• Tidak ada hasil yang ditemukan

PILAR KEPEMIMPINAN DI ABAD 21

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "PILAR KEPEMIMPINAN DI ABAD 21"

Copied!
220
0
0

Teks penuh

Penulis berharap buku ini dapat menjadi referensi bagi siapa saja yang ingin mengembangkan manajemen baik secara teoritis maupun praktis. Penulis mengucapkan terima kasih kepada MNC Publishing - Malang yang telah menyetujui penerbitan buku ini dan juga kepada saudara Nanu, Stevan, Roya, Devy, Agus dan anak saya dr.

DAFTAR TABEL

PENDAHULUAN

Agar buku ini dapat memberikan manfaat praktis bagi para pemimpin atau manajer, maka disajikan juga tools Basic Leadership berupa aplikasi teori XY (McGregor) & aplikasi teori kebutuhan individu (A. Maslow). Penerapan kedua teori tersebut sangat berguna untuk menentukan gaya kepemimpinan yang tepat.Agar pemimpin menjadi pemimpin yang efektif dan berkualitas, agar tidak terjerumus menjadi pemimpin impoten atau toxic leader, di akhir tulisan ini penulis menawarkan pembahasan tentang pemimpin berkualitas, pemimpin impoten dan toxic leader.

PENGERTIAN

Pengertian Kepemimpinan

Dari berbagai definisi di atas, kita dapat memperoleh kata kunci: pengaruh, motivasi, niat. Kata kuncinya adalah pengaruh, ternyata sama dengan kata kunci Maxwell: Kepemimpinan adalah pengaruh.

Perbedaan Pemimpin dengan Manajer

Manajer memiliki sifat logis, analitis, terorganisir, berurutan, terencana, detail, untuk mencapai tujuan secara efisien dan efektif, sehingga mereka juga dikenal sebagai pelaku hal yang benar. Pemimpin memiliki interpersonal, emosional, kinestetik, emosional, holistik, intuitif, berguna, sintesis, imajinasi tinggi, inovasi, berani mengambil risiko untuk pencapaian tujuan yang efektif dan sukses.

Tabel 2.1 Perbedaan fungsi dari peran manajemen dan peran  kepemimpinan
Tabel 2.1 Perbedaan fungsi dari peran manajemen dan peran kepemimpinan

TEORI KEPEMIMPINAN

  • Sumber Kepemimpinan
    • Pemimpin Itu dilahirkan. (Hereditary Theory)
    • Pemimpin itu dibuat. (Psychological Theory)
    • Teori Lingkungan. (Situational Theory)
  • Gaya Kepemimpinan
  • Autokrasi
  • Paternalistik
  • Demokrasi
  • Kemampuan, yaitu keterampilan dan pengetahuan pekerjaan
  • Motivasi, yaitu motif pendorong untuk mau bekerja
  • Kepemimpinan Transformasional
  • Kepemimpinan Transaksional
  • Gaya kepemimpinan yang berorientasi tugas
  • Gaya kepemimpinan yang berorientasi pada karyawan

Premis dasar dari pendekatan ini adalah bahwa tidak ada satu pun gaya kepemimpinan yang terbaik. Teolog William (1974) menyebutnya Vocational of Servant. Gaya ini merupakan antitesis dari ambisi despotisme, yaitu merendahkan manusia menjadi komoditas politik.

Gambar 3.1 Teori Kepemimpinan Situasional (Hersey & Blanchard)
Gambar 3.1 Teori Kepemimpinan Situasional (Hersey & Blanchard)

PERAN PEMIMPIN

Pemimpin yang efektif mampu berperan sebagai

Peran yang Berakar Dari Kebudayaan Masa Lalu

  • Hasta Brata
  • Ajaran Ki Hajar Dewantara

Ing Ngarsa Sung Tuladha, artinya di depan memberikan panutan dan panutan bagi bawahannya.

