PODCAST AMGITS DENGAN TOPIK
“BUDAYA PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK ”
NASKAH AKADEMIK SKRIPSI BERBASIS KARYA
Margaretha Alfina Putri 00000042071
PROGRAM STUDI JURNALISTIK FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
UNIVERSITAS MULTIMEDIA NUSANTARA TANGERANG
2023
PODCAST AMGITS DENGAN TOPIK
“BUDAYA PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK ”
SKRIPSI BERBASIS KARYA
Diajukan sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Sarjana S.Ikom
Margaretha Alfina Putri 00000042071
PROGRAM STUDI JURNALISTIK
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
HALAMAN PERNYATAAN TIDAK PLAGIAT
Dengan ini saya,
Nama : Margaretha Alfina Putri
Nomor Induk Mahasiswa : 00000042071 Program studi : Jurnalistik
Skripsi berbasis karya dengan judul:
“Podcast Amgits dengan Topik ‘Budaya Pendidikan Seks pada Anak’” merupakan hasil karya saya sendiri bukan plagiat dari karya yang ditulis oleh orang lain, dan semua sumber, baik yang dikutip maupun dirujuk, telah saya nyatakan dengan benar serta dicantumkan di Daftar Pustaka.
Jika di kemudian hari terbukti ditemukan kecurangan/penyimpangan, baik dalam pelaksanaan skripsi maupun dalam penulisan laporan skripsi, saya bersedia menerima konsekuensi dinyatakan TIDAK LULUS untuk Tugas Akhir yang telah saya tempuh.
Tangerang, 14 Juni 2023
(Margaretha Alfina Putri)
HALAMAN PERSETUJUAN
Skripsi berbasis karya dengan judul
Podcast Amgitsdengan topik “Budaya Pendidikan Seks pada Anak”
Oleh
Nama : Margaretha Alfina Putri
NIM : 00000042071
Program Studi : Jurnalistik
Fakultas : Ilmu Komunikasi
Telah disetujui untuk diajukan pada
Sidang Ujian Skripsi Berbasis Karya Universitas Multimedia Nusantara Tangerang, 14 Juni 2023
HALAMAN PENGESAHAN
Skripsi berbasis karya dengan judul
Podcast AMGITSdengan topik “Budaya Pendidikan Seks pada Anak”
Oleh
Nama : Margaretha Alfina Putri
NIM : 00000042071
Program Studi : Jurnalistik
Fakultas : Ilmu Komunikasi
Telah diujikan pada hari Selasa, 27 Juni 2023 Pukul 09.30 s.d 11.00 dan dinyatakan
LULUS
Dengan susunan penguji sebagai berikut.
HALAMAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS
Sebagai civitas academica Universitas Multimedia Nusantara, saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Margaretha Alfina Putri
NIM : 00000042071
Program Studi : Jurnalistik
Fakultas : Ilmu Komunikasi JenisKarya : Skripsi
Demi pengembangan ilmu pengetahuan, menyetujui untuk memberikan kepada Universitas Multimedia Nusantara Hak Bebas Royalti Nonekslusif (Non-exclusive Royalty-Free Right) atas karya ilmiah saya yang berjudul.
Podcast Amgits “Budaya Pendidikan Seks pada Anak”
Beserta perangkat yang ada (jika diperlukan). Dengan Hak Bebas Royalti Noneksklusif ini, Universitas Multimedia Nusantara berhak menyimpan, mengalihmediakan/mengalihformatkan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan memublikasikan tugas akhir saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis/pencipta dan sebagai pemilik Hak Cipta. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya.
Tangerang, 14 Juni 2023 Yang menyatakan,
(Margaretha Alfina Putri)
KATA PENGANTAR
Tidak ada hasil yang mengkhianati usaha, begitu pula dengan laporan tugas akhir ini yang dapat terselesaikan dengan segala jerih payah. Penulis panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan tugas akhir dengan judul“Podcast Amgits dengan Topik “Budaya Pendidikan Seks pada Anak”. Laporan ini juga diajukan guna memenuhi persyaratan untuk menyelesaikan Program Strata 1, Program Studi Jurnalistik di Universitas Multimedia Nusantara. Penulis berharap laporan tugas akhir ini dapat memberikan manfaat kepada banyak pihak.
