• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pertemuan AEI Sebelum UTS Merged

N/A
N/A
Florenced

Academic year: 2023

Membagikan "Pertemuan AEI Sebelum UTS Merged"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

Agama dan Etika Islam Tanggal : 23 Agustus 2022

Materi : Pengantar Perkuliahan

1. Etika termasuk agama islam , orientasi kita belajar agama adalah untuk memupuk akhlak dan moralitas. Ilmu harus dipraktekkan = akhlak /molaritas ; ilmu agama sebagai moral value 2. Mata kuliah agama diwajibkan oleh undang-undang Pasal 31 Ayat 3 dan UU sisdiknas no 2

tahun 1989

3. Manusia tidak hanya butuh cerdas sebatas kecerdasar rasional namun juga butuh kecerdasan emosional dan spiritual

4. Ilmu pengetahuan tanpa dibimbing moralitas, maka dikhawatirkan akan berujung destruktif.

5. Ilmu pengetahuan = free value ; tidak baik dan tidak buruk. Misal energi nuklir, tergantung penggunaan orangnya.

6. Kita adalah bangsa bertuhan, mayoritas bangsa kita percaya kepada supreme being ; sosok yang dianggap tinggi

7. Orang indonesia meletakkan agama sbagai sesuatu yang penting

8. Apakah agama penunjang kemajuan peradaban?, Agama adalah penggerak utama peradaban ; media berekspresi dan bereksplorasi

9. Kita ada di era disintegrasi, kita punya kesempatan untuk meningkatkan diri , mengejar ketinggalan.

10. Renaisance islam ada karena agama

11. Agama ada untuk menyeimbangkan pengetahuan intelektual dan spiritual 12. As-Syauqi ,sastrawan mesir : Moralitas adalah kunci suatu peradaban bisa maju 13. Contoh problem moral ada di kasus Brigadir Joshua.

14. Capaian pembelajaran = Ethics and professionalism

15. Agar mahasiswa tidak hanya pintar secara intelektual, namun memiliki moral,etika dan aware kepada masalah di sekitar.

16. Permasalahan bangsa sebenarnya adalah integritas, banyak orang pintar namun tidak berintegritas

17. Mampu juga hidup rukun dalam masyarakat plural; toleransi

18. Pluralitas itu sunnatullah, kita gaakan pernah menyatu dalam satu bendera agama

19. Kita punya kewajiban dakwah, baik secara perbuatan atau lisan. Dakwah mengajak ke jalan yang benar.

20. Mahasiswa harus memiliki standing point pada tanggapan isu/fenomena, menurut molaritas agama, harusnya gimana dll ; mampu berfikir secara kritis, punya sense of crisis

21. Yang kami pelajari di kelas ini.

22. Tidak bisa berislam hanya dengan alquran, karena masih general masih belum djelaskan.

Maka dijelaskan dengan sunnah/hadist/ijtihad.

23. Ijtihad = Berfikir secara radikal artinya berfikir secara mendalam dalam hal positif, untuk menkonklusikan suatu hukum

24. Teks-teks agama, alquran dan sunnah itu terbatas, sedangkan problem manusia tidak terbatas.

25. Bagaiman suatu kaum akan menyelesaikannya masalah?, cari hukum dari alquran dulu terus di sunnah, kalo gaada lagi baru ijtihad.

26. Tujuan penciptaan manusia kecuali untuk beribadah kepada Allah

27. Kenapa hanya untuk beribadah pada tuhan?, beribadah bukan hanya menyembah.

Perkembangan peradaban juga merupakan ibadah.

(2)

28. Taqwa: taat berarti mendekatkan diri pada yang kuasa

29. Etika dalam konsep non agama itu sempit, tapi kalau di agama ranahnya luas 30. Dirimu sendiri memiliki kewajiban untuk dirimu sendiri

31. Ethics to Parents :Berkata ah kepada orang tua saja kita dilarang

32. Tolerance in society, moralitas kita pada orang yang berbeda, beda mazhab,beda kepercayaan, dan perbedaan-perbedaan lain.