Cara Kerja Pemimpin yang Efektif

5 PILAR KEPEMIMPINAN

  • Kekuasaaan
    • Kekuasaan yang berasal dari individu ini disebut juga sebagai pengaruh. Yang di pimpin mau mengikuti
  • Kompetensi
  • Kredibilitas ( Credibility)
  • Kemauan dan semangat
  • Keberanian
    • Keberanian internal
    • Keberanian eksternal

Pengaruh pemimpin karena dia adalah tokoh agama seperti ustadz, pendeta, pendeta, pendeta, uskup dan orang-orang saleh. Ada kalanya seorang pemimpin harus berhadapan dengan orang-orang yang menentangnya, baik di dalam organisasi maupun di luar organisasi.

Gambar  5.1. Lima Pilar Kepemimpinan
Gambar 5.1. Lima Pilar Kepemimpinan

KEKUASAAN

  • Kewenangan ( Otoritas )
    • Atribusi
    • Pelimpahan wewenang
  • Pengaruh
  • Taktik mempengaruhi orang lain 1. Resiprokasi ( Pertukaran )
    • Pembenaran sosial
    • Selera
    • Komitmen
    • Taktik Rasional
    • Taktik Pelibatan
    • Taktik Menyenangkan Hati Orang Lain ( Ingration Tactics )
    • Taktik Hubungan Persahabatan (Personal Appeals Tactics )
    • Taktik Koalisi ( Coalition Tactics )
    • Taktik Kelangkaan ( Scarcity Tactics )
    • Karisma ( Charismatic Power )
  • Cara memiliki karisma

Taktik ini digunakan dimana kita membentuk koalisi meminta bantuan pihak lain untuk mempengaruhi orang lain yang kita inginkan. Pemimpin yang memiliki karisma memikirkan dan lebih memperhatikan orang lain ketika mereka berinteraksi daripada diri mereka sendiri.

Gambar 6.1. Macam-macam Kewenangan
Gambar 6.1. Macam-macam Kewenangan

KOMPETENSI KOMPETENSI

  • Hard Competence
  • Soft Competence
    • Kecerdasan Emosi
    • Kecakapan Emosi
  • Sifat dapat dipercaya. Mereka mampu memelihara norma kejujuran dan integritas
  • Kewaspadaan. Mereka mampu bertanggung jawab atas kinerja pribadi
  • Adaptabilitas. Mereka luas dalam menghadapi perubahan
  • Dorongan berprestasi. Merupakan dorongan untuk jadi lebih baik atau memenuhi standar keberhasilan
  • Komitmen. Mereka mampu menyesuaikan diri dengan sasaran kelompok atau organisasi
  • Inisiatif. Merupakan kesiapan untuk memanfaatkan kesempatan
    • Kecakapan Sosial
  • Empati. Merupakan kesadaran terhadap perasaan, kebutuhan dan kepentingan orang lain
  • Memahami orang lain. Merupakan kecakapan mengindra perasaan dan perspektif orang lain, dan
  • Orientasi pelayanan. Kecakapan ini menentukan bagaimana orang menangani suatu hubungan
  • Mengatasi keberagaman. Merupakan kecakapan menumbuhkan kecakapan melalui pergaulan dengan
  • Kesadaran politik. Merupakan kecakapan membaca arus - arus emosi sebuah kelompok dan hubungannya dengan
  • Pengaruh. Merupakan kecakapan untuk melakukan persuasi, dan mempengaruhi orang lain
  • Komunikasi. Merupakan kecakapan untuk mengirim pesan yang jelas dan meyakinkan
  • Kepemimpinan. Merupakan kecakapan membangkitkan inspirasi dan memandu kelompok dan orang lain
  • Katalisator perubahan. Merupakan kecakapan memulai dan mempertahankan perubahan
  • Manajemen konflik. Kecakapan melakukan mediasi, negosiasi dan pemecahan silang pendapat
  • Pengikat jaringan. Merupakan kecakapan menumbuh- kan hubungan sebagai alat
  • Kolaborasi dan kooperasi. Merupakan kecakapan kerjasama dengan orang lain demi tujuan bersama
  • Kemampuan tim. Merupakan kecakapan menciptakan sinergi kelompok dalam memperjuangkan tujuan
    • Kompetensi Minimal
    • Kompetensi Ideal

Kecerdasan emosional adalah seberapa baik orang mengelola diri mereka sendiri dan berhubungan dengan orang lain. Ini adalah kemampuan untuk mengembangkan keterampilan melalui pergaulan dengan menumbuhkan keterampilan melalui pergaulan dengan berbagai jenis orang.