Meskipun begitu, penulis menyadari masih banyak kekurangan. Oleh karena itu, penulis sangat terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun dari berbagai pihak.
Penulis menyadari bahwa kelancaran ini didapatkan dari bantuan, dukungan dan motivasi serta bimbingan dari beberapa pihak. Oleh karena itu, penulis ingin menyampaikan rasa syukur dan mengucapkan terima kasih kepadai:
1. Dr. Ninok Leksono, M.A., selaku Rektor Universitas Multimedia Nusantara.
2. Ir. Andrey M.Sc., selaku Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Multimedia Nusantara.
3. Samiaji Bintang Nusantara, S.T., M.A., selaku Ketua Program Studi Jurnalistik, Universitas Multimedia Nusantara.
4. Dr. Niknik Mediawati, M.Hum., sebagai Pembimbing pertama yang telah memberikan bimbingan, arahan, dan motivasi atas terselesainya tugas akhir ini.
5. Keluarga saya yang telah memberikan bantuan dukungan material dan moral, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir ini.
6. Keluarga Kicik (Annisa Nurul Amara, Elisabeth Anggitasari, Fauziah Naomi, Nadia Anggini, dan Vanessa Benedicta), Cantya, Alfitria, Nadhira, serta semua teman-teman seperjuangan penulis yang selalu
memberikan hiburan dan saling mendukung untuk menyelesaikan tugas akhir.
7. Elisabeth Anggitasari Hartawan, sebagai rekan tim penulis dengan sabar dan bersama-sama membangun Amgits. Semoga terus berkembang ke depannya. Namun, jangan lupa ke psikolog dulu ya.
8. Ignatius Leonard Brian Mulyono, selaku orang terdekat penulis yang selalu memberikan dukungan secara moril dan menjadi tempat keluh kesah di saat penulis sedang merasa menyerah.
9. Billie Eilish, My Chemical Romance, One Ok Rock, dan Hillsong Worship yang telah memberikan dukungan secara mental kepada penulis secara tidak langsung.
10. Untuk diri sendiri, terima kasih karena telah bertahan dan berjuang sejauh sampai titik terakhir dalam menunaikan tanggung jawab.
Penulis berharap agar laporan tugas akhir ini dapat memberikan manfaat yang baik dan berguna bagi para pembaca.
Tangerang, 14 Juni 2023
(Margaretha Alfina Putri)
PODCASTAMGITSDENGAN TOPIK
“BUDAYA PENDIDIKAN EDUKASI SEKS PADA ANAK”
(Margaretha Alfina Putri) ABSTRAK
Di Indonesia, pelecehan seksual telah menjadi tindakan yang sulit dihilangkan dan akan selalu terus ada seiring berjalannya generasi, bukan berdasarkan pakaian yang dikenakan, tetapi karena pemikiran seseorang yang menganggap bahwa korban mudah dimanfaatkan atau sekadar objek pemuas nafsu. Pemikiran tersebut juga dapat terjadi karena kurangnya wawasan atau edukasi yang diberikan tentang seks kepada masyarakat sejak kecil. Orang tua sejak awal sangat tertutup dan tidak pernah memberikan edukasi tentang seks kepada anak karena orang tua merasa bahwa membicarakan hal tersebut adalah hal yang tabu. Menurut Koalisi Ruang Publik Aman (KRPA) sebanyak 17% pelecehan seksual terjadi karena menggunakan pakaian yang tertutup. Selain pelecehan seksual yang tidak dapat dihilangkan, rasa tidak menghormati kepada lawan jenis, meningkatnya kasus kehamilan di usia dini atau di luar nikah, terjadinya perkawinan di bawah umur, dan trauma yang sulit untuk hilang kepada korban dapat memberi dampak panjang kepada generasi berikutnya. Kepedulian terhadap masyarakat dengan kasus pelecehan seksual dan minimnya pengetahuan yang diberikan atau diketahui oleh remaja, membuat tim produksi menghadirkan satu medium baru yang dapat memberikan edukasi, khususnya bagi para pelajar untuk lebih peduli dan mengetahui batasan-batasan yang ada dan harus dihindari pada dirinya melalui podcast. Selain pengetahun edukasi, tim produksi memberikan cerita kisah nyata dari korban untuk memberi kesadaran nyata. Format yang diangkat oleh tim produksi adalah monolog dengan sedikit wawancara dan pengadeganan serta seruan atau ajakan untuk menggiatkan budaya edukasi seks. Target audiens dari karya ini adalah remaja hingga dewasa muda, berkisar 24–39 tahun yang akan dipublikasi melalui Spotify. Siniar dengan total durasi 60 menit ini secara keseluruhan mencapai sebanyak 90 pendengar.
