• Tidak ada hasil yang ditemukan

PESERTA DIDIK KELAS IX DI MTs DDI LERO KABUPATEN PINRANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "PESERTA DIDIK KELAS IX DI MTs DDI LERO KABUPATEN PINRANG "

Copied!
140
0
0

Teks penuh

Terdapat dua transliterasi bagi ta>' marbu>t}ah, iaitu: ta>' marbu>t}ah yang hidup atau mendapat perbuatan fath}ah, kasrah dan d}ammah, transliterasinya ialah [t]. Jika perkataan yang berakhir dengan ta>' marbu>t}ah diikuti dengan perkataan yang menggunakan perkataan sandang al- dan kedua-dua perkataan itu dibaca secara berasingan, maka ta>'. Syaddah atau tasydi>d yang ditunjukkan dalam sistem tulisan Arab dengan tanda tasydi>d ( ـّـ ), ditunjukkan dalam transliterasi ini dengan pengulangan.

Adapun ta>' marbu>t}ah di akhir kata yang merujuk pada lafz} al-jala>lah ditransliterasikan dengan huruf [t]. Kalau nama resmi seseorang menggunakan kata Ibnu (putra) dan Abu>. ayah ke) sebagai nama belakang keduanya, maka dua nama terakhir wajib disebutkan sebagai nama keluarga dalam daftar pustaka atau daftar pustaka.

ثحبلا ديرتج

في هقفلا عساتلا فصلا بلاط ناقت ا ينستح في نيواعتلا لمعتلا قيبطت

ث ةسردما

عساتلا لصف يرلداشرالاو ةوغلداراد ةيون

عوضوملةاسرلا

هقفلا عساتلا فصلا بلاط ناقت ا ينستح في نيواعتلا لمعتلا قيبطت" ناونعب لةاسرلا

ث ةسردم فيا

فصو لى ا ةسارلدا هذه فدته عساتلا لصف يرلداشرالاو ةوغلداراد ةيون1

ث ةسردم في عساتلا فصلا بلاطل هقفلا عوضوم لوح نيواعتلا لمعتلا قيبطتا

ةوغلداراد ةيون

تلا لصف يرلداشرالاو( .عسا

2هقفلا ةدام ناقت ا )

ةيلوألا تناايبلا هي ةسارلدا هذه في تناايبلا رداصم .يوبرتو نيوناقو يرايعم تيوهلا جنه عبتتلا تناايبلا عجم قرط مدخت ست .ةيوناثلا تناايبلاو

ضرعو تناايبلا ليلقت للاخ نم اهليلتحو تناايبلا ةلجاعم تاينقت .قئثاولاو تلاباقلماو تاظحلالما تناايبلا ةيقادصم رابتخا مادخت سبا تناايبلا ةصح رابتخا .تاجاتنت سالا سمرو تناايبلا

ةسثا

زانج لا تاجرلمخاو ةيلمعلاو تلاخدلما ةيلعم للاخ نم ديدحتلباو ، لمعتلا تاءارج لا اًقفو هذيفنت تم

لمعتلا داوم2

لصفلا بلاط لىع هؤارج ا تم يلذا نيواعتلا لمعتلا ) راودألا بعلو ةشقانلما عون في ا داوم ناقت ا لىع يرثأأت له ،

بلاطلل لمعتلا حانج

PENDAHULUAN

Penelitian yang Relevan

Disertasi Rusmin Husain Berjudul: Mengembangkan Model Pembelajaran Kooperatif dalam Meningkatkan Hasil Belajar Warga Belajar Paket C. 19Rusmin Husain, “Pengembangan Model Pembelajaran Kooperatif dalam Meningkatkan Hasil Belajar Warga Belajar Paket C”, Disertasi Doktor (Universitas Pendidikan Bandung Bandung, 2012), h. Jurnal Sumarli dan Eka Murdani, Model pembelajaran kerjasama dengan rekan guru pada mata pelajaran rangkaian seri-paralel hambatan listrik.

Fokus penelitian diarahkan pada gagasan untuk memperbaiki sistem pembelajaran dengan menciptakan model pembelajaran kolaboratif dengan tutor sebaya. Hal yang penulis teliti berbeda dengan yang telah diteliti sebelumnya yaitu penerapan pendekatan pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan penguasaan mata pelajaran fiqih di MTs DDi Lero.

Tinjauan Teoretis

Pembelajaran kolaboratif didasarkan pada asumsi-asumsi tentang siswa dan proses pembelajaran didasarkan pada tata cara pelaksanaan pendekatan pembelajaran kolaboratif.27. Pembelajaran kolaboratif merupakan metode pembelajaran yang menitikberatkan pada kerjasama antar siswa berdasarkan konsensus yang dibangun oleh anggota kelompok itu sendiri. Dalam pembelajaran ini, siswa saling menilai kemampuan membaca, menulis, dan tata bahasa, baik tertulis maupun lisan, dalam kelompoknya.