KREDIBILITAS KREDIBILITAS

  • Pengertian Kredibilitas
  • Manfaat Kredibilitas
  • Hal hal yang menimbulkankan Kredibilitas a. Kejujuran
  • Mereka menyelesaikan pekerjaannya
  • Mereka bersedia melakukan lebih dari yang seharusnya Orang yang bertanggung jawab tidak pernah memprotes

Orang yang bertanggung jawab cenderung pekerja keras dan melakukan tugasnya dengan baik apa pun yang terjadi. Mereka yang bekerja sesedikit mungkin mungkin tidak bekerja sama sekali tanpa pengawasan. Pemimpin harus mampu menjalankan fungsinya sebagai pemimpin seperti: memprakarsai visi – misi – tujuan organisasi, memotivasi, mengambil keputusan dan memecahkan masalah, memimpin rapat, berkomunikasi, dan sebagainya.

KEMAUAN DAN SEMANGAT

  • Kemauan dan Semangat adalah langkah pertama menuju prestasi
  • Kemauan dan Semangat meningkatkan kehendak
  • Kemauan dan Semangat meningkatkan kekuasaan
  • Kemauan dan Semangat membuat hal hal yang mustahil jadi kenyataan
  • Cara Menumbuhkan Kemauan dan Semangat
  • Hubungan Antara Kemauan, Semangat, dan Sikap Positif

Manusia memiliki potensi yang luar biasa atau sering disebut dengan kekuatan super, kemauan dan semangat merupakan pelumas untuk keluarnya kekuatan super tersebut, oleh karena itu pemimpin yang hebat selalu memiliki kemauan dan semangat yang kuat. Seorang pemimpin yang memiliki sedikit keterampilan tetapi kemauan dan hasrat yang besar lebih berhasil daripada seorang pemimpin yang memiliki keterampilan hebat tetapi tidak memiliki hasrat. Kemauan dan semangat saling mempengaruhi, membangkitkan sikap positif dan ketekunan, sehingga menjadi pelumas bagi munculnya kekuatan super kita.

Kemauan

Kebanyakan orang yang gagal dalam hidup menyerah tanpa menyadari bahwa mereka begitu dekat dengan kesuksesan, kata Edison. Ketika Edison telah gagal sembilan ratus kali untuk membuat sebuah bola lampu, Edison berkata sambil tersenyum, "Kamu tahu, saya telah menemukan cara untuk membuat sebuah bola lampu yang bisa rusak." Ketika laboratorium yang sangat dicintainya terbakar pada bulan Desember 1914, kebanyakan orang akan hancur dan putus asa, tetapi Edison tidak.

Semangat

Positif

KEBERANIAN

Keberanian Internal

Ia tidak berani melawan arus utama, tidak berani mengambil posisi atau keputusan yang tidak populer. Pemimpin tipe ini mudah terjerumus menjadi pemimpin yang impoten atau bahkan toxic leader, yang akan dijelaskan pada bab selanjutnya. Pemimpin yang berkontribusi adalah pemimpin yang memiliki keberanian untuk mendengarkan hati nuraninya sambil berjalan hampir tanpa kompromi.

Keberanian Eksternal

Indonesia pernah memiliki tipe pemimpin yang berkontribusi dengan kemanusiaan yang luar biasa, antara lain: mantan Kapolri Hoengeng, Bung Hatta, Bung Sjahril, Ki Hajar Dewantar. Ki Hajar Dewantara adalah seorang pejuang, sastrawan politik, pendidik yang mendirikan Sekolah Taman Siswa. Akibat tulisan ini, Ki Hajar Dewantara ditangkap, dijatuhi hukuman pengasingan dengan Edward Douwes Dekker dan Cipta Mangunkusuma membelanya.

