Berdasarkan data National Nutrient Database, bawang merah mengandung karbohidrat, gula, asam lemak, protein dan mineral lain yang diperlukan tubuh manusia. Budidaya bawang merah cocok dilakukan di dataran rendah hingga dataran tinggi (0 – 1000 meter diatas permukaan laut) dengan ketinggian optimum untuk pertumbuhan dan perkembangan bawang merah 0 – 450 meter diatas permukaan laut. Bawang merah dapat tumbuh di dataran rendah dan dataran tinggi hingga ketinggian 1000 m dpl dan optimal pada ketinggian 0 – 400 m dpl (Zulkarmain, 2013).
Bibit bawang merah yang baik berasal dari umbi yang sudah tua dipanen, berumur lebih dari 80 hari untuk dataran rendah dan 100 hari untuk dataran tinggi, yang baik minimal berumur 2 – 3 bulan. Tanam umbi bawang merah pada media tanam, jangan menancapkan umbi terlalu dalam ke dalam tanah, namun cukup ditutup dengan tanah.
ALAT DAN BAHAN
Pupuk organik cair (POC) adalah pupuk cair yang dibuat dari bahan organik melalui proses fermentasi. Pupuk organik cair (POC) dapat berfungsi sebagai stimulan pertumbuhan terutama pada saat tanaman mulai bertunas atau beralih dari fase vegetatif ke generatif untuk merangsang pertumbuhan buah dan biji. Bahan yang digunakan adalah bibit sawi pagoda, kompos, pupuk organik cair dan alat yang digunakan adalah cangkul, garu, ember, sikat karet, mulsa, jarak tanam, alat penyemprot, kendi dan alat tulis.
LANGKAH KERJA
Lakukan pemupukan pada saat tanaman sawi pagoda berumur 10 HST, lakukan pemupukan setiap 7-10 hari sekali. hari atau disesuaikan dengan kondisi tanaman. Perawatan yang harus dilakukan selama menanam tanaman sawi pagoda adalah penyiraman rutin setiap pagi dan sore hari, penyulaman jika terdapat bibit tanaman mati, penyiangan, serta pengendalian hama dan penyakit. Pemanenan sawi pagoda dapat dilakukan pada saat tanaman berumur sekitar 40 – 45 HST atau dengan ciri-ciri tanaman layak panen yaitu mempunyai daun yang tumbuh baik dan berwarna hijau cerah, pangkal daun tampak sehat dan tinggi. tanamannya seragam dan rata.
PARAMETER PENGAMATAN
Setelah lahan bebas dari gulma atau bekas tanaman sebelumnya, lakukan pengolahan tanah dengan menambahkan pupuk dasar dan air sambil membentuk bedengan dengan cangkul dan meratakan bedengan dengan garu. Buatlah lubang tanam dengan mata bor sedalam 3 cm dengan jarak tanam 20 cm x 20 cm dan setiap lubang beri 2 bibit tanaman. Tempatkan benih pada setiap lubang tanam, lalu tutup lubang dengan tanah tipis-tipis.
PENGARUH MACAM ZPT TERHADAP PERTUMBUHAN
STEK TANAMAN MORNING GLORY
TUJUAN
Morning Glory (Ipomoea purpurea L.) merupakan tanaman pemanjat yang tumbuh cepat dengan bunga yang besar dan harum. Morning Glory juga dapat hidup di tanah yang memiliki drainase baik, lembab, tanah liat atau berpasir (Erwin, 2015). Stek merupakan suatu cara perbanyakan tanaman secara vegetatif secara buatan dengan menggunakan sebagian akar, batang atau daun suatu tanaman untuk menumbuhkan tanaman baru (Sinaga, 2018).
Keuntungan perbanyakan stek adalah tidak terdapat tunas palsu, tidak ada pengaruh buruk pada batang bawah dan dapat berproduksi dalam jangka waktu lebih cepat (Nengsih, et.al., 2021). Berbagai upaya dilakukan agar stek dapat tumbuh dengan baik, salah satunya adalah penggunaan zat pengatur tumbuh (GRT). Zat pengatur tumbuh adalah senyawa organik non-hara yang digunakan dalam jumlah yang tepat untuk mendukung proses fisiologis pada tanaman (Tarigan, et.al., 2017).
Zat pengatur tumbuhan pada tumbuhan terdiri dari lima jenis yaitu auksin, giberelin, sitokinin, etilen dan asam absisat, masing-masing hormon mempunyai pengaruh yang berbeda-beda terhadap fisiologi tumbuhan.