33. Science harus diarahkan molaritas agama supaya membawa kebaikan 34. Ilmu tanpa agama buta, agama tanpa ilmu lumpuh.

35. Ilmu dan agama untuk mendapatkan kebermanfaatan, kemakmuran,kesejahteraan 36. Peradaban holistik ; spiritual, jasmani, dan keilmuan

37. Tujuan alquran adalah membahas fenomena-fenomena alam bukan untuk mengajarkan science, tidak setuju dicocokkan dengan penemuan science yang dinamis.

38. Esensi alquran mendeskripsikan berbagai fenomena alam, bukan untuk mengajarkan teori.

Tapi untuk mendorong umat islam untuk rajin meneliti, bukan untuk cocoklogi atas temuan orang lain. TEMUKAN SENDIRI BERLANDASKAN ALQURAN !!!

39. Etika berkeluarga, pernikahan dan hukum-hukumnya 40. Fiqih terbagi 4

• Ibadah

• Ekonomi

• Pernikahan dan keluarga

• Jinayat ; hukum pidana

41. Etika berpolitik, islam adalah agama yang komprehensif, islam tidak mengajarkan politik yang seharusnya. Menurut ahli beranggapan bahwa mekanisme pemerintahan diserahkan kepada ijtihad.

42. Alquran dan sunnah mendeskripsikan secara global, kemudian digali sendiri oleh umat 43. Rasulullah diperintahkan Allah untuk syuro/ musyawarah untuk mendapatkan mufakat 44. Prinsip-prinsip ekonomi islam ;perbankan dan syariah.

45. Tujuan akhir matkul ini menambah komitmen beragama.

Agama dan Etika Islam Tanggal : 30 Agustus 2022

Materi : Konsep Dasar Ajaran Islam

1. Islam : berserah diri ; merupakan makna kolektif dari seluruh ajaran agama tauhid. Seluruh wahyu agama tauhid sebelumnya esensi juga bermakna islam(berserah diri), di sesuaikan dengan bahasa-bahasa pada zamannya.

2. Islam secara substansi dan nama, adalah wahyu yang dibawa Nabi Muhammad. Agama tauhid sebelumnya sudah disempurnakan pada zaman Rasulullah.

3. Agama ada untuk menyempurnakan kehidupan manusia. Science dan teknologi adalah efisiensi alat untuk mempermudah kehidupan manusia.

4. Apakah dengan sains dan teknologi mampu membantu semua kebutuhan manusia? Tidak 5. Kita juga butuh ilmu sosial dan humanities supaya manusia bisa lebih memahami masalah-

masalah kemasyarakatan /diri sendiri.

6. Apa dengan ilmu sosial manusia menjawab semua persoalannya? Tidak 7. Apakah kita hidup dan mati begitu saja??

8. Secara eksistensial kita butuh makna, jadi sebenarnya kita yang membutuhkan agama 9. Secara psikologis jika orang punya agama, hidupnya lebih terarah

(3)

10. Diantara fungsi agama adalah basic values, untuk mengarahkan ilmu kita. Mengerahkan si free value(ilmu) nya.

11. Agama itu sebagai sumber pengetahuan yang baik dan buruk. Supaya memanfaatkan sesuatu dengan baik dan benar. Sehingga menjadi pribadi yang pintar dan benar 12. 5 Hidayah manusia

Hidayatul Fatr:instingtif; bayi yang langsung bisa untuk meminum asi ibunya.

Tumbuhan yang bisa langsung menangkap dan mengikuti sinar matahari.

Hidayatul hawwas : indrawi/persepsi;hanya manusia dan hewan yang punya.

Hidayatul naqli ; hidayah akal, manusia yang bisa berfikir. Sehingga bisa mengetahui yang baik da buruk, namun manusia belum tentu memilih yang baik dan menjauhi yang buruk.

Hidayatut taufiq wal maunah; senantiasa melakukan yang baik, dan menjauhi yang buruk. Bisa memperbaikki diri dengan pertolongan Allah. Firaun mengakui

kebenaran ajaran musa, namun di hati mereka tidak mau menganggap benar, karena kezaliman dan kesombongan.