KOMUNIKASI

Pengertian

Pentingnya Komunikasi

Jack Ryan, Presiden Asosiasi Rumah Sakit Amerika Serikat pada tahun 1983, mengatakan bahwa dokter di Amerika Serikat memiliki keterampilan komunikasi interpersonal yang buruk dan ini sering menyebabkan pasien tidak puas dengan layanan dokter. Di Indonesia, ketidakpuasan pasien banyak disebabkan oleh rendahnya kemampuan komunikasi interpersonal tenaga kesehatan, namun setahu penulis hanya Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang menyelenggarakan mata kuliah komunikasi interpersonal. Leslie Giblin (2001) mengatakan bahwa keberhasilan seseorang dalam membangun hubungan dengan orang lain berarti ia telah menempuh 85% perjalanan menuju sukses dalam profesi apa pun, dan 95%.

Komunikasi yang efektif

Pesan dapat diartikan secara denotatif yaitu sesuai dengan arti kata yang sebenarnya, atau diartikan secara konotatif yaitu tidak sesuai dengan arti sebenarnya. Kapan penerima menafsirkan secara denotatif atau menafsirkan secara konotatif tergantung pada bahasa nonverbal pengirim, misalnya: ekspresi wajah atau dinamika kalimat. Gangguan dapat berupa kebisingan, polusi, teknik berbicara, kalimat yang kurang baik, terlalu cepat atau terlalu lambat.

Mendengarkan

Komunikasi adalah jalan dua arah, jadi saat Anda berbagi ide dengan orang lain, Anda juga harus mendengarkan ide mereka. Mendengarkan secara aktif dan imajinatif terlibat dengan situasi orang lain dengan mencoba melihat dunia sebagaimana orang itu melihatnya. Dalam aksara Tionghoa, kata mendengar ditulis dalam huruf kanji yang dibaca dengan ting yang ditarik dari kiri ke atas ke kanan: telinga, mata, pikiran dan hati.

Gambar 11.2  Ting
Gambar 11.2 Ting

Bahasa Non Verbal

  • Pengertian
  • Manfaat dan penyampaian bahasa non-verbal Manfaat bahasa non verbal

Ibu dengan tegas mengatakan saya tidak stres, tidak ada masalah, tetapi dengan air mata berlinang. Bahasa tubuh juga bisa menjadi tidak adil bagi orang yang menderita gangguan mental serius seperti skizofrenia, yang disebut unech, suatu gejala di mana ada ketidaksesuaian antara keadaan yang dirasakan dan perilakunya. Jangan percaya kata-kata yang dikatakan wanita, tapi percayalah bagaimana dia mengatakannya.

Smile ( senyuman ). Senyuman harus dilakukan dengan tulus, caranya hati kita harus tersenyum lebih dulu

Emphaty ( empati ). Empati berarti kita memandang dunia sebagai mana lawan bicara memandang dunia, atau kita

Respect ( respect ). Artinya kita menaruh perhatian pada apa yang dibicarakan oleh lawan bicara

  • Jebakan Jebakan dalam Komunikasi
  • Tipe Orang dalam Berkomunikasi
    • Menurut Kepribadian
  • Kepribadian Sanguinis
  • Kepribadian Melankolis
  • Kepribadian Koleris
  • Kepribadian Phlegmatis
  • Campuran Alami
  • Campuran Pelengkap yang Berorientasi Hubungan Campuran ini adalah sanguistik dan phlegmatis
  • Campuran Pelengkap Berorientasi Tujuan
  • Campuran Berlawanan
  • Adult Ego ( ego dewasa, yang disingkat dengan A ) Kecenderungan dari ego A ini : suka mencari dan
  • Child Ego ( ego kanak kanak yang disingkat dengan C ) Kecenderungan dari ego C ini : spontan, selalu
    • Seni Memuji
    • Seni Membujuk
    • Seni mengkritik
    • Public Speaking ( berbicara di depan umum)
    • Humor

