• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pompa sebagai mesim kerja fluida

N/A
N/A
Naufal Ikhram

Academic year: 2024

Membagikan "Pompa sebagai mesim kerja fluida "

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

1

(2)

 Umumnya unit penggerak pompa terdiri dari 3 jenis:

1. Motor bakar

2. Motor listrik, dan 3. Turbin

Penggerak tipe motor bakar dan turbin sangat tidak ekonomis utk perencanaan pompa krn konstruksinya berat, besar dan memerlukan sistem penunjang

misalnya; sistem pelumasan, pendinginan dan pembuangan gas hasil pembakaran

Sistem penggerak motor listrik lebih sesuai dimana kontruksinya kecil dan sederhana, sehingga dpt

digabungkan menjd satu unit kesatuan dlm rumah pompa

2

(3)

3

(4)

4

(5)

 Head Pompa adalah: energi yg diberikan ke dlm fluida dlm bentuk tinggi tekan

(pressure head).

Dimana tinggi tekan merupakan

ketinggian fluida hrs naik utk memperoleh jml energi yg sama dg yg dikandung satu satuan bobot fluida pd kondisi yg sama

5

(6)

6

Pada gambar ini terdpt dua buah titik dg perbedaan kondisi letak, luas penampang, tekanan serta kecepatan aliran fluida.

Fluida kerja mengalir dari

kondisi pertama (titik 1) ke

kondisi yg kedua (titik 2),

aliran ini disebabkan oleh

adanya suatu energi luar

E

o

. Energi luar ini terjd

merupakan perbedaan

tekanan yg terjadi pd

kedua kondisi operasi (titik

1 dan 2), atau E

o

= (P

2

-P

1

)

Q

(7)

Sedangkan pada setiap kondisi tersebut terdapat juga suatu bentuk energi,

yaitu energi kinetik (Ek) dan energi potensial (Ep) atau dapat dituliskan sbb:

Untuk titik 1:

Energi yg terkandung E1 = Ek1 + Ep1

= ½ m1.v12 + m1.g.h1

Untuk titik 2:

Energi yg terkandung E2 = Ek2 + Ep2

= ½ m2v22 + m2.g.h2

Dan hubungan dari kondisi kerja ini adalah E0 = E2 – E1, atau dapat dituliskan:

(P2 – P1).Q = [1/2 m2v22 + m2 g h2] – [1/2 m1v12 + m1 g h1]

(P2 – P1).Q = 1/2 {(m2v22 )- (m1v12) + (m2 g h2) – (m1 g h1)}………

(1) Dimana:

Q = A V = Konstan

m = ρ A V , dimana ρ1 = ρ2

7

(8)

Sehingga persamaan (1) di atas dpt dituliskan sbb:

(P2-P1)A.V = ½[(ρ.A.v3)2 – (ρ.A.v3)1] + ρ.A.v.g(h2-h1)

(P2-P1) = ½ρ(v22 – v12) + ρ.g(h2-h1)……….(2) Jika ρ (kg/m3). g (m/s2) = γ (N/m3), maka persamaan (2) dapat disederhanakan menjadi:

P2 – P1/γ = v22 – v12/ 2g + (h2 –h1)

Atau persamaan utk mencari head pompa digunakan hukum Bernoulli yaitu;

P1/ γ + V12/ 2g + Z1 + Hp = P2/ γ + V22/ 2g + Z2 + HL

Maka:

Hp = P2 –P1/ γ + v22 – v12/ 2g + Z2 – Z1 + HL Dimana;

P2 – P1/ γ adalah perbedaan head tekanan

v22 – v12/ 2g adalah perbedaan head kecepatan Z2 – Z1 adalah perbedaan head potensial

HL adalah kerugian head (head losses)

1 8

(9)

 Jenis impeler yg digunakan pd suatu

pompa tergantung pd putaran spesifiknya.

Putaran spesifik adalah: putaran yg

diperlukan pompa utk menghslkan 1 m dg kapasitas 1 m

3

/s, dan dihitung

berdasarkan;

9

(10)

 Daya pompa ialah; daya yg dibutuhkan

poros pompa utk memutar impeler di dlm memindahkan sejmlah fluida dg kondisi yg diinginkan. Besarnya daya poros yg

dibutuhkan dpt dihitung berdasarkan:

10

(11)

11

(12)

12

(13)

13

(14)

14

(15)

15

(16)

16

(17)

17

(18)

18

(19)

19

(20)

20

(21)

21

(22)

22

TTS (Tinggi Tekan Statik) → Jarak vertikal dari poros pompa ke elevasi muka air yg keluar dari pompa TIS (Tinggi Isap Statik) → Jarak vertikal dari poros pompa ke muka air sumber

TDH (Total Head Tekan) → Jml tinggi tekan statik dg semua kehilangan energi pd pipa tekan (pipa sambungan) ditambah dg velocity head dan pressure head

(23)

23

Referensi

Dokumen terkait

Dari penelitian ini dapat diketahui debit, efisiensi sensibel, efisiensi laten, efisiensi sistem dan daya pompa yang dapat dihasilkan.. Pada penelitian ini akan dibuat model pompa

· Pompa air pendingin / Cooling water pump Terdapat 2 jenis yaitu, pompa air tawar pendingin (tertutup) adalah pompa yang mensirkulasikan air tawar pendingin dari

Besarnya tinggi genangan dapat dianalisa dari perbandingan antara elevasi muka tanah Sungai Besar dengan elevasi muka air tertinggi yang diperoleh dari grafik elevasi muka air

Total Dynamic Suction Lift ditentukan pada pengetesan pompa yaitu nilai yang terbaca pada gauge sisi isap, dikonversikan ke feet kolom air dengan dikoreksikan

• Pada sistem yang identik, laju alir dipengaruh oleh head statik • Jika elevasi ujung pipa tinggi, maka laju alirnya rendah. (bandingkan dengan

dengan kapasitas pompa per hari. Daya angkat hidram diangkat vertikal minimum adalah kira-kira dua kali tinggi jatuh vertikal, dan daya angkat vertikal maksimum adalah kira-kira

Air mengalir juga dapat diperoleh dari aliran pompa karena adanya perbedaan tinggi isap (head isap) dan perbedaan tinggi tekan (head tekan).Kenyataan telah menunjukkan

Dari jenis pemasangan pompa tunggal, seri serta parallel yang meiliki head, kapasitas serta efisiensi paling tinggi merupakan jenis pemasangan pompa parallel References [1] Budi