalan bebas hambatan sepanjang 1100 km.
Pada pertengahan 1960an dibangun motorway sepanjang 410 km
Pada 1986, jalan bebas hambatan selesai, dan terjadi peningkatan volume lalu lintas
Pada 1970 dab 1980, anggaran pengeluaran untuk jalan dikurangi, untuk memperlambat pembangunan jalan baru
Jalan sebagai jalur dimana masyarakat mempunyai hak untuk melewatinya tanpa diperlukan izin khusus. Jalan diklasifikasikan berdasarkan pengguna jalan dan berdasarkan lembaga pengelolanya.
DEFINISI JALAN RAYA (HIGHWAY)
Pembentukan Jalan Pembentukan Jalan
Berdasarkan kerelaan, pemilik tanah mengizinkan masyarakat melewatinya, sehingga menjadi jalan;
Pengaturan berdasarkan berdasarkan hokum, yaitu Peraturan Jalan 1980
Persetujuan sebagai bagian dari rencana pengembangan kota berdasarkan Peraturan
Perencanaan Kota dan Daerah
KLASIFIKASI JALAN BERDASARKAN KEGUNAAN
Footpath (Jalan Setapak)
Lajur dimana masyarakat dapat berjalan kaki. Lajur ini tidak berada di samping lajur kendaraan
Footway (Trotoar)
Bagian dari jalan. Lajur ini diperuntukkan untuk pejalan kaki, sehingga terpisah dari kendaraan. Biasanya lajur pejalan kaki ini berada disamping kiri dan kanan lajur kendaraan
Bridleway
Jalan yang khusus diperuntukkan untuk masyarakat untuk lewat dengan berjalan kaki, berkuda, atau menuntun kuda beban.
Cycle truck (Lajur Sepeda)
Bagian dari jalan yang diperuntukkan bagi pengguna sepeda bersama dengan pejalan kaki atau tanpa pejalan kaki.
Carriageway (Lajur Kendaraan)
Bagian dari jalan dimana masyarakat pengguna jalan dapat lewat dengan kendaraanya (bukan sepeda). Lajur kendaraan ini yang dapat mencakup trotoar dan jalan sepeda, palin
banyak dimanfaatkan oleh masyarakat.
Motorway (Jalan Bebas Hambatan)
Jalan khusus yang diperuntukkan bagi lalu lintas tertentu.
Menurut pasal 329 Peraturan Jalan ( Highway Act) tahun 1980, lalu lintas disini selain pergerakan kendaraan termasuk juga pergerakan pejalan kaki maupun hewan.
PENGELOLAAN JALAN RAYA
Aspek hukum dari manajemen jalan telah menjadi sangat kompleks dan merupakan gabungan dari tradisi, peraturan daerah, dan peraturan jalan (haigways act) 1980. Highways act 1980 terdiri dari :
Bagian I highways Autorities and Agreements between Authorities Bagian II Trunk, Classfied, Metropolitan and Special Roads
Bagian III Creation of Highways
Bagian IV Maintenance of highways Bagian V Improvement Highways
Bagian VI Construction of Bridges/Tunnels/Diversion of Watercourses
•
Bagian VII Provision of Special Facilities for Highways•
Bagian VIII Stopping Tip, Diversion of Highways and Means of Access•
Bagian IX Lawful and Unlawful Interference with Highways and Streets•
Bagian X New Streets•
Bagian XI Making up of Private Street•
Bagian XII Acquisition, Vesting and Transfer of Land etc.•
Bagian XIII Financial Provisions•
Bagian XIV Miscellaneous and Supplementary Provisions SchedulesPENGELOLAAN JALAN PENGELOLAAN JALAN
Departement of transport, environment and the Regions (DETR), adalah pengelola jalan untuk jalan utama dan jalan khusus seperti motorways (jalan bebas hambatan). Perwakilan daerah
atau unitary authorities berkewajiban memelihara dan memperbaiki jalan dalam daerah administratifnya, sesuai kesepakatan yang telah dilakukan sampai akhirnya peraturan
ini direvisi pada tahun 1997. DETR kemudian mendefinisikan kembali daerah administratif ini. Akibatnya banyak jaringan jalan saat ini yang pemeliharaannya dilakukan oleh organisasi seperti ini sebagai kepanjangan tangan dari cabang Highways
Agency, yang dahulu bernama Departement of Transport.
Departement of transport, environment and the Regions (DETR), adalah pengelola jalan untuk jalan utama dan jalan khusus seperti motorways (jalan bebas hambatan). Perwakilan daerah
atau unitary authorities berkewajiban memelihara dan memperbaiki jalan dalam daerah administratifnya, sesuai kesepakatan yang telah dilakukan sampai akhirnya peraturan
ini direvisi pada tahun 1997. DETR kemudian mendefinisikan kembali daerah administratif ini. Akibatnya banyak jaringan jalan saat ini yang pemeliharaannya dilakukan oleh organisasi seperti ini sebagai kepanjangan tangan dari cabang Highways
Agency, yang dahulu bernama Departement of Transport.