Jelaskan dengan cermat tujuan kegiatan dan sampaikan kepada siswa peraturan kerja kelompok. Siswa harus menganalisis apa yang telah mereka pelajari, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam proses pembelajaran kolaboratif dan menghasilkan ide-ide konstruktif untuk meningkatkan pembelajaran. Selain keaktifan belajar siswa, penguasaan materi siswa diketahui setelah guru melakukan evaluasi pembelajaran.

Meskipun penguasaan kompetensi masih menjadi pedoman dalam kegiatan pembelajaran, namun motivasi belajar siswa lebih terarah. Upaya meningkatkan motivasi belajar adalah (1) gerakan dengan menggunakan prinsip kebebasan, metode bervariasi, suasana berpusat pada siswa dan pengajaran terprogram, (2) memberi harapan dengan merumuskan indikator pencapaian kompetensi, tujuan pembelajaran, perubahan harapan dan tingkat pembelajaran. . aspirasi, (3) pemberian insentif, melalui umpan balik hasil tes, pemberian hadiah, komentar dan kerjasama, (4) mengatur perilaku siswa.58. Proses pembelajaran menunjukkan bahwa ada siswa yang mempunyai tingkat motivasi yang tinggi dan motivasi itu berasal dari dalam diri sendiri.

Di sisi lain, cukup banyak siswa yang motivasi belajarnya rendah, sehingga perlu adanya upaya serius dari guru untuk mengembangkannya. Namun demikian bukan berarti upaya pengembangan motivasi belajar hanya dilakukan pada siswa yang motivasinya rendah. Siswa yang mempunyai motivasi belajar yang tinggi hendaknya tetap mendapat pembinaan karena motivasi belajarnya mengalami grafik yang naik turun. 61.

Kerangka Teoretis Penelitian

  • Jenis dan Pendekatan Penelitian
  • Paradigma Penelitian
  • Waktu dan Lokasi Penelitian
  • Sumber Data a. Sumber Data Primer
  • Instrumen Penelitian
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Teknik Pengolahan dan Analisis Data
  • Teknik Pengujian Keabsahan Data

Betapapun bagusnya materi pembelajaran yang diberikan dan ditingkatkan dengan model pembelajaran dan fasilitas yang tersedia; jika interaksi antara guru dan siswa tidak harmonis maka akan menimbulkan hasil belajar yang tidak diinginkan.62. Dalam tataran praktik pendidikan, sekolah atau madrasah merupakan lembaga yang menyelenggarakan pembelajaran yang dilakukan oleh guru dan siswa. Penggunaan pendekatan pembelajaran kolaboratif pada materi fiqh siswa MTs DDI Lero Kabupaten Pinrang mampu membantu penguasaan materi Fiqh siswa kelas IX MTs DDI Lero Kabupaten Pinrang.

Paradigma penelitian didasarkan pada kenyataan bahwa siswa menunjukkan keinginan yang besar untuk belajar pendekatan kolaboratif di MTs DDI Lero. Pendekatan pembelajaran kooperatif berupaya untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam penyerapan materi pembelajaran dan memberikan motivasi dalam setiap materi pembelajaran. Data berupa tulisan atau buku tentang pendekatan pembelajaran kooperatif dan dokumen lainnya digunakan sebagai penguat temuan di lapangan mengenai peningkatan motivasi dan penguasaan materi.

Peneliti mempunyai teori dan wawasan yang luas, sehingga mampu bertanya, menganalisis, memotret dan mengkonstruksi situasi lingkungan pendidikan khususnya pendekatan pembelajaran kolaboratif yang diteliti menjadi lebih jelas dan bermakna.66. Secara khusus pedoman penilaian pembelajaran kolaboratif menyesuaikan dengan prosedur penilaian kurikulum 13 yaitu dengan mengacu pada aspek penilaian keterampilan yaitu kinerja. Dalam mengukur keberhasilan penerapan pembelajaran kolaboratif dalam penguasaan materi Fiqih dan peningkatan motivasi belajar siswa kelas IX MTs DDI Lero Kabupaten Pinrang digunakan teknik deskriptif kualitatif.

Sugiono menyatakan bahwa dalam penelitian kualitatif, pengumpulan data dilakukan pada lingkungan alam (kondisi alam), sumber data primer, dan teknik pengumpulan data sebagian besar adalah observasi partisipan, wawancara mendalam dan dokumentasi.68 Penulis . Penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan analisis non statistik.69 Teknik analisis data dalam penelitian penggunaan pembelajaran kooperatif adalah teknik deskriptif kualitatif, artinya penelitian dilakukan hanya berdasarkan fakta di lapangan. , yang kemudian disajikan dalam bentuk deskriptif. menggunakan metode induktif (khusus-umum), deduktif (umum-khusus) dan komparatif (perbandingan). Wawancara dengan kepala sekolah, pendidik dan siswa, catatan lapangan dan dokumen penelitian terkait pembelajaran kolaboratif juga dilakukan.

