PENDAHULUAN
Fokus Penelitian
Bagaimana pola kemitraan antara Perusahaan Umum BULOG Subdivisi Daerah Jember dengan Gabungan Kelompok Tani Sahabat Glagahwero Kecamatan Kalisat. Apa saja hambatan kemitraan bagi Perusahaan Umum (Perum) BULOG Subdivisi Daerah Jember dan Gabungan Kelompok Tani Sahabat Glagahwero Kecamatan Kalisat.
Tujuan Penelitian
Apa dampak kemitraan ini terhadap Perusahaan Umum BULOG Sub Divre Jember dan Himpunan Sahabat Kelompok Tani Glagahwero Kecamatan Kalisat.
Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi berupa penyelarasan teori konsep dan strategi Kemitraan Bisnis dengan pola kemitraan Perusahaan Umum BULOG Subbag Wilayah Jember dan Paguyuban Sahabat Glagahwero Boeregroeps Kecamatan Kalisat. Bagi Almamater IAIN Jember, ini dapat menjadi kumpulan kajian dan tambahan referensi mengenai Perusahaan Umum BULOG Subdivisi Daerah Jember dan Himpunan Sahabat Kelompok Tani Glagahwero Kecamatan Kalisat.
Definisi Istilah
Bagi peneliti, semoga penelitian ini dapat dijadikan sebagai pengetahuan dalam hal proses analisis pola kemitraan BULOG Subdivisi Daerah Jember dan Himpunan Sahabat Kelompok Tani Glagahwero Kecamatan Kalisat sebagai strategi bisnis dalam pengelolaan usaha. dan menerapkan pola kemitraan Perum BULOG untuk menjaga ketahanan pangan dan stabilisasi harga. Penelitian yang berjudul Pola Kemitraan Perum BULOG Subdivre Jember dengan Gapoktan Sahabat Glagahwero Kecamatan Kalisat akan menjelaskan makna setiap kata pada judul penelitian.
Sistematika Pembahasan
Kesimpulan ini mengandung hasil yang berbeda dengan analisis pada bab-bab sebelumnya, sedangkan usulan merupakan tindak lanjut yang konstruktif.
KAJIAN KEPUSTAKAAN
Kajian Teori
- Proses Pengembangan Kemitraan
- Jenis-Jenis Kemitraan
Dalam hal kemitraan, pentingnya sikap dan perilaku justru menentukan berhasil tidaknya pola kemitraan. Sebagai wujud pelaksanaan hubungan kemitraan, dilakukan melalui pola kemitraan yang sesuai dengan sifat/keadaan dan tujuan perusahaan mitra, dengan menciptakan lingkungan usaha yang kondusif, baik dari segi pengembangan maupun pelaksanaan operasionalnya. Pada dasarnya pola kemitraan ini adalah tentang jual beli produk mitra dan memerlukan struktur pembiayaan yang kuat dari pihak mitra, baik mitra usaha besar maupun mitra usaha kecil.
Dari berbagai jenis pola kemitraan di atas, terdapat kelebihan dan kekurangan masing-masing pola kemitraan. Bagi sebagian besar pihak yang melakukan kemitraan, seperti perusahaan besar yang ingin menjalin kerjasama dengan perusahaan menengah dan usaha kecil, penggunaannya akan melihat kebutuhan dan kondisi terkait dengan pelaksanaan pola kemitraan. Pada umumnya pelaksanaan hubungan pola kemitraan ini dilakukan melalui kontrak kerja sama yang biasanya berbentuk perjanjian Memorandum of Understanding (MoU), namun perjanjian ini harus disertai dengan sanksi yang ditetapkan apabila salah satu pihak melakukan pelanggaran. atau merugikan pihak mitra.
METODE PENELITIAN
Lokasi Penelitian
Lokasi penelitian yang dipilih peneliti adalah Perusahaan Umum (Perum) BULOG Subbagian Wilayah Kabupaten Jember yang beralamat di Jl. Pemilihan lokasi didasarkan pada penelitian yang ingin dilakukan peneliti guna memperoleh data, informasi langsung dari sumbernya serta dokumentasi dan informasi yang diperlukan untuk menyelesaikan penelitian yang dilakukan.
Subyek Penelitian
Sumber data primer penelitian ini meliputi data yang diperoleh secara langsung melalui penelitian lapangan dengan melakukan wawancara kepada pihak-pihak yang terlibat.
Teknik Pengumpulan Data
Tanpa mengetahui teknik pengumpulan data, peneliti tidak akan mendapatkan data yang memenuhi standar data yang ditentukan. Untuk memperoleh data yang sesuai dengan fokus masalah yang dibahas dalam penelitian, maka data yang dikumpulkan harus kompeten dan representatif. Observasi adalah suatu teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian melalui pengamatan dan pengamatan, suatu kegiatan observasi yang digunakan dalam penelitian dan direncanakan secara sungguh-sungguh.
Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kemitraan usaha baik Perusahaan Umum (Perum) Sub Bagian BULOG Jember maupun Gabungan Kelompok Tani Sahabat Glagahwero Kecamatan Kalisat. Dampak yang dicapai dengan dilaksanakannya kemitraan usaha, baik Perusahaan Umum (Perum) Subbagian BULOG Jember maupun Himpunan Sahabat Kelompok Tani Glagahwero Kecamatan Kalisat. Dokumentasi merupakan salah satu metode pengumpulan data yang digunakan dalam metodologi penelitian kualitatif, khususnya di bidang sosial.
Analisis Data
Dalam artian reduksi data adalah suatu bentuk analisis untuk mempertajam, mengklasifikasikan, mengarahkan, menghilangkan dan mengorganisasikan data-data yang tidak diperlukan, sehingga dapat dirumuskan pengumpulan akhir, diseleksi secara ketat, dibuat rangkuman dan rangkuman, inilah yang disebut dengan reduksi data. kegiatan. Namun data yang disajikan masih dalam bentuk sementara untuk kepentingan peneliti dalam rangka penelitian lebih lanjut secara cermat, sehingga diperoleh tingkat validitasnya. Jika ternyata data yang disajikan benar, ia bisa melanjutkan ke tahap ini.
Namun apabila ternyata data yang disajikan kurang lengkap, maka konsekuensinya tidak dapat diambil kesimpulannya, melainkan data tersebut harus direduksi kembali. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan makna atau menggunakan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara atau dokumentasi. Kesimpulan dalam hal ini dimaksudkan untuk mencari makna dari data dan penjelasannya, serta makna-makna yang timbul dari data yang diperoleh di lapangan, sehingga dapat ditarik kesimpulan yang tepat dan benar.45.
Keabsahan Data
Langkah-langkah dalam penelitian ini adalah mengkaji data dengan menggunakan triangulasi sumber, artinya membandingkan dan memeriksa tingkat kredibilitas informasi yang diperoleh dengan informasi yang berasal dari sumber lain. Yang lain membandingkan apa yang dikatakan orang di depan umum dengan apa yang mereka katakan secara pribadi. Yang ketiga membandingkan apa yang orang katakan tentang situasi penelitian dengan apa yang mereka katakan sepanjang waktu.
Tahap-Tahap Penelitian
Syarat untuk menjadi mitra kerja pengadaan gabah/beras oleh Perum BULOG Subbagian Jember. Kerja sama Perum BULOG Subdivre Jember dengan Gapoktan Sahabat Glagahwero telah berlangsung lebih dari 10 tahun. Menggunakan konsep dan strategi pola kemitraan Perum BULOG Subdivre Jember dalam pengadaan gabah/beras.
Perum BULOG Subbagian Jember bekerja sama dengan Gapoktan Sahabat Glagahwero sebagai mitra kerja di bidang pengadaan gabah dan beras dalam negeri. Atas dasar itu, kerjasama antara Perum BULOG Subdivre Jember dan Gapoktan Sahabat Glagahwero berlangsung selama lebih dari 10 tahun. Dampak Pola Kemitraan yang Digunakan Perum BULOG Sub Bagian Wilayah Jember dan Gabungan Kelompok Tani Sahabat Glagahwero Kecamatan Kalisat.
Pola kemitraan antara Perum BULOG Subdivre Jember dengan Gapoktan Sahabat Glagahwero menggunakan pola kemitraan subkontrak. Dampak diadakannya perjanjian kerjasama usaha antara Perum BULOG Subdivre Jember dengan Gapoktan Sahabat Glagahwero.
PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA
Sejarah Pendirian Perum Bulog
Visi dan Misi Perum Bulog
Perusahaan Umum Bulog Subdivre Jember
Struktur Organisasi
Bentuk struktur organisasi yang digunakan pada Perum BULOG Subdivre Jember adalah struktur organisasi lini dan fungsional yang dihasilkan atas perintah langsung dari atasan dan juga dari spesialisasi atau beberapa pegawai yang ahli di bidangnya masing-masing tergantung fungsinya. Kepala mempunyai kedudukan bertanggung jawab terhadap segala bentuk kegiatan yang dilaksanakan oleh Perum BULOG Subbagian Jember. Gasar dan bagian pembelian sembako lainnya mempunyai tugas utama mengamati dan mengumpulkan data harga gabah, beras dan bahan pokok lainnya, serta melakukan intelijen pasar, menyiapkan data permintaan dan pasokan bahan baku, merencanakan distribusi. , penyediaan data statistik, pemilihan dan evaluasi mitra kerja.