Hidayatud dinn ; bisa hidup dengan beragama, 13. Tahqiqi : keimanan berdasar yang dilihat langsung

Istidlali : Melalui dalil rasional

Taqlidi : lahir muslim dan harus diperkuat imannya

14. Agama dan kebenaran tidak bisa dipercayai hanya dari tradisi 15. Keimanan harus berdasarkan argumen dan persaksian langsung

16. Beragama itu pengalaman yang sangat personal,dan keimanan itu tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Berfikir dulu baru anda beriman

17. Islam itu agama paling otentik, tauhid islam adalah pure monoteizm.

18. Tuhan itu tidak memiliki atribut yang sepadan dengan ciptaanya. Tuhan jauh lebih baik dari ciptaannya

19. Tuhan itu harus transeden dari ruang dan waktu.

20. Kitab Suci Al-Quran itu otentifikasinya tinggi, bahasa Arab juga adalah bahasa yang tua dan tidak banyak perubahan. Jadi sangat luas sekali kosa kata bahasa arabnya

Materi : Karakteristik Agama Islam 1. Karakteristik islam

Kitab Suci tidak kontradiktif, surat saling menguatkan satu sama lain

Universal, untuk seluruh manusia

Sesuai dengan akal manusia, sains sudah banyak dibuktikan alquran.

Rahmatallilalamin, mengajarkan kita untuk saling mengasihi satu sama lain

Sesuai dengan fitrah, menyukai lawan jenis, suka harta, dll. Agama lebih ke mengarahkan.

Wasathiyah, moderat. Menjadi penengah, tidak ekstrem kiri dan tidak ekstrem kanan. Misal dalam memahami teks-teks agama, dalam hal beramal, beribadah;

tidak berlebihan dan tidak kekurangan.

Sesuai dengan kemampuan manusia, agama tidak akan membebani manusia, tidak akan memberi kebijakan yang melebihi kemampuan manusia.

2. Sains sesuai dengan alquran. Banyak teori sains yang sudah dijelaskan dahulu dengan alquran. Namun perlu dikaji lebih dalam karena alquran itu ilmunya general.

3. Alquran itu sedang ingin menancapkan Al aqliyah al ilmiah. Bukan hanya cocoklogi dengan hasil temuan sains. Alquran memacu kita untuk menjadi ilmuwan dengan dasar alquran.

(4)

4. Agama itu mengarahkan fitrah agar tidak liar. Agar tidak terjadi hal-hal yang dzalim.

5. Baju menandakan stratifikasi sosial, jika dengan sengaja pamer. Maka dosa.

Agama dan Etika Islam Tanggal : 6 September 2022

Materi : Tiga pokok ajaran islam, Konsep Manusia( 1 , 2 , 3 ) , Hakikat Manusia 1. Tiga pokok ajaran agama islam; aqidah, syariah, dan akhlak

2. Akidah yaitu aspek keyakinan atau keimanan 3. Syariah aspek hukum

4. Akhlak aspek moralitas

5. Aspek keyakinan yang kita kenal dengan rukun iman ; iman kepada allah, malaikat, kitab- kitab, rasul, hari akhir, qodo dan qadar ; level terendah iman adalah taqlid misal dari keturunan. Keimanan yang lebih tinggi saat ada persaksian, ada bukti ( Tahtiti).

6. Dalam islam keimanan harus ada argumen yang jelas, supaya bisa dikomunikasikan dengan yang lain.

7. Ilmu tauhid yang membahas keimanan

8. Ahlussunah wal jamaah merupakan salah satu mazhab, lebih dari 90 persen dari populasi muslim.

9. Aspek Syariah (hukum) ; boleh atau tidak ; munakahah/ahwal syahsiyah hukum rumah tangga ; jinayah hukum pidana; siyasah hukum politik, muamalah jual beli. Syariah yang cakupannya paling luas.

10. Indonesia disebut darul ahdi , negara yang dibuat dengan kesepakatan bersama. Nasionalis, sekuler, dan agamis.

11. Pancasila itu islami (abu bakar Ba’asyir)

12. Akhlak → moralitas → Ilmu akhlak : ilmu baik buruk berdasar agama islam ; relatif lebih stabil karena berdasar dari satu sumber.

