• Tidak ada hasil yang ditemukan

PPTX STUDI KELAYAKAN PENDIRIAN TOKO BAJU GAMIS - Ahmad Subagyo

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PPTX STUDI KELAYAKAN PENDIRIAN TOKO BAJU GAMIS - Ahmad Subagyo"

Copied!
35
0
0

Teks penuh

(1)

STUDI KELAYAKAN PENDIRIAN TOKO BAJU GAMIS

Oleh :

SEFTIA YOLLANDA SARI NIM : 241.14.05116

PROPOSAL SKRIPSI

(2)

Latar Belakang

Perkembangan dunia usaha saat ini , membuat para pembisnis dihadapkan pada era globalisasi yang mengharuskan para pembisnis saling bersaing dengan pesaing lainnya untuk memenangkan persaingan. Keadaan seperti ini menyebabkan para pembisnis semakin berfikir keras untuk membuat strategi bisnis yang dapat meningkatkan kekuatan bersaingnya.

Pertumbuhan bisnis di bidang fashion, terutama fashion muslimah, saat ini mengalami pertumbuhan yang pesat, hal ini terbukti dengan munculnya toko –toko fashion muslimah, baik berskala besar maupun kecil turut meramaikan pasar bisnis di bidang fashion ini.

Menjual baju gamis adalah salah satu contoh usaha kecil menengah yang tidak asing lagi. Dengan mayoritas penduduk indonesia yang manganut agama islam dapat dijadikan sebagai peluang bisnis yang besar dalam bisnis ini. Namun dengan besarnya peluang membuat banyak pesaing yang memproduksi produk yang sama maka dari itu, harus memiliki nilai lebih dalam produk yang sama untuk menghadapi pesaing tersebut.

(3)

Perumusan Masalah

Apakah Produk yang

diteliti memiliki nilai

jual?

Apakah SDM yang tersedia

berkualitas?

Apakah Produksi yang

dilakukan sesuai?

Apakah bisnis ini menguntungkan?

Badan Hukum apa yang paling

sesuai?

Apakah usaha ini layak / tidak untuk dijalankan?

Pembatasan Masalah

Aspek pemasaran

Kecenderungan permintaan Peluang pasar Marketing mix 4P

Analisis

persaingan Aspek SDM

Kualifikasi Seleksi Penempatan Pengembangan SDM

Sistem

penilaian kerja Kompensasi PHK

Aspek Produksi

Seleksi produk Pemilihan lokasi Proses produksi Sarana (fasilitas)

Layout/lokasi Aspek Keuangan

kebutuhan modal kerja analisis ratio analisis investasi

Aspek hukum

legalitas usaha perizinan usaha

(4)

Tujuan dan manfaat

Tujuan

Untuk mengetahui apakah Produk yang diteliti memiliki nilai jual.

Untuk mengetahui apakah SDM yang tersedia berkualitas.

Untuk mengetahui apakah Produksi yang dilakukan sesuai.

Untuk mengetahui apakah bisnis ini menguntungkan.

Untuk mengetahui Badan Hukum apa yang paling sesuai.

Untuk mengetahui Apakah usaha ini layak / tidak untuk dijalankan.

Manfaat

pemahaman tentang study kelayakan untuk mendirikan usaha baru ,

memahami usaha yang sedang dibangun serta dapat menganalisis usaha yang sedang di jalankan .

sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan berinvestasi untuk pengembangan usaha bagi badan usaha tersebut.

Sebagai contoh penelitian untuk membantu mahasiswa yang ingin melakukan penelitian yang sejenis.