Gambar 1. Skema Kerangka Pikir Penelitian
Gambar 1. Skema Kerangka Pikir Penelitian

Deskripsi Hasil Penelitian

Teknik pembukaan pelajaran, penyajian materi pelajaran dan pemberian nasehat berpengaruh terhadap motivasi siswa. Guru memberikan beberapa pertanyaan dan pernyataan yang dapat membantu untuk mengetahui tingkat motivasi belajar siswa. Berdasarkan daftar hadir, observasi dan pemantauan guru mogok kerja, siswa kelas IX MTs DDI Lero Kab.

Pembelajaran kolaboratif membuat siswa mencari dan menemukan solusi bersama terhadap setiap permasalahan dan hambatan apa pun yang ada dalam pembelajaran. Penguasaan materi fiqh dan peningkatan motivasi belajar Siswa akan dihadapkan pada peluang dan tantangan untuk mengelola pembelajaran selanjutnya. Ada satu atau dua siswa yang malas berpikir dan mendelegasikan seluruh tugas kepada teman yang lebih pintar.

Diketahui bahwa siswa yang lebih pintar biasanya tidak mau berbagi ilmunya dengan teman-temannya dalam kelompok. Faktor siswa antara lain kenikmatan kelas, ketepatan waktu, dan lain sebagainya. Kerjasama orang tua sangat penting bagi pihak sekolah, komunikasi antara pihak sekolah dengan orang tua siswa harus tetap terjaga.

Peran orang tua sangat dibutuhkan dalam penguasaan materi pembelajaran, memotivasi siswa dan membangun karakter siswa. Keberhasilan siswa dalam belajar tidak hanya ditangani oleh seorang guru fiqh saja dengan menghilangkan peran guru lainnya. Mata pelajaran Al-Quran dan Hadits membantu siswa dalam menghafal Al-Qur'an.

Pembahasan Hasil Penelitian

  • Penguasaan materi fiqih pada peserta didik kelas IX di MTs DDI Lero Kabupaten Pinrang
  • Motivasi Belajar Fiqih pada Peserta Didik Kelas IX MTs DDI Lero

Siswa diminta mendengarkan guru memberikan materi terkait mencuci jenazah dan mengafani jenazah. Siswa diminta mengumpulkan data yang diperoleh dari berbagai sumber mengenai pencucian jenazah dan pembungkus jenazah. Siswa diminta berdiskusi secara berkelompok tentang syarat-syarat memandikan jenazah dan syarat-syarat mengafani jenazah.

Secara berkelompok, siswa mendiskusikan beberapa data atau informasi dari saran tentang mencuci dan membungkus jenazah. g Hal ini menunjukkan bahwa penilaian sikap kolaboratif siswa kelas IX MTs DDI Lero Kab. Disiplin” 31 siswa mencapai pemenuhan KBM pada aspek “toleransi”, dan 30 siswa mencapai pemenuhan aspek “kejujuran”.

Penguasaan materi fiqih siswa kelas IX MTs DDI Lero Kabupaten Pinrang Kabupaten Pinrang. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran fiqh siswa kelas IX MT DDI Lero Kab. Akumulasi tanggapan dikategorikan “meningkat”, dibandingkan dengan tanggapan “jarang” dan tidak pernah dari 31 siswa.

Akumulasi respon dikategorikan “meningkat”, dibandingkan 1 respon siswa “jarang” dari 31 siswa. Penerapan pembelajaran kolaboratif untuk meningkatkan penguasaan materi fiqh dan motivasi belajar fiqh pada siswa kelas IX MTs DDI Lero Kab.

Tabel 1. Sintaks pemahaman penyelenggaraan jenazah  c.  Menyusun Tugas pembelajaran
Tabel 1. Sintaks pemahaman penyelenggaraan jenazah c. Menyusun Tugas pembelajaran

PENUTUP

Simpulan

Penilaian yang dilakukan guru fiqh terhadap siswa hasil pelaksanaan pembelajaran adalah sikap kooperatif pada observasi pembelajaran sebanyak 31 siswa yang menunjukkan jumlah siswa aktif 96%, kooperatif 96% dan toleran 84%. Sikap kooperatif siswa dalam kegiatan praktik menunjukkan 96% siswa bertanggung jawab, 96% kooperatif, 94% teliti, dan 90% kreatif. Sikap kooperatif dalam kegiatan diskusi menurut observasi pembelajaran dapat ditunjukkan dengan jumlah siswa: kooperatif 94%, rasa ingin tahu 90%, sopan 94%, dan komunikatif 96%.

