• Tidak ada hasil yang ditemukan

PRA PRODUKSI MEDIA PEMBELAJARAN KEL 9

N/A
N/A
Nur Atiqah@064

Academic year: 2025

Membagikan "PRA PRODUKSI MEDIA PEMBELAJARAN KEL 9"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

PRA PRODUKSI MEDIA PEMBELAJARAN Dosen Pengampu: Neli Rahmaniah, M. Pd.

Disusun oleh: Kelompok 9

Nur Atiqah Ibnu Asrul Nasution 11220183000064 Rachma Afwani 11220183000075 Siti Nursyifa Najillah 11220183000081

RANCANGAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMEBELAJARAN ( RPMP )

A. Eksplorasi Gagasan

Sumber Buku : Tema 6 Subtema 1 Materi Pelajaran : Bahasa Indonesia Sub Pokok Bahasan : Sumber Energi

Kelas : 3 (Tiga) SD/MI

Jenis Media : Media Berbasis Multimedia Interaktif (Video Pembelajaran)

Pertimbangan media : Mata Pelajaran Bahasa Indonesia menjadi salah satu materi pelajaran yang penting dalam sistem pendidikan kita, mulai dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas. Selain itu, pendekatan yang kreatif dan inovatif dalam pengajaran Bahasa Indonesia dapat membantu meningkatkan minat dan motivasi siswa. Penggunaan teknologi, seperti aplikasi pembelajaran interaktif dan media sosial dan sebagainnya, dapat dijadikan alat bantu yang efektif untuk memperkaya pengalaman belajar. Salah satu cara efektif yang akan digunakan untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa pada materi pelajaran Bahasa Indonesia dengan sub pokok bahasan "sumber energi" di kelas 3 SD/MI adalah dengan menggunakan media multimedia interaktif, seperti video pembelajaran. Video pembelajaran membantu menyampaikan informasi dengan cara yang menarik dan mudah dipahami, serta mendorong partisipasi aktif melalui kuis dan pertanyaan interaktif.

Visual yang menarik dan aksesibilitas yang mudah membuat siswa bisa belajar secara mandiri, mengurangi kebosanan, dan memahami aplikasi praktis dari materi yang diajarkan. Selain itu, elemen evaluasi dalam video

(2)

membantu guru mengukur pemahaman siswa secara langsung. Jadi, penggunaan multimedia interaktif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia membantu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa, membuat pendidikan menjadi lebih relevan dan bermakna.

B. Analisis Audience

Sasaran audiens untuk pengguna media berbasis multimedia interaktif adalah peserta didik di tingkat Sekolah Dasar (SD), terutama siswa kelas 3 yang berusia sekitar 9-10 tahun. Penting untuk memahami bahwa pemilihan media berbasis multimedia interaktif sebagai alat bantu dalam menyampaikan pengetahuan tentang mata pelajaran Bahasa Indonesia, khususnya materi "Sumber Energi," harus memperhatikan karakteristik audiens ini. Pada usia ini, anak-anak berada dalam berbagai fase perkembangan, di mana mereka mulai mengembangkan berbagai keterampilan fisik, kemampuan berbicara, dan kemampuan berpikir. Oleh karena itu, media berbasis multimedia interaktif sangat cocok untuk merangsang pemahaman mereka terhadap materi. Media ini mampu menyajikan konten dalam bentuk visual dan audio yang menarik, interaktif, serta mudah digunakan. Selain itu, pemilihan audiens juga harus didasarkan pada kualitas materi yang terkandung di dalamnya. Prinsip pemilihan media menjadi pedoman dalam memilih media pembelajaran yang tepat, dengan mempertimbangkan beberapa aspek agar proses belajar menjadi lebih bermakna.

Materi Pelajaran : Bahasa Indonesia/Sumber Energi Sasaran Audience : 3 (Tiga) SD/MI

No. Prinsip Pemilihan Media Pembelajaran Analisis Sasaran Audience

1. Sesuai tujuan pembelajaran Menurut penelitian multimedia interaktif dapat meningkatkan pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar. Ketika kita menggunakan media

No. Tujuan Pembelajaran Kompetensi Dasar Indikator

1. Siswa mampu memahami sumber dan bentuk energi dengan tepat.

3.2 Menggali informasi tentang sumber dan bentuk energi yang disajikan dalam bentuk lisan, tulis, visual, dan/atau eksplorasi lingkungan.

3.2.1. Menuliskan sumber dan bentuk energi dengan tepat. (C1)

3.2.2 Memberi contoh sumber dan bentuk energi di dalam kehidupan sehari-hari (C2)

3.2.3 Menjelaskan informasi terkait sumber energi menggunakan kalimat sendiri dengan tepat. (C2)

(3)

berbasis multimedia interaktif (video pembelajaran), kemampuan memahami siswa akan lebih mudah, karena adanya visualisasi dan audio yang membuat suasana belajar lebih menarik dan menyenangkan dan hasil belajar mereka cenderung meningkat.