13. Cakupan akhlak : akhlak pada tuhan, akhlak pada diri sendiri, akhlak pada sesama makhluk Allah.

14. Islam holistik : akidah, syariah, dan akhlak

• makhluk : kepercayaan/keimanan, keimanan menurut syekh Nawawi al-banteni - Iman taklid

- Iman Ilmi - Iman lyaan - Iman haq - Iman hakikat

• Syariah, ketentuan/hukum - Jinayah, hukum pidana

- Muamalah, hukum berinteraksi sesama - Munaqahah, hukum berumah tangga - Sisayah, hukum politik

• Akhlaq

- Akhlak terhadap Allah SWT, melakukan segala sesuatu hanya untuk mengharapkan ridho Allah SWT

(5)

- Akhlaq terhadap diri sendiri, merawat dan menjaga diri sendiri

- Akhlaq terhadap sesama manusia, menjaga hubungan baik dengan sesama manusia 15. Pertanyaan eksistensial manusia : Siapa? Darimana? Untuk apa aku ada? Kemana aku akan

pergi?

16. Siapa aku? Manusia menurut perspektif barat

17. Manusia menurut perspektif Islam - Basyar = unsur materi

- Bani adam = unsur genetik - Insan = unsur non-materil - Nas = sikap sosial

18. Hakikat manusia : manusia adalah ciptaan Allah yang sangat kompleks. Punya akal dan ruh untuk menerima pengetahuan dan memiliki kedudukan diatas malaikat dan ada kala juga punya emosi dan nafsu yang lebih sesat dari setan.

19. Allah memuliakan manusia diatas semua makhlukNya , punya tugas untuk mengelola semesta, memerintahkannya untuk senantiasa berbuat baik(salih), dan memperbaiki (islah) serta melarangnya untuk tidak membuat kerusakan di bumi dan menuhankan dirinya sendiri.

20. Darimana aku?

21. Perjalanan manusia ke dunia? Alam ruh ( 7 : 172) → Alam rahim (23 : 13-14) → Alam dunia (57:20)

22. Untuk apa aku ada?

- Ibadah : Menghamba kepada Allah (51:56) - Setiap hela nafas bernilai ibadah, jika : o Pekerjaan dan aktifitas legal menurut islam o Disertai niat yang baik

o Mengerjakan pekerjaan dengan sungguh-sungguh o Mematuhi ajaran Allah

o Tidak membuat kita meninggalkan kewajiban beragama

- Khilafah : Menjadi wakil Allah dalam mengelola alam raya (2:30) - Imarah : Membangun dan memakmurkan peradaban

23. Kunci kesempurnaan Manusia :

(6)

24. Kemana aku akan pergi?

- Alam dunia (7:172)→ Alam barzakh(3:169-170)→Alam akhirat (62:8) 25. Tujuan Final Ateis dan Islam

- Ateis (45 :24) :” Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan dunia saja, kita mati dan kita hidup dan idak ada yang membinasakan kita selain masa”, mereka sekali- sekali tidak punya pengetahuan dan hanya menduga-duga.

- Islam (45:27) :”Allah-lah yang menghidupkanmu kemudian mematikanmu, setelah itu mengumpulkan kamu pada hari kiamat yang tidak ada keraguan padanya; akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengethaui”

Agama dan Etika Islam Tanggal : 13 September 2022

Materi : Al-Quran 01 02 03

1. AlQuran adalah kalam Allah yang diturunkan melalui Jibril kepada Nabi Muhammad.

2. Proses pembukuan melalui Tawattur, melalui proses banyak orang, transparan, sehingga tidak ada kemungkinan deviasi kata

3. Membaca Alquran saja sudah beribadah

4. Kaum paganisme menganggap Al Quran sebagai karangan Nabi Muhammad

5. Nabi muhammad bukan sebagai author / orang pertama. Nabi menjadi yang disuruh – “ Katakan …” kadang malah disindir di kalamullah.

6. Hakikat Alquran = Merupakan Mukjizat dan Syariah

7. Mu’jizat artinya melemahkan, tak bisa ditandingi ; kejadian luar biasa yang diterima oleh nabi sebagai bukti atas apa yang didakwahkannya.

8. Mukjizat al-Quran ; mencakup segala aspek kehidupan, rincinya dari sunnah nabi → ijtihad.

- Bahasa ( Az-Zumar : 23) ; nilai kesusastraan sangat tinggi, punya makna mendalam dan bermanfaat.