Hasil penilaian diri setelah observasi pembelajaran dapat menunjukkan bahwa 90% siswa disiplin, 100% toleran, dan 96% jujur. Penguasaan siswa terhadap materi fiqih IX. kelas dalam hubungan kerjasama siswa menurut observasi pembelajaran 31 siswa dibuktikan dengan dua aspek penilaian yaitu yang pertama. Penilaian pengetahuan kolaboratif siswa sesuai dengan hasil pekerjaannya, setelah dilakukan penghitungan poin pembelajaran dapat diketahui bahwa 87% siswa kategori “A” mencapai aspek penilaian “tes tertulis” dan 13% siswa pada kategori “A” mencapai aspek penilaian. dari para siswa. siswa dalam kategori “B”.

Implikasi

Ali, Mohammad dan Tim Pengembangan Ilmu Pendidikan FIP-UPI, Bagian I Ilmu Pendidikan dan Aplikasinya dengan Teori Evaluasi Pendidikan. Murdani, Sumarli dan Eka. “Model Pembelajaran Kolaboratif dengan Tutor Sejawat pada topik rangkaian hambatan listrik seri-paralel”. Pengembangan model kolaboratif jigsaw-role-play sebagai upaya meningkatkan keterampilan kolaboratif siswa kelas V SD dalam pembelajaran IPS.

Pusat Pengembangan Pendidikan UGM, Buku Panduan Penerapan Student Centered Learning (SCL) dan Student Teacher Aesthetic Role-Sharing (STAR). Republik Indonesia, Standar Nasional Pendidikan: Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, op. Saaid, Daliyanie Binti Mat., “Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah (Pbm) Matematika Tingkat Sekolah Menengah”, Tesis PhD.

Lahir dari pasangan serasi antara H.Muh.Thamrin dan Hj.Nurbaya Abdullah, kini tinggal di Desa Lero, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang. Anak keenam dari delapan bersaudara, dengan dua kakak laki-laki bernama Taibin, Rudi Hartono dan tiga kakak perempuan bernama Nurhayati, Hartati, S.Pd, Hj.Hadrah, S.Pd.I serta dua kakak laki-laki kecil bernama Saenal Abidin dan Sulkifli. Penulis mulai mengikuti pendidikan formal pada tahun 1981 di TK Idhata Ujung Lero dan lulus pada tahun 1984, kemudian melanjutkan pendidikan di MI DDI Ujung Lero dan lulus pada tahun 1990, kemudian melanjutkan pendidikan di MTs DDI Ujung Lero dan lulus pada tahun 1993, selanjutnya melanjutkan pendidikannya. di MAN.2 Parepare, mengambil gelar Sarjana Fisika dan lulus pada tahun 1996.

Pada tahun 1997, penulis melanjutkan pendidikan Diploma 2 di IAIN Alauddin Makassar yang kini berubah nama menjadi UIN Makassar, mengambil jurusan Tarbiyah pada program studi Pendidikan Agama Islam dan berhasil memperoleh gelar Ahli Media (A.Ma) pada bidang 2000 untuk dicapai. Di 1999.

Gambar

Gambar 1. Skema Kerangka Pikir Penelitian
Tabel 1. Sintaks pemahaman penyelenggaraan jenazah  c.  Menyusun Tugas pembelajaran
Tabel 2. Pengamatan gambar pembelajaran
Tabel 3. Penilaian sikap kolaboratif
+7

Referensi

Dokumen terkait

Untuk melihat perkembangan peserta didik maka peneliti melakukan observasi pada peserta didik. Observasi pada siklus III ini menilai sikap peserta didik dalam satu kelas yang

Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar contoh sikap semangat & komitmen kebangsaan sebagai peserta didik 7 Menunjukkan contoh sikap

Berdasarkan uji lapangan persiapan maka diperoleh beberapa saran dan komentar dari peserta didik kemudian direvisi sesuai dengan saran-saran tersebut. Setelah dilakukan

Perkembangan sikap dan perilaku peserta didik yang banyak meniru hal-hal positif dari gurunya cukup signifikan, contohnya persoalan kedisiplinan, saya yakin peserta

Gejala kurang minat peserta didik tampak pada sikap meragukan baik kepada diri sendiri maupun orang lain ditunjukkan oleh peserta didik yang tergolong cerdas (hasil tes

Di sisi lain, pendidik harus memahami dan menghayati para peserta didik yang dibinanya karena wujud peserta didik pada setiap saat akan sama sebab perkembangan ilmu pengetahuan dan

ii SKRIPSI EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN PESERTA DIDIK KELAS VII MTS DDI KANANG OLEH: ZULKIFLI NIM : 16.1100.003

Metode mengajar adalah teknik penyajian materi pelajaran yang digunakan oleh guru untuk mengajarkan dan menyajikan bahan ajar kepada peserta didik di kelas agar pelajaran tersebut