Mengetahui kepribadian orang lain atau orang yang dipimpinnya penting bagi seorang pemimpin untuk dapat berkomunikasi dengan baik dan membantu memotivasi bawahannya. Ia selalu ingin menjadi yang terdepan, tidak ingin didahului oleh orang lain, cenderung diktator, selalu bertindak dominan dan tidak mau disubordinasi oleh orang lain. Mereka tidak mau tegas memihak sesuatu yang belum mereka ketahui, mereka cenderung damai dan tidak mau berkonfrontasi langsung dengan orang lain.

MOTIVASI

  • Pengertian
  • Jenis Motivasi
  • Dengan perlakuan
  • Dengan sarana

Ini bisa berupa perlakuan positif, yang diganjar jika baik, bisa berupa materi atau non materi.

Tidak Langsung

JENIS – JENIS MOTIVASI

Non Material

Macam-Macam Teori Motivasi

  • Conventional Theory (Teori konvensional) a. Teori Insting

Clark L Hull sebagai pendukung teori ini menyatakan bahwa belajar terjadi karena adanya faktor penguat sebelumnya yang menjadi faktor kebiasaan (habit). Teori ini menyatakan bahwa perilaku adalah proses kognitif dan juga merupakan fungsi dari lingkungan sosial. Termasuk dalam teori ini adalah teori insentif yang menyatakan bahwa orang akan termotivasi bila diberikan insentif.

Faktor Hygiene (faktor pemeliharaan)

Faktor Motivator

  • Process Theory (Teori Proses)
  • Teknik Universal dan Praktis Memotivasi Orang

Teori ini menjelaskan fenomena orang Cina perantauan atau orang India atau orang India pada umumnya maju dan berhasil dibandingkan dengan orang yang tinggal di negaranya sendiri. Wiwid Prasetyo (2011) menyatakan bahwa motivator terbesar adalah karena kondisi yang sempit, yang disebutnya sebagai pikiran sempit untuk sukses. Teori ini membahas perasaan tidak nyaman (disonansi) seseorang yang disebabkan oleh sikap, pikiran, dan perilaku yang tidak konsisten, memotivasi seseorang untuk mengambil langkah-langkah untuk mengurangi ketidaknyamanan tersebut guna mencapai konsonan.

VISI, MISI, NILAI – NILAI, TUJUAN, dan STRATEGI

  • Pengertian 1. Visi
    • Misi
    • Nilai ( value )
  • Merumuskan nilai
  • Menyelaraskan nilai
  • Mengkomunikasikan nilai
    • Mengkomunikasikan visi, misi, dan nilai-nilai Kotter (1946) mengemukakan 7 prinsip mengkomunikasikan

Organisasi yang misionil mengutamakan pekerjaan, sedangkan hasil apa yang diharapkan dicapai oleh pekerjaan itulah yang kemudian menjadi visi. Serangkaian nilai organisasi ini ditambah dengan norma dan kebiasaan bersama lainnya disebut budaya organisasi. Menciptakan nilai-nilai baru dan mempertahankan nilai-nilai organisasi harus menjadi teladan, komunikasi terus menerus dan upaya motivasi.

NILAI VISI

Dalam sebuah seminar yang penulis berikan ke sebuah resor polisi, penulis menemukan seorang polisi yang sering bingung dan serba salah dalam menjalankan tugasnya. Hal ini dikarenakan nilai-nilai pribadi anggota Polri berbeda dengan nilai-nilai organisasi Polri.

MISI

  • Visi, Misi dan Nilai Nilai Pribadi
  • Kredo
  • Tujuan dan Strategi
  • Membuat Rencana Strategi
    • Model Balance Score Card
    • Model Manajemen Strategi David Hunger & Wheelen Pada dasarnya model ini mirip dengan model Balance

Nilai-nilai pribadi biasanya sudah ada yang terbentuk dari pendidikan, lingkungan keluarga, lingkungan religi, pergaulan. Visi dan misi dalam kehidupan dan nilai-nilai pribadi harus selaras dengan visi dan misi serta nilai-nilai organisasi. Organisasi berpedoman pada visi, misi dan nilai-nilai organisasi untuk menyesuaikan kegiatan di dalam organisasi dengan lingkungan di luar organisasi.