DASAR TEORI
Pemberian zat pengatur tumbuh alami seperti urine sapi dan air kelapa serta zat sintetik (buatan) seperti Rootone F, Atonik, Stimulan dapat mempercepat pertumbuhan (Rismunandar, 2007 dalam Yuliandawati, 2016). Zat pengatur tumbuh (ZPT) yang banyak dipasarkan saat ini mempunyai fungsi yang hampir sama dengan fitohormon, termasuk ZPT atonik, zat pengatur tumbuh ini mampu mendorong pertumbuhan akar pada stek sehingga penyerapan unsur hara menjadi lebih efektif (Anwar, et.al., 2021) . . Atonik ZPT mengandung senyawa dinitrofenol yang berfungsi mengaktifkan penyerapan unsur hara dan merangsang pelepasan tunas (Hidayanto et.al., 2003).
Sejumlah bahan organik diketahui berpotensi sebagai sumber ZPT alami, salah satunya bawang merah. Adanya hormon auksin pada ekstrak bawang merah pada konsentrasi 100% dapat merangsang pertumbuhan tunas baru pada stek (Lesmana, et.al., 2018). Selain itu, senyawa allithiamin akan terbentuk pada bawang merah giling yang berperan dalam memperlancar metabolisme pada jaringan tanaman serta dapat mempunyai sifat fungisida dan bakterisidal (Wibowo, 1988 dalam Sofwan, et.al, 2018).
Dimaserasi menggunakan larutan metanol 70% dengan perbandingan berat umbi bawang merah dengan pelarut 1 gr : 1 ml metanol 70. Umbi direndam 3 x 24 jam dalam wadah tertutup rapat (anaerob) kemudian disaring menggunakan corong dengan kertas saring hingga diperoleh filtrat bening. 2. Rendam pangkal stek selama 15 menit dengan atonic zpt 2-3 ml/L. Rendam bagian pangkal stek dengan ekstrak bawang merah selama 15 menit.
PEMBERIAN TRICHODERMA PADA BUDIDAYA
TANAMAN TOMAT DALAM PLANTERBAG
Tomat (Solanum lycopersicum L.) merupakan komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak manfaat. Pada umumnya tomat digunakan sebagai bahan pelengkap masakan yang mengandung sumber vitamin dan mineral yang cukup tinggi, baik untuk kesehatan, serta memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Tanaman tomat awalnya tersebar di Amerika Selatan dan beberapa negara di Eropa, Afrika dan Asia.
Pada tahun 1523, para pedagang asal Spanyol membawa bibit tanaman tomat dari benua Amerika ke Eropa, yang kemudian tersebar luas ke seluruh wilayah Eropa pada tahun 1600. Tomat merupakan komoditas sayuran yang bernilai ekonomi tinggi.Tomat merupakan tanaman pekarangan dari famili Solanaceae. Syarat menanam tanaman tomat dalam menanam tomat adalah tanaman mampu tumbuh di dataran tinggi maupun dataran rendah, memerlukan media tanam yang gembur, sedikit berpasir atau lempung berpasir serta mengandung humus dan unsur hara, pH tanah 5-7 dan drainase yang baik.
Dalam kondisi saat ini sangat disarankan untuk menggunakan pupuk organik berkualitas tinggi yang merupakan hasil inovasi teknologi dengan menggunakan bahan-bahan organik di sekitar kita. Pupuk organik dapat menyediakan unsur hara makro dan mikro bagi tanaman, selain memperbaiki struktur fisik, kimia dan biologi tanah. Kemampuan pupuk organik dalam menyediakan unsur hara makro dan mikro dibantu oleh adanya mikroorganisme di dalam tanah yang membantu menguraikan sisa-sisa bahan organik yang mengandung unsur hara yang pada awalnya tidak tersedia untuk diolah oleh tanaman dan tersedia di kemudian hari.
Buatlah lubang tanam dan letakkan 1 bibit tanaman tomat per lubang tanam, tutupi bibit dengan tanah tipis-tipis dan sirami media tanam.
TEKNOLOGI MULTIPLIKASI VEGETATIF PENYAMBUNGAN
GRAFTING) PADA TANAMAN BUAH
Okulasi atau okulasi merupakan penggabungan antara batang akar dengan keturunan tanaman yang berbeda sedemikian rupa sehingga terbentuk suatu kesatuan dan gabungan tersebut akan terus tumbuh menjadi tanaman baru. Pertautan tersebut terjadi karena menyatunya kambium batang akar dengan kambium batang atas. Semua teknik okulasi harus mencapai sambungan yang kuat antara daerah kambium batang atas dengan batang bawah agar keduanya dapat tumbuh bersama. Hubungan antara batang bawah dan batang atas hanya terjadi antara tanaman dari spesies yang sama.
