Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Kabupaten Morowali, khususnya di wilayah desa Fatufia di Kecamatan Bahodopi yang merupakan tambang nikel. Tidak dapat dipungkiri keberadaan tambang di Desa Fatufia telah 'memicu' seluruh aspek kehidupan masyarakat secara drastis.
2 Profil Desa Fatufia
Letak Geografis
Aspek Demografis
- Jumlah dan Kepadatan Penduduk
- Penduduk berdasarkan struktur Umur Mengingat data penduduk Desa fatufia yang
- Sarana dan Prasarana Pendidikan
- Penduduk Berdasarkan Agama
- Penduduk Berdasarkan Mata Pencaharian Sebelum masuknya Industri pertambangan,
Pertumbuhan penduduk di Desa Fatufia menunjukkan kecenderungan perubahan struktural, baik berdasarkan jenis kelamin maupun struktur umur. Profil Desa Fatufia | 15 masjid dan 7 musala serta 1 (satu) gereja dan 3 (tiga) pura.
Topografi
Profil Desa Fatufia | 26 terjadi pada bulan Juli sampai November yang merupakan musim kemarau, sedangkan rata-rata kelembaban udara bulanan diatas rata-rata kelembaban udara tahunan (>87%) terjadi pada bulan Desember-April. Profil Desa Fatufia | 27 mempunyai topografi bergelombang landai (3-7%, dengan cakupan 66%) di bagian barat dan timur, sedangkan topografi bergelombang curam (8-13%, dengan cakupan permukaan 34%) terdapat di bagian tengah. bagian.
Keadaan Lingkungan Fisik
Kondisi lapangan dan topografi menunjukkan adanya pola lembah pada bagian tengah yang membatasi blok timur dan barat. Profil desa Fatufia | 28 Perkebunan merupakan sektor yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat Bahodopi pada umumnya, khususnya di Desa Fatufia yang usahanya masih bersifat tradisional sehingga sulit mencapai hasil yang optimal.
Hidrologi
Jalan Trans Sulawesi merupakan akses utama menuju lokasi desa Fatufia yang dijadikan sebagai jalan desa yang digunakan masyarakat untuk beraktivitas. Akses jalan yang digunakan masyarakat berupa jalan umum yaitu Jalan Trans Sulawesi dan Jalan Desa.
3 Masyarakat Fatufia
Ekonomi, Sosial, Budaya
Ekonomi: Sumber-Sumber Penghasilan Penduduk
Telah terjadi pergeseran sumber pendapatan dari hasil perkebunan/hutan ke sumber non-pertanian, terutama sumber pendapatan atau usaha yang berbasis jasa. bulan bagi anggota masyarakat yang memiliki kos minimal 2 kamar dan penghasilan dari sumber lain.
Aspek Sosial Budaya Fatufia
- Pola-pola Kekerabatan dan Interaksi Sosial
- Proses Sosial: Akomodasi dan Konflik Sosial
- Pranata Sosial / Kelembagaan
- Mobilitas Masyarakat Fatufia
- Kelompok-Kelompok Etnik dan Organisasi Sosial
- Pola Pemukiman
- Kesehatan Masyarakat
Masyarakat Fatufia: ekonomi, sosial, budaya | 41 Dominasi, meski terkesan sangat kuat dalam menganut tradisi lokal, membuat adat istiadat pendatang nyaris tidak terlihat. Masyarakat Fatufia: ekonomi, sosial, budaya | 43 Konflik dalam arti perdamaian yang dinamis merupakan bagian dari konsolidasi yang timbul akibat stagnannya konsolidasi sosial antar elemen masyarakat. Masyarakat Fatufia: ekonomi, sosial, budaya | 49 lainnya penting bagi semua pihak yang mengelola sumber daya alam di kawasan Bahodopi, khususnya di Desa Fatufia.