Gambar 13.2. Model Balance Score Card
Gambar 13.2. Model Balance Score Card

PENGAMBILAN KEPUTUSAN

  • Pengertian
  • Fungsi dan Tujuan Pengambilan Keputusan Fungsi pengambilan keputusan
  • Dasar - dasar pengambilan keputusan a. Intuisi
  • Macam – macam masalah
  • Macam – macam pengambilan keputusan
  • Proses pengambilan keputusan
  • Resiko sebuah keputusan
  • Sepuluh langkah pemecahan masalah dan pengambilan keputusan rasional
  • Pengambilan keputusan dengan metode SAPADAPPA
  • Fungsi Rapat
  • Jenis Rapat (Meeting) a. Informasi
  • Alternatif Rapat
  • Perencanaan rapat
    • Penetapan tujuan rapat
    • Penetapan peserta dan pimpinan rapat
    • Penentuan lokasi
    • Menyiapkan alat - alat bantu
    • Penentuan waktu
  • Pelaksanaan Rapat
  • Evaluasi rapat
  • Cara – cara merusak rapat
  • Rapat deadlock

Dalam rapat darurat, agenda rapat dapat disiapkan di awal rapat dan disepakati oleh peserta rapat. Orang-orang yang dicurigai menimbulkan masalah ditempatkan di dekat rapat pimpinan atau di dekat mitra kami. Ketua rapat dapat mengembalikan agenda rapat di awal rapat, yang dapat ditambah atau dikurangi dengan alasan yang sesuai.

MEMIMPIN PERUBAHAN

  • Pendapat para tokoh dunia tetang perubahan
  • Merencanakan perubahan
  • Pencegahan
  • Penanggulangan
    • Teori dan Model Pilar-Pilar Perubahan
  • Kepemimpinan
  • Organisasi yang lunak terhadap perubahan
  • Kesiapan psikologis
  • Adanya Agen Perubahan
  • Tersedianya fasilitas
  • Membudayakan Perubahan

Contingency Theory oleh Tannenbaum & Schmidt (1973), yang pada dasarnya menyatakan bahwa tingkat keberhasilan dalam manajemen perubahan ditentukan terutama oleh berbagai gaya yang diadopsi dalam kaitannya dengan pengambilan keputusan dan penerapan gaya kepemimpinan, mulai dari yang sangat otokratis hingga partisipatif. Berdasarkan teori-teori tersebut di atas, pengalaman sebagai pemimpin dan observasi di lapangan, maka penulis mengajukan model usulan perubahan yaitu: Model Perubahan Universal. Pendirian pilar ini memakan waktu lama, sehingga jika perubahan sangat mendesak maka pilar ini dihapuskan, tetapi kepemimpinan harus berwibawa jika pilar ini dihilangkan.

Gambar 16.1. Model Perubahan Universal
Gambar 16.1. Model Perubahan Universal

NEGOSIASI NEGOSIASI

  • Pengertian
  • Macam-Macam Negosiasi Negosiasi dapat dibagi menjadi
  • Langkah-Langkah Negosiasi 1. Persiapan
  • Pantangan Bernegosiasi

Kemudian manager pihak X berpesan kepada dokter Djohan, jangan tutup pembelian dengan pihak Y dulu, besok pagi saya akan ke Banjarmasin menemui dokter Djohan. Saat bertemu dengan penulis, tanpa diminta oleh pengelola pihak X, ia langsung berkata: Dokter Djohan, saya akan memberikan diskon sebesar Rp. Seolah-olah pihak lawan sudah sepakat, hal ini biasanya dilakukan oleh pihak penjual, misalnya berapa meter kain yang diinginkan.