Kata kunci: Drama radio, pendidikan seks, pengetahuan, siniar Klaster skripsi berbasis karya:Programming Based
AMGITS PODCAST WITH THE TOPIC OF
“CULTURE OF SEX EDUCATION IN CHILDREN"
(Margaretha Alfina Putri)
ABSTRACT (English)
In Indonesia, sexual harassment has become a culture that is difficult to eradicate and will continue to exist for generations, not based on the clothes worn, but because of someone's thinking that the victim is easy to take advantage of or is just an object of lust. This thinking can also occur because of a lack of insight or education given about sex to the public since childhood. From the beginning, parents were very secretive and never provided education about sex to their children because parents felt that talking about it was taboo. According to the Safe Public Space Coalition (KRPA) as much as 17% of sexual harassment occurs due to wearing closed clothes. In addition to sexual harassment that cannot be eliminated, disrespect for the opposite sex, increased cases of pregnancy at an early age or out of wedlock, occurrence of underage marriages, and trauma that is difficult to get over to victims can have a long-lasting impact on the next generation. Concern for society with cases of sexual harassment and the lack of knowledge given or known by teenagers, has made the production team present a new medium that can provide education, especially for students to care more about and know the boundaries that exist and must be avoided in themselves through podcasts. . In addition to educational knowledge, the production team provides real stories from victims to provide real awareness. The format adopted by the production team is a monologue with a few interviews and scenes as well as calls or invitations to activate the culture of sex education. The target audience for this work is teenagers to young adults, ranging from 24–39 years old which is published via Spotify. The podcast, with a total duration of 60 minutes, has a total of 90 listeners.
