• Tidak ada hasil yang ditemukan

persepsi orang tua dalam menyekolahkan anak

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "persepsi orang tua dalam menyekolahkan anak"

Copied!
94
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Identifikasi Masalah

Batasan Masalah

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

LANDASAN TEORI

Persepsi

Penelitian ini berfokus pada persepsi orang tua dalam menyekolahkan anaknya ke pendidikan dasar pada masa pandemi Covid-19 di Desa Talang Beringin Kec. Pokok bahasan yang diteliti adalah masalah persepsi orang tua dalam menyekolahkan anaknya ke pendidikan dasar pada masa pandemi Covid-19 di Desa Talang Beringin Kec. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini yaitu: Orang tua yang anaknya akan masuk pendidikan dasar pada masa pandemi Covid-19.

Observasi dilakukan untuk mengetahui bagaimana aktivitas dan respon yang diberikan orang tua ketika diberikan feedback terhadap persepsi orang tua menyekolahkan anaknya ke pendidikan dasar pada masa pandemi Covid-19 di Desa Talang Beringin Kec. Selain itu, perlu juga dicermati bagaimana kondisi lingkungan, sosial, ekonomi, dan pendidikan orang tua di masa pandemi Covid-19. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah 20 orang tua yang mempunyai anak yang akan memasuki pendidikan sekolah dasar.

Seluma mengenai persepsi orang tua dalam menyekolahkan anaknya ke pendidikan dasar di masa pandemi Covid-19 adalah sebagai berikut. Pembelajaran daring yang diterapkan pada dunia pendidikan saat ini menjadi perhatian para orang tua untuk memasukkan anaknya ke pendidikan dasar di masa pandemi Covid-19. Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa informan di atas, dapat disimpulkan bahwa semua orang tua akan tetap menyekolahkan anaknya hingga pendidikan sekolah dasar meskipun dalam masa pandemi Covid-19.

Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa informan di atas, dapat disimpulkan bahwa orang tua terkendala biaya menyekolahkan anaknya ke pendidikan sekolah dasar. Meski dalam masa pandemi Covid-19, berdasarkan hasil wawancara bahwa seluruh orang tua tetap menyekolahkan anaknya hingga pendidikan sekolah dasar. Hal inilah yang menjadi salah satu kekhawatiran orang tua terhadap sistem pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

Beban kerja dan jadwal yang padat menjadi kendala lain bagi orang tua untuk mendukung sistem pembelajaran online di masa pandemi co-19. Menghadapi pandemi Covid-19, para orang tua masih ingin menyekolahkan anaknya hingga sekolah dasar. Berdasarkan wawancara yang dilakukan pada masa pandemi Covid-19, orang tua mengalami masa sulit dan mempunyai peran ganda.

Di masa pandemi Covid-19, pekerjaan semakin sulit didapat, namun orang tua tetap harus bekerja untuk memenuhi biaya hidup. Pekerjaan dan beban kerja menjadi hambatan lain bagi orang tua untuk memberikan dukungan terhadap pembelajaran online anak-anak mereka selama pandemi co-19.

Gambar 2.1  Kerangka Berpikir
Gambar 2.1 Kerangka Berpikir

Kajian Penelitian Terdahulu

Kerangka Berpikir

Kegiatan belajar memerlukan perhatian dan bimbingan orang tua agar tumbuh sikap dewasa dan tanggung jawab belajar dalam diri anak. Dalam pendidikan yang baik juga diperhitungkan tingkat pendidikan anak, guna menunjang dan menjadikan anak menjadi pribadi yang berakhlak mulia.

