• Tidak ada hasil yang ditemukan

> Laporan Praktikum Sistem Komunikasi Satelit

N/A
N/A
VERONICA SANTIARA MANIK

Academic year: 2024

Membagikan "> Laporan Praktikum Sistem Komunikasi Satelit"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI SATELIT

DISUSUN OLEH :

NAMA : Veronica Santiara Manik NIM : 21201011

KELOMPOK : 4

ANTENNA AND VSAT LABORATORY

FAKULTAS TEKNIK TELEKOMUNIKASI DAN ELEKTRO (FTTE) INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

2023

(2)

MODUL III

Aplikasi GPS (Global Positioning System)

I. TUJUAN

1. Mahasiswa mampu mengetahui prinsip kerja dari GPS.

2. Mahasiswa mampu menerapkan prinsip kerja GPS untuk navigasi.

3. Mahasiswa mampu mengetahui satelit yang terdeteksi dengan GPS.

4. Mahasiswa mampu mencari route berdasarkan posisi bujur dan lintang.

5. Mahasiswa mampu mengukur kecepatan gerak menggunakan GPS.

II. ALAT DAN BAHAN 1. Smartphone

2. Software GPS Essentials

III. DASAR TEORI

GPS (Global Positioning System) merupakan sebuah alat, sistem serta navigasi berbasis satelit yang dapat digunakan untuk menginformasikan lokasi penggunanya di permukaan bumi. GPS adalah satu-satunya sistem satelit navigasi global untuk penentuan lokasi, kecepatan, arah, dan waktu yang telah beroperasi secara penuh didunia saat ini. Sistem ini pertama kali dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika yang digunakan untuk kepentingan militer maupun sipil (survei dan pemetaan). GPS istilah awalnya adalah NAVSTAR GPS (Navigation Satelit Timming and Ranging Global Positioning system). Pada saat ini, sistem GPS sudah sangat banyak digunakan orang di seluruh dunia dalam berbagai bidang aplikasi. Di Indonesia pun, GPS sudah banyak diaplikasikan, terutama yang terkait dengan aplikasi-aplikasi yang menuntut informasi tentang posisi ataupun perubahan posisi. Multipath adalah fenomena yang terjadi karena sinyal dari satelit tiba di antena GPS melalui dua atau lebih lintasan yang berbeda [1].

(3)

Perbedaan jarak tempuh menyebabkan sinyal-sinyal tersebut berinterferensi. Bidang reflektor yang menyebabkan multipath bisa berupa bidang horizontal, vertikal maupun miring, seperti jalan, gedung, permukaan air, dan kendaraan. Segmen sistem kontrol GPS adalah otak dari GPS. Tugas dari segmen sistem kontrol adalah mengatur semua satelit GPS yang ada agar berfungsi sebagaimana mestinya. Pihak Amerika Serikat mengoperasikan sistem ini dari sistem kontrol utama di falcon air force base di colorado springs, Amerika Serikat. Segmen sistem kontrol ini juga termasuk 4 stasiun monitor yang berlokasi menyebar di seluruh dunia. Fungsi dari navigation adalah sebuah kinerja satelit navigasi yang merupakan salah satu fungsi utama. Karena pada dasarnya navigasi adalah penentuan lokasi, pembiatan rute destinasi dan sebagai pembaca arah [2].