BAB XVIII

MENGELOLA KONFLIK

  • Pengertian
  • Jenis jenis konflik
    • Menurut pihak yang berkonflik a. Konflik Intrapersonal
    • Menurut Hirarki a. Konflik Horizontal
    • Menurut Sifat Kelompok
    • Menurut Dampak a. Konflik Fungsional
  • Penyebab Konflik
    • Penyebab dari individu/kelompok Konflik dapat terjadi karena
    • Penyebab dari organisasi
  • Proses Konflik
  • Mengelola konflik dalam organisasi
  • Negosiator
  • Arbiter
  • Koersi (Dominasi)

Konflik yang timbul antara pihak-pihak pada tingkatan yang berbeda, baik di dalam maupun di luar organisasi. Gibson (1996) berpendapat bahwa konflik yang dikelola dengan baik dapat meningkatkan kinerja organisasi, tetapi juga dapat menurunkan kinerja organisasi jika tidak dikelola dengan baik. Tidak ada teknik manajemen konflik yang dapat digunakan dalam setiap situasi, karena setiap pendekatan memiliki kelebihan dan kekurangan.

Gambar 18.1 Hubungan Konflik dengan Kinerja
Gambar 18.1 Hubungan Konflik dengan Kinerja

ENTREPRENEUR LEADER

  • Pengertian dan Jenis – Jenis Entrepreneur .1 Pengertian
    • Jenis – Jenis Entrepreneur
  • Entrepreneur Sebagai Pejuang Kemakmuran
  • Kemampuan Manusia dan Belenggu Mental
  • Membebaskan Belenggu Mental
  • MASLOW
    • Aplikasi Teori X & Y McGregor

Deskripsi pekerjaan yang lebih baik akan membantu karyawan mengetahui lebih akurat apa yang diharapkan dari mereka. Karyawan harus diingatkan bahwa pekerjaan mereka bergantung pada kemampuan perusahaan untuk bersaing secara efektif 4. Manajemen dapat menunjukkan kepedulian terhadap karyawan dengan mensponsori pertemuan sosial setelah jam kerja.

Tabel 20.1. Kuesioner aplikasi teori X&Y McGregor
Tabel 20.1. Kuesioner aplikasi teori X&Y McGregor

Gambar

Tabel 2.1 Perbedaan fungsi dari peran manajemen dan peran  kepemimpinan
Gambar 3.1 Teori Kepemimpinan Situasional (Hersey & Blanchard)
Gambar  5.1. Lima Pilar Kepemimpinan
Gambar 6.1. Macam-macam Kewenangan
+7

Referensi

Dokumen terkait

Permasalahan dan tujuan pada pe- nelitian ini adalah apakah gaya kepemim- pinan tranformasional berpengaruh lebih besar dari gaya kepemimpinan transak- sional terhadap

5 Sedangkan gaya kepemimpinan transaksional yang menurut Afsaneh Nahavandi (2000) adalah gaya kepemimpinan yang didasari konsep pertukaran antara pemimpin dan

pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional dan Transaksional terhadap Kinerja Karyawan: Studi Post pada Karyawan tetap PT.. Mustika Bahana

Dinamika Perbedaan Tingkat Perilaku Inovatif Kerja Pada Gaya Kepemimpinan Transformasional dan Transaksional. Perilaku inovatif kerja merupakan merupakan perilaku kerja

Penelitian terdahulu yang sudah dilakukan oleh Doucet, Poitras, dan Chênevert (2009) dalam penelitiannya mengatakan gaya kepemimpinan transaksional memiliki pengaruh

Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat pengaruh secara parsial dan simultan antara Gaya Kepemimpinan Transformasional dan Gaya Kepemimpinan Transaksional

Mereka menyatakan bahawa amalan komunikasi kepemimpinan banyak bergantung kepada situasi dalam organisasi, serta gaya kepemimpinan transformasi dan kepemimpinan

Organisasi membutuhkan campuran teknik kepemimpinan transaksional dan transformasional untuk dapat menyelesaikan pekerjaan SWA, 2015, selain itu, gaya kepemimpinan harus tetap didukung