• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penyakit Diabetes miletus (DM)

N/A
N/A
Ros mita

Academic year: 2023

Membagikan " Penyakit Diabetes miletus (DM)"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Penyakit

Diabetes miletus (DM)

KELOMPOK 9 :

Muhammad Agung - N21022050 Lis Sugiarti - N21022096

Rosmita - N21022080

Haikal Rezhi – N21022078

(2)

Pengertian Diabetes Miletus

Diabetes melitus atau DM adalah penyakit metabolik yang ditandai oleh hiperglikemia kronik atau kenaikan kadar gula darah di tubuh hingga melebihi kadar normalnya.

Penyakit diabetes melitus terjadi akibat tubuh mengalami

kelainan kinerja insulin maupun sekresi insulin. Diabetes

melitus bisa menyerang berbagai kelompok masyarakat di

seluruh dunia namun umumnya didominasi oleh kelompok

lansia atau lanjut usia.

(3)

Pengertian Program Managemen Diabetes

Manajemen diri diabetes merupakan tanggung jawab

penuh masing-masing pasien diabetes yang bertujuan

untuk mengatur kadar glukosa darah. Untuk

memaksimalkan upaya kontrol glukosa darah dan

diabetes, maka program manajemen diri diabetes harus

dijalankan dalam kehidupan sehari-hari. Ada beberapa

program yang termasuk ke dalam manajemen diri

diabetes seperti rutin latihan fisik (olahraga), mengatur

pola makan (diet) dan pengobatan.

(4)

Program Managemen Diabetes

Ketaatan dalam

01

Diet

02

Tepat Jumlah

03

Tepat Jenis

Tepat Jadwal

04 05

Latihan Fisik

(5)

Program Managemen Diabetes

Ketaatan dalam Diet

01

Program manajemen diri utama bagi penderita diabetes adalah pengaturan terhadap pola makan atau diet. Bagi penderita diabetes, maka makanan yang dikonsumsi harus benar-benar dihitung jumlah kalorinya. Bahkan bagi mereka yang menjalani terapi insulin maka waktu makan serta waktu pemberian insulin harus ditentukan dengan teliti.

(6)

Program Managemen Diabetes

Tepat jumlah

02

Penderita DM disarankan untuk lebih sering makan namun dengan porsi yang kecil.

Tujuannya agar jumlah asupan kalori ke dalam tubuh merata sepanjang hari dan tidak menyebabkan lonjakan atau penurunan kadar glukosa secara mendadak. Jumlah supan energi disarankan adalah kalori basal 25-30 kkal/kg BB.

(7)

Program Managemen Diabetes

Tepat jenis

03

Makanan yang dikonsumsi harus seimbang dan memenuhi kebutuhan gizi karbohidrat, lemak, protein hewani dan nabati, dan serat. Penderita diabetes harus membatasi asupan karbohidrat, mengurangi makanan tinggi lemak jenuh/kolesterol, membatasi konsumsi gula dan garam serta mengkonsumsi tinggi serat.

Penderita diabetes juga disarankan untuk melakukan pengaturan makan dengan menggunakan prinsip 3J (tepat Jadwal, Jumlah dan Jenis) untuk mendukung upaya pengelolaan penyakit diabetes dan menjaga kadar gula darah mendekati normal sehingga penderita diabetes bisa memiliki kualitas hidup yang lebih baik

(8)

Program Managemen Diabetes

Tepat jadwal

04

Penderita diabetes melitus harus mengikuti jadwal makan yang tetap untuk mengoptimalkan reaksi insulin dan terapi pengobatan yang akan selaras dengan jadwal masuknya makanan ke tubuh. Penderita juga tidak cukup hanya diberikan makan berat saja namun juga diberi makanan selingan berupa makanan ringan agar tidak terjadi hipoglikemia atau penurunan kadar gula darah.

(9)

Program Managemen Diabetes

Latihan Fisik

04

Olahraga atau latihan fisik juga disarankan bagi para penderita diabetes melitus meskipun manfaat yang dirasakan bisa saja berbeda bagi penderita DM tipe 1 dan DM tipe 2. Efek yang dirasakan melalui olahraga juga individual setiap orang. Latihan fisik bagi penderita DM tipe 2 memiliki manfaat untuk mengontrol kadar glukosa darah. Hal ini karena ketika berolahraga maka sensitivitas insulin bertambah sehingga lebih banyak glukosa darah ditransfer ke sel. Pasien disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai jenis olahraga apa yang tepat, frekuensi melakukan olahraga, durasi, hingga intensitasnya.

(10)

Terapi Obat

Terapi pertama yang akan diberikan kepada penderita diabetes adalah pemberian obat antidiabetik oral dengan cara diminum. Ada setidaknya 5 jenis obat antidiabetik oral yang biasa diberikan seperti sulfonilurea, obat penghambat alfa glukosidae, glinid, obat

golongan biguanid, dan

thiazolidinediones. Obat-obat tersebut

memiliki kinerja yang berbeda meski

tujuan utamanya adalah untuk

menurunkan atau menormalkan kembali

kadar glukosa dalam darah.

(11)

Terapi Insulin

Salah satu bentuk pengobatan terhadap pasien diabetes adalah terapi insulin.

Terapi insulin diberikan apabila

pengobatan kombinasi oral tidak berhasil

untuk mengatasi diabetes. Aturan dalam

pengobatan insulin bagi pasien dewasa

dan pasien lanjut usia sebenarnya sama

namun pasien lanjut usia memiliki faktor

risiko hipoglikemia lebih tinggi sehingga

lebih sulit saat penanganan. Jenis insulin

yang diberikan dan frekuensi pemberian

berbeda-beda setiap orang.

(12)

Sekian dan terima kasih

Kelompok 9

Referensi

Dokumen terkait

Makanan Pokok pada Responden Penderita Diabetes Mellitus……45 Diagram 9: Prosentase Faktor Pola Makan berdasarkan Konsumsi Buah oleh Responden Penderita

Pada kasus ketiga, prediksi jumlah penderita diabetes tahun 1995-2025 secara non-linier, jumlah penderita diabetes dengan komplikasi penyakit lain dari tahun kedua sampai

Dengan itu yang berarti bahwa pentingnya tingkat pengetahuan tentang penyakit diabetes mellitus pada pasien penderita untuk menghindari hal – hal yang menyebabkan

Data yang dianalisis adalah pola makan manis, pola makan asin dan pola makan berlemak yang dihubungkan dengan pengaruh resiko penyakit diabetes

Berdasarkan distribusi frekuensi responden penyakit ginjal kronik berdasarkan ada tidaknya penyakit diabetes melitus didapatkan bahwa penderita penyakit ginjal kronik

permasalahan yang dihadapi pada kampanye penerapan pola makan 3J pada penderita diabetes melitus tipe 2 di buleleng hanya masih melalui penyampaian edukasi tanpa adanya

Selain itu, pada penderita diabetes melitus juga diperlukan pengaturan jadwal makan, jenis dan jumlah makanan, terutama bagi pasien diabetes melitus yang telah

Penderita diabetes melitus tipe 2 diharapkan melakukan upaya pengobatan yang tepat untuk mencegah komplikasi penyakit ginjal kronis Kata Kunci: Penyakit ginjal kronis, diabetes melitus