METODE PENELITIAN

  • Setting Penelitian
  • Subjek dan Informan Penelitian
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Teknik keabsahan data
  • Teknik Analisis Data

Seluma yang berisi tentang pernyataan berbagai orang tua di Desa Talang Beringin Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma dengan permasalahan pentingnya persepsi orang tua dalam menyekolahkan anaknya ke pendidikan dasar pada masa pandemi Covid-19 di Desa Talang Beringin, Kec. Meski demikian, para orang tua di Desa Talang Beringin ini masih sadar bahwa tujuan pemerintah menerapkan sistem pembelajaran daring ini adalah untuk kepentingan semua orang, dan para orang tua berharap agar covid-19 ini segera berlalu sehingga semuanya kembali normal.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Penyajian Hasil Penelitian

Dari beberapa jawaban hasil wawancara dengan para informan di atas dapat disimpulkan bahwa pendidikan merupakan suatu proses dari tahap awal untuk mencapai tujuan, dan bekal untuk masa depan. Dari beberapa jawaban wawancara dengan para informan di atas dapat disimpulkan bahwa rata-rata semua orang tua berusaha semaksimal mungkin dan semaksimal mungkin membantu pemenuhannya. Begitu pula dengan hasil wawancara yang dilakukan terhadap sistem pembelajaran daring (jaringan) pada masa pandemi Covid-19, sebagian orang tua siswa tidak setuju dengan sistem pembelajaran yang ada pada masa Covid-19, karena bagi mereka sulit memberikan pembelajaran yang efektif. Agar anak-anaknya belajar, cara mengajar orang tua dan guru jelas berbeda.

Pembahasan

Apalagi di masa pandemi ini, kondisi keuangan masyarakat belum normal, para orang tua merasa kondisi normal sulit untuk membiayainya, apalagi di masa pandemi saat ini. Jika sistem pembelajaran masih online, maka orang tua sudah memikirkan biaya pembelajaran online anaknya. Harapan semua orang tua agar pembelajaran dapat berjalan normal seperti biasanya, anak dapat belajar tatap muka, sehingga anak dapat memperoleh ilmu yang sebanyak-banyaknya, selain itu anak dapat bersosialisasi satu sama lain dan pada dasarnya orang tua berharap dengan adanya Covid-19 ini. berlalu, jadi semuanya kembali normal.

Hal ini tidak membuat khawatir para orang tua yang anaknya akan masuk sekolah dasar. Belum lagi biaya pendaftarannya dan para orang tua berasumsi bahwa anaknya juga akan bersekolah di rumah selama pandemi ini. Adapun pandangan orang tua terhadap pandemi Covid-19, ada yang percaya atau masih ragu karena mengira kalau sakit ringan dan dibawa ke rumah sakit, maka dinyatakan Covid-19.

Dengan sistem pembelajaran online di rumah, orang tua perlu membimbing dan berpartisipasi dalam pembelajaran karena dalam pembelajaran online, orang tua ikut serta dalam menjelaskan materi yang dipelajari. Saat ini, semua orang berharap pandemi Covid-19 segera berakhir sehingga semuanya bisa berjalan normal kembali. Sedangkan sistem pembelajaran online adalah anak belajar di rumah yang tentunya memerlukan bantuan orang tua agar anak dapat memahami proses pembelajaran dari guru melalui online.

Hambatan tersebut antara lain: 1) Faktor biaya yaitu permasalahan keuangan orang tua yang menjadi faktor utama, pada masa Covid-19 kondisi perekonomian masyarakat sangat sulit. Roesli, Mohammad dkk., Kajian Islam tentang Partisipasi Orang Tua dalam Pendidikan Anak, Jurnal Pendidikan Pemikiran dan Komunikasi Hukum Islam, Vol.IX.No.2.April 2018.

PENUTUP

Saran

Bagi generasi muda, pendidikan sangatlah penting. Terlebih lagi, untuk menjadi orang-orang sukses di dunia dan di akhirat, kita tidak hanya membutuhkan pendidikan duniawi saja, namun juga pendidikan yang bisa membawa kita ke jalan kebaikan di akhirat. .

Gambar

Gambar 2.1  Kerangka Berpikir
Tabel 4.5  Data Informan

Referensi

Dokumen terkait

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik serta hidayah-Nya sehingga kami dapat melaksanakan Laporan Kerja