(7)

- Ilmu ( Al Qiyamah : 4) ; Ada fenomena-fenomena alam yang dapat dibuktikan saat ilmu pengetahuan sudah dapat mencapainya.

- Syariat ( Al- Maidah : 50) ; sistem hukum yang ada di alquran itu canggih, kompleks dan sistematis.

- Informasi ( Al Fuzhilat : 42) ; informasi masa lalu akurat, alquran juga memuat informasi yang mencakup segala aspek kehidupan

9. Fungsi al-Quran

- Petunjuk/ Huda (albaqarah : 2) - Cahaya/ Nur(almaidah : 15) - Pengingat/ Dzikra(Thaha:124) - Kesembuhan/Syifa(Yunus:57) - Rahmat(al-Isra : 80)

10. Isyarat sains dalam Al-Quran - Gerhana ( Yunus:5)

- Bayi di dalam kandungan ( Al-Mukminun, 12-14) - Laut berbeda yang bertemu ( Al-Rahman 19-20)

11. Mushaf Alquran ; 30 juz, 114 Surat, 6236 Ayat. Pas awal turun ditulis di media nonkertas, kaya pelepah kurma, kulit onta, batu. Saat Rasulullah wafat alquran sudah di kodifikasi namun masih tercecer dan belum tersatukan. Di masa Kholifah Usman , mengumpulkan mushaf alquran dari abu bakar dan mulai mengkodifikasi, isinya dengan menggunakan dialek quraisy. Mushaf usmani ini digandakan dan dikirim ke kota-kota penting. Mushaf usmani adalah alquran kita sekarang.

12. Kewajiban muslim terhadap alquran - Membacanya( almuzammil : 20) - Mentadaburinya(Muhammad : 24) - Mengamalkannya (Al Araf : 3)

Agama dan Etika Islam Tanggal : 20 September 2022

Materi : Sunnah 01 , 02 , 03

1. Kedudukan sunnah dalam syariat islam Alquran → Sunnah → Ijtihad

2. Etimologi : Sanna, yasunnu, sunnah ; a way, a method, a tradition/behaviour, a decree 3. 6 Fungsi sunnah thd Alquran

- Menguatkan hukum di dalam Alquran - Merinci penjelasan yang masih umum

- Membatasi penjelasan Al-quran yang mutlak ( Orang miskin yg terpaksa mencuri dilepas)

(8)

- Pengecualian keumuman Alquran( boleh mewarisi umat, bukan wajib ke anak) - Menjelaskan penjelasan alquran yang susah dipahami.

- Menetapkan hukum baru yang tidak ada di alquran.

4. Terminologi :

- Jurist = actions that if done will be rewarded, and if abandoned do not become sins - Hadis Expert = All that relied on the prophet muhammad, in the form of words, deeds

and permissions

- Lawyer = Everything that was narrated from the Prophet Muhammad was in the form of deeds, words, and permits related to law

5. Hadith itu sunnah, dan sunnah itu hadith. Karena hadist adalah perkataan sahabat yang menyaksikan bagaimana Rasulullah berkata, berbuat yang kemudian diriwayatkan sahabat.

Hadist dari perkataan (Qauliyah), Perbuatan(fi’liyah), dan perizian ( taqririyah) 6. Tiga anatomi hadist

- Sanad(prosedur) = rangkaian orang yang meriwayatkan hadithnya

- Rawi(personal) = orang yang memindahkan hadis dari seorang guru kepada orang lain atau membukukannya ke dalam suatu kitab hadis.

- Matan(material) = isi hadist yang berisi ungkapan rasulullah 7. Macam-macam hadist

- Kualitas rawi : shahih > hasan > dhaif - Kuantitas rawi : Mutawattir > aziz > gharib 8. Menghadapi 2 hadist yang bertentangan

9. Kaitan sunnah

- Sunnah syar’I → berkaitan dengan syariat islam - Sunnah ghayr syar’I → berkaitan dengan budaya

Agama dan Etika Islam Tanggal : 27 September 2022

Materi : ijtihad , 1 2 3 1. Hakikat Ijtihad :

- Bahasa : Mengerahkan segenap kemampuan untuk menghasilkan suatu tujuan

- Istilah : Menggunakan seluruh kesanggupan berpikir untuk menetapkan ketetapan suatu hukum melalui proses penyimpulan hukum dari sumber-sumber hukum islam.