Receiver GPS untuk penentuan posisi pada dasarnya dibagi atas beberapa tipe. Yang pertama tipe navigasi (navigation type) atau tipe genggam (handheld receiver) umumnya digunakan untuk penentuan posisi absolut secara instan yang tidak menuntut ketelitian terlalu tinggi. Receiver ini dapat memberikan ketelitian posisi 3 sampai 4 meter. Beberapa merk tipe handheld sering kita jumpai di pasaran di Indonesia dengan harga relatif terjangkau, diantaranya Garmin e-trex, maggelan dan garmin street. Tipe selanjutnya adalah Tipe Pemetaan, seperti halnya pada tipe navigasi, receiver yang tergolong pada tipe ini juga sama-sama memberikan data pseudorange (Kode C/A). Hanya saja disini terdapat beberapa perbedaan pada receicver tipe pemetaan data yang direkam dipindahkan atau di- download ke komputer untuk proses lebih lanjut. Oleh sebab itu, tidak seperti tipe navigasi, receiver tipe pemetaan dapat digunakan untuk penentuan posisi secara diferential. Dalam hal ini, ketelitian yang dapat diperoleh oleh GPS tipe Mapping ini adalah sekitar 1 sampai 2 meter. Beberapa contoh aplikasi yang dapat digunakan memakai receiver tipe pemetaan di antaranya aplikasi survey pemetaan geologi pertambangan, peremajaan peta, serta pembangunan dan peremajaan basis data SIG (Sistem Informasi Geografis) Beberapa merk yang beredar di pasaran yang dapat diklasifikasikan sebagai tipe pemetaan

(4)

diantaranya, Leica GS-20, Trimble Pathfinder, Magellan ProMark-X dan Astech Reliance [3].

Sistem navigasi GPS menggunakan kumpulan dari 24 satelit pada ketinggian orbit sekitar 11.000 mil di atas bumi dengan 4 satelit pada masingmasing 6 orbit yang berbeda. Satelit tersebut mengitari bumi secara konstan sebanyak 2 kali dengan waktu kurang dari 24 jam Pada 6 bidang orbit yang berbeda. Dalam penentuan posisi dengan pengamatan ke satelit-satelit GPS, ada dua sistem koordinat referensi yang penting untuk dicatat, yaitu CIS (Conventional Inertial System) dan CTS (Conventional Terrestrial System).

Sistem CIS digunakan untuk pendeskripsian posisi dan pergerakan satelit, dan sistem CTS digunakan untuk menyatakan posisi titik di permukaan bumi.

Kesalahan orbit adalah kesalahan orbit satelit yang dilaporkan oleh ephemeris satelit tidak sama dengan orbit satelit yang sebenarnya. Kesalahan orbit ini kemudian akan mempengaruhi ketelitian posisi titik-titik yang ditentukan [4].

Sumber Refrensi:

[1] M. Riadi, "GPS (Global Positioning System)," 21 September 2017. [Online].

Available: https://www.kajianpustaka.com/2017/09/gps.html. [Accessed 12 Oktober 2023].

[2] Undip, "GPS," 11 Juli 2020. [Online]. Available:

http://eprints.undip.ac.id/41652/8/GPS. [Accessed 12 Oktober 2023].

[3] Moris.H, "Pengenalan GPS," 8 Februari 2021. [Online]. Available:

https://www.jasaukurtanah.com/pengenalan-gps.html. [Accessed 12 Oktober 2023].

[4] Navastar, "Satelit Navigasi," 7 Januari 2021. [Online]. Available:

https://satelitkomunikasi.com/satelit-navigasi/. [Accessed 12 Oktober 2023].

(5)

IV. HASIL DATA (Halaman Baru)

1. Mendeteksi satelit GPS (catat nomor satelit) yang sinyalnya terdeteksi GPS:

Satelit 1 = 5 Satelit 2 = 11 Satelit 3 = 12 Satelit 4 = 29 Satelit 5 = 76

2. Mendeteksi lokasi berdasarkan bujur dan lintang Posisi Bujur = S 07°26’23.8”

Posisi Lintang = E 109°15’15.6”

3. Mendeteksi informasi penting lainya saat melakukan track:

Sunrise = 05:23:12 Am Sunset = 17:37:08 Pm Peta lokasi saat ini:

Gambar 2.4.1 Tampilan Peta Lokasi Track

Gambar 2.4.2 Tampilan Satelit

(6)

Gambar 2.4.3 Tampilan Dasboard

Referensi

Dokumen terkait