Masyarakat Fatufia: ekonomi, sosial, budaya | 51 hari raya Islam dan hari libur nasional diperingati secara rutin. Masyarakat Fatufia: ekonomi, sosial, budaya | 54 mencoba melakukan kegiatan pertanian atau mengambil hasil hutan, khususnya kayu. Masyarakat Fatufia: ekonomi, sosial, budaya | 55 dalam frekuensi terbatas hanya untuk mencari ikan untuk kebutuhan rumah tangganya.
Masyarakat Fatufia: Ekonomi, Sosial, Budaya | Masih ada 57 warga yang berasal dari daerah lain di Pulau Sulawesi. Masyarakat Fatufia: Ekonomi, Sosial, Budaya | 59 untuk menangani isu-isu besar, terutama terkait CSR, dan kebijakan perusahaan pertambangan yang terkait dengan kepentingan masyarakat lokal. Masyarakat Fatufia: Ekonomi, Sosial, Budaya | 60 Desa Fatufia mempunyai posisi memanjang mengikuti posisi jalan Trans Sulawesi, dari Selatan ke Utara.
Masyarakat Fatufia: ekonomi, sosial, budaya | 63 lingkungan seperti diare, malaria dan demam berdarah dengan jumlah penderita yang cukup banyak.
4 Fatufia Sebelum Industri Pertambangan
Keadaan Alam
Fatufia sebelum menambang | Ke 70 wilayah tersebut terdiri dari daratan, lautan, dataran rendah, lereng, perbukitan dan sungai, serta mempunyai hutan lebat yang sudah cukup tua dan heterogen sifatnya. Hutan di desa ini kaya akan berbagai jenis hasil hutan seperti kayu lara, kayu cendana, kayu ulin, kompanga, kemenyan/gaharu, rotan, damar dan lain-lain. Selain hasil hutan berupa kayu, masih terdapat jenis satwa lain seperti anoa, rusa, babi rusa, dan juga jenis burung seperti kakaktua, belibis, maleo dan lain-lain.
Fatufia sebelum industri pertambangan | 71 Perkebunan merupakan sektor yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat Bahodopi pada umumnya, khususnya di Desa Fatufia yang usahanya masih bersifat tradisional sehingga sulit mencapai hasil yang optimal. Selain hasil perkebunan, banyak juga hasil hutan seperti: kayu bakau, kayu hitam, katulara, kayu cendana, kayu ulin, kompanga, bence (kayu emas) atau dikenal dengan sebutan kantong tangke, kayu tiang, menyan (gaharu), rotan, damar. dan sebagainya. Sedangkan untuk fauna atau dunia binatang, terdapat komunitas laut seperti penyu, teripang, tanjung caping, ikan tuna, cakalang, putri duyung, penyu dan lain-lain, sedangkan komunitas darat seperti anoa, ular padi, rusa, kera, musang, biawak. , buaya, nuri, burung gagak, merpati, ayam jago, bangau, maleo dan lain sebagainya.
Barang hasil perkebunan seperti coklat dan kacang mete banyak dijual di luar wilayah Kabupaten Morowali, khususnya di Kendara (Sulawesi Tenggara). Selain bepergian ke daerah yang relatif terpencil, warga juga harus bepergian ke luar desa untuk menjual hasil pertanian/perkebunan dan perikanan ke pasar terdekat.
Pola Penguasaan Lahan
Ketika masyarakat dari luar daerah mulai berdatangan untuk membuka lahan, sering terjadi tumpang tindih kepemilikan lahan dan konflik. Kasus konflik kepemilikan lahan/perladangan berpindah diselesaikan melalui musyawarah atas inisiatif kepala desa. Kompromi yang sering dilakukan adalah para pendatang yang ingin menguasai tanah milik orang lain yang telah terlebih dahulu membukanya, membayar sejumlah uang atas kerja keras pembukaan lahan tersebut.
Tanaman keras cocok ditanam di mana-mana dan tidak membutuhkan banyak pengairan. Karena besarnya potensi lahan di kawasan Fatufia, warga memilih membuka perkebunan sendiri dibandingkan menggunakan sistem budidaya bersama pemilik lahan. Jenis perahu yang digunakan dan tempat penangkapan ikan bagi nelayan kini ditebar untuk pembangunan terminal khusus PT.