(5)

Metodologi Penelitian

Exploratif Jenis penelitian

Primer Sekunder Jenis data

Wawancara Kuesioner Observasi lapangan

Studi pustaka Teknik pengumpulan data

Aspek pemasaran

Analisis pasar Analisis peramalan perrmintaan Analisis persaingan Analisis swot Analisis product life cycle

Aspek SDM

Analisisi kebutuhan Analisis struktur organisasi

Analisis seleksi karyawan Analisis sistem kompensasi Analisis sistem pengembangan SDM

Analisis karir

Analisis Produksi

Analisis seleksi produk

Analisis lokasi produksi

Analisis proses produksi

Analisis kapasitas produksi Analisis layout

Aspek keuangan

Analisis kebutuhan modal

Analisis rasio keuangan Analisis investasi

Aspek Hukum

Analisis legalitas badan usaha Analisis perijinan usaha

Alat Analisis

(6)

Metode Analisis Kelayakan Aspek Pemasaran

Peramalan Permintaan

Buat TOR (term of reference)

Buat kuisoner

Mengump ulkan data Mengelola

h Data Membuat

laporan survey

Analisis Pasar

Empat metode peramalan yaitu :

Metode moving avarage (rata-rata bergerak)

Metode exponential smoothing (penghalusan eksponensial)

Metode trend projection (proyeksi trend)

Y = a+Bx

Metode linear regression (regresi linear)

Analisis Persaingan

Atribut produk Produk persaing Produk penelit

Produk Harga Promosi Lokasi Distribusi Slogan Citra korporasi Citra produk Pelayanan Teknologi

Total

Keterangan : 1 = Sangat Buruk 2 = Buruk 3 = Ragu-ragu 4 = Bagus 5 = Sangat Bagus

Matriks analisis persaingan produk

(7)

Analisis SWOT

No Faktor-faktor

internal/eksternal Bobot Nilai Score 1

2

Total 100%

Total kekuatan – total kelemahan = total (faktor internal) Total peluang – ancaman = total (faktor eksternal) Total faktor internal – total faktor eksternal = penentuan posisi perusahaan

Analisis product life cycle

Fase 1

Fase 2

Fase 3

Fase 4

Analisis SWOT

Analisis Product Life Cycle

(8)

Aspek SDM

Job analysis Job analysis

Job specification

Job specification Mendesain

struktur organisasi Mendesain

struktur organisasi

Job descriptionJob description

Mendesain sistem kompensasi Mendesain

sistem kompensasi

Sistem pengembanganSistem pengembangan

(9)

Aspek Teknis Dan Operasi

Analisis seleksi produk

PRODUK A SR R C T ST Nilai

Nilai guna produk

Kemunggkinan pengembangan produk Fasilitas produksi yang diperlukan

Fasilitas perusahaan Proyeksi permintaan produk Proyeksi penjualan industri Proyeksi penjualan perusahaan Potensi keuntungan produk Jalur distribusi perusahaan Posisi persaingan

Potensi peningkatan penjualan Siklus umur produk

JUMLAH

Keterangan;

SR (sangat rendah) = nilai 1 R (rendah) = nilai 2 C (cukup) = nilai 3 T (tinggi) = nilai 4 ST (sangat tinggi) = 5

Analisis Lokasi Produk

Faktor Bobot

Skor

(skor penuh :100) Skor tertimbang

Ketersediaan tenaga kerja & attitude

Struktur pajak

Sikap pemerintah

Ketersediaan air dan pembuangan

Pendapatan berkapita

Total

(10)

Analisis Proses Produksi

pemilihan bahan baku

resources INPUT

peralatan produksi

fasilitas produksi

PROSES

produk

OUTPUT

Analisis kapasitas produksi

Rated capacity =

kapasitas x pemanfaatan x efisiensi

Analisis layout

 Kapasitas dan tempat yang dibutuhkan

 Peralatan untuk menangani material atau bahan

 Lingkungan dan estetika

 Arus informasi

 Biaya perpindahan antara tempat kerja yangg berbeda

(11)

Analisis Aspek Keuangan

Analisis Kebutuhan Modal

Kebutuhan Modal

Investasi

pembelian peralatan mesin kendaraan

pembangunan gedung, dan sebagainya.

