Dokumentasi Terboyo
Pemerintah Kota Semarang, sejatinya telah memiliki 1 (satu) Fasilitas Parkir Angkutan Barang, yaitu di lokasi Terboyo yang mana sebagian lahannya merupakan bekas Terminal Terboyo. Fasilitas ParkirTerboyo mampu menampung kendaraan besar hingga 350 unit Kendaraan Angkutan Barang, yang telah beroperasi pada Juni tahun 2020. Menaruh harapan besar, Fasilitas Parkir Terboyo dapat memenuhi kebutuhan Fasilitas Parkir Angkutan Barang di wilayah sekitarnya.
Terminal Terboyo beroperasi sejak tahun 1985 yang terletak di Kecamatan Genuk, pada bagian Timur Kota Semarang yang berbatasan dengan Kabupaten Demak. Terminal Terboyo dibangunan diatas lahan seluas 7.5 Ha/75.125m2 dengan kualifikasi Terminal tipe A. Terminal Terboyo salah satu terminal bus paling ramai di Kota Semarang. Pusat pertemuan transportasi paling tua ini terletak di jalan Raya Kaligawe, Kecamatan Genuk, Semarang Timur. Fasilitasnya paling lengkap dan luas, sehingga mampu menampung parkiran puluhan bus, mulai dari bus trans Semarang, bus AKDP, bus AKAP hingga bus lokal jarak dekat antar kota.
Secara keseluruhan Terminal Terboyo Semarang sangat luas sesuai dengan kebutuhan sebuah terminal tipe A di kota besar, bila dilihat dari kondisi fisik dan operasional, terminal ini sudah tergolong " uzur " ditelan jaman.
Banyak bangunan infrastruktur sudah rusak tak terawat, jalannya bergelombang, ruang tunggu penumpang kumuh, penataan parkir semrawut dan tak sedap dipandang mata. Sedangkan penataan parkiran bus terlihat sembarangan, tidak tertata dengan baik, sehingga tempat pemberhentian dan keberangkatan bus campur aduk jadi satu. Tampak di beberapa tempat terdapat genangan air, saat musim penghujan tiba dan bersamaan dengan kiriman air dari laut, otomatis terminal Terboyo kebanjiran. Dari dulu sampai sekarang terminal Terboyo, tidak banyak mengalami perubahan, semakin lama malah tambah semrawut, penumpangnya biasanya enggan masuk ke dalam terminal, lebih memilih naik bus dari pinggir jalan besar (jalur pantura).
Persyaratan Lokasi Terminal Tipe A
1 Lokasi terminal Ibukota Propinsi Ibukota Propinsi 2 Kelas Jalan Minimal kelas III Jalan arteri kelas I 3 Jarak antar terminal Minimal 20 km 24 km jarak 4 Luas lahan Minimal 5 ha 7.5 Ha/75.125m2
5 Jalan akses masuk Minimal 100 meter Akses masuk 150 meter.
Keputusan Menteri Perhubungan No 132 Tahun 2015 tentang penyelenggaraan terminal penumpang angkutan jalan disebutkan setiap penyelenggara terminal penumpang wajib menyediakan fasilitas terminal yang memenuhi persyaratan keselamatan dan keamanan.
Pemerintah Kota Semarang, sejatinya telah memiliki 1 (satu) Fasilitas Parkir Angkutan Barang, yaitu di lokasi Terboyo yang mana sebagian lahannya merupakan bekas Terminal Terboyo. Fasilitas ParkirTerboyo mampu menampung kendaraan besar hingga 350 unit Kendaraan Angkutan Barang, yang telah beroperasi pada Juni tahun 2020. Menaruh harapan besar, Fasilitas Parkir Terboyo dapat memenuhi kebutuhan Fasilitas Parkir Angkutan Barang di wilayah sekitarnya.
Terminal Terboyo beroperasi sejak tahun 1985 yang terletak di Kecamatan Genuk, pada bagian Timur Kota Semarang yang berbatasan dengan Kabupaten Demak. Terminal Terboyo dibangunan diatas lahan seluas 7.5 Ha/75.125m2 dengan kualifikasi Terminal tipe A. Terminal Terboyo salah satu terminal bus paling ramai di Kota Semarang. Pusat pertemuan transportasi paling tua ini terletak di jalan Raya Kaligawe, Kecamatan Genuk, Semarang Timur. Fasilitasnya paling lengkap dan luas, sehingga mampu menampung parkiran puluhan bus, mulai dari bus trans Semarang, bus AKDP, bus AKAP hingga bus lokal jarak dekat antar kota.
Secara keseluruhan Terminal Terboyo Semarang sangat luas sesuai dengan kebutuhan sebuah terminal tipe A di kota besar, bila dilihat dari kondisi fisik dan operasional, terminal ini sudah tergolong " uzur " ditelan jaman.
Banyak bangunan infrastruktur sudah rusak tak terawat, jalannya bergelombang, ruang tunggu penumpang kumuh, penataan parkir semrawut dan tak sedap dipandang mata. Sedangkan penataan parkiran bus terlihat sembarangan, tidak tertata dengan baik, sehingga tempat pemberhentian dan keberangkatan bus campur aduk jadi satu. Tampak di beberapa tempat terdapat genangan air, saat musim penghujan tiba dan bersamaan dengan kiriman air dari laut, otomatis terminal Terboyo kebanjiran. Dari dulu sampai sekarang terminal Terboyo, tidak banyak mengalami perubahan, semakin lama malah tambah semrawut, penumpangnya biasanya enggan masuk ke dalam terminal, lebih memilih naik bus dari pinggir jalan besar (jalur pantura).
Persyaratan Lokasi Terminal Tipe A
1 Lokasi terminal Ibukota Propinsi Ibukota Propinsi 2 Kelas Jalan Minimal kelas III Jalan arteri kelas I 3 Jarak antar terminal Minimal 20 km 24 km jarak 4 Luas lahan Minimal 5 ha 7.5 Ha/75.125m2
5 Jalan akses masuk Minimal 100 meter Akses masuk 150 meter.
Keputusan Menteri Perhubungan No 132 Tahun 2015 tentang penyelenggaraan terminal penumpang angkutan jalan disebutkan setiap penyelenggara terminal penumpang wajib menyediakan fasilitas terminal yang memenuhi persyaratan keselamatan dan keamanan