Pola Pemukiman Penduduk
Fatufia sebelum industri pertambangan | 76 yang mempunyai keadaan alam yang serupa atau identik sehingga kebiasaan penghuninya mempunyai persamaan dan persamaan. Ada yang tumbuh di kota besar, kecil, di daerah pegunungan yang subur, di daerah pegunungan yang gersang, di daerah tepi sungai yang subur, di pinggir pantai di pulau-pulau, atau di hutan belantara dan lain sebagainya. Semua itu akan mempengaruhi pola kehidupan manusia, termasuk pola permukiman dan bentuk rumah di kawasan tersebut.
Fatufia sebelum industri pertambangan | 77 Desa-desa di wilayah ini umumnya berpenduduk sangat sedikit, antara 65 dan 262 keluarga. Dibandingkan wilayah Jawa, RT di Pulau Jawa mempunyai jumlah penduduk lebih banyak dibandingkan Kampu di wilayah Bungku. Secara umum di kawasan Bungku khususnya di lokasi penelitian sekitar 80% mengikuti bentuk arsitektur rumah modern dengan bahan konstruksi dan dinding kayu, menggunakan atap daun jerami, namun sebagian kecil menggunakan atap seng.
Fatufia sebelum industri pertambangan | 80 Baik rumah yang mengikuti arsitektur modern maupun yang masih mempertahankan arsitektur tradisional pada umumnya mempunyai dua pintu, yaitu bamba'ea=pintu utama dan bamba tambi=pintu dapur. Fatufia sebelum industri pertambangan | 81 Penataan rumah warga cukup tertata dan biasanya menghadap jalan utama.
5 Perusahaan Tambang Di Fatufia
Sejarah Perusahaan Tambang
Perusahaan Tambang di Fatufia | 83 Morowali diberikan konsesi seluas 21.695 hektar dan luasnya mencakup (sembilan) 9 desa di Kecamatan Bahodopi. Perusahaan Tambang di Fatufia | 85 Dingxin Group dengan nilai investasi USD 1 miliar (sekitar Rp 8,9 triliun) dalam bentuk joint venture dengan komposisi saham BDM 45 persen dan Dingxin Group 55 persen di bawah bendera perusahaan PT Sulawesi Mining Investment (SMI) ). Perusahaan Tambang di Fatufia | 86 per tahun dengan kebutuhan biaya maksimal 1 miliar Dolar AS, karena Jinshiang Group telah berpengalaman di bidang nikel dan telah menguasai teknologi dan operasional terkait pabrik nikel.
Perusahaan pertambangan di Fatufia | 87 Investasi Pertambangan Sulawesi (SMI) tahap pertama sebesar 320 juta dollar AS, dengan estimasi produksi mencapai 300 ribu ton nikel ingot. Situasi saat ini semakin menunjukkan kemajuan luar biasa dalam pengembangan kawasan IMIP, seiring dengan semakin banyaknya investor atau penyewa yang membangun pabrik di Fatufia. Perusahaan pertambangan di Fatufia | 88 proses mangan elektrolitik, di mana setiap lini produksi menghasilkan produksi tahunan sebesar 15.833 ton mangan elektrolitik.
Pabrik Lembaran Logam (Stainless Steel) Tahap I, Pabrik Lembaran Logam Stainless Steel Tahap II dan PLTU 65x2 MW). Perusahaan pertambangan di Fatufia | 90 Jumlah investasi dan perusahaan di kawasan IMIP akan terus meningkat, begitu pula dengan kebutuhan dan minat investor baik dari konsorsium Tiongkok maupun dari negara lain.
Dinamika Tambang
Perusahaan Tambang di Fatufia | 92 zona spasial, mulai dari unit blok produksi hingga penciptaan sirkuit baru dalam rantai produksi komoditas. Perusahaan Tambang di Fatufia | 93 Sejak operasinya, beberapa permasalahan terus menghantui dan menjadi mimpi buruk bagi para petani Bahomakmur, antara lain: Pertama, tanggal 4 Agustus 2010 merupakan hari yang penuh mimpi buruk bagi para petani Bahomakmur. Perusahaan Tambang di Fatufia | Letak 94 yang terlalu dekat dengan pemukiman warga Desa Bahomakmur menyebabkan hujan debu selalu menerpa pemukiman masyarakat saat musim panas.