Tugas pokok Departemen Operasi dan Pelayanan Umum adalah pengelolaan gudang, penyiapan sarana dan prasarana pengolahan gabah, beras dan bahan pangan pokok lainnya, pengelolaan persediaan dan operasional, pemeliharaan, pengendalian mutu termasuk pengolahan dan pengangkutan, pengelolaan dan operasional untuk distribusi beras. kepada kelompok masyarakat berpenghasilan rendah, lembaga pemerintah dan CPP serta memantau, mengevaluasi dan melaporkan kegiatan operasional dan pelayanan publik. Gudang Perum BULOG merupakan unit instalasi tempat penyimpanan barang Perum Bulog yang secara administratif dan operasional dikelola oleh Divisi, Subbagian dan Kansilog. Gudang Perum Bulog dikelola oleh seorang manajer yang lebih rendah dan bertanggung jawab kepada kepala sektor, sub departemen, atau kepala Kansilog sesuai dengan fungsinya.Gudang Perum Bulog mempunyai tugas melaksanakan hal-hal yang berkaitan dengan pemasukan, penyimpanan dan pengeluaran barang Perum Bulog serta pengelolaan keuangan, kepegawaian, dan administrasi.
Perencanaan dan Pengembangan Usaha Bulog
Kemitraan pengadaan gabah dan beras dalam negeri adalah kegiatan pengadaan gabah/beras yang dilakukan oleh Perum BULOG Subdivre Jember melalui jalur yang telah ditentukan dengan harga sesuai dengan peraturan pemerintah atau harga pengadaan pemerintah. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan, pola kemitraan yang digunakan Perum BULOG Subdivre Jember (perusahaan mitra) dengan Gapoktan Sahabat Glagahwero Kecamatan Kalisat (kelompok kemitraan) menggunakan pola kemitraan subkontrak. Dari hasil wawancara dengan beberapa informan dapat disimpulkan bahwa bentuk pola kemitraan antara Perum BULOG Subdivre Jember dengan Gapoktan Sahabat Glagahwero Kecamatan Kalisat menggunakan pola kemitraan subkontrak.
Dimana Perum BULOG Subdivre Jember sebagai perusahaan mitra dan kelompok mitra Sahabat Glagahwero memproduksi kebutuhan yang dibutuhkan perusahaan sebagai bagian inti dari komponen produksinya yaitu pembelian gabah dan beras dalam negeri. Dampak dari pola kemitraan yang digunakan pada Perum BULOG Subdivre Jember dan Gabungan Kelompok Tani Sahabat Glagahwero Kecamatan Kalisat. Pada dasarnya kemitraan yang dilakukan Perum BULOG Subdivre Jember adalah dengan membeli gabah/beras hasil panen dari petani yang tergabung dalam Gapoktan kemudian menjual dan menyalurkannya kepada kelompok masyarakat tertentu.
Dimana pola kemitraan Perum mengharuskan Subdivre BULOG Jember sebagai induk perusahaan Gapoktan Sahabat Glagahwero sebagai subkontraktor untuk memproduksi komponen-komponen yang dibutuhkan BULOG sebagai bagian produksinya. Kendala yang dihadapi Perum BULOG Sub Bagian Wilayah Jember dan Gabungan Kelompok Tani Sahabat Glagahwero Kecamatan Kalisat dalam menerapkan pola kemitraan.
Penyajian dan Analisis Data
Pembahasan Hasil Temuan
Pola kemitraan antara BULOG, Subdivisi Daerah Jember dan Gabungan Kelompok Tani Sahabat Glagahwero Kecamatan Kalisat. Mekanisme hubungan kemitraan yang dilaksanakan antara Perum BULOG Subdivre Jember dengan Gapoktan Sahabat Glagahwero Kecamatan Kalisat adalah melalui kontrak kerja dimana Gapoktan merupakan bagian inti dari komponen produksi dalam rangka efisiensi kinerja perusahaan mitra sehingga masing-masing pihak yang terlibat saling memperoleh keuntungan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan penulis, pola kemitraan antara Perusahaan Umum BULOG Sub Divre Jember dengan Gabungan Kelompok Tani Sahabat Glagahwero telah dimasukkan ke dalam teori subkontrak dan pola kemitraan perdagangan umum.
Pola kemitraan antara perusahaan mitra dengan kelompok mitra akan menimbulkan beberapa keuntungan dan kekecewaan. Perusahaan mitra Perum BULOG Subbagian Jember diharapkan memberikan pembinaan langsung kepada kelompok mitra agar tetap berpegang pada konsep dan strategi kemitraan usaha. Pola Kemitraan dalam Meningkatkan Efektif Pemasaran Kopi Rakyat (Studi Kasus di Kabupaten Malang Jawa Timur).