Keywords: Knowledge, podcasts, radio drama, sex education Cluster: Programming Based Project
DAFTAR ISI
HALAMAN PERNYATAAN TIDAK PLAGIAT...ii
HALAMAN PERSETUJUAN...iii
HALAMAN PENGESAHAN...iv
HALAMAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS...v
KATA PENGANTAR...vi
ABSTRAK...viii
ABSTRACT (English)...ix
DAFTAR ISI...x
DAFTAR TABEL...xii
DAFTAR GAMBAR...xiii
DAFTAR LAMPIRAN...xiv
BAB I PENDAHULUAN...1
1.1 Latar Belakang Karya... 1
1.2 Tujuan Karya...7
1.3 Kegunaan Karya... 7
BAB II KERANGKA KONSEP... 9
2.1 Tinjauan Karya Sejenis... 9
2.1.1 KinosGina “Sex Education pada anak yang baik dan benar”...9
2.1.2 Podcast DariTaDi Yu Ya Yukk “Sex Education buat anak!”... 11
2.1.3 Bincang-Bincang Psikologi “Kekerasan seksual pada anak”... 12
2.1.4 Podcast Rapot “Seri Mau Gak Mau”...13
2.2 Teori atau Konsep-Konsep yang Digunakan... 19
2.2.1 Liputan Berperspektif Korban... 19
2.2.2 Teori Media Baru... 21
2.2.3 Audio Storytelling... 23
2.2.4 Edukasi Seks dari Orang Tua... 25
BAB III RANCANGAN KARYA...28
3.1 Tahapan Pembuatan... 28
3.1.1 Praproduksi... 29
3.1.2 Produksi... 32
3.1.3 Pascaproduksi...33
3.2 Anggaran...35
3.3 Target Luaran/Publikasi...35
BAB IV HASIL KARYA DAN EVALUASI...36
4.1.1 Praproduksi... 36
4.1.1.1 Menentukan Topik...36
4.1.1.2 Riset Data... 37
4.1.1.3 Garis besar episode... 37
4.1.1.4 Menghubungi narasumber...38
4.1.1.5 Menghubungi Editor... 39
4.1.1.6 Membuat Daftar Pertanyaan... 40
4.1.1.7 Persiapan Alat yang Dibutuhkan...41
4.1.2 Praproduksi... 42
4.1.2.1 Pembuatan Nama Podcast dan Logo...42
4.1.2.2 Wawancara dengan Narasumber... 44
4.1.2.3 Transkrip... 46
4.1.2.4 Pembuatan Naskah Episode dan Reka Ulang... 46
4.1.2.5 Melakukan Rekaman Podcast... 48
4.1.3 Pascaproduksi...49
4.1.3.1 Pembuatan Reka Ulang dan Siniar Oleh Editor...49
4.1.3.2 Mengunggah Podcast Di Spotify... 49
4.1.3.3 Konten Promosi...52
4.2 Evaluasi... 54
4.2.1 Tanggapan Ahli... 54
4.2.2 Tanggapan Pendengar... 55
4.2.3 Hasil Analitik Podcast...56
4.2.4 Keterbatasan Karya...58
BAB V SIMPULAN DAN SARAN...61
5.1 Simpulan... 61
5.2 Saran...62
DAFTAR PUSTAKA...64
LAMPIRAN...67
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Perbandingan Karya Terdahulu 15
Tabel 3.1 Rundown Episode Podcast Amgits 31
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 PosterPodcast KinosGina 9
Gambar 2.2 PosterPodcast Dari Tadi Yu Ya Yukk 11
Gambar 2.3 PosterPodcast Bincang-Bincang Psikologi 12
Gambar 2.4 PosterPodcast Rapot 13
Gambar 3.1 Timeline Pengerjaan Siniar 34
Gambar 3.2 Anggaran Pengerjaan Siniar 35
Gambar 4.1 Alat-Alat Produksi 42
Gambar 4.2 LogoPodcast Amgits 44
Gambar 4.3 Wawancara Bersama Narasumber 45
Gambar 4.4 Wawancara Bersama Psikolog Anak 46
Gambar 4.5 TampilanPodcast Amgitsdi Spotify 51
Gambar 4.6 Unggahan Episode 1 di Spotify 51
Gambar 4.7 Unggahan Episode 2 di Spotify 52
Gambar 4.8 Publikasi di Instagram Story 53
Gambar 4.9 Kata-kata Untuk Promosi 54
Gambar 4.10 Jumlah PemutaranPodcast Amgits 57
Gambar 4.11 Jumlah Pemutaran Setiap Episode 57
Gambar 4.12 Presentase PendengarPodcast Amgits 58
DAFTAR LAMPIRAN
LAMPIRAN A FORM BIMBINGAN...67
LAMPIRAN B NASKAH EPISODE 1... 69
LAMPIRAN C NASKAH EPISODE 2... 134
LAMPIRAN D TRANSKRIP...176
LAMPIRAN E INFORMED CONSENT... 230
LAMPIRAN F TOR WAWANCARA...233
LAMPIRAN G TURNITIN... 235