Perusahaan pertambangan di Fatufia | 96 disebut tersebar ke berbagai lokasi yang sulit dilacak jauh di dalam hutan sekitar blok Seba-Seba. Perusahaan pertambangan di Fatufia | 97 seperti Buton, Kolaka dan beberapa daerah di Sultra atau daerah yang dilalui Pegunungan Verbek.. Pada awalnya jambu mete ditanam dan tumbuh secara liar tanpa adanya perawatan khusus dari petani setempat. Perusahaan pertambangan di Fatufia | 103 Pada awalnya para imigran ini membuka lahan dengan peralatan tangan.
Perusahaan Tambang di Fatufia | 105 Berdasarkan data yang diperoleh dari Desa Fatufia pada tahun 2016, terdapat 35 penginapan dengan 350 kamar dengan harga berkisar antara Rp450.000 hingga Rp1.500.000 per bulan. Perusahaan Tambang di Fatufia | 110 Merekalah yang paling merasakan dampak dari keberadaan kawasan IMIP, mereka juga yang secara hukum mempunyai akses terhadap prioritas pengelolaan dalam kajian lingkungan hidup dan jika mengacu pada peraturan perundang-undangan minerba. Perusahaan Tambang di Fatufia | 115 Sementara itu, aktivitas pelabuhan saat ini semakin disibukkan dengan aktivitas bongkar muat yang secara langsung mengganggu aktivitas para nelayan.
Perusahaan pertambangan di Fatufia | 116 Ia harus memperoleh pasokan ikan dari pulau tersebut untuk memenuhi permintaan konsumen.
RIWAYAT HIDUP
Pada tahun 2009, beliau diterima di program doktor Universitas Negeri Makassar dengan spesialisasi sosiologi dan lulus pada tahun 2012. Curriculum Vitae| 120 Sejak tahun 1993, beliau menjalani profesi pertamanya sebagai dosen sosiologi di Universitas Tadulako Palu hingga saat ini. Selama berkarir sebagai dosen, Haslinda menjalankan sejumlah kegiatan antara lain kepengurusan Persatuan Dharma Wanita (DWP) Universitas Tadulako tahun 1992 hingga 2011, Pengurus PKK Provinsi Sulawesi Tengah Periode 2001-2006 dan Staf Ahli PPLH Periode Tadulako. Universitas, Sekretaris Departemen Sosiologi, 2015 -2109.
Saat ini beliau menjabat sebagai Ketua Jurusan Sosiologi dan anggota Universitas Tadulako Palu Tali. Daftar Riwayat Hidup| 121 Tangga (Kasus Perempuan Bekerja dan Tidak Bekerja di BTN Permai Kota Palu), DP2M Dikti, 2008, Konflik Etnis dan Politik pada Pilkada Kabupaten Poso, DP2M Dikti Kemdiknas, 2011, Implementasi Model Penguatan Kelembagaan Multikulturalisme sebagai strategi integrasi dan harmonisasi masyarakat di Kota Palu (Sulawesi Tengah), DP2M Dikti Kemdiknas, 2018. Curriculum Vitae| 124 Dalam bidang penelitian, berbagai jenis beasiswa telah diperolehnya, seperti beasiswa guru pemula, beasiswa kompetitif, dan beasiswa terapan perguruan tinggi, baik dari Ristekdikti maupun internal Universitas Tadulako.
Pada tahun 1994, ia berhasil memperoleh sertifikat bahasa Jerman 'ZdaF' – zertifkat deutsch als fremdsprache – dari Goethe Institut Jakarta. Pada tahun yang sama, ia terdaftar sebagai mahasiswa program doktoral di Universitas Negeri Makassar dengan fokus studi sosiologi hingga tahun 2016.