Kebutuhan Modal

Kerja

pembelian perlengkapan kantor biaya promosi

pembelian persediaan

biaya gaji karyawan

(12)

Analisis Rasio Keuangan

Quick Ratio

x 100%

Current Ratio

Rasio Likuiditas

x 100% (inventories = persediaan) Rasio Solvabilitas

Debt To Equity Ratio x 100% (Total liabilities = total hutang)

(Total Shareholders Equity = Total Modal Sendiri)

Rasio Profitabilities

Gross Profit Margin

sales − cost of good sold sales

(Cost of good sold = harga pokok penjualan)

(Sales = penjualan)

Net profit margin ������������ ���(��� )

�����

(Earning After Tax (EAT) = laba setelah pajak)

(13)

Return on investment (ROI)

������������ ���(���)

�����������

Return on equity

(ROE)

������������ ��� ( ��� )

�h���h������ ������

(Shareholders equity = modal sendiri)

Rasio Aktivitas

Inventory turnover

���� �� ���� ����

����������������

(Cost of good sold = harga pokok penjualan)

(Average inventory = rata-rata persediaan)

(14)

Analisis Investasi

Payback Period (PP)

�� = INVESTASI

kas bersih per tahun X 1 tahun

Net Present Value (NPV)

NPV = PV of proceed – investasi

Internal Rate Of Return

IRR =i

1

NPV

1

NPV

1

− NPV

2

x (i

2

−i

1

)

Profitability Index (PI)

�� = total PV of proceed

investasi

(15)

Analisis Hukum

Metode Pemilihan Badan Hukum

Badan Hukum Goal Ownership Capital Risk Sharing Timely

Perseorangan (UD) profit Single Mikro-kecil Full risk unlimited

Firma Profit >2 orang Mikro-kecil Full risk unlimited

Persekutuan komanditer (CV)

Profit >2 orang Kecil -menengah Aktif = FR

Pasif = Ltd

limited

Perseroann terbatas (PT)

Profit >2 orang Kecil –menengah – besar Limited limited

Perusda/ BUMN Profit/ benefit Pemerintah menengah – besar Limited limited

Koperasi Profit >20 orang Kecil –menengah – besar Limited unlimited

Yayasan Profit >2 orang Kecil -menengah Limited unlimited

Keterangan ;

Good = faktor tujuan

Ownership = faktor kepemilikan Capital = faktor permodalan

Risk sharing = faktor pembagian risiko Timely = faktor jangka waktu

(16)

Analisis Perijinan Usaha

Analisis Perijina n Usaha

Akta Pendirian

Surat Keterangan Domisili Usaha Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Tanda Daftar Perusahaan (TDP)

Tanda Daftar Usaha Perdagangan (TDUP)

Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP

(17)

Studi kelayakan bisnis

Tujuan studi kelayakan bisnis

Menghindari risiko kerugian

Memudahkan perencanaan

Memudahkan pelaksanaan pekerjaan

Memudahkan pengawasan

Memudahkan pengendalian

(18)

Aspek Pemasaran

Pengertian aspek pemasaran

Tujuan Perusahaan Dalam Pemasaran

Memaksimumkan konsumsi atau dengan kata lain memudahkan dan merangsang konsumsi.

Memaksimumkan kepuasan konsumen.

Memaksimumkan pilihan (ragam produk)

Memaksimumkan mutu hidup

(kualitas,kuantitas,ketersediaan,harga pokok barang,mutu lingkun gan fisik, dan mutu lingkungan kultur)

Meningkatkan penjualan barang dan jasa

Ingin menguasai pasar dan menghadapi pesaing.

Memenuhi kebutuhan akan suatu produk maupun jasa

Memenuhi keinginan para pelanggan akan suatu produk dan jasa

(19)

Segmentation, Targeting, Positioning

Segmentasi Pasar (Market Segmentation)

Segmentasi berdasarkan geografis

Segmentasi berdasarkan demografis

Segmentasi berdasarkan psikografis

Segmentasi berdasarkan perilaku

Pasar Sasaran (Market Targeting)

Evaluasi segmen pasar Memilih segmen

Posisi Pasar (Market Positioning)

Atas dasar atribut (harga murah atau mahal)

Kesempatan penggunaan (sebagai minuman energi atau turun panas)

Menurut kelas pengguna (sampo bagi orang dewasa atau untuk anak – anak)

Langsung menghadapi pesaing (kami nomor satu)

Kelas produk (sabun kencantikan)