2. Mengapa perlu berijtihad : dinamika kehidupan manusia dalam semua aspeknya

memunculkan berbagai persolan baru, sementara teks-teks keagamaan, baik itu Alquran mauapun sunnah, bersifat terbatas. Untuk menjawab masalah-masalah tersebut, Nabi sejak awal sudah mengajarkan umatnya untuk melakukan ijtihad. Dengan demikian, ijtihad pada

(9)

dasarnya adalah perangkat berpikir untuk menyimpulkan penjelasan hukum terhadap problem-problem baru.

Orang beragama butuh kepastian yang memenangkan hati, orang muslim klo mau makan yg dipertanyakan halal atau ngga.

3. Ruang Lingkup Ijtihad

- Penjelasan hukum terkait berbagai persoalan yang secara eksplisit tidak terdapat baik pada

Dalam Alquran, sunnah, atau Ijma

- Hukum-hukum syariat yang tidak mempunyai dalil qath’I, sehingga masih diperdebatkan dan bisa direintrepretasi.

4. Kedudukan dalam syariat islam : Alquran → sunnah → ijtihad

5. Fungsi Ijtihad : untuk mengkaji persoalan-persoalan baru yang tidak pernah dikaji oleh para ulama terdahulu berdasarkan dalil-dalil syar’I (al-adillah al-syar’iyyah)

Agama sebagai pemandu dinamika zaman. Perangkat keilmuan dibutuhkan agar tidak ada misinterpretasi dalam proses pemahaman konteks Al-Qur’an.

6. Jenis-jenis ijtihad :

- Berdasarkan kuantitas : Fardi (individual) dan Jama’I (kolektif). Saat ini, ijtihad Jama’I (kolektif) adalah ijtihad yang paling efektif karena sulitnya menemukan seorang mujtahid yang dapat menguasai seluruh bidang dengan baik.

- Berdasarkan praktik pelaksanaannya : insya’I (inovatif) -> ijtihad yang membahas hal yang belum pernah dibahas sebelumnya dan intiqai (selektif) -> ijtihad yang

mempertimbangkan pendapat-pendapat ulama terdahulu dan memilih pendapat yang paling kredibel dan relevan dengan zaman.

7. Mujtahid (orang yang berijtihad) harus punya kualifikasi a. Menguasai ilmu-ilmu yang berkaitan dengan Al-Quran b. Memahami ilmu-ilmu yang berhubungan dengan al-sunnah c. Mengetahui ilmu-ilmu bahasa arab

d. Mengetahui hukum-hukum yang telah disepakati bersama (mujma’alahi) e. Menguasai ilmu ushul fiqih

f. Mengetahui maqashid al-syariah

g. Memahami manusia dan realitas kehidupan h. Berintegritas tinggi dan bertaqwa kepada Allah.

8. Metodologi Ijtihad

a. Qiyas -> penetapan suatu hukum yang belum ada pada masa sebelumnya tetapi memiliki kesamaan sebab,manfaat,, dan bahaya dan berbagai aspek dengan perkara terdahulu sehingga dihukumi sama.

b. Istihsan -> Perbuatan adil terhadap suatu permasalahan hukum dengan memandang ilmu hukum yang lain, karena adanya sesuatu yang lebih kuat yang membutuhkan keadilan.

c. Maslahah al-mursalah -> kemaslahatan yang belum tertulis dalam nash dan ijma, serta tidak ditemukan nash atau ijma yang melarang atau memerintahkan mengambilnya.

d. Ijma’ -> kesepakatan para ulama dalam menetapkan suatu hukum hukum dalam agama berdasarkan alquran dan hadist dalam suatu perkara yg terjadi.

9. Menyikapi hasil ijtihad :

- Tamadhhub : Mengikuti pendapat salah seorang mujtahid atau ulama mazhab tertentu - Ittiba’ : Mengikuti suatu pendapat disertai dengan mengetahui dalil dan penalaran

hukumnya.

