INFEKSIUS, NON
INFEKSIUS DAN BENDA TAJAM
PENGELOLAAN LIMBAH
04
Next Step Slide
Presentation 2
PENGELOLAAN LIMBAH
Melindungi pasien, petugas , pengunjung dan masyarakat sekitar fasyankes dari
penyebaran infeksi akibat limbah yang tidak dikendalikan
termasuk resiko cidera
01 02
03
04
Limbah InfekisuS : terkontaminasi darah, cairan tubuh, sekresi, eksresi, ruang isolasi .
Limbah B3 dari
pelayanan medis dan penunjang medis yang berasal dari sitotoksis dan limbah bahan kimia
Limbah Benda tajam adalah semua limbah yang dapat melukai kulit dan masuk ke pembuluh
darah .
KATEGORI LIMBAH TUJUAN
Limbah Non
InfekisuS : semua Limbah yang tidak terkontaminasi darah, cairan tubuh, sekresi, eksresi, dan
berasal dari limbah umum
2022
PENAMPUNGAN LIMBAH SEMENTARA ( TPS)
RUANGAN PELAYANAN PENAMPUNGAN SEMENTARA PEMBUANGAN AKHIR
Jika fasilitas insinerasi tidak tersedia, limbah klinik dapat ditimbun dengan kapur dan ditanam.
1. Menggali lubang, dengan kedalaman sekitar 2,5 meter 2. Tebarkan limbah klinik di dasar
lubang sampai setinggi 75 cm.
Tambahkan lapisan kapur. Lapisan limbah yang ditimbun lapisan kapur masih bisa ditambahkan sampai ketinggian 0,5 meter di bawah permukaan tanah
3. Akhirnya lubang tersebut harus ditutup dengan tanah.
1. TPA PEMDA : Limbah Non Infeksius
2. Insenerator : Limbah Infeksius Cooler
box utk
benda
tajam
Membuangan safety box dilakukan setelah kotak terisi 2/3
Limbah rumah sakit/puskes
mas/klinik
Pemilahan
Pengangkutan
Penyimpanan sementara
Pembuangan akhir
Limbah Infeksius Limbah tajam jarum
suntik
needle
Safet y box
syringe
Plastik kuning/code
infeksiud
Limbah Non Infeksius
Plastik Hitam
Limbah cair
Cairan tubuh
Cairan lainya
Cold storage