(20)

Strategi Bauran Pemasaran

Strategi Produk

 Penentuan logo dan moto

 Menciptakan merek

 Menciptakan kemasan

 Keputusan label Strategi Harga

1. Penetapan harga berdasarkan biaya Cost plus pricing

Cost plus pricing dengan mark up

2. Break Even Pricing (BEP) atau target pricing

3. Perceived value pricing

modifikasi harga atau diskriminasi harga dapat dilakukan berdasarkan:

Menurut pelanggan

Menurut bentuk produk

Menurut tempat

Menurut waktu

(21)

Strategi Lokasi dan Distribusi

 Dekat dengan kawasan industri

 Dekat dengan lokasi perkantoran

 Dekat dengan lokasi pasar

 Dekat ddengan pusat pemerintahan

 Denkat dengan lokasi perumahan atau masyarakat

 Mempertimbangkan jumlah pesaing yang ada disuatu lokasi

 Saranan dan prasarana (jalan,pelabuhan,listrik, dll) Lokasi

Distribusi

 Pertimbangan pembeli atau faktor pasar

 Karakteristik produk

 Faktor produsen atau pertimbangan pengawasan dan keuangan.

(22)

Strategi Promosi

 Periklanan (advertising)

 Promosi penjualan (sales promotion)

 Publisitas (publicity)

 Penjual pribadi (personal selling)

Proyeksi Permintaan

Metode peramalan permintaan

Top-down forecasting Bottom-up forecasting

(23)

Aspek SDM

Manajemen Sumber Daya Manusia fungsi manajerial sumber daya manusia

Analisis Jabatan

Perencanaan Sumber Daya

Manusia

Pengadaan Tenaga Kerja

kompensasi

Pengembangan Integrasi

Pemeliharaan

Pemutusan Hubungan Kerja

Seleksi

Penarikan (recruitment)

Penempatan (placement)

(24)

Aspek Teknis Atau Operasi

Aspek Teknis Atau Operasi

Tujuan Aspek Teknis Atau Operasi

Penentuan Lokasi Usaha  Jenis usaha yang dijalankan

 Apakah dekat dengan pasar atau konsumen

 Apakah dekat dengan bahan baku

 Apakah tersedia tenaga kerja

 Tersedia sarana dan prasarana (transportasi, listrik, dan air)

 Apakah dekat dengan pusat pemerintahan

 Apakah dekat lembaga keuangan

 Apakah beraada di kawasan industri

 Kemudahan untuk melakukan ekspansi/perluasan

 Kondisi adat istiadat/budaya/sikap masyarakat setempat dan

 Hukum yang berlaku di wilayah setempat

(25)

Luas Produksi

Faktor penentuan luas produksi

 Batasan permintaan, yang telah diketahui terlebih dahulu dalam perhitungan market share (pangsa pasar).

 Tersedianya kapasitas mesin-mesin yang dalam hal ini dibatasi oleh kapasitas teknis atau kapasitas ekonomis

 Jumlah dan kemampuan tenaga kerja pengelola proses produksi

 Kemampuan finansial dan manajemen

 Kemungkinan adanya perubahan teknologi produksi dimasa yang akan datang.

Tata Letak (Layout)

Pada umumnya jenis layout didasarkan pada situasi sebagai berikut:

 Posisi Tetap (Fixed Position)

 Orientasi Proses (Proocess Oriented)

 Tata Letak Kantor (Office Layout)

 Tata Letak Pedagang Eceran / Pelayanan (Retail And Service Layout)

 Tata Letak Gudang (Warehouse Layout)

 Tata Letak Produk (Product Layout)

(26)

Safety Stock (SS)

Faktor Penentu

 Penggunaan Bahan Baku Rata-rata

 Faktor Waktu

 Biaya Yang Digunakan

Standar kuantitas

 Persediaan minimum

 Besarnya pesanan standar

 Persediaan maksimum

 Tingkat pemesanan kembali dan

 Administrasi persediaan

Reorder Point (ROP)

ROP = D yang diharapkan + SS selama tenggang waktu (leadtime)

(27)

Aspek keuangan

Aspek Keuangan

Sumber-Sumber Dana

Modal Asing (Modal Pinjaman) Modal Sendiri

Biaya Kebutuhan Investasi Biaya prainvestasi Biaya aktiva tetap

Biaya operasional Arus Kas (Cash Flow) Initial cash flow

Operasional cash flow Terminal cash flow

(28)

Kriteria Penilaian Investasi

Payback Period (PP) Kelemahan :

 Mangabaikan time value of money

 Tidak

mempetimbangkan arus kas yang terjadi setelah masa

pengembalian.