2. Sesuai dengan konsep materi Konsep materi pembelajaran mengenai “Sumber energi” dikemas menggunakan media berbasis multimedia interaktif berupa video pembelajaran yang disesuaikan dengan materi yang dipilih yaitu ”Sumber Energi’ dan menyesuaikan dengan kemampuan peserta didik pada fase B (kelas tiga).

3. Sesuai dengan karakteristik siswa Pada akhir fase B, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar, kepada teman sebaya dan orang dewasa tentang hal-hal menarik di lingkungan sekitar melalui berbagai kegiatan berbahasa dan bersastra dengan topik yang beragam dan sesuai dengan tujuan. Peserta didik juga mampu membaca dengan fasih dan lancar. Oleh karena itu penggunaan media berbasis multimedia interaktif yang berupa video pembelajaran dipastikan dapat meningkatkan penalaran siswa dengan efektif.

4. Sesuai kondisi lingkungan, fasilitas, dan waktu Media berbasis multimedia interaktif berupa video pembelajaran ini merupakan media pembelajaran yang mudah digunakan karena sangat fleksibel (tidak terbatas waktu dan tempat). Media tersebut dapat diakses dengan mudah sehingga siswa tidak kesulitan untuk mengaksesnya. Terkecuali siswa yang berada di lingkungan yang belum masuk teknologi.

5. Mempertimbangkan efektivitas, efesiensi, dan

kemampuan Media berbasis multimedia interaktif berupa video pembelajaran sangat memudahkan siswa dalam memahami materi ”Sumber Energi” karena sudah dipertimbangkan dari bergbagai segi efektivitas, evesiensi, dan tingkat kemampuan siswa di fase B (Kelas Tiga).

C. Garis besar isi media

(4)

(5)

D. Materi Pembelajaran

1. Pengertian Energi

Setiap benda yang melakukan kegiatan atau usaha memerlukan energi. Energi disebut juga sebagai kemampuan untuk melakukan usaha. Contohnya seperti energi bunyi, energi panas, dan energi alternatif. Setiap energi memiliki sumber energi yang dapat menghasilkan energi tersebut1.

2. Pengertian Sumber Energi

Energi dibutuhkan untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Menggerakkan mesin dan menyalakan listrik membutuhkan energi. Begitu pula berolahraga, berkebun, dan memasak.

Tanpa energi kegiatan-kegiatan tersebut tidak bisa dilakukan. Semua benda yang menghasilkan energi disebut sumber energi2.

3. Macam-macam Sumber Energi a. Matahari

Matahari merupakan sebuah bola gas yang berpijar dan berbentuk bulat. Matahari memiliki ukuran kurang lebih 864.000 mil dan garis tengah diantara kutub-kutubnya memiliki ukuran yang lebih pendek sebesar 43 mil dari garis ekuatornya. Energi yang dipancarkan oleh Matahari memengaruhi iklim, cuaca, serta berbagai proses biologis yang terjadi di Bumi. Fotosintesis, proses di mana tumbuhan mengubah cahaya matahari menjadi energi kimia, merupakan dasar dari rantai makanan di ekosistem kita. Tanpa energi matahari, kehidupan seperti yang kita kenal saat ini tidak akan ada oleh karena itu, matahari adalah sumber energi utama yang memancarkan energi yang luar biasa besarnya ke permukaan bumi3.

b. Angin

1Muhamad Firdaus, F. (2015). EFEKTIVITAS MODEL STM (SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT) TERHADAP PEMAHAMAN SISWA PADA KONSEP ENERGI DAN PERUBAHANNYA DI SEKOLAH DASAR. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 1(1), 92- 102.https://doi.org/10.36989/didaktik.v1i1.15

2 Sevtiana, A., Saputra, G. T., & Wisata, D. (2020). Perancangan Video Animasi Edukatif Perubahan Energi Pada Siswa Kelas Tiga Sekolah Dasar. Jurnal Digit: Digital of Information Technology, 9(2), 178-189. https://doi.org/10.51920/jd.v9i2.118

3 Manan, S. (2009). Energi Matahari, Sumber Energi Alternatif Yang Effisien, Handal Dan Ramah Lingkungan Di Indonesia. Gema teknologi. http://eprints.undip.ac.id/1722/1/solarseeker.pdf

(6)

Angin adalah udara yang bergerak yang diakibatkan oleh rotasi bumi dan juga karena adanya perbedaan tekanan udara disekitarnya. Angin bergerak dari tempat bertekanan udara tinggi ke bertekanan udara rendah. Pemanasan oleh matahari, maka udara memuai. Tekanan udara yang telah memuai massa jenisnya menjadi lebih ringan sehingga naik. Apabila hal ini terjadi, tekanan udara turun. Udara disekitarnya mengalir ke tempat yang bertekanan rendah. Udara menyusut menjadi lebih berat dan turun ke tanah. Diatas tanah udara menjadi panas lagi dan naik kembali.

c. Air

Energi air pada dasarnya memanfaatkan energi kinetik aliran air yang berasal dari energi potensial air dari hulu atau penampungan berupa danau dan bendungan yang memiliki ketinggian tertentu4.