Untuk tanaman pohon, batang bawah dipilih berdasarkan ketahanan atau toleransi terhadap permasalahan tanah seperti jamur dan nematoda, jenis tanah yang berbeda, kekeringan dan genangan air. Setelah penggandengan tercapai, batang bawah dapat dengan bebas dipilih dari tanaman baru agar sesuai dengan lokasi penanaman. Teknik okulasi pucuk merupakan cara menyambung batang bawah dengan tebu sehingga dapat mempercepat produksi. Dengan cara ini, tanaman akan berproduksi hanya dalam waktu 2 tahun. Batang bawah berumur enam bulan dibiarkan sepanjang 15 cm dan dijepit hingga menyerupai huruf M, sedangkan pucuknya 3 cm. Daunnya dipangkas dan dijepit menyerupai huruf V, setelah itu batang atas dimasukkan ke batang bawah lalu diikat dengan plastik, ditutup dengan plastik dan diikat pada bagian bawah, hal ini dilakukan untuk mengurangi penguapan dan mempercepat penyambungan. jaringan sel Biarkan selama dua minggu dan buka dan biarkan tumbuh. kemudian selama enam bulan benih tersebut sudah bisa ditanam di lapangan (Wisahya, 2011).
Tujuan dari okulasi adalah untuk menghasilkan keturunan tunggal yang merupakan gabungan sifat batang atas dan batang bawah, dilanjutkan dengan tumbuhnya akar dari batang bawah sehingga menghasilkan batang. Keberhasilan okulasi sangat bergantung pada kondisi batang bawah, kualitas batang atas dan pemilihan teknik okulasi dan okulasi yang paling tepat. Potong batang bawah bagian tengahnya sekitar 2-2,5 cm dengan pisau pemotong, agar kedua sisinya sama.
Pilih batang buah alpukat bagian atas lalu potong sisi kanan dan kirinya sehingga berbentuk lancip, pemotongan hanya dilakukan satu kali saja. Masukkan batang atas ke batang bawah.
STANDARDISASI MUTU
PRODUK BUAH, SAYUR, DAN BUNGA
Produk pertanian telah menerapkan standar dan sertifikasi yang memenuhi persyaratan mutu yang dipersyaratkan dan diakui secara luas secara internasional, sehingga memiliki daya saing yang kuat dalam memasuki pasar global, khususnya pada pasar terpadu di kawasan ASEAN. Standardisasi dan sertifikasi mutu produk pertanian mutlak diperlukan jika tidak ingin tergilas oleh produk sejenis di pasar dunia. Untuk menghasilkan produk yang berdaya saing maka produk yang dihasilkan harus mempunyai kualitas yang tinggi, yang ditunjukkan dalam bentuk sertifikat produk yang diakui.
Standardisasi dan sertifikasi yang dimaksudkan sebagai acuan pengukuran mutu produk dan/atau jasa di bidang perdagangan bertujuan untuk menjamin perlindungan konsumen, pelaku usaha, pekerja, dan masyarakat lainnya. Untuk menjaga kualitas produk dan jasa yang dihasilkan tetap konstan dan sesuai dengan kebutuhan pasar, maka perlu dilakukan pengendalian kualitas terhadap aktivitas proses yang dilakukan. Buah, sayuran, atau bunga potong yang bagian luarnya sedikit berkerut atau memiliki noda mungkin sama baiknya dari segi rasa dan nilai gizinya dengan buah, sayuran, atau bunga potong yang terlihat bagus.
Penyortiran adalah pemisahan/pengelompokan berdasarkan kualitas yang erat kaitannya dengan kondisi fisik (busuk, tergores, memar, bentuk tidak normal, dan lain-lain) bahan, sedangkan penyortiran lebih menitikberatkan pada nilai estetika (warna, dimensi). Penyortiran atau sortasi sering dilakukan pada awal proses, setelah pembersihan, untuk memisahkan bahan mana yang layak untuk diolah lebih lanjut atau mana yang perlu dipisahkan (off-grade). Ada beberapa alasan dilakukannya penyortiran, antara lain untuk menghasilkan produk dengan spesifikasi yang lebih sesuai dengan kebutuhan produksi, terutama untuk proses produksi yang menggunakan mesin dan sistem otomatis.
Dalam hal ini kualitas mempunyai arti yang berbeda-beda; tergantung pada barang, penggunaan dan kebiasaan konsumen. Penyortiran (sorting) adalah kegiatan pengelompokan bahan baku/produk yang telah diklasifikasi dan/atau diolah ke dalam kelas atau kelompok tertentu berdasarkan karakteristik bahan yang digunakan sebagai faktor pemisah. Tujuan dari klasifikasi ini adalah untuk memberikan nilai yang lebih besar (harga lebih tinggi) untuk kualitas yang lebih baik.