��= INVESTASI

kas bersih per tahun X1tahun

Average Rate Of Return (ARR)

Rata-rata EAT

(29)

Net Present Value (NPV)

NPV = PV of proceed – investasi Jika NPV (+) maka investasi diterima Jika NPV (-) maka investasi ditolak.

Internal Rate Of Return (IRR) Apabila tngkat bunga ini lebih besar dari dari pada tingkat bunga relava (tingkat keuntungan yang disyaratkan), maka investasi dikatakan menguntungkan, kalau lebih kecil dikatakan merugikan.

(30)

Profitability Index (PI)

Apabila profitability index (PI) nya lebih besar dari 1, maka bisnis dikatakan menguntungkan, tetapi apabila kurang dari 1 maka dikatakan tidak menguntungkan.

(31)

Rasio keuangan

Rasio likuiditas

Current ratio Quick ratio

Rasio solvabilitas Dept To Equity Ratio

Rasio Rentabilitas Net profit margin Gross profit margin

Return on investment Return on equity

Rasio aktivitas Inventory turnover

(32)

Aspek Hukum

Legalitas usaha Kelompok masyarakat Pemerintah

1. Izin Mendirikan Bangunan (IMB) 2. Surat Izin Pemasangan Reklame

3. Izin Prinsip/Surat Persetujuan Izin Trayek (SPIT)

4. Surat izin gangguan (HO) 5. Izin Operasional Dokar

6. Izin Pengambilan dan Pengelolaan Galian C

7. Izin Makam Keluarga 8. Izin Usaha Industri (IUI) 9. Tanda Daftar Industri (TDI)

10. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) 11. Izin Usaha Angkutan (IUA)

12. Tanda Daftar Perusahaan

(33)

Skala Usaha

 Usaha mikro

 Usaha kecil

 Usaha menengah

 Usaha besar

Bentuk Hukum Perusahaan di Indonesia Perusahaan perseorangan

Firma

Perseroan komanditer (CV)

Sekutu komplementer Sekutu komanditer Perseroan Terbatas (PT)

Perusahaan Negara (PN) Perusahaan Pemerintah

Koperasi Yayasan

(34)

Toko Baju Gamis Syar’i

Studi Kelayakan Bisnis

Pembahasan

Aspek

Pemasaran Aspek SDM

Aspek Teknis Dan

Operasi

Aspek Keuangan

LAYAK / TIDAK

KESIMPULAN DAN SARAN

KERANGKA BERFIKIR

(35)

TERIMAKASIH

Referensi

Dokumen terkait

Jenis data yang digunakan terdiri dari data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari responden penelitian melalui kuesioner, wawancara, observasi dan data sekunder yaitu

Pengumpulan data primer dalam penelitian ini menggunakan beberapa teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara sedangkan pengumpulan data sekunder dalam penelitian ini

Metode pengumpulan data terbagi menjadi metode pengumpulan data primer dan sekunder, dimana data primer dikumpulkan dengan metode observasi (pengukuran langsung di

Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah data primer yang terdiri dari observasi, wawancara, dan kuesioner dan Data sekunder dilakukan dengan cara

Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan ( field research ). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data primer

Metodologi dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif lapangan, Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi,

Adapun teknik pengumpulan data dari penelitian ini berupa pengumpulan data primer dan pengumpulan data sekunder, pengumpulan data primer meliputi (1) observasi yaitu

Metodologi Metode Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini metode kualitatif observasi menggunakan studi kelayakan bisnis dengan perhitungan BEP