4. Manfaat Sumber Energi a. Matahari

Dalam beberapa dekade terakhir dengan berkembangnya teknologi, pemanfaatan energi matahari telah mengalami transformasi yang signifikan. Teknologi panel surya, misalnya, telah memungkinkan konversi langsung cahaya matahari menjadi listrik, memberikan alternatif energi yang bersih dan berkelanjutan5.

b. Angin

Salah satu pemanfaatan energi angin adalah dengan meggunakan turbin angin sebagai komponen utama. Turbin angin berfungsi mengubah energi kinetik angin menjadi energi listrik dengan bantuan Motor DC ataupun generator6.

c. Air

Selain pembangkit listrik tenaga air (PLTA), energi air juga dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga minihidro (PLTM) dan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) yaitu dengan memanfaatkan aliran sungai atau irigasi yang dibedakan berdasarkan daya yang dapat dihasilkan. Dalam perkembangannya energi air juga dapat menjadi alternatif penyimpan energi yaitu menggunakan teknologi pumped storage.

4 Taufiqurrahman, A., & Windarta, J. (2020). Overview Potensi dan Perkembangan Pemanfaatan Energi Air di Indonesia. Jurnal Energi Baru Dan Terbarukan, 1(3), 124-132. https://doi.org/10.14710/jebt.2020.10036

5Okta Dewi Tryshita Rahmadani. (2024). MATAHARI SEBAGAI SUMBER ENERGI UTAMA KEHIDUPAN SERTA PEMANFAATAN ENERGI MATAHARI. Kohesi: Jurnal Sains Dan Teknologi3(7), 51–60. https://doi.org/10.3785/kohesi.v3i7.3763

6 Muhamad Aditya Setiawan Aziz, “Pemanfaatan Energi Angin Sebagai Sumber Energi Penerangan Jalan” Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Vol. 9, No. 1 Februari 2020, Universitas Islam 45 Bekasi, https://doi.org/10.33558/jitm.v9i1.2477

(7)

E. Penulisan Naskah/ Storyboard

No Tahapan Keterangan Durasi Tulisan

1. Opening Tampilan cover,

voice recording, beserta background

10 detik Bagian opening video tercantum cover yang berisi judul, nama, nim, dosen pengampu, jurusan, fakultas, dan universitas Tampilan logo

beserta background 10 detik Setelah slide cover ditayangkan, pada slide selanjutnya menampilkan logo universitas.

Tampilan animasi untuk menyapa audience

10 detik Tahapan pembukaan

selanjutnya yaitu menyapa audience dan memberi tahu materi yang akan dipelajari.

2. Pembahasan Materi

Voice recording beserta background

7 menit Pembukaan inti materi berupa:

1. Pengertian Energi 2. Pengertian Sumber

Energi

3. Macam-macam Sumber Energi 4. Manfaat Sumber

Energi

Masing-masing dibahas dengan visualisasi menarik dan secara singkat, padat dan jelas.

3. Review Tampilan

pertanyaan untuk mengetahui

indikator ketercapaian pembelajaran

15 detik Tampilan review berisi pertanyaan seputar materi yang sudah dibahas yang

bertujuan untuk

mengetahui hasil belajar pada materi ”sumber energi” menggunakan video pembelajaran.

(8)

4. Closing Voice recording beserta background

2 menit Pada tampilan closing terdapat Kesimpulan dari materi yang dibahas, serta kata-kata untuk memotivasi siswa, dan salam penutup.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa peningkatan pemahaman kebencanaan, pemahaman materi sains fisika pokok bahasan energi dan minat belajar sains fisika

Menurut kami, secara umum materi mata pelajaran Akidah-akhlak sudah baik, setiap pokok bahasan terdapat dalil yang menguatkan, sehingga selain siswa mengetahui dasarnya, juga

Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 4 Canduang Kecamatan Canduang Kabupaten Agam dengan cara mengumpulkan data dari materi pelajaran biologi khususnya pokok

JADWAL PEMBELAJARAN/KULIAH MING GU KE CAPAIAN PEMBELAJARAN (Tujuan) BAHAN KAJIAN (Pokok Bahasan) SUB BAHAN KAJIAN (Pokok Bahasan) METODE PEMBELAJA RAN ALOKASI WAKTU

Sub pokok bahasan dan rincian materi Proses pembelajaran (kegiatan mahasiswa) Tugas dan evaluasi Media dan buku 9 Mahasiswa mampu menyelesaikan konsep-konsep yang

8 JADWAL PEMBELAJARAN/KULIAH MINGGU KE CAPAIAN PEMBELAJARAN (Tujuan) BAHAN KAJIAN (Pokok Bahasan) SUB BAHAN KAJIAN (Pokok Bahasan) METODE PEMBELAJA RAN ALOKASI WAKTU

Materi Pembelajaran / Pokok Bahasan Kuliah: 1 Pengantar energi dan listrik dan peranan di pertanian 2 Pengenalan sumber-sumber energi alternatif 3 Teori dasar energi biomassa 4

LEMBAR OBSERVASI PRAKTIK KETERAMPILAN MENJELASKAN NAMA MAHASISWA : NIM : MATA PELAJARAN : POKOK BAHASAN : SUB POKOK BAHASAN : WAKTU PELAKSANAAN : NO INDIKATOR SKOR 1 2 3 4 1