(10)

- Taqlid : Mengikuti pendapat ulama tanpa mengetahui dalilnya 10. Menyikapi Khilafiyah dan Bid’ah

- Khilafiyah : Ketidaksepakatan dalam memahami ayat Al-Quran, tidak sepakat dalam kedhaifan hadits, atau sepakat atas keshahihan hadits namun berbeda dalam menarik kesimpulan

- Bid’ah : Tidak memiliki landasan Al-Quran maupun hadits, benar-benar amalan baru yang merupakan hasil pemikiran manusia. Dan memiliki dasar hadits yang kedhaifannya disepakati oleh ulama.

Agama dan Etika Islam Tanggal : 4 Oktober 2022

Materi : Ibadah , 1 2 3

1. Ibadah berasal dari kata kerja Bahasa Arab yakni ‘abada yang artinya adalah menyembah.

Sedangkah ibadah adalah mengerjakan apa yang diperintahkan oleh Allah dan menjauhi apa yang dilarang oleh-Nya

2. Tujuan Ibadah :

- Taqarrub(mendekatkan diri kepada allah) - Mahabbah(Mencintai)

- Wasilah (Mendekatkan diri kepada-Nya agar mendapat keberuntungan) - Thariqah (membersihkan hati dan jiwa)

3. Fungsi Ibadah : Tanha ‘anil fahsya wal munkar(Menjauhkan dari kemunkaran/keburukan) 4. Ibadah mahdhah : biasanya hablumminallah dan aturannya sudah diatur hukum islam

Contoh : Sholat, zakat, puasa, haji

5. Ibadah ghairu mahdhah : biasanya habluminannas, Contoh: menolong, mencari ilmu, dll 6. Syarat melakukan ibadah Ghairu mahdhah

- Legal

- Disertai niat yang baik

- Dilakukan dengan sungguh-sungguh - Jujur

- Harus tau skala prioritas 7. Ibadah sebagai ritual integratif

- Melaksanakan ibadah tidak sekedar menggerakkan anggota tubuh, namun meliputi hati, jiwa, pikiran, serta kesadaran sehingga terciptalah ritual integratif. ( Badaniah,

Fikriyah(akal pikiran), qabliyah(hati) 8. Peranan Ibadah dalam membangun akhlak

a. Shalat

- Mengingat /dzikir kepada Allah

- Tanhanil fahsya wal munkar(Menjauhkan dari kemungkaran /keburukan ) b. Puasa

- Menahan diri c. Zakat

- Membersihkan hati dan peduli sesama d. Haji

- Equality, persamaan manusia dimata Allah

Referensi

Dokumen terkait

Pada penjelasan pekerjaan (Aanwijzing) tersebut tidak ada yang menyampaikan pertanyaan-pertanyaan yang terkait dengan ruang lingkup pekerjaan atau lainnya.

Ruang Lingkup Antropologi Hukum adalah suatu spesialisasi dari Antropologi Budaya, Antropologi Sosial, dan Kebudayaan Hukum yang menyangkut Aspek – aspek Hukum.. Laura Nader

Standar Nasional Pendidikan Tinggi terkait dengan ruang lingkup dan penjelasan Standar Nasional Penelitian sebagai berikut. Standar hasil penelitian, merupakan kriteria

9 Jika mengacu pada ijtihad versi sharî‘ah historis, maka persoalan yang terkait dengan hukum konstitusional, HAM, dan lain-lain, tidak akan dapat dipecahkan karena

Mertokusumo, interpretasi atau penafsiran merupakan salah satu metode penemuan hukum yang memberikan penjelasan gamblang tentang teks undang-undang, agar ruang

Saat ini ruang lingkup filsafat hukum adalah mempelajari mengenai permasalahan- permasalahan yang terkait dengan tujuan hukum dalam kehidupan sehari-hari terutama

Ruang Lingkup Ijtihad Ijtihad merupakan faktor penting bagi pembinaan dan perkembangan hukum Islam.Ijtihad dilakukan untuk menjawab permasalahan yang timbul di masyarakat yang belum

Rencana Pembelajaran Semesteran RPS Pertemuan Pokok Bahasan Tugas 1 Penjelasan RPS dan Kontrak Kuliah 2 Pengertian dan Defenisi Administrasi Publik 3 Ruang Lingkup Studi